<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-5361459808659244331</id><updated>2011-07-08T03:27:00.341-07:00</updated><title type='text'>" 'Iiz Kariiman Aumuut Syahidan"</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>Anna Fatiha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16198819774008475658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='21' src='http://bp1.blogger.com/_CaYN05jpTTw/SHhOaW4e4RI/AAAAAAAAAFA/y9F2gqF9m6Q/S220/fotoku+2.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>119</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5361459808659244331.post-3961345643567164113</id><published>2009-10-31T21:41:00.000-07:00</published><updated>2009-10-31T21:46:03.788-07:00</updated><title type='text'>lembutkan...</title><content type='html'>ya Allah ya kariim..., luluhkan hati hamba untuk memaafkannya...&lt;br /&gt;engkau maha lembut ya Allah, maha melembutkan...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5361459808659244331-3961345643567164113?l=goresanpena-goresanpena.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/feeds/3961345643567164113/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5361459808659244331&amp;postID=3961345643567164113' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/3961345643567164113'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/3961345643567164113'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/2009/10/lembutkan.html' title='lembutkan...'/><author><name>Anna Fatiha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16198819774008475658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='21' src='http://bp1.blogger.com/_CaYN05jpTTw/SHhOaW4e4RI/AAAAAAAAAFA/y9F2gqF9m6Q/S220/fotoku+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5361459808659244331.post-459906402499666056</id><published>2009-09-27T20:49:00.000-07:00</published><updated>2009-09-27T20:59:02.554-07:00</updated><title type='text'>Al-Hafidz...</title><content type='html'>akhir kholaqohku hari ini, aku masih terduduk untuk sedikit mendapat wejangan-wejangan manis dari guru ngajiku...&lt;br /&gt;sepucuk kata terlantun darinya, "maukah engkau berta'aruf dengan seorang ikhwan?".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dugh...&lt;br /&gt;bunyi gemerincing dari lubuk hati yang paling dalam...&lt;br /&gt;ya Allah...baru kemarin aku dengan lamunanku mendapatkan seorang "alhafidz"...&lt;br /&gt; kini ia berada di hadapanku...&lt;br /&gt;aku malu pada 30 juz yang ia miliki.... (?_?)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5361459808659244331-459906402499666056?l=goresanpena-goresanpena.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/feeds/459906402499666056/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5361459808659244331&amp;postID=459906402499666056' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/459906402499666056'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/459906402499666056'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/2009/09/al-hafidz.html' title='Al-Hafidz...'/><author><name>Anna Fatiha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16198819774008475658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='21' src='http://bp1.blogger.com/_CaYN05jpTTw/SHhOaW4e4RI/AAAAAAAAAFA/y9F2gqF9m6Q/S220/fotoku+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5361459808659244331.post-740778071856753681</id><published>2009-07-31T21:32:00.000-07:00</published><updated>2009-07-31T21:38:42.735-07:00</updated><title type='text'>Sya’ban: Jembatan Meraih Keutamaan Ramadhan</title><content type='html'>[Al-Islam 466] Baru saja kaum Muslim meninggalkan bulan Rajab, salah satu bulan yang Allah muliakan. Pekan ini, kita pun sudah berada pada bulan Sya’ban, yang juga merupakan salah satu bulan istimewa. Beberapa hari ke depan, tidak sampai sebulan lagi, kita pun insya Allah akan memasuki bulan mulia yang lain, yakni bulan suci Ramadhan.&lt;br /&gt;Bulan-bulan ini memiliki keistimewaan dan keutamaan masing-masing. Pertama: terkait bulan Rajab. Bulan Rajab terletak antara bulan Jumadil Akhir dan bulan Sya’ban. Bulan Rajab termasuk salah satu di antara empat bulan yang disucikan (bulan haram) (QS at-Taubah [9]: 36). Sebagaimana penjelasan Rasulullah saw., keempat bulan suci itu adalah: Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram dan Rajab (HR al-Bukhari no. 3197 dan Muslim no. 1679).&lt;br /&gt;Selain itu, pada bulan ini, paling tidak, umat diingatkan dengan salah satu peristiwa besar, yakni Peristiwa Isra’ Mikraj Baginda Nabi Muhammad saw., tepatnya tanggal 27 Rajab. Peristiwa ini bahkan diabadikan di dalam al-Quran. Allah SWT berfirman:&lt;br /&gt;Mahasuci Allah Yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Masjid al-Haram ke Masjid al-Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha mengetahui (QS al-Isra’ [17]: 1).&lt;br /&gt;Para ulama bersepakat, bahwa pada Peristiwa Isra’ Mikraj inilah Baginda Nabi Muhammad saw. menerima perintah langsung dari Allah SWT berupa kewajiban shalat lima waktu. Shalat lima waktu adalah salah satu kewajiban utama dan istimewa, yang karenanya berusaha untuk selalu dijaga dan dipelihara setiap Muslim. Karena itu, begitu pentingnya peristiwa Isra’ Mikraj ini, kaum Muslim, khususnya di negeri ini, setiap tanggal 27 Rajab memperingatinya.&lt;br /&gt;Namun, satu hal yang dilupakan oleh kebanyakan kaum Muslim, pada bulan Rajab pula, tepatnya 28 Rajab tahun 1342 H, 88 tahun lalu, Khilafah Islam yang terakhir, yakni Kehilafahan Turki Utsmani—sebagai institusi penegak syariah, pemersatu umat di seluruh dunia sekaligus pengemban risalah Islam melalui dakwah dan jihad—diruntuhkan oleh bangsa-bangsa kafir, khususnya Inggris, melalui tangan anteknya, Mustafa Kamal Atturk. Sejak itulah, penderitaan, keterpurukan, perpecahan dan berbagai malapetakan menimpa umat Islam. Semua ini tidak lain karena umat telah kehilangan institusi pelayan, pengayom, pelindung sekaligus pemersatu. Benarlah sabda Nabi saw.:&lt;br /&gt;إِنَّمَا اْلإِمَامُ جُنَّةٌ يُقَاتَلُ مِنْ وَرَائِهِ وَيُتَّقَى بِهِ &lt;br /&gt;Imam (Khalifah) adalah perisai; orang-orang berperang di belakangnya dan berlindung kepadanya (HR Muslim).&lt;br /&gt;Jika sebagian Muslim begitu sungguh-sungguh menjaga dan memelihara shalatnya, pada saat yang sama, mereka tidak jarang justru mengabaikan kewajiban-kewajiban lain di luar shalat. Menegakkan Khilafah adalah salah satunya. Padahal kewajiban menegakkan Khilafah ini merupakan salah satu kewajiban terbesar kaum Muslim. Sebab, tanpa Khilafah, sebagaimana saat ini, sebagian besar hukum-hukum Allah SWT—dalam bidang ekonomi, politik, pemerintahan, pendidikan, hukum, sosial dll—dicampakkan. &lt;br /&gt;Karena itu, kaum Muslim, khususnya di negeri ini, seyogyanya menyambut seruan ribuan ulama yang hadir pada acara Muktamar Ulama Nasional beberapa waktu lalu di Jakarta, tepatnya pada tanggal 21 Juli 2009/28 Rajab 1430 H, yang diselenggarakan oleh Hizbut Tahrir Indonesia. Seruan tersebut intinya mengajak seluruh komponen umat Islam, khususnya para ulamanya, untuk sungguh-sungguh berjuang secara bersama-sama mewujudkan kembali Khilafah ini, demi tegaknya syariah Islam secara total dalam seluruh aspek kehidupan kaum Muslim. Dengan Khilafah, umat ini bukan hanya bisa menjaga dan memelihara shalat-shalat mereka, tetapi juga hukum-hukum Allah SWT yang lain.&lt;br /&gt;Kedua: terkait dengan bulan&lt;br /&gt;Sya’ban. Dinamakan sya’ban, karena berasal dari kata syi’b, yaitu jalan di sebuah gunung atau jalan kebaikan; karena orang-orang Arab pada bulan-bulan tersebut yatasya’abûn (berpencar) untuk mencari sumber mata air; karena mereka tasyâ’ub (berpisah-pisah di gua-gua). Dikatakan juga karena bulan ini muncul (sya’aba) di antara dua bulan: Rajab dan Ramadhan. &lt;br /&gt;Menurut pendapat lain, dinamakan sya’ban karena pada bulan itu terpancar bercabang-cabang kebaikan yang banyak (yatasya’abu minhu khayrun katsir). Pada bulan ini terdapat banyak kejadian dan peristiwa yang patut memperoleh perhatian kaum Muslim. Di antaranya: &lt;br /&gt;1. Perubahan arah kiblat.&lt;br /&gt;Pada bulan Sya’ban, arah kiblat berpindah dari Baitul Maqdis di Palestina ke Ka’bah di Makkah al-Mukarramah. Allah SWT berfirman:&lt;br /&gt;Sungguh Kami (sering) melihat mukamu menengadah ke langit. Karena itu, sungguh Kami akan memalingkan kamu ke kiblat yang kamu sukai. Palingkanlah mukamu ke arah Masjid al-Haram. Di mana saja kamu berada, palingkanlah mukamu ke arahnya (QS al-Baqarah [2]: 144).&lt;br /&gt;Dijelaskan dalam banyak kitab tafsir, saat ayat tentang perubahan kiblat turun, Rasulullah saw. dan kaum Muslim di belakang beliau sedang menunaikan shalat. Saat itu juga, tanpa menunda-nunda lagi, Rasulullah saw., yang kemudian serentak diikuti kaum Muslim, langsung mengubah arah shalatnya; dari Baitul Maqdis ke Masjid al-Haram.&lt;br /&gt;Peristiwa ini sesungguhnya mengandung satu ibrah (pelajaran) yang amat penting, yakni betapa kaum Muslim dulu, tanpa banyak bertanya, apalagi membantah, secara sepontan menaati perintah Allah SWT dan mengikuti apa yang dilakukan Rasulullah saw. Mereka tidak seperti sebagian Muslim saat ini, khususnya para penguasa dan elit politiknya, yang sampai hari ini bukan hanya enggan untuk menerapkan hukum-hukum Allah, bahkan sebagian mereka menentangnya dan menganggapnya sebagai hal berbahaya. &lt;br /&gt;2. Diangkatnya amal manusia.&lt;br /&gt;Pada bulan Sya’ban amal-amal manusia diangkat ke langit. Dalam hal ini, Usamah bin Zaid ra. berkata, “Ya Rasulullah, saya tidak pernah melihatmu berpuasa dalam suatu bulan dari bulan-bulan yang ada seperti puasamu pada bulan Sya’ban.” Beliau bersabda, “Itulah bulan yang manusia lalai darinya; bulan antara Rajab dan Ramadhan. Sya’ban adalah bulan yang di dalamnya diangkat amalan-amalan kepada Rabbul ‘alamin. Saya menyukai amal saya diangkat, sedangkan saya dalam keadaan berpuasa.” (HR an-Nasa’i).&lt;br /&gt;3. Keutamaan puasa pada bulan Sya’ban.&lt;br /&gt;Aisyah ra. menuturkan bahwa Rasulullah saw. pernah bersabda:&lt;br /&gt;وَمَا رَأَيْتُ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اسْتَكْمَلَ صِيَامَ شَهْرٍ قَطْ إِلاَّ رَمَضَانَ وَمَا رَأَيْتُهُ فِي شَهْرٍ أَكْثَرَ مِنْهُ صِيَامً فِي شَعْبَانَ &lt;br /&gt;Rasulullah saw. tidak pernah berpuasa sebulan penuh, kecuali pada bulan Ramadhan. Aku tidak pernah melihat satu bulan yang paling banyak beliau berpuasa kecuali pada bulan Sya’ban (HR Muslim).&lt;br /&gt;Menurut Ibn Rajab, sesungguhnya Rasulullah saw. mengkhususkan bulan Sya’ban dengan puasa iadalah untuk mengagungkan bulan Ramadhan. Menjalankan puasa bulan Sya’ban itu tak ubahnya seperti menjalankan shalat sunnah rawatib sebelum shalat wajib. &lt;br /&gt;4. Turunnya ayat tentang shalawat kepada Nabi saw.&lt;br /&gt;Pada bulan Sya’ban, Allah SWT menurunkan ayat tentang anjuran membaca shalawat kepada Nabi Muhammad saw., yaitu ayat: &lt;br /&gt;Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Karena itu, hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kalian untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya (QS al-Ahzab [33]: 56).&lt;br /&gt;5. Sya’ban Bulan al-Quran.&lt;br /&gt;Bulan Sya’ban dinamakan juga bulan al-Quran, sebagaimana disebutkan dalam beberapa atsar. Memang, membaca al-Quran selalu dianjurkan di setiap saat dan tempat. Namun, ada saat-saat tertentu pembacaan al-Quran itu lebih dianjurkan, seperti pada bulan Sya’ban dan Ramadhan; atau seperti di tempat-tempat khusus semisal Makkah, Raudhah dan lain-lain. Syaikh Ibn Rajab al-Hanbali menuturkan riwayat dari Anas ra., “Saat memasuki bulan Sya’ban, kaum Muslim biasa menekuni pembacaan ayat-ayat al-Quran dan mengeluarkan zakat untuk membantu orang-orang yang lemah dan miskin agar mereka bisa menjalankan ibadah puasa Ramadhan.”&lt;br /&gt;6. Malam Nishfu Sya’ban.&lt;br /&gt;Pada bulan Sya’ban terdapat malam yang mulia dan penuh berkah, yaitu malam Nishfu Sya’ban. Pada malam ini Allah SWT mengampuni orang-orang yang meminta ampunan, mengasihi orang-orang yang minta belas kasihan, mengabulkan doa orang-orang yang berdoa, menghilangkan kesusahan orang-orang yang susah, memerdekakan orang-orang dari api neraka, dan mencatat bagian rezeki dan amal manusia.&lt;br /&gt;Banyak hadis yang menerangkan keistimewaan malam Nishfu Sya’ban ini, sekalipun di antaranya ada yang dha’if (lemah). &lt;br /&gt;Namun demikian, Al-Hafizh Ibn Hibban telah menyatakan kesahihan sebagian hadis-hadis tersebut, di antaranya, bahwa Nabi Muhammad saw. pernah bersabda, “Allah melihat kepada semua makhluknya pada malam Nishfu Sya’ban dan Dia mengampuni mereka semua kecuali orang musyrik dan orang yang bermusuhan.” (HR ath-Thabrani dan Ibnu Hibban).&lt;br /&gt;Rasulullah saw. juga bersabda, “Jika tiba malam Nishfu Sya’ban, shalatlah pada malam harinya dan berpuasalah pada siang harinya, karena sesungguhnya Allah SWT menurunkan rahmatnya pada malam itu ke langit dunia, yaitu mulai dari terbenamnya matahari. Lalu Dia berfirman: Adakah orang yang meminta ampun, maka akan Aku ampuni? Adakah orang meminta rezeki, maka akan Aku beri rezeki? Adakah orang yang tertimpa musibah, maka akan Aku selamatkan? Adakah begini atau begitu? Sampai terbitlah fajar.” (HR Ibnu Majah).&lt;br /&gt;Malam Nishfu Sya’ban atau bahkan seluruh bulan Sya’ban adalah saat yang tepat bagi seorang Muslim untuk sesegera mungkin melakukan kebaikan. Malam itu adalah saat yang utama dan penuh berkah. Karena itu, selayaknya seorang Muslim memperbanyak ragam amal kebaikan. Apalagi bulan ini adalah ‘pintu masuk’ menuju bulan suci Ramadhan. Sudah selayaknya setiap Muslim mempersiapkan diri pada bulan ini, dengan memperbanyak amal ibadah dan ketaatan. Tidak lain dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadhan untuk meraih keutamaannya yang jauh lebih besar. Sebab, di dalam bulan Ramadhan ada Lailatul Qadar, malam yang lebih baik daripada seribu bulan (QS al-Qadr [97]: 2).&lt;br /&gt;Akhirul kalam, semoga Allah SWT memberkati kita di bulan Rajab dan Sya’ban ini, dan semoga Dia memberikan kesempatakn kepada kita untuk bisa berjumpa dengan ‘tamu agung’, bulan suci Ramadhan yang akan datang, dan kita bisa mengisinya dengan amal-amal kebajikan dan ketaatan kepada-Nya. Mudah-mudahan bulan Sya’ban ini menjadi ‘jembatan’ bagi kita untuk dapat meraih keutamaan bulan Ramadhan yang akan datang. Amin. []&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5361459808659244331-740778071856753681?l=goresanpena-goresanpena.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/feeds/740778071856753681/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5361459808659244331&amp;postID=740778071856753681' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/740778071856753681'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/740778071856753681'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/2009/07/syaban-jembatan-meraih-keutamaan.html' title='Sya’ban: Jembatan Meraih Keutamaan Ramadhan'/><author><name>Anna Fatiha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16198819774008475658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='21' src='http://bp1.blogger.com/_CaYN05jpTTw/SHhOaW4e4RI/AAAAAAAAAFA/y9F2gqF9m6Q/S220/fotoku+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5361459808659244331.post-1537700451567660262</id><published>2009-07-11T18:05:00.001-07:00</published><updated>2009-07-11T18:34:10.224-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_CaYN05jpTTw/Slk9e8hVwcI/AAAAAAAAAQ8/rxqH6Pwae3c/s1600-h/IMG_0033.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_CaYN05jpTTw/Slk9e8hVwcI/AAAAAAAAAQ8/rxqH6Pwae3c/s320/IMG_0033.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5357380833585250754" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_CaYN05jpTTw/Slk9ejny_yI/AAAAAAAAAQ0/IQKBJXzV8lc/s1600-h/DSC08870.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_CaYN05jpTTw/Slk9ejny_yI/AAAAAAAAAQ0/IQKBJXzV8lc/s320/DSC08870.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5357380826901446434" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5361459808659244331-1537700451567660262?l=goresanpena-goresanpena.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/feeds/1537700451567660262/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5361459808659244331&amp;postID=1537700451567660262' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/1537700451567660262'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/1537700451567660262'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/2009/07/blog-post_11.html' title=''/><author><name>Anna Fatiha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16198819774008475658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='21' src='http://bp1.blogger.com/_CaYN05jpTTw/SHhOaW4e4RI/AAAAAAAAAFA/y9F2gqF9m6Q/S220/fotoku+2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_CaYN05jpTTw/Slk9e8hVwcI/AAAAAAAAAQ8/rxqH6Pwae3c/s72-c/IMG_0033.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5361459808659244331.post-6083397576731300314</id><published>2009-07-11T18:05:00.000-07:00</published><updated>2009-07-11T18:34:07.854-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_CaYN05jpTTw/Slk9e8hVwcI/AAAAAAAAAQ8/rxqH6Pwae3c/s1600-h/IMG_0033.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_CaYN05jpTTw/Slk9e8hVwcI/AAAAAAAAAQ8/rxqH6Pwae3c/s320/IMG_0033.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5357380833585250754" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_CaYN05jpTTw/Slk9ejny_yI/AAAAAAAAAQ0/IQKBJXzV8lc/s1600-h/DSC08870.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_CaYN05jpTTw/Slk9ejny_yI/AAAAAAAAAQ0/IQKBJXzV8lc/s320/DSC08870.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5357380826901446434" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5361459808659244331-6083397576731300314?l=goresanpena-goresanpena.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/feeds/6083397576731300314/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5361459808659244331&amp;postID=6083397576731300314' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/6083397576731300314'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/6083397576731300314'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/2009/07/blog-post.html' title=''/><author><name>Anna Fatiha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16198819774008475658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='21' src='http://bp1.blogger.com/_CaYN05jpTTw/SHhOaW4e4RI/AAAAAAAAAFA/y9F2gqF9m6Q/S220/fotoku+2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_CaYN05jpTTw/Slk9e8hVwcI/AAAAAAAAAQ8/rxqH6Pwae3c/s72-c/IMG_0033.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5361459808659244331.post-2667174094962905564</id><published>2009-06-29T20:51:00.000-07:00</published><updated>2009-06-29T20:52:14.946-07:00</updated><title type='text'>Benarkah perekonomian global sudah mulai pulih?</title><content type='html'>Menurut New York Times, perekonomian negara-negara berkembang telah melalui kuartal paling buruk sejak satu dekade lalu. Kondisi yang lebih buruk akan datang. Total produk domestik bruto tiga puluh negara yang tergabung di dalam OECD mengalami penurunan 2,1% pada kuartal pertama tahun ini dibandingkan dengan kuartal sebelumnya. Produk domestik bruto negara-negara anggota OECD mengalami penurunan 2% pada kuartal terakhir tahun 2008. Menurut Bank Dunia, perekonomian negara-negara anggota OECD mencakup 71% dari total produksi nasional secara global. Perekonomian negara-negara OECD pada kuartal pertama tahun 2008 menurun 4,2%. Dari angka itu, Amerika turut andil 0,9%, Jepang 1%, 13 negara terbesar kawasan Euro sebesar 1,3% dan negara-negara lainnya 1%. Semua itu menunjukkan fakta sebenarnya bahwa kondisi perekonomian global belum pulih dari krisis, bahkan masih akan terus didera krisis. terjadi kenaikan di pasar saham dan pasar barang dan jasa? Jawabannya, kenaikan itu disebabkan hal-hal berikut: Pertama, suntikan dana yang dilakukan pemerintah AS kepada perusahaan asuransi AIG sebesar US$ 173 miliar yang diambil dari uang para pembayar pajak AS. Dari jumlah itu, 90 miliar dibelanjakan untuk membayar utangnya ke perbankan Amerika dan Eropa. Pada tanggal 15 Maret 2009, AIG telah mendistribusikan uang ke sejumlah bank dan institusi: Bank Goldman mendapatkan US$ 12,9 miliar; Bank Merrill Lynch US$ 6,8 miliar; Bank of America US$ 5,2 miliar; Citigroup US$ 2,3 miliar; Bank Wachovia US$ 1,5 miliar; Bank Barclays US$ 8,5 miliar; dan UBS Swiss mendapat US$ 5 miliar. Kondisi-kondisi dan berbagai pernyataan itu menyebabkan naiknya harga-harga saham perbankan Amerika. Harga saham Bank Wells Fargo naik 8,5%, Morgan Stanley naik 0,9%, Bank of America naik 4% dan Citigroup naik 7%. Jelas, apa yang terjadi ini mirip dengan dukungan propaganda opini untuk menaikkan saham tertentu seperti yang dilakukan oleh para spekulan yang sengaja menyebarkan berita tentang kemajuan kondisi ekonomi suatu perusahaan, atau peluang kemajuan perusahaan itu. Lalu berita itu menyebabkan bertambahnya kepercayaan dan menaikkan harga saham perusahaan tersebut. Kemudian setelah tujuan para spekulan itu tercapai, harga saham itu pun turun kembali dan bahkan ambruk. Hal itu seperti yang terjadi pada sebab-sebab munculnya krisis saat ini. Ketiga, pada awal tahun ini The Fed (Bank Sentral AS) dan Bank of England (Bank Sentral Inggris) masing-masing mengumumkan rencana untuk mulai membeli aset-aset beracun milik berbagai bank, surat-surat utang dan aset-aset lembaga keuangan yang ambruk. Pertambahan jumlah uang yang dipompakan ke pasar secara alami pasti menyebabkan inflasi dan naiknya harga-harga barang dan jasa. Sebab, bertambahnya uang yang ditawarkan akan melemahkan daya belinya dan berikutnya terjadi inflasi, yaitu kenaikan harga-harga barang dan jasa. Bank of England mulai menampakkan keterkejutannya atas naiknya angka inflasi yang menyebabkan penderitaan ekonomi; perekonomian Inggris sendiri berada pada titik terendah sejak tahun 1930. Angka inflasi mencapai 2,9% jauh lebih tinggi daripada angka yang diperkirakan sebelumnya, yaitu 2%. Inilah yang bias menjelaskan mengapa harga minyak naik dari US$ 36 perbarel menjadi US$ 58 perbarel. Artinya, kenaikan harga minyak tidak menunjukkan bahwa permintaannya bertambah. Konsumsi energi pada tahun 2009 justru menurun untuk pertama kalinya sejak PD II. Hal itu menunjukkan dengan jelas bahwa perekonomian global masih jauh dari pulih. &lt;br /&gt;Dengan demikian, pembicaraan tentang pulihnya perekonomian Barat adalah terlalu dini. Pemerintah Barat mengadopsi kebijakan menurunkan tingkat suku bunga dan membeli aset-aset beracun hanya untuk menunda ambruknya perekonomian. Bisa jadi pemerintah Barat justru akan menenggelamkan pasar uang ke kubangan inflasi. Ambruknya pasar barang dan munculnya gelembung mata uang yang bisa meletus menyebabkan penderitaan terbesar yang disaksikan oleh dunia saat ini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5361459808659244331-2667174094962905564?l=goresanpena-goresanpena.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/feeds/2667174094962905564/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5361459808659244331&amp;postID=2667174094962905564' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/2667174094962905564'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/2667174094962905564'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/2009/06/benarkah-perekonomian-global-sudah.html' title='Benarkah perekonomian global sudah mulai pulih?'/><author><name>Anna Fatiha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16198819774008475658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='21' src='http://bp1.blogger.com/_CaYN05jpTTw/SHhOaW4e4RI/AAAAAAAAAFA/y9F2gqF9m6Q/S220/fotoku+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5361459808659244331.post-7286730697934607889</id><published>2009-06-12T06:04:00.000-07:00</published><updated>2009-06-12T06:11:28.823-07:00</updated><title type='text'>apakah ia Zaid bin Haritsah...dalam mimpi anna?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_CaYN05jpTTw/SjJS21N9UWI/AAAAAAAAAQs/XsqRrKIjlL4/s1600-h/ana.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_CaYN05jpTTw/SjJS21N9UWI/AAAAAAAAAQs/XsqRrKIjlL4/s320/ana.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5346426809594237282" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10 Juni lalu, tepat pukul 03:00wib, anna baru merasakan bahwa ada sesuatu yang terjadi...&lt;br /&gt;ketika anna mengirimkan sebuah pesan singkat kepadanya, tuk mengatakan..."selamat  jalan...". namun beberapa detik setelah itu ia menyapa...&lt;br /&gt;seketika setelah ia menutupnya, anna merasa sangat kehilangannya,&lt;br /&gt;iya...&lt;br /&gt;anna baru tersadarkan bahwa betapa ia sangat berbeda dari yang pernah ada...&lt;br /&gt;apakah ia adalah Zaid bin Haritsah yang sedang berthowaf dalam mimpi anna?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5361459808659244331-7286730697934607889?l=goresanpena-goresanpena.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/feeds/7286730697934607889/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5361459808659244331&amp;postID=7286730697934607889' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/7286730697934607889'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/7286730697934607889'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/2009/06/apakah-ia-zaid-bin-haritsahdalam-mimpi.html' title='apakah ia Zaid bin Haritsah...dalam mimpi anna?'/><author><name>Anna Fatiha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16198819774008475658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='21' src='http://bp1.blogger.com/_CaYN05jpTTw/SHhOaW4e4RI/AAAAAAAAAFA/y9F2gqF9m6Q/S220/fotoku+2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_CaYN05jpTTw/SjJS21N9UWI/AAAAAAAAAQs/XsqRrKIjlL4/s72-c/ana.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5361459808659244331.post-567850530179755508</id><published>2009-06-07T05:32:00.000-07:00</published><updated>2009-06-07T05:34:04.234-07:00</updated><title type='text'>Berita pertanian</title><content type='html'>Sebagaimana telah diberitakan sebelumnya, dalam kunjungan kerjanya di AS, pada tanggal 26 Mei 2009 Menteri Pertanian RI, Dr. Ir. Anton Apriyantono, MS dengan didampingi Duta Besar R.I di AS telah mengadakan pertemuan dengan Menteri Muda Pertanian Amerika Serikat,  Dr. Kathleen Merrigan di Washington DC.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pertemuan tersebut Menteri Pertanian RI  menyampaikan keprihatinan Indonesia terhadap kecenderungan adanya penolakan  terhadap Crude Palm Oil (CPO) dari Indonesia di beberapa negara bagian Amerika Serikat. Hal ini dikaitkan dengan isu lingkungan hidup yang kurang didukung dengan data dan infomasi yang berimbang dan benar. Untuk itu Menteri Pertanian RI mengharapkan agar pemerintah Amerika Serikat dapat lebih memahami bahwa kelapa sawit merupakan komoditas strategis yang memberikan banyak manfaat (multiplier efek), disamping itu pemerintah Indonesia juga sangat peduli terhadap prinsip-prinsip pembangunan perkebunan kelapa sawit yang ramah lingkungan dan lestari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu juga dibahas mengenai upaya peningkatan kerjasama penelitian, terutama terkait dengan masalah perubahan iklim, misalnya kemampuan penelitian dalam memprediksi dan mendata terjadinya perubahan iklim. Kedua Menteri sependapat tentang pentingnya kerjasama di bidang perubahan iklim tersebut.&lt;br /&gt;Pihak Pemerintah Amerika Serikat juga menaruh perhatian terhadap kekhawatiran Indonesia berkaitan dengan rencana pelarangan aroma (cengkeh) pada rokok kretek. Hal ini akan dicoba untuk disampaikan kepada pihak yang menangani masalah tersebut di Amerika Serikat (Sumber: Biro KLN Deptan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Update Tanggal : 29-May-2009, 01:06:20&lt;br /&gt;Hasil Pertemuan Menteri Pertanian RI dengan Menteri Muda Pertanian AS&lt;br /&gt;Sumber Berita : Sekretariat Jenderal&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5361459808659244331-567850530179755508?l=goresanpena-goresanpena.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/feeds/567850530179755508/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5361459808659244331&amp;postID=567850530179755508' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/567850530179755508'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/567850530179755508'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/2009/06/berita-pertanian.html' title='Berita pertanian'/><author><name>Anna Fatiha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16198819774008475658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='21' src='http://bp1.blogger.com/_CaYN05jpTTw/SHhOaW4e4RI/AAAAAAAAAFA/y9F2gqF9m6Q/S220/fotoku+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5361459808659244331.post-4018723850822484234</id><published>2009-06-07T04:52:00.000-07:00</published><updated>2009-06-07T05:05:02.143-07:00</updated><title type='text'>Narsisku...</title><content type='html'>Semalaman ku terpaku duduk, memandangi wajah luguku yang tak lagi ku miliki&lt;br /&gt;di awali dari rambit lurus yang terurai, kening yang bening tempatku bersujud,&lt;br /&gt;alis yang membentang bak goresan lantang&lt;br /&gt;kedua mata yang tak henti menatap...&lt;br /&gt;pembauan yang sering tercium oleh nya...hidung...&lt;br /&gt;kedua pipi yang merah merona...&lt;br /&gt;bibir yang memuncah delima merah...&lt;br /&gt;semua indah&lt;br /&gt;SubhanAllah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku memiliki keindahan yang tak di miliki orang selainku...&lt;br /&gt;aku dikarunia kenikmatan memiliki wajah teduh terkesan judes...&lt;br /&gt;aku memiliki senyum yang terkadang membuat sekitarnya ikut tersenyum...meskipun hanya sekedar membalas senyum angkuhku...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;iya...aku memiliki semua keindahan itu... dibanding para gadis "pemakan pisang dengan 3 kupasan"... :)&lt;br /&gt;iya...&lt;br /&gt;ternyata aku lebih cantik,  namun tergantung pembandingnya...&lt;br /&gt;jika dibandingkan dengan Manohara...sudah jelas lebih cantikan dia..&lt;br /&gt;tapi tergantung yang memandang juga..&lt;br /&gt;kalau yang memandang adalah orang yang mencintaiku...so pasti lebih cantikan  aku... :)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5361459808659244331-4018723850822484234?l=goresanpena-goresanpena.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/feeds/4018723850822484234/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5361459808659244331&amp;postID=4018723850822484234' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/4018723850822484234'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/4018723850822484234'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/2009/06/narsisku.html' title='Narsisku...'/><author><name>Anna Fatiha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16198819774008475658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='21' src='http://bp1.blogger.com/_CaYN05jpTTw/SHhOaW4e4RI/AAAAAAAAAFA/y9F2gqF9m6Q/S220/fotoku+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5361459808659244331.post-2264517607603104334</id><published>2009-05-22T05:58:00.000-07:00</published><updated>2009-05-22T06:09:08.069-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_CaYN05jpTTw/Shajg1r_CqI/AAAAAAAAAQk/tPk64SFzeho/s1600-h/tengah2+bunga.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_CaYN05jpTTw/Shajg1r_CqI/AAAAAAAAAQk/tPk64SFzeho/s320/tengah2+bunga.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5338634192857008802" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5361459808659244331-2264517607603104334?l=goresanpena-goresanpena.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/feeds/2264517607603104334/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5361459808659244331&amp;postID=2264517607603104334' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/2264517607603104334'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/2264517607603104334'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/2009/05/blog-post.html' title=''/><author><name>Anna Fatiha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16198819774008475658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='21' src='http://bp1.blogger.com/_CaYN05jpTTw/SHhOaW4e4RI/AAAAAAAAAFA/y9F2gqF9m6Q/S220/fotoku+2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_CaYN05jpTTw/Shajg1r_CqI/AAAAAAAAAQk/tPk64SFzeho/s72-c/tengah2+bunga.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5361459808659244331.post-868590248706055983</id><published>2009-05-22T05:36:00.000-07:00</published><updated>2009-05-22T05:57:49.914-07:00</updated><title type='text'>Parongpong</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_CaYN05jpTTw/ShagRKdgrkI/AAAAAAAAAQc/LP0hkR6YnGI/s1600-h/semak-semak.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_CaYN05jpTTw/ShagRKdgrkI/AAAAAAAAAQc/LP0hkR6YnGI/s320/semak-semak.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5338630625020653122" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_CaYN05jpTTw/ShaeGdoDE1I/AAAAAAAAAQU/wZkrLppS0EE/s1600-h/bunga.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_CaYN05jpTTw/ShaeGdoDE1I/AAAAAAAAAQU/wZkrLppS0EE/s320/bunga.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5338628242163307346" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5361459808659244331-868590248706055983?l=goresanpena-goresanpena.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/feeds/868590248706055983/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5361459808659244331&amp;postID=868590248706055983' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/868590248706055983'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/868590248706055983'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/2009/05/parongpong.html' title='Parongpong'/><author><name>Anna Fatiha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16198819774008475658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='21' src='http://bp1.blogger.com/_CaYN05jpTTw/SHhOaW4e4RI/AAAAAAAAAFA/y9F2gqF9m6Q/S220/fotoku+2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_CaYN05jpTTw/ShagRKdgrkI/AAAAAAAAAQc/LP0hkR6YnGI/s72-c/semak-semak.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5361459808659244331.post-8132423023164935095</id><published>2009-05-12T00:45:00.000-07:00</published><updated>2009-05-15T02:10:55.338-07:00</updated><title type='text'>Hutang luar negeri, MENYENGSARAKAN RAKYAT</title><content type='html'>Sejak bergabung dengan ADB (Bank Pembangunan Asia) tahun 1966, Indonesia telah menerima 297 pinjaman senilai 23,5 miliar dolar AS dan 498 proyek bantuan teknis sebesar 276,6 juta dolar AS. Dengan kata lain, pinjaman ini merupakan utang bagi Indonesia. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat pembukaan Sidang Tahunan ke-42 Bank Pembangunan Asia (ADB) di Nusa Dua Bali, Senin (4/5), menyerukan pemulihan ekonomi dunia dengan melakukan langkah inovatif (baru) dan tegas yakni dengan mendorong lembaga keuangan Internasional menerbitkan produk pembiayaan baru yang disesuaikan dengan kebutuhan di setiap negara (Kompas, 5/5). Timbul pertanyaan : apakah langkah ini akan memberikan solusi bagi Indonesia? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada negara yang menjadi sejahtera karena utang. Utang yang dianggap ”pahala” oleh banyak pemerintah negara berkembang karena ”dipercaya oleh kreditor berarti kita kredibel” sebenarnya merupakan jalan menuai bencana. Namun, inilah fakta Indonesia. Penguasanya tidak pernah belajar dari pengalaman. Berutang sudah menjadi bagian dari budaya. Cicilan utang yang harus dibayar Indonesia tahun 2009 adalah sebesar 22 miliar dolar, sama dengan Rp 250 triliun. Andai Indonesia mau melunasi seluruh utangnya, maka penduduk negeri ini masing-masing harus membayar Rp 106 juta perkepala!. Sungguh tidak adil. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bisnis lembaga keuangan internasional pada dasarnya adalah memasarkan uang untuk mengeruk lebih banyak uang. Jika kita melihat fakta, Utang hanyalah akan semakin menambah kehancuran. Di Asia Selatan misalnya ADB mendanai proyek-proyek besar agroindustri dan menggunakan benih transgenik yang mengancam kedaulatan benih komunitas, proyek industri ekstraktif gas Tangguh yang didanai ADB sekitar 350 juta dollar AS atau sekitar Rp 3,6 triliun menyebabkan 110 kepala keluarga atau 551 penduduk terusir dari tempat asalnya di Tanah Merah, Papua, dan harus menyingkir sekitar 3,5 kilometer. Di sektor kelautan dan kehutanan yang didanai ADB mulai tahun 1970-an sedikitnya 5 juta hektar laut pada 29 kawasan konservasi laut dari jangkauan nelayan tradisional. Industri tambak udang telah menyebabkan 4,2 juta hektar hutan bakau menyusut menjadi 1,9 hektar pada tahun 2008. ADB juga membiayai proyek-proyek perkebunan sawit yang menghancurkan hutan dan keragaman hayati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara yang digunakan lembaga-lembaga pemberi utang sudah semakin canggih. Mereka memakai istilah sustainable development, human rights, dan lain-lain. Pembangunan Versi mereka adalah menghancurkan alam, ekosistem, dan masyarakat kita. Kepedulian mereka palsu. Utang tetap saja membuat suatu bangsa kehilangan harga diri dan posisi tawarnya terhadap negara-negara pemegang saham tertinggi dalam lembaga-lembaga keuangan multilateral. Utang dibuat negara berkembang untuk ’mengatasi ketertinggalannya dari negara maju’, suatu pandangan tentang ’pembangunan’ yang didefinisikan sepihak oleh negara maju. ”Pembangunan di negara berkembang itu seperti orang naik tangga. Begitu mau naik, anak tangganya dipotong. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa bahaya yang tampak dari kebijakan Pemerintah Indonesia dengan terus menumpuk utang luar negeri bisa dilihat dari dua aspek: ekonomi dan politik. Dari aspek ekonomi, akan menyebabkan cicilan bunga utang yang makin mencekik, hilangnya kemandirian ekonomi. Sejak ekonomi Indonesia berada dalam pengawasan IMF, Indonesia ditekan untuk melakukan reformasi ekonomi—program penyesuaian struktural—yang didasarkan pada Kapitalisme-Neoliberal. Indonesia di paksa agar melakukan reformasi antara lain menghilangkan campur-tangan Pemerintah, penyerahan perekonomian Indonesia kepada swasta (swastanisasi) seluas-luasnya, liberalisasi seluruh kegiatan ekonomi dengan menghilangkan segala bentuk proteksi dan subsidi dan memperbesar dan memperlancar arus masuk modal asing dengan fasilitas yang lebih besar. Di bawah kontrol IMF, Indonesia dipaksa mengetatkan anggaran dengan pengurangan dan penghapusan subsidi, menaikkan harga barang-barang pokok dan pelayanan publik, meningkatkan penerimaan sektor pajak dan penjualan aset-aset negara dengan cara memprivatisasi BUMN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari aspek politik, bahaya besar utang luar negeri dapat membahayakan eksistensi Negara karena utang adalah metode baru negara-negara kapitalis untuk menjajah suatu negara. Sebelum utang diberikan, negara-negara pemberi utang biasanya mengirimkan pakar-pakar ekonominya untuk memata-matai rahasia kekuatan/kelemahan ekonomi negara tersebut dengan dalih bantuan konsultan teknis atau konsultan ekonomi. Misalnya, sejumlah pakar dan tim pengawas dari IMF telah ditempatkan pada hampir semua lembaga pemerintah yang terkait dengan isi perjanjian Letter of Intent (LoI). Utang luar negeri pada dasarnya merupakan senjata politik negara-negara kapitalis kafir Barat terhadap negara-negara lain, yang kebanyakan merupakan negeri-negeri Muslim. Dokumen-dokumen resmi AS telah mengungkapkan bahwa tujuan bantuan luar negeri AS adalah untuk mengamankan kepentingan AS sendiri. Bank Pembangunan Asia (ADB) dalam News Release yang berjudul, Project Information: State-Owned Enterprise Governance and Privatization Program, tanggal 4 Desember 2001, juga memberikan pinjaman US$ 400 juta untuk program privatisasi (penjualan) BUMN di Indonesia. Negara pengutang tetap miskin karena terus-menerus terjerat utang yang makin menumpuk dari waktu ke waktu. Banyak negara yang kondisinya terus bertambah buruk akibat bantuan Amerika yang mereka terima. Di Indonesia, sejak pemerintahan Soekarno hingga SBY, pengelolaan negeri ini melalui hutang luar negeri tidak pernah bisa memakmurkan rakyat. Dengan mengikuti standar Bank Dunia, yakni pendapatan perhari sekitar 2 dolar AS (Rp 20 ribu/hari) maka ada ratusan juta penduduk miskin di Indonesia saat ini. Ironisnya, mereka juga saat ini menanggung utang Rp 106 juta perkepala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun tawaran utang tetaplah menggiurkan. Seperti permen loli, manis, tetapi membuat haus menetap yang berpotensi memunculkan berbagai penyakit berbahaya. Ketika pemerintah sadar bahwa utang menjerumuskan, kita sudah kehilangan semuanya. &lt;br /&gt;Banyak cara agar negeri ini bisa makmur dan sejahtera tanpa harus terjerat utang. Cara yang bisa ditempuh. Pertama: penguasa negeri ini harus memiliki kemauan dan keberanian untuk berhenti berutang. Utang jangan lagi dimasukkan sebagai sumber pendapatan dalam APBN. Penguasa negeri ini juga harus berani menjadwal kembali pembayaran utang. Anggaran yang ada seharusnya difokuskan pada pemenuhan berbagai kebutuahan rakyat di dalam negeri. Kedua: penguasa negeri ini harus berani mengambil-alih kembali sumber-sumber kekayaan alam yang selama ini terlanjur diserahkan kepada pihak asing atas nama program privatisasi. Hanya dengan dua cara ini saja, kemakmuran dan kesejahteraan rakyat yang didambakan akan terwujud. Dengan syarat penguasa dengan dukungan semua komponen umat, harus berani menerapkan syariah Islam untuk mengatur semua aspek kehidupan. (dimuat di opini detik.com, kamis 14 Mei 2009)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5361459808659244331-8132423023164935095?l=goresanpena-goresanpena.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/feeds/8132423023164935095/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5361459808659244331&amp;postID=8132423023164935095' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/8132423023164935095'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/8132423023164935095'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/2009/05/hutang-luar-negeri-menyengsarakan.html' title='Hutang luar negeri, MENYENGSARAKAN RAKYAT'/><author><name>Anna Fatiha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16198819774008475658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='21' src='http://bp1.blogger.com/_CaYN05jpTTw/SHhOaW4e4RI/AAAAAAAAAFA/y9F2gqF9m6Q/S220/fotoku+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5361459808659244331.post-2717977590215853491</id><published>2009-04-25T03:17:00.000-07:00</published><updated>2009-05-07T19:02:05.672-07:00</updated><title type='text'>Pemilu : pesta Demokrasi</title><content type='html'>Pemilu adalah jalan perubahan,merupakan anggapan dan harapan Sebagian orang bahkan setiap orang di bumi pertiwi ini, Karena, melalui pemilulah, mandat bagi penyelenggara negara itu diperbarui, baik bagi mereka yang duduk di kursi legislatif maupun eksekutif. Dengan harapan bahwa dengan perubahan ini akan membawa kesejahteraan terhadap rakyat. Namun, harapan ini sepertinya hanya sebuah harapan semu. Pasalnya pemilu yang berlangsung 9 April lalu dan pemilu-pemilu sebelumnya sama sekali tidak menghasilkan perubahan apa-apa. Bahkan terjadi banyak penyimpangan-penyimpangan dan pengorbanan yang sangat merugikan rakyat.&lt;br /&gt;Harta, untuk ajang Pemilu 2009 Komisi Pemilihan KPU mengajukan anggaran sebesar Rp. 47,9 triliun. Jumlah tersebut hampir mendekati anggaran pendidikan 20% dari APBN dan jauh lebih besar dari biaya pemilu yang sudah dihabiskan pada tahun 2004 sebesar Rp. 3,7 triliun. Nyawa,  tepatnya hari Selasa, 3 Februari 2009 yang lalu, ketua DPRD Sumatera Utara, Abdul Azis Angkat (51) meninggal dunia pasca menerima massa demonstrasi yang tidak terkendali. Rentetan kasus lain sebelumnya yang juga memakan korban atas nama demokrasi. Waktu,  Masa persiapan pemilu dan kampanye yang begitu lama jelas membuat pemerintahan di negeri ini terganggu. Waktu 5 tahun yang seharusnya digunakan untuk menjalankan pemerintahan dan melayani rakyat, justru terkuras habis untuk urusan pemenangan pemilu. Kader partai yang duduk di pemerintahan ataupun dilegislatif lebih sibuk mengurusi partai dibandingkan menjalankan tugasnya. Para pemburu kekuasaan pada serius melakukan upaya pencitraan diri untuk menarik suara rakyat. Indonesia sendiri mencetak rekor sebagai negara yang paling banyak menyelenggarakan demokrasi prosedural (baca; Pemilu, Pilkada, sampai Pilkades). Faktanya, jika dihitung sejak masa reformasi saja, negeri ini telah melakukan 3 kali Pemilu. Menurut pengamat politik Eep Saefullah FatahPilkada di Indonesia diselenggarakan 3 kali sehari (Kompas, 24/6/2008). Belum lagi jika dalam sebuah suksesi menimbulkan konflik dan gejolak, maka butuh extra time untuk merampungkannya, seperti kasus Pilkada yang terjadi di Maluku Utara, Sulawesi Selatan, dan Jawa Timur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tenaga, dalam hal pengorbanan tenaga yang perlu disoroti disini adalah tenaga yang harus dikorbankan oleh rakyat akibat pembodohan demokrasi. Tenaga mereka dibutuhkan untuk menjadi tim sukses, tim kampanye, bahkan dijadikan sebagai alat propaganda lewat iklan-iklan politik. Dalam lingkup yang lebih substansial, demokrasi telah mengorbankan tenaga rakyat untuk kepentingan perusahaan dan pemilik modal. Perasaan, Perasaan rakyat dalam sistem demokrasi kerap disakiti dan dipermainkan. Mereka selalu diberikan harapan dan janji-janji manis oleh penguasa, para kapitalis dan pemburu kekuasaan, tetapi sering kali dilupakan dan diingkari. Harapan pada demokrasi yang over estimate justru membuat “makan hati” karena tidak terbukti. Perasaan rakyat juga teriris tatkala melihat kekayaan alam mereka diberikan kepada pihak asing sedangkan mereka sendiri sebagai pemilik hidup dalam kesempitan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mereka stres bahkan sampai bunuh diri itu karena punya pengharapan yang terlalu tinggi’” ujar budayawan Ridwan Saidi, Rabu (15/4) di Jakarta kepada Media Umat menanggapi banyaknya caleg yang stres karena gagal menjadi anggota legislatif. karena mereka itu sudah banyak habis modal dan harus bayar utang. Inilah penomena yang terjadi beberapa waktu setelah pemilu legislative 9 April lalu. pada faktanya mereka melihat bahwa menjadi anggota legislatif itu menjadi pintu yang paling cepat dan maksimal untuk memupuk kekayaan. Gaji seorang anggota legislatif itu setara dengan gaji jabatan direksi di sebuah bank pemerintah.tidak heran jika banyak yang berbondong-bondong ke KPU untuk mendaftar sebagai Caleg, namun setelah pemilu dan tidak terpilih dengan kata lain gagal menjadi konglomerat di bangku legislative setelah jutaan hingga milyaran rupiah ludes, jadinya mereka stress.&lt;br /&gt;Dengan membaca hasil pemilu, kita lihat dari hasil sementara pemilu berdasarkan perhitungan KPU, Minggu, 19/04/2009 17:54 WIB jelas partai pemerintah dan partai-partai besarlah yang tetap menjadi jawara. Partai Demokrat (31) mendapat 2.318.814  (20,11%) suara, Golkar (23) dengan 1.692.282 (14,68%) suara, PDIP (28) dengan 1.661.154  (14,41%) suara,  PKS (8) 948.762 (8,23%) suara, PAN (9) 722.078 (6,26%) suara. Dengan hasil seperti ini, terbukti bahwa pemilu tidak membawa perubahan, bahkan semakin mengokohkan partai pemerintah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persentase golongan putih alias golput di pemilu 2009 meraih rekor tertinggi, mengalahkan suara partai-partai besar. Jumlahnya menembus di atas 30% dan menjadi jumlah golput yang tertinggi sepanjang 10 tahun terakhir. Pemilu saat ini angka golputnya 34% dibandingkan pemilu 2004 yang lalu sekitar 26%. Sedangkan pemilu 1999 sekitar 20% (LP3ES Jumat, 10/4).&lt;br /&gt;Tercatat beberapa negara dan lembaga-lembaga interna-sional telah mendaftarkan diri di Komite Pemilihan Umum (KPU) sebagai tim pemantau pemilu 2009. Mereka yang telah men-dapatkan akreditasi dari KPU sebanyak tujuh lembaga yakni National Democratic Institute (NDI), International Foundation for Electoral System (IFES), Friedrich Naumann Stiftung fur die Freiheit (FNS), Anfrel Foun-dation (Asian Network for Free Elections Foundation), Australia Election Commission), The Carter Center, dan International Republican Institute (IRI). Mungkin bagi beberapa pemantau dari negara tetangga, mereka ingin belajar pemilu dari Indonesia karena Indonesia di-nilai oleh Amerika sebagai nega-ra demokrasi terbesar ketiga setelah Amerika dan India. Tapi bagi Uni Eropa atau Amerika, tentu bukan proses pemilu yang terpenting. Mengingat mereka menganggap diri mereka telah mapan berdemokrasi. Bahkan Amerika adalah kampiun demokrasi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Intervensi asing tidak hanya sampai di situ. Mereka juga mengucurkan dana milyaran rupiah untuk seluruh kegiatan pemilu baik pemilu legislatif maupun pemilu presiden mendatang. Pemerintah Inggris, misal-nya. Negara terkuat di Eropa ini mengucurkan bantuan hibah senilai 1 juta poundsterling (US$ 1,4 juta) untuk membiayai kegiatan Pemilu 2009 di Indonesia. Hibah tersebut disalurkan melalui Multi Donor Program yang dikoordinasikan United Nations Development Programme (UNDP). Muncul pertanyaan, apa kepentingannya? Mengapa Indonesia harus berdemokrasi? Jawabannya adalah tidak lepas dari strategi globalisasi. Demokrasi adalah alat bagi globalisasi untuk memperlancar liberalisasi perdagangan dan investasi. Thomas Friedman (2000) menyebut globalisasi sebagai Amerikanisasi. Globalisasi, yang di dalamnya ada liberalisasi perdagangan, demokrasi, HAM, lingkungan hidup, dan hak paten, menjadi kebutuhan 'survivality' bagi Amerika agar tetap menjadi adidaya dan mengeruk kekayaan alam dunia. Inilah jawaban mengapa asing khususnya Amerika ingin tetap 'mengendalikan' Indonesia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemimpin atau wakil yang terpilih kelak di harap untuk mempermudah “mereka” semakin menguasai bumi pertiwi ini. Fakta ini pun menjawab mengapa Indonesia tidak pernah merdeka secara hakiki. Sebelum merdeka pun pihak asing ingin mengeruk kekayaan alam Indo-nesia. Hampir 3,5 abad Indonesia dijajah Belanda. Sebelumnya Portugis pun menikmati keka-yaan Indonesia beberapa lama. Jepang juga tak keti Setelah merdeka, Indonesia tak luput dari intervensi tersebut. Baru saja merdeka, negara adidaya saat itu berebut pengaruh di Indonesia. Awalnya Indo-nesia condong ke Blok Timur. Lama-kelamaan Indonesia malah jatuh ke Blok Barat hanya bebe-rapa tahun kemudian. Jerat itu datang karena memang Indonesia ingin dijerat. Nyatanya, Indonesia tak bisa lepas dari jeratan tersebut. Ini karena Indonesia terus berada di bawah bayang-bayang utang luar negeri. Selain itu, Barat dengan ke-kuatannya membangun jaringan orang-orang lokal yang meng-abdi kepada mereka. Muncullah Mafia Berkeley, sekelompok ahli ekonomi lulusan Amerika yang memiliki paradigma berpikir khas Amerika. Juga ada sekelompok intelektual yang tergabung dalam CSIS yang kemudian menjelma sebagai think tank pemerintah Soeharto dalam memutuskan seluruh kebijakan pembangunan nasional. Padahal semua tahu bahwa CSIS ini kiblatnya adalah Amerika.Melalui tangan-tangannya di Indonesia, pihak asing bisa mempengaruhi semua kebijakan sehingga kondisi Indonesia menjadi kondusif bagi kepentingan asing&lt;br /&gt;Pemilu yang sering disebut pesta demokrasi layaknya sebuah pesta, pemilu hanyalah luapan kegembiraan sesaat. Yang ditandai oleh menjamurnya partai peserta pemilu, caleg, baligho, spanduk dan stiker, ramai-ramai di media cetak dan elektronik oleh iklan politik, dan janji-janji par tokoh partai dan pra caleg, kampanye yang dibumbui aneka ragam acara hiburan plus biaya triliunan rupiah. Namun layaknya pesta, setelah usai kedaan kembali semula, tidak ada yang berubah setelah pemilu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka yang terlanjur percaya bahwa pemilu dalam system demokrasi bisa menghasilkan perubahan, tampaknya mesti gigit jari, Karena pemilu memang sekedar dimaksudkan untuk memilih orang, seraya berharap orang yang terpilih lebih baik daripada yang sebelumnya. Pemilu melupakan bahwa yang dibutuhkan oleh negeri ini bukan sekedar orang-orang terpilih, tetapi juga system yang terpilih. Wajarlah jika usai pemilu legislative juga pemilu presiden nanti, perubahan untuk Indonesia yang lebih baik sebagaimana yang diharapkan oleh seluruh rakyat negeri ini tidak akan pernah terwujud Selama kebobrokan system sekular ini masih di usung.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebaikan tidak bisa muncul hanya dari kebaikan individu. Tapi membutuhkan sistem yang baik. Semua persoalan kita di atas muncul akibat kita masih menerapkan sistem kufur yaitu sistem kapitalis yang asasnya sekuler. Alquran dan Assunnah baru kita baca dan dipraktikkan sebagian belum totalitas. Siapapun pemimpinnya kalau sistem masih sistem kapitalis yang kufur tidak akan terjadi perubahan. Meskipun pemimpinnya adalah ustadz atau kyai. Kebaikan hanya didapat oleh rakyat dan umat Islam kalau yang diterapkan adalah sistem syariah Islam.  Pemilu demi pemilu sudah kita lewati. Tentu saja dengan dana yang besar. Tapi apa hasilnya untuk rakyat  ? Adakah perubahan yang nyata? Jawabannya adalah tidak. Karena pemilu tidak merubah sistem secara menyeluruh. Perubahan yang nyata dan signifikan akan terjadi kalau kita menolak sistem kufur yang ada yakni kapitalisme. Kemudian kita menerapkan sistem Islam yang berdasarkan syariah Islam. Inilah satu-satunya cara perubahan yang bisa diharapkan.(dimuat di Pontianakpost, Rubrik Opini pada Sabtu, 2 Mei 2009 pukul 08:36 WIB)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5361459808659244331-2717977590215853491?l=goresanpena-goresanpena.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/feeds/2717977590215853491/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5361459808659244331&amp;postID=2717977590215853491' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/2717977590215853491'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/2717977590215853491'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/2009/04/potret-pesta-demokrasi.html' title='Pemilu : pesta Demokrasi'/><author><name>Anna Fatiha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16198819774008475658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='21' src='http://bp1.blogger.com/_CaYN05jpTTw/SHhOaW4e4RI/AAAAAAAAAFA/y9F2gqF9m6Q/S220/fotoku+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5361459808659244331.post-1236531277837245387</id><published>2009-04-21T06:51:00.001-07:00</published><updated>2009-04-22T20:26:55.374-07:00</updated><title type='text'>Buah hatiku dan suamiku</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_CaYN05jpTTw/Se3QT_zNBtI/AAAAAAAAAPc/jKRQBz_pjbQ/s1600-h/hamas%5B2%5D.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 125px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_CaYN05jpTTw/Se3QT_zNBtI/AAAAAAAAAPc/jKRQBz_pjbQ/s320/hamas%5B2%5D.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5327142976211453650" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;"lelah.." keluhku ketika kurebahkan tubuhku ke pembaringan. beberapa detik setelah itu ku tak sadar ternyata aku terbangun, ternyata aku tertidur sepulang dari kuliah. ku palingkan pandanganku ke arah dimana sebuah gelas berisi susu putih yang tidak ku senangi. tetapi untuk menghargai dan menyenangkan suamiku tercinta akhirnya susu itu aku minum. dengan sapaan khasnya, suamiku membisikkan ke telingaku seraya mengatakan..."ummi sayang...dd...udah ga betah mencium bau ummi yang ga enak...hehe...". &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bahagianya aku, memiliki suami yang sebaik dan se shaleh ia. tidak pernah aku temukan darinya keluh kesah selama bersama diriku menemaninya. tiap kali ku merasakan lelah ketika melakukan suatu pekerjaan, ia selalu mengingatkanku.."ummi...sungguh ruginya seorang hamba melakukan ibadah kemudian ia berkeluh kesah". Hhmmm...detik itu juga aku tersenyum seraya berucap.."Astaughfirullah...".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"ummi" adalah panggilan baruku saat ini, karena sekarang aku sedang mengandung anak pertama kami. kandunganku kini berusia 2 bulan, dan sedang manja-manjanya si dd...hehe. suamiku bilang "yang manja dd apa umminya?". "dua-duanya..." jawabku.&lt;br /&gt;bahagianya kami saat ini, diberikan Allah rizki yang amat berharga, Allah memberikan amanah kepada kami untuk menjaganya. setelah sekian lama perjalananku bersama suami tercinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam yang dingin..., membuat suasana semakin terasa indah. di sebuah tempat dimana aku, suami dan calon buah hatiku bersama. dengan lembut suamiku membelai buah hati kami...iapun (buah hati) seakan membalas usapan Abinya dengan penuh kegembiraan dan kebahagiaan. meskipun ia tidak bisa mengungkapkannya dengan perkataan, tapi hal itu ku rasakan pada kondisi hatiku yang amat nyaman. "pabiayyi alaa i robbikuma tukadzibaan..." kata-kata terakhir yang aku dengar dari suara suamiku sebelum aku terlelap...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Allahu Akbar-Allahu Akbar...". terdengar suara adzan berkumandang dari sebuah surau yang berada dekat di depan kamar kosku. aku benar-benar terlelap. ku cari-cari jejak suamiku...kiri dan kanan....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata aku bermimpi... (?_?) ...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5361459808659244331-1236531277837245387?l=goresanpena-goresanpena.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/feeds/1236531277837245387/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5361459808659244331&amp;postID=1236531277837245387' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/1236531277837245387'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/1236531277837245387'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/2009/04/buah-hatiku-dan-suamiku.html' title='Buah hatiku dan suamiku'/><author><name>Anna Fatiha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16198819774008475658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='21' src='http://bp1.blogger.com/_CaYN05jpTTw/SHhOaW4e4RI/AAAAAAAAAFA/y9F2gqF9m6Q/S220/fotoku+2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_CaYN05jpTTw/Se3QT_zNBtI/AAAAAAAAAPc/jKRQBz_pjbQ/s72-c/hamas%5B2%5D.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5361459808659244331.post-5174838192010631719</id><published>2009-04-21T06:09:00.000-07:00</published><updated>2009-04-21T06:13:39.961-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>senjakala semakin meninggalkan bumimu...&lt;br /&gt;ku melangkah demi langkah menuju jalanmu...&lt;br /&gt;hingga ku menemui penghujung jalan yang buntu tak berarah.&lt;br /&gt;ku berhenti sejenak tuk berpikir memecah peristiwa ini. oh, sungguh ku amat tak percaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;idealisme, &lt;br /&gt;sungguh dulu ku amat melihatnya, namun kini ia hancur dan hilang seketika,&lt;br /&gt;tak dapat lagi ku temukan keidealisannya itu. &lt;br /&gt;aku kecewaa pada mahlukmu ya rabb...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5361459808659244331-5174838192010631719?l=goresanpena-goresanpena.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/feeds/5174838192010631719/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5361459808659244331&amp;postID=5174838192010631719' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/5174838192010631719'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/5174838192010631719'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/2009/04/senjakala-semakin-meninggalkan-bumimu.html' title=''/><author><name>Anna Fatiha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16198819774008475658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='21' src='http://bp1.blogger.com/_CaYN05jpTTw/SHhOaW4e4RI/AAAAAAAAAFA/y9F2gqF9m6Q/S220/fotoku+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5361459808659244331.post-434620213148372771</id><published>2009-04-15T21:10:00.000-07:00</published><updated>2009-04-15T21:14:11.584-07:00</updated><title type='text'>tabir....</title><content type='html'>sungguh aku malu akan aib-aib yang telah terbuka.&lt;br /&gt;tapi aku lebih malu pada aib-aibku yang masih tertutup.&lt;br /&gt;semua tabir yang telah ku tutupi, akhirnya terbuka,&lt;br /&gt;semua hijab yang menyelimuti aib-aibku, kini telah terbuka, hanya karena Cinta dunianya....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku menangis, sesaat ketika tabir itu terbuka, aku menangis, ketika Cinta dunianya membukanya padaku.&lt;br /&gt;aku mengais, karena ku malu dengan aib-aibku...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5361459808659244331-434620213148372771?l=goresanpena-goresanpena.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/feeds/434620213148372771/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5361459808659244331&amp;postID=434620213148372771' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/434620213148372771'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/434620213148372771'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/2009/04/tabir.html' title='tabir....'/><author><name>Anna Fatiha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16198819774008475658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='21' src='http://bp1.blogger.com/_CaYN05jpTTw/SHhOaW4e4RI/AAAAAAAAAFA/y9F2gqF9m6Q/S220/fotoku+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5361459808659244331.post-5146422354859927691</id><published>2009-04-15T20:57:00.000-07:00</published><updated>2009-04-15T21:09:32.011-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_CaYN05jpTTw/SeavXp1IcRI/AAAAAAAAAPU/cUYtQPUbvKM/s1600-h/100_8321.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_CaYN05jpTTw/SeavXp1IcRI/AAAAAAAAAPU/cUYtQPUbvKM/s320/100_8321.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5325136430312747282" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_CaYN05jpTTw/Seatpyiyt6I/AAAAAAAAAPM/AJM_4sWYAYc/s1600-h/100_8316.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_CaYN05jpTTw/Seatpyiyt6I/AAAAAAAAAPM/AJM_4sWYAYc/s320/100_8316.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5325134542866134946" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5361459808659244331-5146422354859927691?l=goresanpena-goresanpena.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/feeds/5146422354859927691/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5361459808659244331&amp;postID=5146422354859927691' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/5146422354859927691'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/5146422354859927691'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/2009/04/blog-post_15.html' title=''/><author><name>Anna Fatiha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16198819774008475658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='21' src='http://bp1.blogger.com/_CaYN05jpTTw/SHhOaW4e4RI/AAAAAAAAAFA/y9F2gqF9m6Q/S220/fotoku+2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_CaYN05jpTTw/SeavXp1IcRI/AAAAAAAAAPU/cUYtQPUbvKM/s72-c/100_8321.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5361459808659244331.post-1949849705148227428</id><published>2009-04-15T20:38:00.000-07:00</published><updated>2009-04-15T20:56:28.327-07:00</updated><title type='text'>Pemilu : Bukan Pesta Perubahan</title><content type='html'>Pemilu ’Pesta Demokrasi’. Pemilu hanyalah luapan kegembiraan ditandai antara lain oleh menjamurnya partai peserta Pemilu; ribuan caleg; jutaan spanduk, baliho dan stiker; ramainya media cetak dan elektronik oleh iklan politik; hingar-bingar pidato dan janji-janji para tokoh partai dan para caleg; gegap-gempitanya kampanye yang dibumbui aneka ragam acara hiburan; plus biaya triliunan rupiah.setelah usai, kondisinya kembali ke keadaan semula.&lt;br /&gt;hasil Pemilu sepekan yang lalu Partai Demokrat kini di peringkat pertama, mendapatkan 20.27% suara; diikuti Golkar: 14.87% suara, PDIP: 14.14% suara, PKS: 7.81% suara, PAN: 6.05% suara, PPP: 5.32% suara, PKB: 5.25% suara, Gerindra: 4.21% suara, Hanura: 3.61% suara dan PBB: 1.65% suara (TVOne, 9/4/2009).terbukti bahwa Pemilu tidak membawa perubahan. Pemilu bahkan semakin mengokohkan partai Pemerintah yaitu Partai Demokrat, Golkar serta koalisi partai pemerintah seperti PKS, PPP, PKB dan PBB. Pemilu sama sekali menafikan, bahwa yang dibutuhkan oleh negeri ini bukan sekadar orang-orang terpilih, tetapi juga sistem yang terpilih. Pemilu sama sekali melupakan, bahwa yang dibutuhkan oleh negeri ini bukan sekadar pergantian orang (penguasa dan wakil rakyat), tetapi juga pergantian sistem pemerintahan, politik, ekonomi, sosial, pendidikan dll dengan yang jauh lebih baik. perubahan untuk Indonesia yang lebih baik sebagaimana yang diharapkan oleh seluruh rakyat negeri ini tidak akan pernah terwujud, selama kebobrokan sistem sekular yang tegak berdiri saat ini tidak pernah disoal, dikritik dan diutak-atik, sekaligus diganti, karena sudah dianggap sebagai sistem yang baik.&lt;br /&gt;mengharapkan terjadinya perubahan, apalagi kemenangan Islam, melalui Pemilu jelas tidak mungkin.alan perubahan yang ditempuh Baginda Nabi saw. terbukti telah mampu mengubah bangsa Arab, dari bangsa yang tidak mempunyai sejarah, sampai akhirnya menjadi pemimpin dunia.Setelah Islam tidak lagi berkuasa, tepatnya setelah institusi Khilafah diruntuhkan pada tanggal 3 Maret 1924 M/28 Rajab 1342 H, dunia telah jatuh ke dalam genggaman Kapitalisme dan Sosialisme. Hasilnya, sebelum krisis keuangan global, ada 4 miliar jiwa, atau separuh penduduk dunia hidup, di bawah garis kemiskinan; 90% kekayaan dunia  hanya dikuasai 20% penduduk dunia, sementara 10% sisanya harus dibagi 80%  penduduk dunia yang lainnya. Ketika krisis keuangan menerpa dunia sejak 2007 hingga sekarang, para pemimpin G-7 tidak mampu memikul beban krisis tersebut. Mereka pun melibatkan para pemimpin G-20.Di Indonesia sendiri, pada tahun ini terdapat 10,24 juta rakyat mengganggur; 33 juta lebih hidup di bawah garis kemiskinan, bahkan jika menggunakan standar Bank Dunia, angkanya bisa mencapai 100 juta orang. Sebanyak 90% kekayaan migas kita juga telah dikuasai oleh kekuatan asing. Belum lagi kekayaan alam yang lainnya. Lihatlah, kekayaan alam kita yang melimpah ternyata hanya menyumbang 20% pendapatan dalam APBN; 75%-nya diperoleh dengan ‘memalak’ rakyat, melalui pajak; sisanya 5% dari perdagangan, dan lain-lain. Inilah realitas sistem Kapitalisme Sekularisme dan Liberalisme yang mencengkeram kehidupan umat Islam, termasuk di negeri ini. masihkah kita berharap pada sistem yang rusak seperti ini, yang terbukti telah menghempaskan dunia, termasuk Indonesia, ke dalam jurang kehancuran?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5361459808659244331-1949849705148227428?l=goresanpena-goresanpena.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/feeds/1949849705148227428/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5361459808659244331&amp;postID=1949849705148227428' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/1949849705148227428'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/1949849705148227428'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/2009/04/pemilu-bukan-pesta-perubahan.html' title='Pemilu : Bukan Pesta Perubahan'/><author><name>Anna Fatiha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16198819774008475658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='21' src='http://bp1.blogger.com/_CaYN05jpTTw/SHhOaW4e4RI/AAAAAAAAAFA/y9F2gqF9m6Q/S220/fotoku+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5361459808659244331.post-7469864822522033969</id><published>2009-04-13T20:24:00.001-07:00</published><updated>2009-04-13T20:24:51.108-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>http://annaufal.co.cc/archive/&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5361459808659244331-7469864822522033969?l=goresanpena-goresanpena.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/feeds/7469864822522033969/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5361459808659244331&amp;postID=7469864822522033969' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/7469864822522033969'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/7469864822522033969'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/2009/04/httpannaufal.html' title=''/><author><name>Anna Fatiha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16198819774008475658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='21' src='http://bp1.blogger.com/_CaYN05jpTTw/SHhOaW4e4RI/AAAAAAAAAFA/y9F2gqF9m6Q/S220/fotoku+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5361459808659244331.post-6553858585697703903</id><published>2009-04-13T20:16:00.000-07:00</published><updated>2009-04-13T20:21:34.845-07:00</updated><title type='text'>Forever Palestine</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_CaYN05jpTTw/SeQBKCVH2NI/AAAAAAAAAPE/v8lzFxXOTE0/s1600-h/a1-sami-yusuf-without-you.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 298px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_CaYN05jpTTw/SeQBKCVH2NI/AAAAAAAAAPE/v8lzFxXOTE0/s320/a1-sami-yusuf-without-you.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5324381931394554066" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mother don�t cry for me I am heading off to war&lt;br /&gt;God almighty is my armour and sword&lt;br /&gt;Palestine, Forever Palestine&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Children being killed for throwing stones in the sky&lt;br /&gt;They say to their parents don�t worry, God is on our side&lt;br /&gt;Palestine, Forever Palestine&lt;br /&gt;Mother don�t worry when they come for us at night&lt;br /&gt;Surely they�ll be sorry when God puts them right&lt;br /&gt;Tell me why they�re doing what was done to them&lt;br /&gt;Don�t they know that God is with the oppressed and needy&lt;br /&gt;Perished were the nations that ruled through tyranny&lt;br /&gt;Palestine, Forever Palestine&lt;br /&gt;[ www.thenasheedlyrics.com ]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Children of Palestine are fighting for their lives&lt;br /&gt;They say to their parents we know that Palestine is our right&lt;br /&gt;They to say to their parents we�ll fight for what is right&lt;br /&gt;They say not to worry God is on our side&lt;br /&gt;They say we�ll die for Palestine&lt;br /&gt;Palestine, Forever Palestine&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5361459808659244331-6553858585697703903?l=goresanpena-goresanpena.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/feeds/6553858585697703903/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5361459808659244331&amp;postID=6553858585697703903' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/6553858585697703903'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/6553858585697703903'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/2009/04/forever-palestine.html' title='Forever Palestine'/><author><name>Anna Fatiha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16198819774008475658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='21' src='http://bp1.blogger.com/_CaYN05jpTTw/SHhOaW4e4RI/AAAAAAAAAFA/y9F2gqF9m6Q/S220/fotoku+2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_CaYN05jpTTw/SeQBKCVH2NI/AAAAAAAAAPE/v8lzFxXOTE0/s72-c/a1-sami-yusuf-without-you.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5361459808659244331.post-7099560227853781735</id><published>2009-04-11T02:52:00.000-07:00</published><updated>2009-04-11T02:54:16.278-07:00</updated><title type='text'>kenapa demi cinta duniamu?</title><content type='html'>syahid Alhafidz ku...&lt;br /&gt;demi cinta duniamu engkau membuka aib-aib kita bersama.&lt;br /&gt;demi cinta duniamu, engkau lupa akan kesalahanmu.&lt;br /&gt;aku sangat kecewa kepadamu...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5361459808659244331-7099560227853781735?l=goresanpena-goresanpena.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/feeds/7099560227853781735/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5361459808659244331&amp;postID=7099560227853781735' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/7099560227853781735'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/7099560227853781735'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/2009/04/kenapa-demi-cinta-duniamu.html' title='kenapa demi cinta duniamu?'/><author><name>Anna Fatiha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16198819774008475658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='21' src='http://bp1.blogger.com/_CaYN05jpTTw/SHhOaW4e4RI/AAAAAAAAAFA/y9F2gqF9m6Q/S220/fotoku+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5361459808659244331.post-7329162400248628657</id><published>2009-04-11T02:47:00.000-07:00</published><updated>2009-04-11T02:50:56.276-07:00</updated><title type='text'>الرَّحْمَنُ</title><content type='html'>الرَّحْمَنُ  &lt;br /&gt;عَلَّمَ الْقُرْآنَ&lt;br /&gt;خَلَقَ الْإِنسَانَ&lt;br /&gt;عَلَّمَهُ الْبَيَانَ&lt;br /&gt;الشَّمْسُ وَالْقَمَرُ بِحُسْبَانٍ&lt;br /&gt;وَالنَّجْمُ وَالشَّجَرُ يَسْجُدَانِ&lt;br /&gt;وَالسَّمَاء رَفَعَهَا وَوَضَعَ الْمِيزَان &lt;br /&gt;أَلَّا تَطْغَوْا فِي الْمِيزَانِ &lt;br /&gt;وَأَقِيمُوا الْوَزْنَ بِالْقِسْطِ وَلَا تُخْسِرُوا الْمِيزَانَ&lt;br /&gt;وَالْأَرْضَ وَضَعَهَا لِلْأَنَامِ &lt;br /&gt;فِيهَا فَاكِهَةٌ وَالنَّخْلُ ذَاتُ الْأَكْمَامِ&lt;br /&gt;وَالْحَبُّ ذُو الْعَصْفِ وَالرَّيْحَانُ&lt;br /&gt;فَبِأَيِّ آلَاء رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5361459808659244331-7329162400248628657?l=goresanpena-goresanpena.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/feeds/7329162400248628657/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5361459808659244331&amp;postID=7329162400248628657' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/7329162400248628657'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/7329162400248628657'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/2009/04/blog-post.html' title='الرَّحْمَنُ'/><author><name>Anna Fatiha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16198819774008475658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='21' src='http://bp1.blogger.com/_CaYN05jpTTw/SHhOaW4e4RI/AAAAAAAAAFA/y9F2gqF9m6Q/S220/fotoku+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5361459808659244331.post-7700337174607522586</id><published>2009-04-11T02:17:00.000-07:00</published><updated>2009-04-13T19:47:21.334-07:00</updated><title type='text'>Pemilu yang Malang....</title><content type='html'>Kamis, 9 April 2009, rakyat negeri ini yang mayoritas Muslim serentak melakukan pencontrengan tanda partai/gambar caleg yang menjadi pilihannya, meski sebagian mereka ada yang lebih memilih ‘golput’. Pemilu 2009 diwarnai oleh sejumlah persoalan: anggaran biaya yang besar; proses pembahasan UU Pemilu yang cukup alot, verifikasi parpol calon peserta yang rumit, pengesahan 38 parpol peserta Pemilu yang demikian banyak (melebihi parpol peserta Pemilu pertama tahun 1955), penetapan jumlah ‘suara terbanyak’ oleh MK untuk para caleg yang menuai perdebatan, serta munculnya sejumlah kasus teknis seperti kemungkinan terlambatnya pasokan logistik Pemilu ke sejumlah derah hingga dugaan adanya manipulasi seputar DPT (Daftar Pemilih Tetap). Pemilu sekarang juga menyimpan potensi ledakan masalah sosial, yaitu ledakan para caleg yang stres atau frustasi karena gagal menjadi anggota legislatif. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayangkan, di tingkat kabupaten/kota saja, ada 1,5 juta orang bersaing untuk merebut 15.750 kursi DPRD II. Dengan kata lain, dipastikan 1.484.250 orang atau 98,9% caleg DPRD II gagal meraih impiannya. Jika angka itu ditambahkan dengan jumlah para caleg yang gagal duduk di DPRD I dan DPR maka akan ada 1.605.884 caleg di seluruh Indonesia yang berpotensi stres atau frustasi. Pasalnya, mereka sudah mengeluarkan biaya puluhan juta, atau ratusan juta, bahkan miliaran rupiah untuk kampanye Pemilu. Padahal, uang sebesar itu, selain dari sumbangan pihak lain, tidak jarang juga merupakan hasil dari ‘menguras’ harta-bendanya, atau bahkan ngutang sana-sini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sikap seorang Muslim yang seharusnya secara syar’i terhadap Pemilu itu sendiri sebetulnya sederhana. Intinya, setiap pilihan ada hisabnya di sisi Allah SWT, termasuk memilih untuk tidak memilih alias ’golput’. Karena itu, sudah selayaknya setiap Muslim merenungkan kembali pilihannya yang telah ia lakukan saat Pemilu. Kesalahan memilih tidak hanya berakibat di dunia, tetapi juga di akhirat. Akibat di dunia adalah terpilihnya orang-orang yang tidak beriman, tidak bertakwa, tidak amanah dan tidak memperjuangkan tegaknya syariah Islam, bahkan semakin mengokohnya sistem sekular yang nyata-nyata bobrok dan bertentangan dengan Islam. Semakin kokohnya sistem sekular tentu akan semakin memperpanjang kemungkaran. Adapun akibat di akhirat karena kesalahan dalam memilih tentu saja adalah dosa dan azab dari Allah SWT. seorang Muslim sejatinya tetap menata dan menyelaraskan setiap perbuatannya, termasuk pilihannya, dengan tuntunan yang datang dari Allah SWT melalui Rasulullah saw. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap perbuatan dan pilihan manusia harus terikat dengan syariah. Tentu karena setiap perbuatan/pilihan manusia, sekecil apapun, akan dihisab oleh Allah SWT. memilih pemimpin seperti Nabi saw. adalah ikhtiar yang harus kita lakukan. Namun, tentu kita pun harus memilih sistem/aturan yang digunakan oleh Nabi saw. dalam kepemimpinannya. jika kita benar-benar ingin merujuk kepada Nabi saw., maka kepemimpinan Nabi saw. di Madinah al-Munawwarah—yang saat itu merupakan Daulah Islamiyah (Negara Islam)—itulah yang mesti diteladani dan dijalankan. Saat itu, sebagai kepala Negara Islam, Nabi saw. hanya menerapkan sistem Islam dalam mengatur negara.seandainya di negeri ini orang yang terpilih sebagai pemimpin secara moral sangat baik, tetapi sistem/aturan yang mereka jalankan bukan sistem/aturan syariah sebagaimana yang dipraktikkan Nabi saw., tentu beragam persoalan di negeri ini tidak akan pernah bisa diselesaikan. Sebab, sebagai kepala negara, Nabi saw. memimpin dan mengatur masyarakat tidak sekadar dengan mengandalkan akhlak atau moralnya, tetapi sekaligus dengan menerapkan hukum-hukum Allah yang diwahyukan kepadanya.(dimuat di Galamedia, edisi Senin, 13 April 2009)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5361459808659244331-7700337174607522586?l=goresanpena-goresanpena.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/feeds/7700337174607522586/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5361459808659244331&amp;postID=7700337174607522586' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/7700337174607522586'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/7700337174607522586'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/2009/04/pemilu-yang-malang.html' title='Pemilu yang Malang....'/><author><name>Anna Fatiha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16198819774008475658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='21' src='http://bp1.blogger.com/_CaYN05jpTTw/SHhOaW4e4RI/AAAAAAAAAFA/y9F2gqF9m6Q/S220/fotoku+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5361459808659244331.post-6996772194822212528</id><published>2009-04-02T03:20:00.000-07:00</published><updated>2009-04-02T03:21:28.058-07:00</updated><title type='text'>SITU GINTUNG: dimana penguasa?!</title><content type='html'>Kita kembali dikagetkan oleh sebuah bencana yang menebarkan kengiluan dan kepiluan yakni ‘Tragedi Situ Gintung’. Ledakan besar menandai ambrolnya tanggul sisi timur Situ Gintung Ciputat, Jumat subuh 27 Maret lalu; menggelentorkan 200 juta meter kubik air danau ke tiga kampung dan perumahan warga. menewaskan sedikitnya 91 orang, 107 lainnya hilang, 183 rumah hancur lebur dan lima unit mobil rusak parah. rentetan bencana alam yang mengakrabi Indonesia merupakan peringatan dari Allah SWT terhadap bangsa ini yang membiarkan semakin terjadinya kerusakan dan kemaksiatan. secara alamiah Indonesia adalah negeri yang sangat rawan bencana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Merujuk pada perhitungan Walhi (Wahana Lingkungan Hidup), secara natural 83% wilayah Indonesia berpotensi bencana. Misalnya, gempa bumi dan letusan gunung berapi. Kondisi ini ditambah dengan kenyataan bahwa 2/3 wilayah Indonesia adalah lautan, yang memungkinkan rawan gempa dibarengi intaian tsunami. Sejarah membukukan, sejak 1820 Nusantara sudah diguncang gempa dan tsunami. secara alamiah Indonesia adalah negeri yang sangat rawan bencana. Merujuk pada perhitungan Walhi (Wahana Lingkungan Hidup), secara natural 83% wilayah Indonesia berpotensi bencana. Misalnya, gempa bumi dan letusan gunung berapi. Kondisi ini ditambah dengan kenyataan bahwa 2/3 wilayah Indonesia adalah lautan, yang memungkinkan rawan gempa dibarengi intaian tsunami. Sejarah membukukan, sejak 1820 Nusantara sudah diguncang gempa dan tsunami. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penguasa tidak melakukan upaya sungguh-sungguh membangun suatu sistem kesiap-siagaan dalam menghadapi bencana. Negara gagal membangun sistem pendidikan yang memasukkan perspektif kerentanan bencana dalam kurikulum; gagal melakukan sosialisasi terhadap ancaman bencana; gagal melindungi lingkungan dari laju kerusakan; dan gagal dalam melakukan fungsi pengawasan terhadap kegiatan yang potensial menimbulkan bencana ekologis, seperti dalam tragedi ‘Lumpur Lapindo’ di Sidoarjo, Jawa Timur. Ketidakseriusan Pemerintah dalam mengelola politik dalam negeri, membuat 98% rakyat Indonesia berada pada posisi rentan terhadap ancaman bencana. Lantaran terbodohkan dan termiskinkan, jutaan rakyat hidup melata di pinggiran sungai, lereng gunung, perbukitan, kolong jembatan, pinggir rel kereta api, seputar tempat pembuangan sampah dan berbagai tempat berbahaya lainnya. Mereka berebut tempat dengan kecoa, kelabang, ular, buaya, macan atau gajah yang merupakan pribumi habitat tersebut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketidakseriusan Pemerintah dalam mengelola politik dalam negeri, membuat 98% rakyat Indonesia berada pada posisi rentan terhadap ancaman bencana. Lantaran terbodohkan dan termiskinkan, jutaan rakyat hidup melata di pinggiran sungai, lereng gunung, perbukitan, kolong jembatan, pinggir rel kereta api, seputar tempat pembuangan sampah dan berbagai tempat berbahaya lainnya. Mereka berebut tempat dengan kecoa, kelabang, ular, buaya, macan atau gajah yang merupakan pribumi habitat tersebut. Tragedi Situ Gintung ini bukti, endungan yang dibangun Belanda pada 1932 ini, kerusakannya sudah dikeluhkan dan dilaporkan warga sejak 2 tahun lalu kepada Dinas Perairan setempat namun laporan tak ditanggapi. lahan hijau penopang keliling Situ terus saja berubah menjadi permukiman dan areal bisnis, sementara kondisi tanggul kian membahayakan lantaran hanya berupa tanah tanpa beton.lahan hijau penopang keliling Situ terus saja berubah menjadi permukiman dan areal bisnis, sementara kondisi tanggul kian membahayakan lantaran hanya berupa tanah tanpa beton.&lt;br /&gt;Umar bin al-Khaththab ra., saat menjadi khalifah, begitu terkenal dengan kata-katanya yang menunjukkan kapasitasnya sebagai seorang penguasa agung (al-imâm al-a’zham): “Seandainya ada seekor keledai terperosok di kota Bagdad karena jalan rusak, aku khawatir Allah SWT akan meminta pertanggungjawaban diriku di Akhirat nanti.” Sepanjang sejarah kepemimpinannya, telah banyak riwayat yang menunjukkan betapa tingginya kepedulian beliau terhadap rakyatnya. setiap malam selalu berkeliling untuk mengontrol keadaan rakyatnya. Beliau tak segan-segan memanggul sendiri gandum di atas pundaknya untuk diberikan kepada seorang janda dan keluarganya saat diketahui bahwa mereka sedang kelaparan. Padahal saat itu beliau adalah seorang penguasa besar dengan kekuasaan yang membentang sepanjang jazirah Arab, Timur Tengah, bahkan sebagian Afrika. &lt;br /&gt;Jika Khalifah Umar bin al-Khaththab ra. begitu gelisah memikirkan seekor keledai karena khawatir terperosok akibat jalanan rusak, bagaimana dengan para penguasa sekarang? meski semburan Lumpur Lapindo telah mengubur sekian desa dan telah berlangsung lebih dari dua tahun, Pemerintah seakan-akan sudah tidak lagi memiliki nurani; membiarkan masyarakat yang menjadi korban menderita lebih menyakitkan lagi. Ironisnya, janji-jani manis untuk rakyat tetap mereka lontarkan di saat-saat kampanye Pemilu tanpa rasa malu; seolah-olah mereka menganggap rakyat buta dan tuli atas kelalaian, ketidakamanahan, bahkan kelaliman mereka terhadap rakyat selama mereka berkuasa. Mereka tetap percaya diri untuk maju dalam Pemilu demi sebuah mimpi: menjadi penguasa. Generasi awal Islam, yang terbaik itu, memandang jabatan seperti sesuatu yang menakutkan. Mereka berusaha untuk menghindarinya selama masih mungkin.&lt;br /&gt;Keberatan para Sahabat dulu untuk menjadi pemimpin karena mereka mengetahui konsekuensi dan risiko menjadi pemimpin. Mereka begitu memahami banyak hadist Nabi saw. Tentang beratnya pertanggungjawaban seorang pemimpin di hadapan Allah pada Hari Akhirat nanti. Wajarlah jika Umar bin Abdul Aziz sampai mengurung di kamarnya begitu lama seraya menangis sesaat setelah umat membaiatnya menjadi khalifah, meski ia telah berusaha keras menolaknya. Yang selalu menghantui pikirannya tidak lain adalah, betapa beratnya nanti ia mempertanggungjawabkan kepemimpinannya di hadapan Allah SWT di Hari Akhir nanti.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5361459808659244331-6996772194822212528?l=goresanpena-goresanpena.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/feeds/6996772194822212528/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5361459808659244331&amp;postID=6996772194822212528' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/6996772194822212528'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/6996772194822212528'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/2009/04/situ-gintung-dimana-penguasa.html' title='SITU GINTUNG: dimana penguasa?!'/><author><name>Anna Fatiha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16198819774008475658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='21' src='http://bp1.blogger.com/_CaYN05jpTTw/SHhOaW4e4RI/AAAAAAAAAFA/y9F2gqF9m6Q/S220/fotoku+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5361459808659244331.post-6084148138189188248</id><published>2009-03-23T00:44:00.000-07:00</published><updated>2009-03-23T00:45:19.138-07:00</updated><title type='text'>Nasyroh: Hukum Pemilu Legislatif dan Presiden</title><content type='html'>Hukum Pemilu Legislatif dan Presiden&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak lama lagi, Indonesia kembali akan menyelenggarakan pemilihan umum (pemilu) 2009. Pemilu kali ini selain untuk memilih anggota legislatif, yakni Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Pusat dan Daerah, serta Dewan Perwakilan Daerah (DPD); juga memilih Presiden dan Wakil Presiden. Pemilihan anggota legislatif akan diselenggarakan pada 9 April 2009. Sedang pemilihan presiden akan diselenggarakan pada awal Juli 2009 untuk putaran pertama, dan pertengahan September 2009 untuk putaran kedua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tingkat pusat, pemilu akan memilih anggota DPR dan DPD di mana keduanya akan secara bersama membentuk MPR. Berdasarkan Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 3 hasil amandemen ditetapkan bahwa wewenang MPR adalah mengubah dan menetapkan Undang-Undang Dasar, melantik Presiden dan Wakil Presiden, dan memberhentikan Presiden dan/atau Wakil Presiden dalam masa jabatannya menurut Undang-Undang Dasar. Tentang kewenangan DPR, pada Pasal 11 ayat 2 disebutkan DPR melakukan persetujuan bersama Presiden dalam membuat perjanjian internasional, keuangan negara, dan perubahan atau pembentukan undang-undang. DPR membahas setiap rancangan undang-undang untuk mendapat persetujuan bersama pemerintah (Pasal 20). Jadi, DPR memiliki fungsi legislasi, fungsi anggaran, dan fungsi pengawasan; memiliki hak interpelasi, hak angket, dan hak menyatakan pendapat; hak mengajukan pertanyaan, menyampaikan usul dan pendapat serta hak imunitas (Pasal 20A).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian, anggota legislatif memiliki tiga fungsi pokok, yaitu (1) fungsi legislasi untuk membuat UUD dan UU, (2) melantik presiden/wakil presiden, dan (3) fungsi pengawasan, atau koreksi dan kontrol terhadap pemerintah. Sedangkan tugas Presiden, secara umum adalah melaksanakan Undang-Undang Dasar, menjalankan segala undang-undang dan peraturan yang dibuat. Berdasarkan fakta ini, hukum tentang pemilu di Indonesia bisa dipilah menjadi dua, yaitu pemilu legislatif dan pemilu presiden.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemilu legislatif pada dasarnya bisa disamakan dengan hukum wakalah, yang hukum asalnya adalah mubah (boleh), berdasarkan hadits Nabi:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;«وَعَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللهِ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا قَالَ: اَرَدْتُ الْخُرُوْجَ اِلىَ خَيْبَرَ فَأَتَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ فَقَالَ: إِذَا أَتَيْتَ وَكِيْلِيْ بِخَيْبَرَ فَخُذْ مِنْهُ خَمْسَةَ عَشَرَ وَسَقًا» (رواه ابو داود و صححه).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari jabir bin Abdillah radliyallâhu ‘anhumâ, dia berkata: Aku hendak berangkat ke Khaibar, lantas aku menemui Nabi SAW. Seraya beliau bersabda: “Jika engkau menemui wakilku di Khaibar maka ambillah olehmu darinya lima belas wasaq” (HR. Abu Dawud yang menurutnya shahih).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, dalam Bai’atul ‘Aqabah II, Rasulullah SAW meminta 12 orang sebagai wakil dari 75 orang Madinah yang menghadap beliau saat itu yang dipilih oleh mereka sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua hadits di atas menunjukkan bahwa hukum asal wakalah adalah mubah, selama rukun-rukunnya sesuai dengan syariah Islam. Rukun wakalah terdiri dari: Dua pihak yang berakad yaitu, pihak yang mewakilkan (muwakkil) dan pihak yang mewakili (wakîl); perkara yang diwakilkan atau amal yang akan dilakukan oleh wakil atas perintah muwakkil; dan redaksi akad perwakilannya (shigat taukîl).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila semua rukun tersebut terpenuhi, maka yang menentukan apakah wakalah itu Islami atau tidak adalah amal atau kegiatan yang akan dilakukan oleh wakil. Dalam konteks anggota legislatif, wakil rakyat di parlemen akan menjalankan tiga fungsi pokok, yaitu (1) fungsi legislasi untuk membuat UUD dan UU, (2) melantik presiden/wakil presiden, dan (3) fungsi pengawasan, koreksi dan kontrol terhadap pemerintah. Melihat fungsi-fungsi tersebut, hukum wakalah terhadap ketiganya tentu berbeda. Wakalah untuk membuat perundang-undangan sekular dan wakalah untuk melantik presiden/wakil presiden yang akan menjalankan sistem sekular tentu berbeda hukumnya dengan wakalah untuk melakukan pengawasan, koreksi dan kontrol terhadap pemerintah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkaitan dengan fungsi legislasi, harus diingatkan bahwa setiap muslim yang beriman kepada Allah SWT, wajib taat kepada syariah Islam yang bersumber dari al-Quran dan As-Sunnah, baik dalam kehidupan pribadi, keluarga, maupun dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Tidak ada pilihan lain bagi seorang muslim kecuali menerapkan hukum syariah Allah SWT. Allah SWT telah menegaskan,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;إِنِ الْحُكْمُ إِلاَّ لِلّهِ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keputusan (hukum) itu hanyalah kepunyaan Allah. (TQS. Yusuf [12]: 40)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Swt juga menyatakan bahwa konsekuensi iman adalah dengan taat pada syariat-Nya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;فَلاَ وَرَبِّكَ لاَ يُؤْمِنُونَ حَتَّىَ يُحَكِّمُوكَ فِيمَا شَجَرَ بَيْنَهُمْ ثُمَّ لاَ يَجِدُواْ فِي أَنفُسِهِمْ حَرَجاً مِّمَّا قَضَيْتَ وَيُسَلِّمُواْ تَسْلِيماً&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka demi Tuhanmu, mereka (pada hakikatnya) tidak beriman hingga mereka menjadikan kamu hakim dalam perkara yang mereka perselisihkan, kemudian mereka tidak merasa keberatan dalam hati mereka terhadap putusan yang kamu berikan, dan mereka menerima dengan sepenuhnya. (TQS. an-Nisa [4]: 65)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَمَا كَانَ لِمُؤْمِنٍ وَلَا مُؤْمِنَةٍ إِذَا قَضَى اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَمْراً أَن يَكُونَ لَهُمُ الْخِيَرَةُ مِنْ أَمْرِهِمْ وَمَن يَعْصِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ ضَلَّ ضَلَالاً مُّبِيناً&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mu’min dan tidak (pula) bagi perempuan yang mu’min, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. Dan barangsiapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sungguhlah dia telah sesat, sesat yang nyata (TQS. Al Ahzab[33]: 36).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak boleh seorang muslim mengharamkan apa yang telah dihalalkan Allah atau menghalalkan apa yang telah diharamkan-Nya. Tentang hal ini, At-Tirmidzi, dalam kitab Sunan-nya, telah mengeluarkan hadits dari ’Adi bin Hatim –radhiya-Llahu ’anhu— berkata: ’Saya mendatangi Nabi saw. ketika baginda sedang membaca surat Bara’ah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;اتَّخَذُواْ أَحْبَارَهُمْ وَرُهْبَانَهُمْ أَرْبَاباً مِّن دُونِ اللّهِ وَالْمَسِيحَ ابْنَ مَرْيَمَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Mereka menjadikan orang-orang alimnya dan rahib-rahib mereka sebagai Tuhan selain Allah dan (juga mereka mempertuhankan) al-Masih putera Maryam.” (TQS. At-Taubah [9]: 31)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seraya bersabda: ’Mereka memang tidak beribadah kepadanya, tetapi jika mereka menghalalkan sesuatu untuknya, mereka pun menghalalkannya; jika mereka mengharamkan sesuatu untuknya, maka mereka pun mengharamkannya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, menetapkan hukum yang tidak bersumber dari al-Quran dan As-Sunnah adalah perbuatan yang bertentangan dengan akidah Islam. Bahkan dapat dikategorikan perbuatan menyekutukan Allah SWT. Seorang muslim wajib terikat kepada syariah Allah, wajib mengambil hukum dari wahyu Allah semata, dan menolak undang-undang atau peraturan buatan manusia yang bertentangan dengan hukum Allah SWT. Dengan demikian, wakalah dalam fungsi legislasi yang akan menghasilkan hukum atau peraturan perundangan sekular atau yang bertentangan dengan syariah Islam tidak diperbolehkan, karena hal tersebut merupakan aktivitas yang bertentangan dengan akidah Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wakalah untuk melantik presiden/wakil presiden juga tidak diperbolehkan, karena wakalah ini akan menjadi sarana untuk melaksanakan keharaman, yakni pelaksanaan hukum atau peraturan perundangan sekular yang bertentangan dengan syariat Islam oleh presiden/wakil presiden yang dilantik tersebut. Larangan ini berdasar pada kaedah syara’ yang menyatakan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(اَلْوَسِيْلَةُ اِلَى الْحَرَامِ حَرَامٌ)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Wasilah (perantaraan) yang pasti menghantarkan kepada perbuatan haram adalah juga haram”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun wakalah dalam konteks pengawasan, koreksi dan kontrol terhadap pemerintah dibolehkan, selama tujuannya adalah untuk amar makruf dan nahi mungkar (menegakkan kemakrufan dan mencegah kemunkaran). Wakalah dalam konteks ini merupakan wakalah untuk melaksanakan perkara yang dibenarkan oleh syariat Islam. Maka, pencalonan anggota legislatif dalam rangka melaksanakan fungsi pengawasan tadi dibolehkan sepanjang memenuhi syarat-syarat syar’iy. Bukan dibolehkan secara mutlak. Syarat-syarat tersebut adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Harus menjadi calon dari partai Islam, bukan dari partai sekular. Dan dalam proses pemilihan tidak menempuh cara-cara haram seperti penipuan, pemalsuan dan penyuapan, serta tidak bersekutu dengan orang-orang sekular.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Harus menyuarakan secara terbuka tujuan dari pencalonan itu, yaitu untuk menegakkan sistem Islam, mengubah sistem sekular menjadi sistem Islam, melawan dominasi asing dan membebaskan negeri ini dari pengaruh asing. Dengan kata lain, calon wakil rakyat itu menjadikan parlemen sebagai mimbar (sarana) dakwah Islam, yakni menegakkan sistem Islam, menghentikan sistem sekular dan mengoreksi penguasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Dalam kampanyenya harus menyampaikan ide-ide dan program-program yang bersumber dari ajaran Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Harus konsisten melaksanakan poin-poin di atas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini berkaitan dengan hukum pemilu legislatif yang berbeda dengan pemilu presiden. Jika dalam pemilu legislatif bisa disamakan dengan hukum wakalah, lain halnya dengan pemilu presiden. Status presiden dan wakil presiden bukanlah wakil rakyat, sehingga kepadanya tidak bisa diberlakukan fakta wakalah. Dalam hal ini lebih tepat dikaitkan dengan fakta akad pengangkatan kepala negara (nashb al-ra’is) yang hukumnya terkait dengan dua hal, yaitu person dan sistem.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkait dengan person, Islam menetapkan bahwa seorang kepala negara harus memenuhi syarat-syarat in’iqad, yaitu sejumlah keadaan yang akan menentukan sah dan tidaknya seseorang menjadi kepala negara. Syarat-syarat itu adalah (1) Muslim; (2) Baligh; (3) Berakal; (4) Laki-laki; (5) Merdeka; (6) Adil atau tidak fasik; dan (7) Mampu melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya sebagai kepala negara. Tidak terpenuhinya salah satu saja dari syarat-syarat di atas, cukup membuat pengangkatan seseorang menjadi kepala negara menjadi tidak sah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun tentang sistem, harus ditegaskan bahwa siapapun yang terpilih menjadi kepala negara wajib menerapkan sistem Islam. Ini adalah konsekuensi dari akidah seorang kepala negara yang muslim. Tambahan lagi, dalam Islam, memang tugas utama kepala negara adalah untuk menjalankan syariah Islam dan memimpin rakyat dan negaranya dengan sistem Islam. Hanya dengan cara itu saja segala tujuan mulia dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara akan tercapai. Memimpin dengan sistem selain Islam tidak akan menghasilkan kebaikan, tapi justru menghasilkan kerusakan dan bencana. Maka, tidak boleh hukumnya memilih presiden yang akan menjalankan sistem sekular. Siapa saja yang memimpin tidak dengan sistem Islam, oleh Allah SWT disebut sebagai fasik dan dzalim; bahkan bila secara i’tiqadi dengan tegas menolak syariat Islam, dinyatakan sebagai kafir. Allah SWT berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَمَن لَّمْ يَحْكُم بِمَا أَنزَلَ اللّهُ فَأُوْلَـئِكَ هُمُ الْكَافِرُونَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, siapa saja yang tidak berhukum berdasarkan apa yang diturunkan oleh Allah, maka mereka itu adalah orang-orang kafir.” (TQS. al-Maidah [5]: 44)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَمَن لَّمْ يَحْكُم بِمَا أنزَلَ اللّهُ فَأُوْلَـئِكَ هُمُ الظَّالِمُونَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, siapa saja yang tidak berhukum berdasarkan apa yang diturunkan oleh Allah, maka mereka itu adalah orang-orang dzalim.” (TQS. al-Maidah [5]: 45)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَمَن لَّمْ يَحْكُم بِمَا أَنزَلَ اللّهُ فَأُوْلَـئِكَ هُمُ الْفَاسِقُونَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, siapa saja yang tidak berhukum berdasarkan apa yang diturunkan oleh Allah, maka mereka itu adalah orang-orang fasik.” (TQS. al-Maidah [5]: 47)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai kaum muslimin:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka, sikap yang semestinya harus ditunjukkan oleh setiap muslim dalam menghadapi pemilu ini adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Tidak memilih calon yang tidak memenuhi syarat dan ketentuan di atas. Tidak mendukung usahanya, termasuk tidak mendukung kampanyenya dan mengucapkan selamat saat yang bersangkutan berhasil memenangkan pemilihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Melaksanakan syariat Islam secara utuh dan menyeluruh dengan konsisten. Serta berjuang dengan sungguh-sungguh untuk mengubah sistem sekular ini menjadi sistem Islam melalui perjuangan yang dilakukan sesuai dengan thariqah dakwah Rasulullah saw melalui pergulatan pemikiran (as-shirâul fikriy) dan perjuangan politik (al-kifâh as-siyâsi). Perjuangannya itu diwujudkan dengan mendukung individu, kelompok, jamaah, dan partai politik yang secara nyata dan konsisten berjuang demi tegaknya syariah dan khilafah; serta sebaliknya menjauhi individu, kelompok, jamaah dan partai politik yang justru berjuang untuk mengokohkan sistem sekular.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Secara sendiri-sendiri atau bersama-sama melakukan kritik dan koreksi terhadap para penguasa atas setiap aktivitas dan kebijakan mereka yang bertentangan dengan ajaran Islam. Tidak terpengaruh oleh propaganda yang menyatakan bahwa mengubah sistem sekular dan mewujudkan sistem Islam mustahil dilakukan. Tidak boleh ada rasa putus asa dalam perjuangan. Dengan pertolongan Allah, insya Allah perubahan ke arah Islam bisa dilakukan asal perjuangan itu dilakukan dengan sungguh-sungguh dan ikhlas. Yakinlah, Allah SWT pasti akan menolong orang yang menolong (agama)-Nya, khususnya dalam usaha mewujudkan tegaknya kembali khilafah guna melanjutkan kembali kehidupan Islam (isti’nâfu al-hayah al- Islâmiyah). Yaitu kehidupan yang di dalamnya diterapkan syariat Islam dan mengemban risalah Islam ke seluruh dunia dengan kepemimpinan seorang khalifah yang akan menyatukan umat dan negeri-negeri Islam untuk kembali menjadi umat terbaik serta memenangkan Islam di atas semua agama dan ideologi yang ada. Kesatuan umat itulah satu-satunya yang akan melahirkan kekuatan, dan dengan kekuatan itu kerahmatan (Islam) akan terwujud di muka bumi. Dengan kekuatan itu pula kemuliaan Islam dan keutuhan wilayah negeri-negeri muslim bisa dijaga dari penindasan dan penjajahan negeri-negeri kafir sebagaimana yang terjadi di Irak dan Afghanistan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Memilih kepala negara yang mampu menjamin negeri ini tetap independen (merdeka) dari cengkraman penjajah. Dengan kata lain, memilih kepala negara yang mampu mewujudkan kemerdekaan yang sesungguhnya, bukan malah sebaliknya membiarkan negeri ini dalam cengkeraman dan dominasi kekuatan asing di segala bidang. Juga harus mampu meletakkan keamanan negeri ini semata di tangan umat Islam, bukan di tangan warga negara asing. Tidak membiarkan pengaruh negara penjajah ke dalam institusi tentara dan polisi, apalagi mengijinkan negara asing membuat pangkalan militer di wilayah negeri ini. Sesungguhnya Allah SWT melarang muslim tunduk pada kekuatan kafir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَلَن يَجْعَلَ اللّهُ لِلْكَافِرِينَ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ سَبِيلاً&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan Allah sekali-kali tidak akan pernah memberi jalan kepada orang-orang kafir untuk menguasai kaum Mukmin (TQS. An-Nisa[4]: 141).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, semua berpulang kepada umat Islam, apakah akan membiarkan negeri ini terus dipimpin oleh penguasa dzalim dengan sistem sekular dan mengabaikan syariah Islam yang membuat negeri ini terus terpuruk; ataukah sebaliknya memilih pemimpin yang amanah dan menegakkan syariat Islam sehingga kedamaian, kesejahteraan, dan keadilan benar-benar akan terwujud. Begitu juga, semua berpulang kepada umat Islam, apakah akan membiarkan negeri-negeri muslim tetap tercerai-berai seperti sekarang dan tenggelam dalam kehinaan; atau sebaliknya berusaha keras agar bisa menyatu sehingga izzul Islam wal muslimin juga benar-benar terwujud&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, umat Islam di Indonesia sebagai pemegang kekuasaan hendaknya memperhatikan momentum pemilu ini. Bahwa Pemilu ini tidak boleh menjadi alat untuk melanggengkan sistem sekular. Umat Islam harus berusaha untuk menegakkan sistem Islam dan menghentikan sistem sekular, serta berusaha mewujudkan seorang kepala negara yang mempunyai syarat dan ketentuan Islam sebagaimana dijelaskan di atas, yang akan menegakkan sistem Islam dan menyatukan negeri-negeri di bawah naungan khilafah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai umat Islam, inilah saatnya, ambillah langkah yang benar! Salah mengambil langkah berarti turut melanggengkan kemaksiatan. Marilah kita renungkan firman Allah SWT:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ اسْتَجِيبُواْ لِلّهِ وَلِلرَّسُولِ إِذَا دَعَاكُم لِمَا يُحْيِيكُمْ وَاعْلَمُواْ أَنَّ اللّهَ يَحُولُ بَيْنَ الْمَرْءِ وَقَلْبِهِ وَأَنَّهُ إِلَيْهِ تُحْشَرُونَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai orang-orang yang beriman, penuhilah seruan Allah dan seruan Rasul apabila Rasul menyeru kamu kepada suatu yang memberi kehidupan kepada kamu, dan ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah membatasi antara manusia dan hatinya; dan sesungguhnya kepada-Nyalah kamu akan dikumpulkan. (TQS. Al-Anfal [8]: 24)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;19 Rabi’ul Awwal 1430 H/16 Maret 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hizbut Tahrir Indonesia&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5361459808659244331-6084148138189188248?l=goresanpena-goresanpena.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/feeds/6084148138189188248/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5361459808659244331&amp;postID=6084148138189188248' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/6084148138189188248'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/6084148138189188248'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/2009/03/nasyroh-hukum-pemilu-legislatif-dan.html' title='Nasyroh: Hukum Pemilu Legislatif dan Presiden'/><author><name>Anna Fatiha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16198819774008475658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='21' src='http://bp1.blogger.com/_CaYN05jpTTw/SHhOaW4e4RI/AAAAAAAAAFA/y9F2gqF9m6Q/S220/fotoku+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5361459808659244331.post-861425273738792316</id><published>2009-03-20T00:29:00.000-07:00</published><updated>2009-03-20T00:31:57.802-07:00</updated><title type='text'>Demokrasi yang terluka</title><content type='html'>Reformasi sudah berjalan sepuluh tahun kondisi kehidupan rakyat belum juga membaik. Angka kemiskinan masih juga tinggi. Menurut data BPS, angka kemiskinan pada Maret 2008 sebesar 34,97 juta jiwa. Reformasi yang diduga bisa membawa perubahan mendasar dan luas pada kehidupan negeri ini ternyata juga tidak bisa membuahkan hasil yang diharapkan. Hal itu karena reformasi tidak dimaksudkan bagi terjadinya perubahan fundamental, maka keadaan pasca reformasi juga tidak banyak mengalami perubahan. sebelum reformasi, tatanan negeri ini bersifat sekularistik, setelah reformasi juga masih tetap sekular. Reformasi yang sudah berjalan sepuluh tahun telah berhasil menjadikan negeri ini makin demokratis. Bahkan sekarang negeri ini dianggap sebagai negara demokratis terbesar ketiga di dunia –setelah AS dan India-. Meski demikian, nyatanya proses demokrasi yang makin demokratis itu tidak korelatif dengan peningkatan kesejahteraan dan kehidupan rakyat yang baik. Padahal demokrasi dan proses demokratisasi dianggap menawarkan perubahan kehidupan rakyat menjadi lebih baik. Di tengah euforia proses demokrasi (Pemilu ), perubahan kembali digantungkan pada proses demokrasi. Hampir semua partai politik peserta Pemilu 2009 menjanjikan perubahan yang lebih baik bagi bangsa Indonesia. Hal ini tergambar saat deklarasi kampanye damai yang diselenggarakan KPU di arena Pekan Raya Jakarta (PRJ), Senin (16/3). Rakyat akan disuguhi berbagai janji-janji dan mimpi tentang perubahan dengan berbagai macam redaksi dan visualisasi. Apakah benar Pemilu yang kesepuluh kalinya ini akan benar-benar bisa mewujudkan perubahan? Benarkah demokrasi (dengan Pemilunya) bisa menjadi jalan perubahan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sistem dan aturan penentuan dalam demokrasi diserahkan pada selera akal manusia, sementara selera akal selalu berubah dari waktu ke waktu. akal senantiasa dipengaruhi oleh kondisi lingkungan dan kepentingan. Artinya, perubahan yang ditawarkan oleh demokrasi itu akan dipengaruhi bahkan ditentukan oleh kepentingan pihak-pihak yang mendominasi proses demokrasilah yang akan menentukan perubahan yang terjadi. Melalui demokrasi perwakilan, suara ratusan ribu rakyat diasumsikan terwakili oleh satu orang wakil. Pada faktanya suara wakil itu lebih mencerminkan suara dan kepentingannya sendiri. Bahkan fakta menunjukkan lebih sering justru kepentingan pihak lainlah yang lebih menonjol, selain suara dan kepentingan wakil rakyat itu sendiri dan kelompoknya. Demokrasi dalam prosesnya membutuhkan biaya mahal. Di sinilah peran para pemodal yang berinvestasi melalui proses demokrasi menjadi sangat menonjol dan menentukan. Dengan demikian kepentingan para pemodal demokrasi itulah yang menjadi penentu arah perubahan yang terjadi. Jadi demokrasi memang menjadikan perubahan tetapi bukan perubahan yang memihak kepentingan rakyat, tetapi memihak kepentingan aktor-aktor demokrasi dan para pemodal mereka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demokrasi adalah sistem buatan manusia yang tentu saja lemah dan serba kekurangan serta tidak bisa melepaskan diri dari kepentingan. Lebih dari itu, demokrasi sebagai sebuah sistem bertentangan dengan Islam, karena inti dari demokrasi adalah kedaulatan rakyat. Makna praktis dari kedaulatan ada hak membuat hukum. Itu artinya demokrasi menjadikan rakyat ( wakil-wakil rakyat) sebagai pembuat hukum. Sebaliknya, dalam Islam membuat dan menentukan hukum itu adalah hak Allah SWT. hanya sistem Islamlah yang bisa menjamin terwujudnya perubahan dan kehidupan yang baik yang diridhai oleh Alllah SWT. Sistem Islam datang dari Pencipta manusia yang paling mengetahui hakikat manusia, jalan perubahan itu adalah dengan menerapkan Islam sebagai sebuah sistem secara menyeluruh, yakni dengan perjuangan mewujudkan penerapan Islam secara menyeluruh. Penerapan. Islam secara menyeluruh rasanya mustahil bisa diwujudkan melalui demokrasi. Karena sebagai sebuah sistem, demokrasi yang dibangun di atas akidah sekularisme tentu tidak akan mentoleransi masuknya agama (Islam) dalam pengaturan hidup bermasyarakat. Dari Fakta yang terjadi di negeri-negeri Islam selama ini sudah menegaskan hal itu. Karena itu, tidak sepantasnya kita masih menaruh harapan pada demokrasi. Untuk mewujudkan perubahan hakiki, yaitu untuk mewujudkan penerapan Islam secara menyeluruh, hanya bisa dilakukan melalui metode dakwah Rasulullah saw. Keberhasilan Rasul bersama para sahabat mewujudkan perubahan hakiki dengan menerapkan Islam secara menyeluruh yang berawal dari Madinah lalu menyebarkan perubahan ke negeri-negeri lainnya cukuplah menjadi bukti.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5361459808659244331-861425273738792316?l=goresanpena-goresanpena.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/feeds/861425273738792316/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5361459808659244331&amp;postID=861425273738792316' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/861425273738792316'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/861425273738792316'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/2009/03/demokrasi-yang-terluka.html' title='Demokrasi yang terluka'/><author><name>Anna Fatiha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16198819774008475658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='21' src='http://bp1.blogger.com/_CaYN05jpTTw/SHhOaW4e4RI/AAAAAAAAAFA/y9F2gqF9m6Q/S220/fotoku+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5361459808659244331.post-6441718333234583911</id><published>2009-03-19T00:07:00.000-07:00</published><updated>2009-03-19T00:08:08.453-07:00</updated><title type='text'>SENAYAN YANG MENJANJIKAN</title><content type='html'>Kampanye terbuka pemilu legislatif 2009 sudah dimulai sejak 16 maret kemarin. Memasuki kampanye tersebut di berbagai daerah seperti di Ternate Maluku utara sebagaimana yang diberitakan (republika,17/3/09) banyak bermuculan penyedia peserta kampanye dengan upah Rp.50.000 per orang per hari. Bahkan hingga lebih dari Rp.50.000 perorang perhari serta menyediakan kaos dan uang makan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Munculnya penyedia peserta kampanye tersebut berkaitan dengan banyaknya parpol yang melakukan kampaye terbuka, namun terdapat parpol yang kesulitan mencari masa untuk mengikuti atau dilibatkan dalam kampanye yang pada akhirnya diharapkan mendukung partai tersebut, oleh karena itu salah satu solusinya adalah dengan cara mencari orang dari penyedia peserta kampanye.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbicara dana terkait kampanye terbuka ini, sejumlah calon anggota legeslatif untuk DPR mengaku sudah mengeluarkan dana kampanye ratusan hingga milliaran rupiah. Baik itu dirogoh dari kantong pribadi masing-masing Caleg maupun yang diperoleh dari sumbangan Yang sebagian besar digunakan untuk pembelian atribut dan operasional kampanye, sebagaimana diungkap oleh Nur kholisoh salah satu caleg dari salah satu partai besar jum’at (13/3) bahkan beberapa parpol juga telah menerima sumbangan dari berbagai pihak hingga ratusan juta rupiah, mulai dari kain bahan atribut hingga diskon stiker.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perubahan cara penetapan caleg terpilih tidak diikuti dengan perubahan cara pelaporan dana kampanye. Meskipun para caleg DPR/DPRD menghabiskan dana cukup besar, tidak ada mekanisme yang mewajibkan mereka melaporkan dana kampanye ke KPU. Kewajiban tersebut hanya dibebankan kepada parpol dan calon anggota DPD sebagai peserta pemilu. Sistem penentuan caleg terpilih dengan suara terbanyak membuatnya harus bertarung deras dengan caleg lain karena nomor urutnya tidak berguna lagi. Sebanyak 38 partai politk plus enam partai Aceh bersaing merebut hati rakyat. Tak heran jika mereka rela mengeluarkan dana habis-habisan demi dikenal dan dipilih rakyat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah barang tentu dari segi pendanaan alias permodalan, peluang yang cukup besar bagi para pengusaha untuk ikut serta dalam kancah perpolitikan saat ini, terutama menjadi seorang caleg. Kesempatan yang amat luas bagi para pengusaha tepatnya pebisnis untuk melirik dan membuka peluang bisnis di kursi legeslatif. Hal ini bisa dibuktikan dengan menjamurnya caleg-caleg dari para pengusaha di pemilu 2009 ini. Mulai dari pengusaha butik hingga usaha di bidang teknologi informasi berbondong-bondong “melirik senayan”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas mengapa para pengusaha tersebut beramai-ramai berputar haluan ke senayan? Apakah senayan dianggap sebagai ladang yang menjanjikan keuntungan bisnis bagi para pengusaha?. Dari beberapa pernyataan para pengusaha tersebut, ternyata mereka memiliki berbagai keiginan yang masing-masing memiliki tujuan yang berbeda pula. Selain ingin memperbaiki kondisi bangsa, ternyata adapula pengusaha yang hijrah ke dunia politik karena sedang mencoba peruntungan baru di sana, seperti mencari kekuasaan, sebab bisnis bisa nyungsep jika tidak ditopang tangan kekuasaan, ungkap Tan fu yong, salah satu caleg yang berlatar belakang pengusaha. Selain itu, ada pula yang ingin menurunkan pajak, karena selama ini pemerintah mengenakan pajak yang tinggi pada usaha mereka. Bahkan adapula yang ingin memperluas jaringan bisnisnya, karena selama ini antara ekonomi dan politik saling bertaut. Kuat secara politk maka kuat pula secara bisnis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepertinya memang politik saat ini tidak bisa terlepas dari yang namanya “uang”. Sehingga tidak bisa disalahkan jika politik saat ini disebut “money Politik” alias politik uang. Karena tisdak ada salah satu aktivitasnya yang tidak memerankan uang. Para pemilik dana/ modal-lah yang merajai “kekaisaran politik” saat ini.  Sudah barang tentu hal ini bukan sesuatu yang aneh ketika hidup dalam penerapan sistem kapitalis, para kapitalis-lah yag sangat mendominasi. Siapa yang kuat dalam “modal” alias uang, maka ia-lah yang berkuasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas, bagaimana nasib negeri ini jika realita pemilihan wakil rakyat seperti itu? Apakah untuk mencari dukungan rakyat, sebuah parpol cukup hanya dengan penyedia peserta kampanye dengan upah Rp.50.000 atau hanya sebuah kaos dan stiker? Apakah hanya dengan cara itu hati rakyat bisa terikat? Apakah semua dana yang dikeluarkan hingga milliaran rupiah dari para caleg itu “ikhlas” begitu saja mereka berikan atau malah ada maksud “besar” dibalik semua itu? Apakah dengan caleg-caleg dari pengusaha lantas bisa memakmurkan rakyat? Jawabannya tentu TIDAK!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rakyat yang sudah cerdas politik sebenarnya sudah “sangat bosan” dengan “umbu-bumbu pemanis dan penyedap” ini. Karena tiap kali akan pemilu, hal serupa selalu saja menjadi pemandangan yang menghiasi. Janji-janji politik hingga “bagi-bagi” uang selalu saja disodorkan oleh para peserta pemilu untuk menggaet hati rakyat agar memilih caleg dari partainya. Dana yang keluar baik dari kocek pribadi maupun dari berbagai sumbangan bukanlah wujud dari kemurahan hati dari para caleg, namun merupakan salah satu modal bisnis mereka di kancah politik. Bagi seorang pebisnis, apapun yang keluar darinya mesti menguntungkn bisnisnya. Sudah barang tentu akan ada kompensasi politik jika ia terpilih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alih-alih memakmurkan rakyat, untuk sekedar memikirkan saja mungkin belum tentu mereka sempat. Yang ada malah memikirkan bagaimana meraup sebesar-besarnya dari peluang bisnis barunya ini. Bukan berarti ketika para pengusaha duduk di legeslatif lantas rakyat akan sejahtera. Tolak ukur atau indicator keberhasilan wakil rakyat bisa menyuarakan kepentingan rakyat  yang pada akhirnya bisa merubah kehidupan rakyat menjadi sejahtera bukanlah dilihat apakah wakil rakyat berasal dari para pengusaha, akan tetapi dilihat dari berhasil atau tidaknya mereka mengurusi urusan rakyat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam memandang bahwa parpol merupakan suatu kelompok yang terorganisir yang anggota-anggotanya mempunyai orientasi nilai-nilai, cita-cita dan tujuan yang sama dalam mengurusi urusan rakyat.. bukan untuk memperoleh kekuasaan politik dan merebut kedudukan politik untuk melaksanakan kebijakan-kebijakan mereka sebagaimana parpol pada era sekarang ini. Parpol yang sesungguhnya adalah parpol yang terus-menerus melakukan pembinaan kepada para anggotanya sehingga memiliki pemikiran, perasaan, pendapat dan keyakinan yang sama, sehingga orientasi, nilai, cita-cita dan tujuannya pun sama. Mereka menjadi SDM yang siap untuk menerapkan syari’ah islam. Pada saat yang sama, ikatan yang menyatukan mereka bukan kepentingan atau uang, melainkan akidah islamiyah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5361459808659244331-6441718333234583911?l=goresanpena-goresanpena.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/feeds/6441718333234583911/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5361459808659244331&amp;postID=6441718333234583911' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/6441718333234583911'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/6441718333234583911'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/2009/03/senayan-yang-menjanjikan.html' title='SENAYAN YANG MENJANJIKAN'/><author><name>Anna Fatiha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16198819774008475658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='21' src='http://bp1.blogger.com/_CaYN05jpTTw/SHhOaW4e4RI/AAAAAAAAAFA/y9F2gqF9m6Q/S220/fotoku+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5361459808659244331.post-6291808487119392517</id><published>2009-03-13T23:26:00.000-07:00</published><updated>2009-03-13T23:30:32.965-07:00</updated><title type='text'>Desain jaket Fikri</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_CaYN05jpTTw/SbtO0MAAJHI/AAAAAAAAAO0/ZCSxcwt8VPI/s1600-h/desain+jaket.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 196px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_CaYN05jpTTw/SbtO0MAAJHI/AAAAAAAAAO0/ZCSxcwt8VPI/s320/desain+jaket.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5312926843895030898" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5361459808659244331-6291808487119392517?l=goresanpena-goresanpena.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/feeds/6291808487119392517/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5361459808659244331&amp;postID=6291808487119392517' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/6291808487119392517'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/6291808487119392517'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/2009/03/desain-jaket-fikri.html' title='Desain jaket Fikri'/><author><name>Anna Fatiha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16198819774008475658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='21' src='http://bp1.blogger.com/_CaYN05jpTTw/SHhOaW4e4RI/AAAAAAAAAFA/y9F2gqF9m6Q/S220/fotoku+2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_CaYN05jpTTw/SbtO0MAAJHI/AAAAAAAAAO0/ZCSxcwt8VPI/s72-c/desain+jaket.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5361459808659244331.post-7533282825569167078</id><published>2009-03-11T22:20:00.000-07:00</published><updated>2009-03-19T00:09:23.128-07:00</updated><title type='text'>YANG TERLUPA DARI Maulid Rasulullah</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_CaYN05jpTTw/SbicFG0jmuI/AAAAAAAAAOs/D62evWN49yY/s1600-h/oki%5B2%5D.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 104px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_CaYN05jpTTw/SbicFG0jmuI/AAAAAAAAAOs/D62evWN49yY/s320/oki%5B2%5D.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5312167372027828962" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali umat Islam berada dalam bulan Rabiul Awwal. Yang merupakan bulan istimewa. karena pada bulan inilah Baginda Rasulullah Muhammad saw. lahir, tepatnya 12 Rabiul Awwal. Karena itulah, sebagian Muslim memandang penting untuk memperingati hari kelahiran (maulid) beliau, tentu bukan semata-mata karena kelahiran beliau sebagai seorang manusia. Sebab, meski Muhammad saw. memiliki keistimewaan nasab dan akhlak terpuji, dari sisi kemanusiaan, beliau sama dengan manusia lainnya.&lt;br /&gt;Dalam posisinya sebagai manusia, kelahiran Muhammad saw. pun sama dengan lahirnya kebanyakan manusia lainnya saat itu. Jadi, kalaupun hingga hari ini umat Islam memperingati hari kelahiran beliau setiap tahun, tentu karena posisinya yang sangat istimewa sebagai rasul (pembawa risalah/syariah) Allah SWT. Sikap ini muncul dari rasa cinta (mahabbah) yang mendalam terhadap beliau dalam posisinya sebagai pengemban wahyu/risalah, yang tidak lain merupakan syariah-Nya untuk diberlakuan atas umat beliau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;keagungan Baginda Nabi Muhammad saw. terletak pada ‘akhlak’-nya, sementara ‘akhlak’ beliau adalah al-Quran itu sendiri. Dengan kata lain, keagungan akhlak Baginda Nabi saw. adalah cerminan dari keagungan al-Quran, karena memang seluruh budi-pekerti/perilaku Rasulullah saw. mencerminkan seluruh isi al-Quran. memuliakan dan mengagungkan Rasulullah saw. sebagai Amotif sebagian kaum Muslim dalam memperingati Maulid Nabi saw. sejatinya tidak lain adalah memuliakan dan mengagungkan al-Quran.Baginda Nabi saw. memiliki akhlak al-Quran karena beliau mengamalkan seluruh isi al-Quran dan menerapkan hukum-hukumnya, baik terkait dengan perkara akidah (keimanan), ibadah (shalat, shaum, zakat, haji, dll), muamalah (sosial, pendidikan, politik, pemerintahan, keamanan, dll) maupun ‘uqûbât (hukum dan peradilan). Hanya menjadikan al-Quran sekadar sebagai kitab bacaan bukanlah sikap mengagungkan al-Quran. Hanya mengamalkan sebagian kecil isi al-Quran (misalnya hanya dalam perkara akidah, ibadah dan akhlak saja), bukan pula sikap mengagungkan al-Quran. Sikap demikian justru mengkerdilkan keagungan al-Quran, yang berarti mengkerdilan keagungan Nabi Muhammad saw. sebagai representasi al-Quran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anehnya, disadari atau tidak, sikap itulah yang selama ini ditunjukkan oleh sebagian besar umat Islam saat ini. Hal itu terjadi seiring dengan Peringatan Maulid Nabi saw. yang setiap tahun dilaksanakan oleh sebagian kaum Muslim. Berbagai ceramah dan tablig yang disampaikan dalam Peringatan Maulid Nabi saw. dari mulai di mushala-mushala kecil di pinggir kampung hingga di istana negara di ibukota hanya berisi pesan-pesan yang justru mengkerdilkan keagungan Baginda Nabi Muhammad saw. dan kebesaran al-Quran yang dibawanya, bukan mengagungkan keduanya. Bagaimana tidak! Yang sering diserukan oleh mereka hanyalah seruan untuk meneladani akhlak Rasulullah saw. secara pribadi, atau paling banter dalam kapasitasnya sebagai pemimpin rumah tangga. Rasulullah saw. sebagai pemimpin negara/kepala pemerintahan yang menerapkan syariah Islam secara total dalam kehidupan masyarakat—jarang sekali diungkap; seolah-olah hal demikian tidak layak untuk diteladani oleh umat Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebentar lagi, bangsa Indonesia bakal mengikuti Pemilu 2009, yang tidak lain ditujukan untuk memilih para calon pemimpin yang baru, baik yang duduk di pemerintahan (eksekutif) maupun di DPR (legislatif).Dalam pandangan syariah, memilih pemimpin bagi kaum Muslim termasuk ke dalam kewajiban kolektif (fardhu kifayah). berbicara tentang kepemimpinan seharusnya tidak hanya terbatas pada sosok orangnya, tetapi juga sistem pemerintahan. Rasulullah saw., misalnya, selain sebagai pengemban risalah, adalah juga seorang kepala Negara Islam (Daulah Islamiyah). Sistem pemerintahan yang beliau jalankan tidak lain adalah sistem pemerintahan Islam yang berdasarkan syariah Islam. mengangkat sekaligus membaiat khalifah pun tidak terlepas dari kedua aspek ini: sosok pemimpin dan sistem pemerintahan yang dijalankannya. Khulafaur Rasyidin dan para khalifah setelah mereka adalah sosok para pemimpin Kekhilafahan Islam. Khilafah Islam tidak lain adalah sistem pemerintahan yang didasarkan pada syariah Islam, yang dicirikan dengan penerapan syariah Islam itu secara total dalam segala aspek kehidupan masyarakat dan bernegara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika memang demikian model kepemimpinan Baginda Nabi Muhammad saw., maka sudah seharusnya umat Islam saat ini pun mencontohnya, sebagai upaya untuk ‘menyempurnakan’ upaya takrim[an] wa ta’zhim[an] terhadap beliau. &lt;br /&gt;(dimuat oleh : detikcom, senin 16/3/09)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5361459808659244331-7533282825569167078?l=goresanpena-goresanpena.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/feeds/7533282825569167078/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5361459808659244331&amp;postID=7533282825569167078' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/7533282825569167078'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/7533282825569167078'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/2009/03/yang-terlupa-dari-maulid-rasulullah.html' title='YANG TERLUPA DARI Maulid Rasulullah'/><author><name>Anna Fatiha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16198819774008475658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='21' src='http://bp1.blogger.com/_CaYN05jpTTw/SHhOaW4e4RI/AAAAAAAAAFA/y9F2gqF9m6Q/S220/fotoku+2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_CaYN05jpTTw/SbicFG0jmuI/AAAAAAAAAOs/D62evWN49yY/s72-c/oki%5B2%5D.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5361459808659244331.post-3877053710317004950</id><published>2009-03-06T19:27:00.000-08:00</published><updated>2009-03-06T19:31:27.531-08:00</updated><title type='text'>iri anna</title><content type='html'>Ya Allah, anna lemah &lt;br /&gt;anna tak berdaya ya Allah. &lt;br /&gt;hanya Engkau yng mha kuat ya Aziz..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ya Allah...&lt;br /&gt;anna iri ya Allah, akan ibadah mereka,&lt;br /&gt;anna iri akan senyum ikhlas mereka,&lt;br /&gt;anna iri akan jejak lngkah mereka...&lt;br /&gt;anna iri ya rabbiii...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5361459808659244331-3877053710317004950?l=goresanpena-goresanpena.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/feeds/3877053710317004950/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5361459808659244331&amp;postID=3877053710317004950' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/3877053710317004950'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/3877053710317004950'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/2009/03/iri-anna.html' title='iri anna'/><author><name>Anna Fatiha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16198819774008475658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='21' src='http://bp1.blogger.com/_CaYN05jpTTw/SHhOaW4e4RI/AAAAAAAAAFA/y9F2gqF9m6Q/S220/fotoku+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5361459808659244331.post-8636668449117744822</id><published>2009-02-12T23:41:00.000-08:00</published><updated>2009-02-13T00:03:51.195-08:00</updated><title type='text'>gamis Fatiha</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_CaYN05jpTTw/SZUmt83hBGI/AAAAAAAAAOM/NSXRijPSPuM/s1600-h/DSCI0024.JPG"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_CaYN05jpTTw/SZUmt83hBGI/AAAAAAAAAOM/NSXRijPSPuM/s320/DSCI0024.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5302186707173573730" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_CaYN05jpTTw/SZUl3aOtfhI/AAAAAAAAAOE/_kI2a0dJnj8/s1600-h/DSCI0008.JPG"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_CaYN05jpTTw/SZUl3aOtfhI/AAAAAAAAAOE/_kI2a0dJnj8/s320/DSCI0008.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5302185770162683410" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Gamis Fatiha harga mulai Rp.95.000-Rp 150.000&lt;br /&gt;pemesanan bisa melalui sms ke 085245912261&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5361459808659244331-8636668449117744822?l=goresanpena-goresanpena.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/feeds/8636668449117744822/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5361459808659244331&amp;postID=8636668449117744822' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/8636668449117744822'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/8636668449117744822'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/2009/02/gamis-fatiha.html' title='gamis Fatiha'/><author><name>Anna Fatiha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16198819774008475658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='21' src='http://bp1.blogger.com/_CaYN05jpTTw/SHhOaW4e4RI/AAAAAAAAAFA/y9F2gqF9m6Q/S220/fotoku+2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_CaYN05jpTTw/SZUmt83hBGI/AAAAAAAAAOM/NSXRijPSPuM/s72-c/DSCI0024.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5361459808659244331.post-5690997483938718888</id><published>2009-02-11T01:48:00.000-08:00</published><updated>2009-02-11T02:07:50.262-08:00</updated><title type='text'>Syukurku...</title><content type='html'>Allahu Robbi...&lt;br /&gt;saat ku diberikan keindahan, dunia...&lt;br /&gt;aku lupa akan diriMu.&lt;br /&gt;saat ku sadari sekarang ternyata betapa menipunya dunia ini&lt;br /&gt;kini baru terbuka hijab-hijab yang selama ini menutupiku...&lt;br /&gt;tuk melihat kebenaran.&lt;br /&gt;sekian lama aku terdiam dan begitu polos, namun ku tertipu oleh dunia ini. &lt;br /&gt;ku terhijab dari kenikmatan-kenikmaan sebenarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;selembar surat undangan hitam dan putih...esok...&lt;br /&gt;ku diundang untuk menghadiri suatu acara yang membuatku amat iri...&lt;br /&gt;iya...Walimatul 'Urz...&lt;br /&gt;aku bahagia...ketika saudariku telah menemukan ibadah sempurnanya, &lt;br /&gt;ku iri karena ibadahnya itu ya Robb...&lt;br /&gt;bukan yang lain.&lt;br /&gt;1 maret nanti...&lt;br /&gt;salah seorang saudariku sekaligus guruku...akan menggenapkan sebagian agamanya...&lt;br /&gt;ketika ia memintaku untuk memberikan sebuah nasehat..., airmataku mengalir mengiringi kata-kataku...&lt;br /&gt;hatiku berkata...&lt;br /&gt;aku iri...ibadah kalian...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;rabb...&lt;br /&gt;untuk yang kedua kalinya tulisanku dibaca ...&lt;br /&gt;trimakasih ya Robbi...&lt;br /&gt;engkau memberikan nikmat lain padaku..&lt;br /&gt;walau hanya sebuah tulisan yang mungkin tidak berharga...namun aku yakin Engkau tidak akan pernah luput mencatatnya..engkau maha mengetahui segalanya...&lt;br /&gt;goresan kecilku...telah dibaca oleh sekian orang yang ada di bandung maupun di pontianak...&lt;br /&gt;trimakasih ya Allah...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5361459808659244331-5690997483938718888?l=goresanpena-goresanpena.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/feeds/5690997483938718888/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5361459808659244331&amp;postID=5690997483938718888' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/5690997483938718888'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/5690997483938718888'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/2009/02/syukurku.html' title='Syukurku...'/><author><name>Anna Fatiha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16198819774008475658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='21' src='http://bp1.blogger.com/_CaYN05jpTTw/SHhOaW4e4RI/AAAAAAAAAFA/y9F2gqF9m6Q/S220/fotoku+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5361459808659244331.post-8931169055105803610</id><published>2009-02-09T18:05:00.000-08:00</published><updated>2009-02-09T18:49:07.372-08:00</updated><title type='text'>gamis "Fatiha"</title><content type='html'>Tersedia berbagai jenis bahan, ukuran, motif, dan warna.&lt;br /&gt;harga berkisar antara Rp.95.000-150.000, harga diskon jika pemesanan lebih dari 1.&lt;br /&gt;Pemesanan hub ke no &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;085245912261&lt;/span&gt; (via sms)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_CaYN05jpTTw/SZDjXszChwI/AAAAAAAAAN8/Bs5B9zSy2nA/s1600-h/DSCI0019.JPG"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_CaYN05jpTTw/SZDjXszChwI/AAAAAAAAAN8/Bs5B9zSy2nA/s320/DSCI0019.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5300986757716805378" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_CaYN05jpTTw/SZDhi2-9jYI/AAAAAAAAAN0/f5ifXPznTHY/s1600-h/DSCI0094.JPG"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_CaYN05jpTTw/SZDhi2-9jYI/AAAAAAAAAN0/f5ifXPznTHY/s320/DSCI0094.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5300984750406471042" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5361459808659244331-8931169055105803610?l=goresanpena-goresanpena.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/feeds/8931169055105803610/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5361459808659244331&amp;postID=8931169055105803610' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/8931169055105803610'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/8931169055105803610'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/2009/02/aneka-gamis-fatiha.html' title='gamis &quot;Fatiha&quot;'/><author><name>Anna Fatiha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16198819774008475658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='21' src='http://bp1.blogger.com/_CaYN05jpTTw/SHhOaW4e4RI/AAAAAAAAAFA/y9F2gqF9m6Q/S220/fotoku+2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_CaYN05jpTTw/SZDjXszChwI/AAAAAAAAAN8/Bs5B9zSy2nA/s72-c/DSCI0019.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5361459808659244331.post-5897023465521294078</id><published>2009-02-06T05:37:00.000-08:00</published><updated>2009-02-06T05:42:11.656-08:00</updated><title type='text'>Mazhab Fiqh</title><content type='html'>Berdasarkan keberadaannya, mazhab fiqh ada yang masih utuh dan dianut oleh masyarakat tertentu, namun ada pula yang telah punah. Menurut aspek teologis, mazhab fiqh dibagi dalam dua kelompok, yaitu Mazhab Ahlussunnah dan Mazhab Syi’ah.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam perkembangan fiqh di kenal beberapa mazhab fiqh. Berdasarkan keberadaannya, mazhab fiqh ada yang masih utuh dan dianut masyarakat tertentu, namun ada pula yang telah punah. Sedangkan berdasarkan aspek teologisnya, mazhab fiqh dapat dibagi dalam dua kelompok, yaitu Mazhab Ahlusunnah dan Mazhab Syiah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mazhab Ahlussunnah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mazhab ini terdiri atas 4 (empat) mazhab populer yang masih utuh sampai sekarang, yaitu sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Mazhab Hanafi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Pemikiran fiqh dari mazhab ini diawali oleh Imam Abu Hanifah. Ia dikenal sebagai imam Ahlurra'yi serta faqih dari Irak yang banyak dikunjungi oleh berbagai ulama di zamannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Mazhab Hanafi dikenal banyak menggunakan ra'yu, qiyas, dan istihsan. Dalam memperoleh suatu hukum yang tidak ada dalam nash, kadang-kadang ulama mazhab ini meninggalkan qaidah qiyas dan menggunakan qaidah istihsan. Alasannya, qaidah umum (qiyas) tidak bisa diterapkan dalam menghadapi kasus tertentu. Mereka dapat mendahulukan qiyas apabila suatu hadits mereka nilai sebagai hadits ahad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Yang menjadi pedoman dalam menetapkan hukum Islam (fiqh) di kalangan Mazhab Hanafi adalah Al-Qur'an, sunnah Nabi SAW, fatwa sahabat, qiyas, istihsan, ijma'i. Sumber asli dan utama yang digunakan adalah Al-Qur'an dan sunnah Nabi SAW, sedangkan yang lainnya merupakan dalil dan metode dalam meng-istinbat-kan hukum Islam dari kedua sumber tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Tidak ditemukan catatan sejarah yang menunjukkan bahwa Imam Abu Hanifah menulis sebuah buku fiqh. Akan tetapi pendapatnya masih bisa dilacak secara utuh, sebab muridnya berupaya untuk menyebarluaskan prinsipnya, baik secara lisan maupun tulisan. Berbagai pendapat Abu Hanifah telah dibukukan oleh muridnya, antara lain Muhammad bin Hasan asy-Syaibani dengan judul Zahir ar-Riwayah dan an-Nawadir. Buku Zahir ar-Riwayah ini terdiri atas 6 (enam) bagian, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        * Bagian pertama diberi nama al-Mabsut;&lt;br /&gt;        * Bagian kedua al-Jami' al-Kabir;&lt;br /&gt;        * Bagian ketiga al-Jami' as-Sagir;&lt;br /&gt;        * Bagian keempat as-Siyar al-Kabir;&lt;br /&gt;        * Bagian kelima as-Siyar as-Sagir; dan&lt;br /&gt;        * Bagian keenam az-Ziyadah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Keenam bagian ini ditemukan secara utuh dalam kitab al-Kafi yang disusun oleh Abi al-Fadi Muhammad bin Muhammad bin Ahmad al-Maruzi (w. 344 H.). Kemudian pada abad ke-5 H. muncul Imam as-Sarakhsi yang mensyarah al-Kafi tersebut dan diberi judul al-Mabsut. Al-Mabsut inilah yang dianggap sebagai kitab induk dalam Mazhab Hanafi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Disamping itu, Mazhab Hanafi juga dilestarikan oleh murid Imam Abu Hanifah lainnya, yaitu Imam Abu Yusuf yang dikenal juga sebagai peletak dasar usul fiqh Mazhab Hanafi. Ia antara lain menuliskannya dalam kitabnya al-Kharaj, Ikhtilaf Abu Hanifah wa Ibn Abi Laila, dan kitab-kitab lainnya yang tidak dijumpai lagi saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Ajaran Imam Abu Hanifah ini juga dilestarikan oleh Zufar bin Hudail bin Qais al-Kufi (110-158 H.) dan Ibnu al-Lulu (w. 204 H). Zufar bin Hudail semula termasuk salah seorang ulama Ahlulhadits. Berkat ajaran yang ditimbanya dari Imam Abu Hanifah langsung, ia kemudian terkenal sebagai salah seorang tokoh fiqh Mazhab Hanafi yang banyak sekali menggunakan qiyas. Sedangkan Ibnu al-Lulu juga salah seorang ulama Mazhab Hanafi yang secara langsung belajar kepada Imam Abu Hanifah, kemudian ke pada Imam Abu Yusuf dan Imam Muhammad bin Hasan asy-Syaibani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Mazhab Maliki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Pemikiran fiqh mazhab ini diawali oleh Imam Malik. Ia dikenal luas oleh ulama sezamannya sebagai seorang ahli hadits dan fiqh terkemuka serta tokoh Ahlulhadits.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Pemikiran fiqh dan usul fiqh Imam Malik dapat dilihat dalam kitabnya al-Muwaththa' yang disusunnya atas permintaan Khalifah Harun ar-Rasyid dan baru selesai di zaman Khalifah al-Ma'mun. Kitab ini sebenarnya merupakan kitab hadits, tetapi karena disusun dengan sistematika fiqh dan uraian di dalamnya juga mengandung pemikiran fiqh Imam Malik dan metode istinbat-nya, maka buku ini juga disebut oleh ulama hadits dan fiqh belakangan sebagai kitab fiqh. Berkat buku ini, Mazhab Maliki dapat lestari di tangan murid-muridnya sampai sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Prinsip dasar Mazhab Maliki ditulis oleh para murid Imam Malik berdasarkan berbagai isyarat yang mereka temukan dalam al-Muwaththa'. Dasar Mazhab Maliki adalah Al-Qur'an, Sunnah Nabi SAW, Ijma', Tradisi penduduk Madinah (statusnya sama dengan sunnah menurut mereka), Qiyas, Fatwa Sahabat, al-Maslahah al-Mursalah, 'Urf; Istihsan, Istishab, Sadd az-Zari'ah, dan Syar'u Man Qablana. Pernyataan ini dapat dijumpai dalam kitab al-Furuq yang disusun oleh Imam al-Qarafi (tokoh fiqh Mazhab Maliki). Imam asy-Syatibi menyederhanakan dasar fiqh Mazhab Maliki tersebut dalam empat hal, yaitu Al-Qur' an, sunnah Nabi SAW, ijma', dan rasio. Alasannya adalah karena menurut Imam Malik, fatwa sahabat dan tradisi penduduk Madinah di zamannya adalah bagian dari sunnah Nabi SAW. Yang termasuk rasio adalah al-Maslahah al-Mursalah, Sadd az-Zari'ah, Istihsan, 'Urf; dan Istishab. Menurut para ahli usul fiqh, qiyas jarang sekali digunakan Mazhab Maliki. Bahkan mereka lebih mendahulukan tradisi penduduk Madinah daripada qiyas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Para murid Imam Malik yang besar andilnya dalam menyebarluaskan Mazhab Maliki diantaranya adalah Abu Abdillah Abdurrahman bin Kasim (w. 191 H.) yang dikenal sebagai murid terdekat Imam Malik dan belajar pada Imam Malik selama 20 tahun, Abu Muhammad Abdullah bin Wahab bin Muslim (w. 197 H.) yang sezaman dengan Imam Malik, dan Asyhab bin Abdul Aziz al-Kaisy (w. 204 H.) serta Abu Muhammad Abdullah bin Abdul Hakam al-Misri (w. 214 H.) dari Mesir. Pengembang mazhab ini pada generasi berikutnya antara lain Muhammad bin Abdillah bin Abdul Hakam (w. 268 H.) dan Muhammad bin Ibrahim al-Iskandari bin Ziyad yang lebih populer dengan nama Ibnu al-Mawwaz (w. 296 H.).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Disamping itu, ada pula murid-murid Imam Malik lainnya yang datang dari Tunis, Irak, Hedjzaz, dan Basra. Disamping itu Mazhab Maliki juga banyak dipelajari oleh mereka yang berasal dari Afrika dan Spanyol, sehingga mazhab ini juga berkembang di dua wilayah tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Mazhab Syafi'i&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Pemikiran fiqh mazhab ini diawali oleh Imam asy-Syafi'i. Keunggulan Imam asy-Syafi'i sebagai ulama fiqh, usul fiqh, dan hadits di zamannya diakui sendiri oleh ulama sezamannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Sebagai orang yang hidup di zaman meruncingnya pertentangan antara aliran Ahlulhadits dan Ahlurra 'yi, Imam asy-Syafi 'i berupaya untuk mendekatkan pandangan kedua aliran ini. Karenanya, ia belajar kepada Imam Malik sebagai tokoh Ahlulhadits dan Imam Muhammad bin Hasan asy-Syaibani sebagai tokoh Ahlurra'yi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Prinsip dasar Mazhab Syafi'i dapat dilihat dalam kitab usul fiqh ar-Risalah. Dalam buku ini asy-Syafi'i menjelaskan kerangka dan prinsip mazhabnya serta beberapa contoh merumuskan hukum far'iyyah (yang bersifat cabang). Dalam menetapkan hukum Islam, Imam asy-Syafi'i pertama sekali mencari alasannya dari Al-Qur'an. Jika tidak ditemukan maka ia merujuk kepada sunnah Rasulullah SAW. Apabila dalam kedua sumber hukum Islam itu tidak ditemukan jawabannya, ia melakukan penelitian terhadap ijma' sahabat. Ijma' yang diterima Imam asy-Syafi'i sebagai landasan hukum hanya ijma' para sahabat, bukan ijma' seperti yang dirumuskan ulama usul fiqh, yaitu kesepakatan seluruh mujtahid pada masa tertentu terhadap suatu hukum, karena menurutnya ijma' seperti ini tidak mungkin terjadi. Apabila dalam ijma' tidakjuga ditemukan hukumnya, maka ia menggunakan qiyas, yang dalam ar-Risalah disebutnya sebagai ijtihad. Akan tetapi, pemakaian qiyas bagi Imam asy-Syafi 'i tidak seluas yang digunakan Imam Abu Hanifah, sehingga ia menolak istihsan sebagai salah satu cara meng-istinbat-kan hukum syara'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Penyebarluasan pemikiran Mazhab Syafi'i berbeda dengan Mazhab Hanafi dan Maliki. Diawali melalui kitab usul fiqhnya ar-Risalah dan kitab fiqhnya al-Umm, pokok pikiran dan prinsip dasar Mazhab Syafi 'i ini kemudian disebarluaskan dan dikembangkan oleh para muridnya. Tiga orang murid Imam asy-Syafi 'i yang terkemuka sebagai penyebar luas dan pengembang Mazhab Syafi'i adalah Yusuf bin Yahya al-Buwaiti (w. 231 H./846 M.), ulama besar Mesir; Abi Ibrahim Ismail bin Yahya al-Muzani (w. 264 H./878 M.), yang diakui oleh Imam asy-Syafi 'i sebagai pendukung kuat mazhabnya; dan ar-Rabi bin Sulaiman al-Marawi (w. 270 H.), yang besar jasanya dalam penyebarluasan kedua kitab Imam asy-Syafi 'i tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Mazhab Hanbali&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Pemikiran Mazhab Hanbali diawali oleh Imam Ahmad bin Hanbal. Ia terkenal sebagai ulama fiqh dan hadits terkemuka di zamannya dan pernah belajar fiqh Ahlurra'yi kepada Imam Abu Yusuf dan Imam asy-Syafi'i.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Menurut Ibnu Qayyim al-Jauziah, prinsip dasar Mazhab Hanbali adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;       1. An-Nusus (jamak dari nash), yaitu Al-Qur'an, Sunnah Nabi SAW, dan Ijma';&lt;br /&gt;       2. Fatwa Sahabat;&lt;br /&gt;       3. Jika terdapat perbedaan pendapat para sahabat dalam menentukan hukum yang dibahas, maka akan dipilih pendapat yang lebih dekat dengan Al-Qur'an dan sunnah Nabi SAW;&lt;br /&gt;       4. Hadits mursal atau hadits daif yang didukung oleh qiyas dan tidak bertentangan dengan ijma'; dan&lt;br /&gt;       5. Apabila dalam keempat dalil di atas tidak dijumpai, akan digunakan qiyas. Penggunaan qiyas bagi Imam Ahmad bin Hanbal hanya dalam keadaan yang amat terpaksa. Prinsip dasar Mazhab Hanbali ini dapat dilihat dalam kitab hadits Musnad Ahmad ibn Hanbal. Kemudian dalam perkembangan Mazhab Hanbali pada generasi berikutnya, mazhab ini juga menerima istihsan, sadd az-Zari'ah, 'urf; istishab, dan al-maslahah al-mursalah sebagai dalil dalam menetapkan hukum Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Para pengembang Mazhab Hanbali generasi awal (sesudah Imam Ahmad bin Hanbal) diantaranya adalah al-Asram Abu Bakar Ahmad bin Muhammad bin Hani al-Khurasani al-Bagdadi (w. 273 H.), Ahmad bin Muhammad bin al-Hajjaj al-Masruzi (w. 275 H.), Abu Ishaq Ibrahim al-Harbi (w. 285 H.), dan Abu al-Qasim Umar bin Abi Ali al-Husain al-Khiraqi al-Bagdadi (w. 324 H.). Keempat ulama besar Mazhab Hanbali ini merupakan murid langsung Imam Ahmad bin Hanbal, dan masing-masing menyusun buku fiqh sesuai dengan prinsip dasar Mazhab Hanbali di atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Tokoh lain yang berperan dalam menyebarluaskan dan mengembangkan Mazhab Hanbali adalah Ibnu Taimiyah dan Ibnu Qayyim al-Jauziah. Sekalipun kedua ulama ini tidak selamanya setuju dengan pendapat fiqh Imam Ahmad bin Hanbal, mereka dikenal sebagai pengembang dan pembaru Mazhab Hanbali. Disamping itu, jasa Muhammad bin Abdul Wahhab dalam pengembangan dan penyebarluasan Mazhab Hanbali juga sangat besar. Pada zamannya, Mazhab Hanbali menjadi mazhab resmi Kerajaan Arab Saudi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mazhab Syiah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mazhab fiqh Syiah yang populer adalah Syiah Zaidiyah dan Syiah Imamiyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Mazhab Syiah Zaidiyah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Mazhab ini dikaitkan kepada Zaid bin Ali Zainal Abidin (w. 122 H./740 M.), seorang mufasir, muhaddits, dan faqih di zaman-nya. Ia banyak menyusun buku dalam berbagai bidang ilmu. Dalam bidang fiqh ia menyusun kitab al-Majmu' yang menjadi rujukan utama fiqh Zaidiyah. Namun ada diantara ulama fiqh yang menyatakan bahwa buku tersebut bukan tulisan langsung dari Imam Zaid. Namun Muhammad Yusuf Musa (ahli fiqh Mesir) menyatakan bahwa pemyataan tersebut tidak didukung oleh alasan yang kuat. Menurutnya, Imam Zaid di zamannya dikenal sebagai seorang faqih yang hidup sezaman dengan Imam Abu Hanifah, sehingga tidak mengherankan apabila Imam Zaid menulis sebuah kitab fiqh. Kitab al-Majmu' ini kemudian disyarah oleh Syarifuddin al-Husein bin Haimi al-Yamani as-San'ani (w.1221 H.) dengan judul ar-Raud an-Nadir Syarh Majmu, al-Fiqh al-Kabir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Para pengembang Mazhab Zaidiyah yang populer diantaranya adalah Imam al-Hadi Yahya bin Husein bin Qasim (w. 298 H.), yang kemudian dikenal sebagai pendiri Mazhab Hadawiyah. Dalam menyebarluaskan dan mengembangkan Mazhab Zaidiyah, Imam al-Hadi menulis beberapa kitab fiqh. di antaranya Kitab al-Jami' fi al-Fiqh, ar-Risalah fi al-Qiyas, dan al-Ahkam fi al-Halal wa al-Haram. Setelah itu terdapat imam Ahmad bin Yahya bin Murtada (w. 840 H.) yang menyusun buku al-Bahr az-Zakhkhar al-Jami' li Mazahib 'Ulama' al-Amsar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Pada dasarnya fiqh Mazhab Zaidiyah tidak banyak berbeda dengan fiqh ahlulsunnah. Perbedaan yang bisa dilacak antara lain: ketika berwudlu tidak perlu menyapu telinga, haram memakan makanan yang disembelih non-muslim, dan haram mengawini wanita ahlulkitab. Disamping itu, mereka tidak sependapat dengan Syiah Imamiyah yang menghalalkan nikah mut'ah. Menurut Muhammad Yusuf Musa, pemikiran fiqh Mazhab Zaidiyah lebih dekat dengan pemikiran fiqh ahlurra'yi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Mazhab Syiah Imamiyah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Menurut Muhammad Yusuf Musa, fiqh Syiah Imamiyah lebih dekat dengan fiqh Mazhab Syafi 'i dengan beberapa perbedaan yang mendasar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Dalam berijtihad, apabila mereka tidak menemukan hukum suatu kasus dalam Al-Qur'an, mereka merujuk pada sunnah yang diriwayatkan para imam mereka sendiri. Menurut mereka, yang juga dianut oleh Mazhab Syiah Zaidiyah, pintu ijtihad tidak pernah tertutup. Berbeda dengan Syiah Zaidiyah, Mazhab Syiah Imamiyah tidak menerima qiyas sebagai salah satu dalil dalam menetapkan hukum syara'. Alasannya, qiyas merupakan ijtihad dengan menggunakan rasio semata. Hal ini dapat dipahami, karena penentu hukum di kalangan mereka adalah imam, yang menurut keyakinan mereka terhindar dari kesalahan (maksum). Atas dasar keyakinan tersebut, mereka juga menolak ijma' sebagai salah satu cara dalam menetapkan hukum syara', kecuali ijma' bersama imam mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Kitab fiqh pertama yang disusun oleh imam mereka, Musa al-Kazim (128-183 H), diberi judul al-Halal wa al-Haram. Kemudian disusul oleh Fiqh ar-Righa yang disusun oleh Ali ar-Ridla (w. 203 H/ 818M).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Menurut Muhammad Yusuf Musa, pendiri sebenarnya fiqh Syiah adalah Abu Ja'far Muhammad bin Hasan bin Farwaij as-Saffar al-A'raj al-Qummi (w. 290 H.). Dasar pemikiran fiqh Syiah Imamiyah dapat dilihat dalam buku karangannya yang berjudul Basya'ir ad-Darajat fi 'Ulum 'Ali Muhammad wa ma Khassahum Allah bihi. Setelah itu Mazhab Syiah Imamiyah disebarluaskan dan dikembangkan oleh Muhammad bin Ya'qub bin Ishaq al-Kulaini (w. 328 H.) melalui kitabnya, al-Kafi fi 'ilm ad-Din.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Perbedaan mendasar fiqh Syiah Imamiyah dengan jumhur Ahlussunnah antara lain:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;       1. Syiah Imamiyah menghalalkan nikah mut'ah yang diharamkan ahlus sunnah;&lt;br /&gt;       2. Syiah Imamiyah mewajibkan kehadiran saksi dalam talak, yang menurut pandangan ahlus sunnah tidak perlu; dan&lt;br /&gt;       3. Syiah Imamiyah, termasuk syiah Zaidiyah, mengharamkan lelaki muslim menikah dengan wanita Ahlulkitab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Syiah Imamiyah sekarang banyak dianut oleh masyarakat Iran dan Irak. Mazhab ini merupakan mazhab resmi pemerintah Republik Islam Iran sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mazhab fiqh yang Punah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengertian mazhab yang telah punah di sini menurut ulama fiqh adalah mazhab tersebut tidak memiliki tokoh dan pengikut yang fanatik, sekalipun ada sebagian pendapat mazhab tersebut dianut sebagian ulama atau masyarakat, hal tersebut hanya merupakan salah satu pendapat yang menjadi alternatif untuk menjawab kasus tertentu. Selain itu, mazhab tersebut dinyatakan punah karena pendapatnya tidak dibukukan sehingga tidak terpublikasikan secara luas, sehingga pengikutnya pun tidak ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Muhammad Yusuf Musa, mazhab-mazhab yang telah punah itu antara lain sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Mazhab al-Auza'i&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Tokoh pemikirnya adalah Abdurrahman al-Auza'i (88-157 H.). Ia adalah seorang ulama fiqh terkemuka di Syam (Suriah) yang hidup sezaman dengan Imam Abu Hanifah. Ia dikenal sebagai salah seorang ulama besar Damascus yang menolak qiyas. Dalam salah satu riwayat ia berkata: "Apabila engkau menemukan sunnah Rasulullah SAW maka ambillah sunnah tersebut dan tinggalkanlah seluruh pendapat yang didasarkan kepada yang lainnya (selain Al-Qur'an dan sunnah Nabi SAW)."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Mazhab al-Auza'i pernah dianut oleh masyarakat Suriah sampai Mazhab Syafi'i menggantikannya. Mazhab ini juga dianut masyarakat Andalusia, Spanyol, sebelum Mazhab Maliki berkembang di sana. Pemikiran Mazhab al-Auza'i saat ini hanya ditemukan dalam beberapa literatur fiqh (tidak dibukukan secara khusus). Pemikiran al-Auza'i dapat dilihat dalam kitab fiqh yang disusun oleh Abu Ja'far Muhammad bin Jarir ath-Thabari (w. 310 H./923 M.; mufasir dan faqih) yang berjudul Ikhtilaf al-Fuqaha, dan dalam kitab al-Umm yang disusun Imam asy-Syafi'i. Dalam al-Umm, asy-Syafi'i mengemukakan perdebatan antara Imam Abu Hanifah dan al-Auza'i, serta antara Imam Abu Yusuf dan al-Auza'i. Menurut Ali Hasan Abdul Qadir (ahli fiqh dari Mesir), Mazhab al-Auza'i tidak dianut lagi oleh masyarakat sejak awal abad kedua Hijriyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Mazhab as-Sauri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Tokoh pemikirnya adalah Sufyan as-Sauri (w. 161 H./778 M.). Ia juga sezaman dengan Imam Abu Hanifah dan termasuk salah seorang mujtahid ketika itu. Akan tetapi, pengikut as-Sauri tidak banyak. Ia juga tidak meninggalkan karya ilmiah. Mazhab ini pun tidak dianut masyarakat lagi sejak wafatnya penerus Mazhab as-Sauri, yaitu Abu Bakar Abdul Gaffar bin Abdurrahman ad-Dinawari pada tahun 406 H. Ia adalah seorang mufti dalam Mazhab as-Sauri di Masjid al-Mansur, Baghdad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Mazhab al-Lais bin Sa'ad&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Tokoh pemikirnya adalah al-Lais bin Sa'ad. Menurut Ali Hasan Abdul Qadir, mazhab ini telah punah dengan masuknya abad ke-3 H.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Fatwa hukum yang dikemukakan al-Lais yang sampai sekarang tidak bisa diterima oleh ulama mazhab adalah fatwanya tentang hukuman berpuasa berturut-turut selama dua bulan terhadap seorang pejabat di Andalusia yang melakukan hubungan suami istri di siang hari pada bulan Ramadlan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Dalam fatwanya, al-Lais tidak menerapkan urutan hukuman yang ditetapkan Rasulullah SAW, dalam haditsnya yang diriwayatkan oleh mayoritas rawi hadits dari Abu Hurairah. Dalam hadits itu dinyatakan bahwa hukuman orang yang melakukan hubungan suami istri di siang hari pada bulan Ramadlan adalah memerdekakan budak; kalau tidak mampu memerdekakan budak, maka diwajibkan berpuasa selama dua bulan berturut-turut; dan kalau tidak mampu juga berpuasa selama dua bulan berturut-turut, maka memberi makan fakir miskin sebanyak 60 orang. Al-Lais tidak menerapkan hukuman pertama (memerdekakan budak). Alasannya, seorang penguasa akan dengan mudah memerdekakan budak, sehingga fungsi hukuman sebagai tindakan preventif tidak tercapai. Demikian juga dengan memberi makan 60 orang fakir miskin bukanlah suatu yang sulit bagi seorang penguasa. Oleh sebab itu, al-Lais menetapkan hukuman berpuasa dua bulan berturut- turut bagi pejabat tersebut. Menurutnya, hukuman tersebut lebih besar kemaslahatannya dan dapat mencapai tujuan syara'. Jumhur ulama menganggap fatwa ini tidak sejalan dengan nash, karena nash menentukan bahwa hukuman pertama yang harus dijatuhkan pada pejabat tersebut semestinya adalah memerdekakan budak, bukan langsung kepada puasa dua bulan berturut-turut. Oleh sebab itu, landasan kemaslahatan yang dikemukakan al-Lais, menurut jumhur ulama adalah al-maslahah al-gharibah (kemaslahatan yang asing yang tidak didukung oleh nash, baik oleh nash khusus maupun oleh makna sejumlah nash).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Mazhab ath-Thabari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Tokoh pemikirnya adalah Abu Ja'far Muhammad bin Jarir ath-Thabari atau Ibnu Jarir ath-Thabari (w. 310 H.). Menurut Ibnu Nadim (w. 385 H./995 M.; sejarawan), ath-Thabari merupakan ulama besar dan faqih di zamannva. Di samping seorang faqih, ia juga dikenal sebagai muhaddits dan mufassir. Kitabnya di bidang tafsir masih utuh sampai sekarang dan dipandang sebagai buku induk di bidang tafsir, yang dikenal dengan nama Jami' al-Bayan fi Tafsir Al-Qur'an. Di bidang fiqh ath-Thabari juga menulis sebuah buku dengan judul Ikhtilaf al-Fuqaha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Dalam bidang fiqh, ath-Thabari pernah belajar fiqh Mazhab Syafi'i melalui ar-Rabi bin Sulaiman di Mesir, murid Imam asy-Syafi'i. Akan tetapi, tidak banyak ulama dan masyarakat yang mengikuti pemikiran fiqh ath-Thabari, sehingga sejak abad ke-4 H mazhab ini tidak mempunyai pengikut lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Mazhab az-Zahiri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Tokoh pemikirnya adalah Daud az-Zahiri yang dijuluki Abu Sulaiman. Pemikiran mazhab ini dapat ditemui sampai sekarang melalui karya ilmiah Ibnu Hazm, yaitu kitab al-Ahkam fi Usul al-Ahkam di bidang usul fiqh dan al-Muhalla di bidang fiqh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Sesuai dengan namanya, prinsip dasar mazhab ini adalah memahami nash (Al-Qur' an dan sunnah Nabi SAW) secara literal, selama tidak ada dalil lain yang menunjukkan bahwa pengertian yang dimaksud dari suatu nash bukan makna literalnya. Apabila suatu masalah tidak dijumpai hukumnya dalam nash, maka mereka berpedoman pada ijma'. Ijma' yang mereka terima adalah ijma' seluruh ulama mujtahid pada suatu masa tertentu, sesuai dengan pengertian ijma' yang dikemukakan ulama usul fiqh. Menurut Muhammad Yusuf Musa, pendapat az-Zahiri merupakan bahasa halus dalam menolak kehujahan ijma', karena ijma' seperti ini tidak mungkin terjadi seperti yang dikemukakan Imam asy-Syafi'i. Kemudian, mereka juga menolak qiyas, istihsan, al-maslahah al-mursalah dan metode istinbat lainnya yang didasarkan pada ra'yu (rasio semata):&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Sekalipun para tokoh Mazhab az-Zahiri banyak menulis buku di bidang fiqh, mazhab ini tidak utuh karena pengikut fanatiknya tidak banyak. Akan tetapi, dalam literatur-literatur fiqh, pendapat mazhab ini sering dinukilkan ulama fiqh sebagai perbandingan antar mazhab. Mazhab ini pernah dianut oleh sebagian masyarakat Andalusia, Spanyol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan punahnya mazhab-mazhab kecil ini, maka mazhab fiqh yang utuh dan dianut masyarakat Islam di berbagai wilayah Islam sampai sekarang adalah Mazhab Hanafi, Mazhab Maliki, Mazhab Syafi'i dan Mazhab Hanbali, yang dalam fiqh disebut dengan al-Mazahib al-Arba'ah (Mazhab yang Empat) atau al-Mazahib al-Qubra (Mazhab-Mazhab Besar)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5361459808659244331-5897023465521294078?l=goresanpena-goresanpena.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/feeds/5897023465521294078/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5361459808659244331&amp;postID=5897023465521294078' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/5897023465521294078'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/5897023465521294078'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/2009/02/mazhab-fiqh.html' title='Mazhab Fiqh'/><author><name>Anna Fatiha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16198819774008475658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='21' src='http://bp1.blogger.com/_CaYN05jpTTw/SHhOaW4e4RI/AAAAAAAAAFA/y9F2gqF9m6Q/S220/fotoku+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5361459808659244331.post-2743018851426983114</id><published>2009-01-21T01:56:00.000-08:00</published><updated>2009-01-21T02:03:33.750-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>ya Allah, hari ini anna terdiam membisu. kebisuan anna semenjak pernyataannya beberapa saat setelah keikhlasannya dengan ungkapan-ungkapan itu.&lt;br /&gt;anna kecewa, anna tersungkur, anna tak percaya akan kemuliaan dirinya yang selama ini anna banggakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;seperti itukah kaumnya. seperti itukah pengemban amanahMu ya Allah??!!!&lt;br /&gt;anna tak percaya...&lt;br /&gt;madu telah dihirup, &lt;br /&gt;bunga telah dipetik...&lt;br /&gt;kuncup telah mengembang..&lt;br /&gt;lalu pergi...&lt;br /&gt;itukah pemegang AmanahMu ya Allah??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;anna tak percaya!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5361459808659244331-2743018851426983114?l=goresanpena-goresanpena.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/feeds/2743018851426983114/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5361459808659244331&amp;postID=2743018851426983114' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/2743018851426983114'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/2743018851426983114'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/2009/01/ya-allah-hari-ini-anna-terdiam-membisu.html' title=''/><author><name>Anna Fatiha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16198819774008475658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='21' src='http://bp1.blogger.com/_CaYN05jpTTw/SHhOaW4e4RI/AAAAAAAAAFA/y9F2gqF9m6Q/S220/fotoku+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5361459808659244331.post-2097902098170752169</id><published>2009-01-16T18:34:00.000-08:00</published><updated>2009-01-16T18:53:42.984-08:00</updated><title type='text'>Resolusi 1860</title><content type='html'>Resolusi DK PBB No. 1860 tentang serangan biadab terhadap Jalur Gaza telah dikeluarkan. yang isinya “Harus menghentikan pertempuran (gencatan senjata),” yang berujung pada penarikan diri. Akan tetapi, kapan dan bagaimana itu bisa terjadi? Bagaimana pula dengan Resolusi yang sengaja masih diliputi kekaburan untuk menghentikan serangan Yahudi, karena Yahudi tetap tidak akan menghentikan serangan meski sudah ada sejumlah resolusi yang jauh lebih keras dan tegas?!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejumlah Resolusi DK PBB tidak pernah bisa menyelesaikan masalah, bahkan sudah sangat banyak resolusi-resolusi seperti ini yang tidak dilaksanakan oleh negara Yahudi…Namun, AS dan sekutunya tetap saja menolak dikeluarkannya resolusi apapun dari DK PBB. Semuanya itu agar bisa memberikan kemudahan yang cukup bagi negara Yahudi untuk menumpahkan darah dalam serangan biadabnya terhadap Gaza hingga negara Yahudi itu bisa mewujudkan tujuannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah negara Yahudi menyaksikan perlawanan dahsyat yang harus dihadapi, dan tampak bahwa dengan operasi militernya itu negara Yahudi tidak mampu mewujudkan apa yang ditargetkan—sehingga boleh jadi masalahnya berlarut-larut, sementara pemilihan umum mereka sudah di depan mata dan mereka pun membutuhkan kondisi “kemenangan”, baik melalui peperangan maupun perdamaian, agar pemilihan umum tersebut bisa berlangsung di sela-sela itu—saat itulah AS aktif sekali mewujudkannya untuk mereka melalui DK PBB sehingga Condolezza Rice menjadi magnet yang luar biasa dalam bebagai pertemuan dan meeting. Dia menggerakkan para penguasa yang menjadi kepanjangan tangannya sehingga mereka bergegas pergi untuk menemui DK PBB; siang-malam mereka bekerja keras dengan penuh semangat…Mereka itulah yang sebelumnya memandang perlunya membantu Gaza dengan tentara-tentara mereka dengan pandangan bak orang pingsan dari kematian. Padahal andai saja saat itu ada satu atau setengah front pertempuran di sana yang dibuka oleh para penguasa itu, pasti entitas Yahudi itu akan rontok, atau bahkan lenyap tak berbekas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melalui Resolusi ini, sebenarnya para penguasa (goodfather) itulah yang mewujudkan kepentingan Yahudi yang justru tidak bisa diwujudkan melalui serangan biadab mereka. Resolusi itu akan tetap melanggengkan tentara Israel di Gaza dan memastikan blokade terhadap Jalur Gaza tetap berlangsung dari sejumlah faktor yang bisa menguatkan dan mempersenjatai mereka. Jangan tertipu dengan penjelasan yang dibungkus dengan indah, tentang dibukanya blokade makanan dari mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mensosialisasikan resolusi ini, AS sengaja abstain, agar tampak bahwa AS seolah-olah tidak berada di belakang resolusi tersebut, sehingga para penguasa itu pun bisa menunjukkan kemenangan gemilang yang jauh dari pengaruh AS. Mereka sesungguhnya bohong. Setiap orang yang berakal dan mempunyai kesadaran politik pasti tahu, bahwa andai saja AS tidak berada di belakangnya, pasti AS sudah memveto resolusi tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para penguasa itu melihat Gaza memang harus diluluhlantakkan, dan darah-darah orang tak bersalah berhak ditumpahkan. Mereka pun tidak menggerakkan tentaranya untuk membantu Gaza; tidak juga melepaskan satu roket pun dari peluncurnya. Bahkan, lebih dari itu, justru mereka menghalang-halangi relawan untuk membantu Gaza…Ironisnya, mereka justru bergegas dan berlomba-lomba untuk mengeluarkan sebuah resolusi yang menghalangi Gaza dari akses senjata dan faktor-faktor yang bisa menopang kekuatannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa pun yang melihat entitas Yahudi, perampas Palestina, dan dia tinggal berdekatan dengan para penguasa itu, pasti tahu persis keberlangsungan eksistensi Yahudi ini benar-benar digadaikan pada keberlangsungan para penguasa itu. Merekalah yang melindunginya, jauh lebih baik daripada melindungi diri mereka sendiri. Bahkan AS dan negara-negara Barat yang lain, yang mendukung entitas ini, tidak akan mempunyai pengaruh apapun, seandainya ada satu saja dari para penguasa itu yang waras.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa saja yang ingin menghancurkan entitas Yahudi dan mengembalikan Palestina secara utuh ke pangkuan negeri Islam, maka dia harus berjuang untuk mewujudkan seorang penguasa yang ikhlas, negara yang benar, yaitu Khilafah Râsyidah. Sebab, seorang imam (khalifah/pemimpin) itu bagaikan perisai; orang-orang akan berperang di belakangnya, dan kepadanya mereka berlindung.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5361459808659244331-2097902098170752169?l=goresanpena-goresanpena.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/feeds/2097902098170752169/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5361459808659244331&amp;postID=2097902098170752169' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/2097902098170752169'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/2097902098170752169'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/2009/01/resolusi-1860.html' title='Resolusi 1860'/><author><name>Anna Fatiha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16198819774008475658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='21' src='http://bp1.blogger.com/_CaYN05jpTTw/SHhOaW4e4RI/AAAAAAAAAFA/y9F2gqF9m6Q/S220/fotoku+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5361459808659244331.post-4723075125490567895</id><published>2009-01-14T20:44:00.000-08:00</published><updated>2009-01-14T20:48:26.781-08:00</updated><title type='text'>SOLUSI PALESTINA : KHILAFAH</title><content type='html'>Sekitar 1000 orang tewas sejak dilakukannya tindakan aggressor biadap Israel ke Gaza Palestina (kompas, 15/1/09). Angka terus bergerak naik dari hari ke hari. Reruntuhan puing bangunan yang hangus bercampur asap dan ceceran darah kaum muslimin seolah menjadi pemandangan biasa di Gaza. Sejak tahun 1947 tercatat 23 kali peristiwa pembantaian umat islam yang dilakukan tangan-tangan najis bangsa kera Israel. Sejak tahun 1992, 65 resolusi DK PBB dikeluarkan untuk menghentikan tindakan brutal Israel, namun ytak satupun yang dilakukan Israel. Kecaman dunia tinggal kecaman, cacian tinggal cacian, faktanya semua itu tidak menjadikan Israel jera menyerang, bahkan membabi buta dan brutal. Ironisnya, para penguasa negeri-negeri islam hanya diam, tidak melakukan tindaka apa-apa sealain melontarkan kecaman tanpa arti, hanya sekedar menggelar pertemuan tingkat tingi yang ak berguna. Para penguasa negeri-negeri islam elah berkhianat dengan diamnya mereka dan tidak memberikan pertolongan kepada kaum muslim palestina adalah bentuk persekongkolan mereka dengan bangsa kafir. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para penguasa negeri-negeri islam saat ini makin menarik diri dari peraya atas kaum muslim palestina. Mereka melatih para tentara dan pasukan keamanan hanya untuk memberangus umat islam dan bukan untuk membela kepentingan umat. Bahkan mereka justru mencurigai umat islam sebagai teroris, menangkapi aktifis islam dan memberagus para mujahidin serta mentoleransi warganegaranya untuk berteriak menumpahkan kekesalannya melalui berbagai aksi. Namun pada saat yang sama mereka mengebiri aksi-aksi itu denga berbagai alasan yang tidak masuk akal. Akibatnya solidaritas kaum muslim di luar palestinahanya mejadi oini yang tidak berefek pada lahirnya solusi praktis. Mereka para pemimpin Negara-negara islam bergantung kepada panggung sandiwara PBB denga sutradaranya Amerika Serikat da kawan-kawan yang setiap hari membantu Israel sebesar $ 6,8 juta yang dibelanjakan untuk alat perang dan kepentingan pertahanan Israel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam dengan tuntunannya adalah solusi dari setiap problem umat. Jika para penguasa negeri islam menyadari, seharusnya mereka menyerukan jihad (perang) da membuka pintu-pintu prbatasannya dengan Palestina seraya menggerkkan semaksimal mungkin kekuatan tentara yang mereka miliki. Negara Israel harus dihapus. Mengusir orang-orang Yahudi dari semenanjung arab, sebab akar permasalahannya adalah berdirinya Negara Israel di tanah kaum muslimin yang merupakan hak dan milik umat islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para penguasa negeri islam seharusnya meninggalkan system jahiliyah dengan cara menerapkan syari’ah secara total dalam institusi khilafah. Para peguasa muslim dan umat islam harus keluar dari penjara besar system kaitalis-imperialis pimpinan AS da sekutunya, baik dari PBB maupun lembaga-lembaga turunannya seperti IMF, World bank dan lain-lain. Kita kaum muslim tidak berhenti sebatas berdo’a dan menggalang solidaritas dalam bentuk bantuan uang dan obat-obatan bagi saudara kita di Palestina, yang tidak kalah pentingnya adalah membangun kesadaran umat, bahwa mereka sangat membutuhkan kesatuan di bawah satu kepemimpinan, yakni khilafah. Sebab, hanya khilafahlah solusi final yang akan menghentikan kebiadaban Israel sekaligus mengakhiri derita umat islam di berbagai belahan dunia saat ini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5361459808659244331-4723075125490567895?l=goresanpena-goresanpena.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/feeds/4723075125490567895/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5361459808659244331&amp;postID=4723075125490567895' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/4723075125490567895'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/4723075125490567895'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/2009/01/solusi-palestina-khilafah.html' title='SOLUSI PALESTINA : KHILAFAH'/><author><name>Anna Fatiha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16198819774008475658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='21' src='http://bp1.blogger.com/_CaYN05jpTTw/SHhOaW4e4RI/AAAAAAAAAFA/y9F2gqF9m6Q/S220/fotoku+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5361459808659244331.post-1564673079049920408</id><published>2009-01-12T20:33:00.001-08:00</published><updated>2009-01-12T20:34:38.917-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Ya Allah...bimbing anna untuk lebih mencintaiMu lebih dari cinta anna kepada Hamba-hambaMu...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5361459808659244331-1564673079049920408?l=goresanpena-goresanpena.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/feeds/1564673079049920408/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5361459808659244331&amp;postID=1564673079049920408' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/1564673079049920408'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/1564673079049920408'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/2009/01/ya-allah.html' title=''/><author><name>Anna Fatiha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16198819774008475658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='21' src='http://bp1.blogger.com/_CaYN05jpTTw/SHhOaW4e4RI/AAAAAAAAAFA/y9F2gqF9m6Q/S220/fotoku+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5361459808659244331.post-3635197437574260267</id><published>2009-01-12T20:20:00.000-08:00</published><updated>2009-01-12T20:23:45.300-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>hujan yang mengguyur kawasan geger kalong girang membuat para pejalan kaki yang senantiasa hilir mudik terasa berkurang. beberapa menit duduk di tangga mesjid DT anna pandangi satu persatu temapat penyimpanan sendal tak, hanya beberapa yang anna temukan. iya....sepi...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5361459808659244331-3635197437574260267?l=goresanpena-goresanpena.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/feeds/3635197437574260267/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5361459808659244331&amp;postID=3635197437574260267' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/3635197437574260267'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/3635197437574260267'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/2009/01/hujan-yang-mengguyur-kawasan-geger.html' title=''/><author><name>Anna Fatiha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16198819774008475658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='21' src='http://bp1.blogger.com/_CaYN05jpTTw/SHhOaW4e4RI/AAAAAAAAAFA/y9F2gqF9m6Q/S220/fotoku+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5361459808659244331.post-8873119718409108811</id><published>2009-01-06T19:11:00.000-08:00</published><updated>2009-01-06T19:14:33.257-08:00</updated><title type='text'>masiroh MHTI 20 Des 08</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_CaYN05jpTTw/SWQd6i022DI/AAAAAAAAAL0/bZ7cfUIroI4/s1600-h/100_8463.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_CaYN05jpTTw/SWQd6i022DI/AAAAAAAAAL0/bZ7cfUIroI4/s320/100_8463.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5288384754057926706" /&gt;&lt;/a&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5361459808659244331-8873119718409108811?l=goresanpena-goresanpena.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/feeds/8873119718409108811/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5361459808659244331&amp;postID=8873119718409108811' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/8873119718409108811'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/8873119718409108811'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/2009/01/masiroh-mhti-20-des-08.html' title='masiroh MHTI 20 Des 08'/><author><name>Anna Fatiha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16198819774008475658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='21' src='http://bp1.blogger.com/_CaYN05jpTTw/SHhOaW4e4RI/AAAAAAAAAFA/y9F2gqF9m6Q/S220/fotoku+2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_CaYN05jpTTw/SWQd6i022DI/AAAAAAAAAL0/bZ7cfUIroI4/s72-c/100_8463.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5361459808659244331.post-8962484556349930278</id><published>2009-01-06T19:06:00.000-08:00</published><updated>2009-01-06T19:08:02.300-08:00</updated><title type='text'>UU MINERBA dan UU BHP Menambah Derita Rakyat</title><content type='html'>Pengesahan UU MINERBA (Mineral dan Batubara) 16/12/2008 dan UU BHP (Badan Hukum Pendidikan) 17/12/2008 menjadi bukti penghianatan DPR-Pemerintah terhadap rakyat yang diwakilinya. Sebab, ke dua UU ini berpotensi mencampakkan kepentingan rakyat. Dengan alas an menjamin kepastian hokum bagi kalangan investor, UU minerba semakin menyempurnakan lepasnya peran pemerintah dari segala hal yang menyangkut pengelolaan SDA milik rakyat dan menyerahkannya kepada pemilik modal (swasta/asing) dan asinglah yang selama ini memiliki modal paling kuat (sekitar 90%) untuk mengeruk kekayaan alam negeri ini sebebas-bebasnya. Dengan UU minerba, sejumlah kontrak di bidang pertambangan seperti izin pertambangan dan batubara yang selama ini merugikan rakyat tidak akan diotak atik, sedangkan UU BHP semakin menyempurnakan lepasnya tanggung jawab pemerintah dalam pengurusan pendidikan warganegara. Dengan alasa memberikan perlindungan kepada masyarakat untuk tidak lagi dipungut biaya pendidikan yang tinggi misalnya yakni biaya yang ditanggung mahasiswa paling banyak ½ biaya operasional serta wajib menjaring dan menerima siswa berpotensi akademik tinggi dan kurang mampu secara ekonomi, sekurang-kurangnya 20% peserta didik baru (dikti.org,18/12/08). Namun bukankah dengan UU BHP masih mewajibkan masyarakat membayar pendidikan? Jatah 20% untuk siswa/mahasiswa miskin tetu tidak memadai dan tidak adil, sebab di negeri ini rakyat miskin yang tidak bisa sekolah sampai ke perguruan tinggi jumlahnya puluhan juta (data susenas 2004 penduduk usia sekolah berjumlah 76,0 juta dan hanya 41,5juta yang tertampung). Artinya UU BHP ini tetap tidak menjamin seluruh rakyat bisa menikmati pendidikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jelas bahwa liberalisasi atas negeri ini semakin hari semakin dalam dan merambah semua bidag kehidupan. Semua dilegalkan oleh pemerinah dan DPR pemangku amanah rakyat. Puluhan UU lain yang masih berupa rancangan akan segera dilegalkan dan semuanya merugikan rakyat. Dalam pandangan islam, Negara bertanggung jawab menyediakan fsilitas pendidika gratis bagi seluruh rakyat, utnuk itu Negara harus mempunyai cukup dana, hal ini bisa terwujud jika kekayaa alam seperti tambang minyak, mineral, batubara dan lain-lain dikelola Negara secara amanah dan professional, yang hasilnya sepenuhnya digunakan untuk kepentigan rakyat. Untuk itu umat islam yang menjadi mayoritas di negeri ini sudah saatnya menolak segala bentuk liberalisasi yang dipaksakan atas negeri ini. Dengan liberalisasi yang berasal dari demokrasi dengan akar sekularisme menolak segala bentuk campur tagan Allah SWT dalam mengatur urusan kehidupan manusia. Dengan begitu UU dan peraturan dibuat untuk memuaskan nafsu dan memuluskan jalan pihak asing untuk menjajah negeri ini, akibatnya krisis multidi,emsi melilit bangsa ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap muslim tentu menyadari hanya syari’ah islamlah yang pasti akan menyelesaikan persoalan kehidupan manusia khususnya di negeri ii. Karena itu sudah saatnya uamat islam bersama-sama bergerak dan berjuang untuk menerapkan syari’ah islam di bawah aungan daulah Khilafah Islamiyah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5361459808659244331-8962484556349930278?l=goresanpena-goresanpena.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/feeds/8962484556349930278/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5361459808659244331&amp;postID=8962484556349930278' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/8962484556349930278'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/8962484556349930278'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/2009/01/uu-minerba-dan-uu-bhp-menambah-derita.html' title='UU MINERBA dan UU BHP Menambah Derita Rakyat'/><author><name>Anna Fatiha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16198819774008475658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='21' src='http://bp1.blogger.com/_CaYN05jpTTw/SHhOaW4e4RI/AAAAAAAAAFA/y9F2gqF9m6Q/S220/fotoku+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5361459808659244331.post-860334165036642110</id><published>2009-01-06T18:55:00.001-08:00</published><updated>2009-01-06T19:03:20.504-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_CaYN05jpTTw/SWQakQBUhCI/AAAAAAAAALs/BryY_lGRhJU/s1600-h/100_8088.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_CaYN05jpTTw/SWQakQBUhCI/AAAAAAAAALs/BryY_lGRhJU/s320/100_8088.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5288381072517923874" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;anna lagi berada di kawasan Geger kalong girang, menuju Pesantren Daart Tauhid Bandung.&lt;br /&gt;subhanAllah... satu hari sebelum Konferensi Muslimah Nasional di Bogor.&lt;br /&gt;bersama sahabat Anna "Efa" ditugaskan buat menyorot spanduk yang ada di kawasan Gerlong.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5361459808659244331-860334165036642110?l=goresanpena-goresanpena.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/feeds/860334165036642110/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5361459808659244331&amp;postID=860334165036642110' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/860334165036642110'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/860334165036642110'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/2009/01/anna-lagi-berada-di-kawasan-geger.html' title=''/><author><name>Anna Fatiha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16198819774008475658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='21' src='http://bp1.blogger.com/_CaYN05jpTTw/SHhOaW4e4RI/AAAAAAAAAFA/y9F2gqF9m6Q/S220/fotoku+2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_CaYN05jpTTw/SWQakQBUhCI/AAAAAAAAALs/BryY_lGRhJU/s72-c/100_8088.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5361459808659244331.post-533994628458969813</id><published>2009-01-02T20:29:00.000-08:00</published><updated>2009-01-02T20:32:18.900-08:00</updated><title type='text'>Konferensi Muslimah Nasional Di Bogor</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_CaYN05jpTTw/SV7qLTJTIiI/AAAAAAAAALU/XUOq6ms-3_g/s1600-h/100_8279.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_CaYN05jpTTw/SV7qLTJTIiI/AAAAAAAAALU/XUOq6ms-3_g/s320/100_8279.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5286920492418277922" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5361459808659244331-533994628458969813?l=goresanpena-goresanpena.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/feeds/533994628458969813/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5361459808659244331&amp;postID=533994628458969813' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/533994628458969813'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/533994628458969813'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/2009/01/konferensi-muslimah-nasional-di-bogor.html' title='Konferensi Muslimah Nasional Di Bogor'/><author><name>Anna Fatiha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16198819774008475658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='21' src='http://bp1.blogger.com/_CaYN05jpTTw/SHhOaW4e4RI/AAAAAAAAAFA/y9F2gqF9m6Q/S220/fotoku+2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_CaYN05jpTTw/SV7qLTJTIiI/AAAAAAAAALU/XUOq6ms-3_g/s72-c/100_8279.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5361459808659244331.post-2547989763469513592</id><published>2009-01-02T20:18:00.000-08:00</published><updated>2009-01-06T18:39:28.089-08:00</updated><title type='text'>Konferensi Muslimah Nasional Bogor</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_CaYN05jpTTw/SWQVENBVVJI/AAAAAAAAALk/bJDCmh8OVbg/s1600-h/100_8322.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_CaYN05jpTTw/SWQVENBVVJI/AAAAAAAAALk/bJDCmh8OVbg/s320/100_8322.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5288375024398718098" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_CaYN05jpTTw/SWQT6uQQopI/AAAAAAAAALc/twHC1xpK-Cw/s1600-h/100_8258.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_CaYN05jpTTw/SWQT6uQQopI/AAAAAAAAALc/twHC1xpK-Cw/s320/100_8258.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5288373762009375378" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kawasan Puncak"&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5361459808659244331-2547989763469513592?l=goresanpena-goresanpena.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/feeds/2547989763469513592/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5361459808659244331&amp;postID=2547989763469513592' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/2547989763469513592'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/2547989763469513592'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/2009/01/konferensi-muslimah-nasional-bogor.html' title='Konferensi Muslimah Nasional Bogor'/><author><name>Anna Fatiha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16198819774008475658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='21' src='http://bp1.blogger.com/_CaYN05jpTTw/SHhOaW4e4RI/AAAAAAAAAFA/y9F2gqF9m6Q/S220/fotoku+2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_CaYN05jpTTw/SWQVENBVVJI/AAAAAAAAALk/bJDCmh8OVbg/s72-c/100_8322.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5361459808659244331.post-6046978680395156534</id><published>2008-12-22T20:08:00.000-08:00</published><updated>2008-12-22T20:49:32.765-08:00</updated><title type='text'>Hilang...</title><content type='html'>Subuh senin, 21 Desember 2008 usai shalat subuh anna langkahkan kaki ke sebuah tangga menuju kamar kecil di rumah kecil anna.&lt;br /&gt;subhanAllah terdengar jeritan kecil dari sebuah kamar tepat di hadapan pintu kosan baru anna di GerSun Gerlong girang 49 Bandung.&lt;br /&gt;anna percepat langkahkan kaki menuju kamar itu. &lt;br /&gt;ya Allah...ternyata seorang teteh (panggilan wanita sunda) sedang menangis.&lt;br /&gt;anna hampiri teteh itu dengan pelan,kemudian anna tanya kenapa ia menangis. namun tidak ada jawaban sedikitpun dari dirinya.&lt;br /&gt;anna duduk disampingnya dan tidak lagi bertanya apa-apa. beberapa menit kemudian bergantian teteh-teteh yang lain menghampiri, dengan pertanyaan yang sama mereka menanyakan perihal apa yang terjadi. namun mereka juga tidak mendapatkan jawaban yang sama pula. kami semua hening, yang terdengar hanyalah suara isakan tangis yang keluar dari teteh itu. &lt;br /&gt;anna pandangi jam dinding dikamar itu ternyata waktu telah menunjukkan pukul 05:45 wib. akhirnya teteh itu akhirnya mengatakan sesuatu 'bahwa ia telah kehilangan LAPTOP dan MP3 di kamarnya. setelah di usut ternyata teteh lain yang ada di kamar sebelahnya juga kehilangan sepatu Converse yang baru di belinya seharga Rp 200rb.&lt;br /&gt;Innalillahi... ternyata malam itu kosan kami kecurian.&lt;br /&gt;ternyata...malam itu pintu depan kosan dan kamarnya tidak dikunci.&lt;br /&gt;akhirnya atas kelalaiannya ia kehilangan barang berharga yang harganya jutaan rupiah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sahabat anna...&lt;br /&gt;itu hanya sebuah laptop yang mungkin bisa kita beli kembali, sudah membuat pemiliknya merasa sangat kehilangan. sahabat bisa membayangkan...jika yang hilang itu adalah sesuatu yang tidak bisa kembali lagi???!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;anna mempunyai seorang sahabat yang saat ini sedang mengalami peristiwa yang amat membuatnya hampir putus asa. karena telah kehilangan sesuatu yang amat berharga dalam kehidupannya. jika sahabat seorang wanita atau perempuan atau akhwat, apa yang paling berharga yang kalian miliki?&lt;br /&gt;anna yakin diantara sahabat akan menjawab pertanyaan itu sesuai dengan jawaban yang anna harapkan pada pertanyaan itu. sesuatu yang wanita miliki, yang keberadaannya sangat mereka pelihara.&lt;br /&gt;yah...anna yakin pasti kalian (para akhwat) menjawabnya 'itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sahabat anna...&lt;br /&gt;di sebuah tempat disekitar kita saat ini ada seorang sahabat yang telah kehilangan sesuatu itu. namun kehilangan itu di awal terkhilafkan olehnya. atas kelalaian dirinya ia telah khilaf akan hawa nafsu sesaatnya. &lt;br /&gt;pada satu kesempatan, anna berbincang dengan sahabat itu. ia sangat menyesal dengan apa yang terjadi di masa kelamnya. bahkan ia hampir putus asa dengannya. karena seseorang yang selama ini bersamanya, yang telah sama-sama menikmati kekelamannya telah meninggalkan dirinya. hanya dengan perantara pesan singkat hubungan yang telah terjalin itu lepas begitu saja.&lt;br /&gt;di awal perpisahan, sahabat itu dengan semangat dan keyakinannya berjuang untuk membayar semua kekhilafan2 yang telah ia lakukan. ia bertekad akan menjadi lebih baik dari sebelumnya. &lt;br /&gt;namun sahabat...derita batin akan kehilangan harta berharganya itu masih di deritanya hingga saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sahabat anna...&lt;br /&gt;sesuatu yang tidak akan mungkin kembali...&lt;br /&gt;sampai kapan derita batin saudara kita itu akan berakhir...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5361459808659244331-6046978680395156534?l=goresanpena-goresanpena.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/feeds/6046978680395156534/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5361459808659244331&amp;postID=6046978680395156534' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/6046978680395156534'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/6046978680395156534'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/2008/12/hilang.html' title='Hilang...'/><author><name>Anna Fatiha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16198819774008475658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='21' src='http://bp1.blogger.com/_CaYN05jpTTw/SHhOaW4e4RI/AAAAAAAAAFA/y9F2gqF9m6Q/S220/fotoku+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5361459808659244331.post-7065222736911872479</id><published>2008-12-20T16:52:00.000-08:00</published><updated>2008-12-20T17:17:24.951-08:00</updated><title type='text'>HIKMAH saudaraku...M.Ghofur R</title><content type='html'>SubhanAllah, maha suci engkau ya Robbi...&lt;br /&gt;Engkau yang maha berkehendak ya Allah, Engkau yang maha tahu yang terbaik bagi hamba-hambaMu. Engku menciptakan dan menjadikan sesuatu terjadi beserta dengan hikmahnya.&lt;br /&gt;tidak ada satupun yang engkau kehendaki melainkan ada hikmahnya dan ada kebaikan di balik semua itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Robbi...&lt;br /&gt;Sungguh Anna semakin yakin atasMU, Anna semakin kagum akan diriMU, Anna semakin rindu akan bertemu denganMU, karena Anna semakin mencintaiMU ya Robbi.&lt;br /&gt;perjalan hidup anna yang berliku, kejadian demi kejadian yang anna alami sungguh baru anna rasakan sekarang hikmahnya. segala sesuatu yang terjadi pada anna sungguh menambah anna yakin akan kemaha kuasaanMU.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya robbi...jangan engkau cabut nikmat iman anna ini ya Robbi..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;26 November kemarin, suatu keputusan besar anna ambil, sebuah keputusan yang sebelumnya sangat anna takuti. namun anna lebih takut padaMU ya Robbii...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;setelah sekian lama anna berharap pada seorang mahluk, perjalan panjang yang telah menghantarkan anna ke sebuah jurang yang menjatuhkan anna di sana saat ini telah pergi jauh dari anna. anna hanya berharap pada Allah, semoga pengorbanan yang setitik ini hanya karena Engkau yang Robbii..&lt;br /&gt;sebuah pengorbanan yang sangat dan amat jauh lebih kecil dibanding  pengorbanan yang telah diberikan kepada hamba-hamba pilihanMU...&lt;br /&gt;Nabi Ibrohim as, para RasulMU...para sahabat dan sahabiah...para pendahulu kami...&lt;br /&gt;sungguh ini amat kecil dimataMu ya Robbi...&lt;br /&gt;tapi ana yakin tidak ada satu amalpun yang meleset dari penglihatanMu ya Basyar...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kemarin seorang hamba yang senantiasa ingin selalu dalam lindunganMu, yang menciantaiMU engkau limpahkan rahmat dan karuniaMU, dengan kebahagiaan kelulusan CPNS..., semoga saudara anna itu semakin yakin akan ke maha berkehendakMu ya Cintaku...Allahu Robbii...&lt;br /&gt;jangan pernah engkau biarkan ia terlalai akan kebahagian yang ia peroleh saat ini ya Robb. karena kebahagiaan merupakan ujian yang engkau berikan, selain ujian kesulitan. sangat banyakhambaMU yang lalai akan ujian kebahagiaanMU...mereka terlena dengan kebahagiaan itu. &lt;br /&gt;Allahu Robbii...karean kasih sayangMu pada kami...anna memohon kepadaMU dengan permohonan yang ikhlas...tetap bimbing ia saudaraku ya robbi...&lt;br /&gt;jangan pernah engkau biarkan ia terlena. dan jadikan ia lebih yakin kepadaMU atas kebahagiaan yang ia peroleh saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lewat tulisan yang sederhana ini anna ucapkan selamt kepada saudara anna : MUHAMMAD GHOFUR ROHIM atas Rahmat Allah yang Allah berikan kepadamu saat ini, semoga menambah keimananmu saudaraku...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya mukorribal qulub... sabbith qolbii 'ala diinikh...&lt;br /&gt;AMIN...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5361459808659244331-7065222736911872479?l=goresanpena-goresanpena.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/feeds/7065222736911872479/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5361459808659244331&amp;postID=7065222736911872479' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/7065222736911872479'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/7065222736911872479'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/2008/12/hikmah-saudarakumghofur-r.html' title='HIKMAH saudaraku...M.Ghofur R'/><author><name>Anna Fatiha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16198819774008475658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='21' src='http://bp1.blogger.com/_CaYN05jpTTw/SHhOaW4e4RI/AAAAAAAAAFA/y9F2gqF9m6Q/S220/fotoku+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5361459808659244331.post-5677476177697774232</id><published>2008-11-05T02:21:00.000-08:00</published><updated>2008-11-05T02:24:42.213-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>AKU INGIN PERGI.....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5361459808659244331-5677476177697774232?l=goresanpena-goresanpena.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/feeds/5677476177697774232/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5361459808659244331&amp;postID=5677476177697774232' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/5677476177697774232'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/5677476177697774232'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/2008/11/aku-ingin-pergi.html' title=''/><author><name>Anna Fatiha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16198819774008475658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='21' src='http://bp1.blogger.com/_CaYN05jpTTw/SHhOaW4e4RI/AAAAAAAAAFA/y9F2gqF9m6Q/S220/fotoku+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5361459808659244331.post-2189408667969906681</id><published>2008-11-03T17:24:00.000-08:00</published><updated>2008-11-03T17:38:51.381-08:00</updated><title type='text'>Putusku...pamit</title><content type='html'>pagi kembali..&lt;br /&gt;kujejaki langkah kakiku di pinggiran jalan kota ini. ku telusuri kehidupan pagi yang terasa asyik bermesraan dengan embun yang jatuh di dedaunan. &lt;br /&gt;indah kota ini seperti bunga yang sedang menikmati mekarnya. wangi menyerbak setiap orang yang mendekatinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hariku kini berada di kejauhan. ditemani seekor semut yang hinggap di jilbabku yang menjulur ke tanah. kubiarkan ia asyik menempatinya, karena ku ingin ia merasakan apa yang tegah aku rasakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kemarin aku mendapati sebuah pesan yang sudah lama tidak ku dapatkan, ku baca lekat-lekat hingga dari sela-sela kelopak mataku keluar mutiara air. kutersungkur di sajadah biruku seraya menengadahkan tangan "al-fatihah"...untuk kesembuhannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;koper kecil yang telah rapi dan tersusun beberapa jilbab dan kerudung ku buka kembali, ku buka kembali keinginanku untuk meninggalkan dan pergi ke suatu kota kelahiran ibundaku. aku semakin ragu untuk berlalu, hingga ku putuskan untuk menundanya hingga ia bisa tidur dengan nyaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;semalam ku kirim sebuah pesan kepadanya, Alhamdulillah...ternyata kesembuhan menyertainya, aku bersyukur dan turut berbahagia...karena ia akan bisa tidur dengan lelap..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan hari ini aku putuskan untuk mengunjungi tempat dimana ibundaku terlahir...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;putusku...pamit...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5361459808659244331-2189408667969906681?l=goresanpena-goresanpena.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/feeds/2189408667969906681/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5361459808659244331&amp;postID=2189408667969906681' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/2189408667969906681'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/2189408667969906681'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/2008/11/putuskupamit.html' title='Putusku...pamit'/><author><name>Anna Fatiha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16198819774008475658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='21' src='http://bp1.blogger.com/_CaYN05jpTTw/SHhOaW4e4RI/AAAAAAAAAFA/y9F2gqF9m6Q/S220/fotoku+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5361459808659244331.post-7015730297696218442</id><published>2008-11-03T17:12:00.000-08:00</published><updated>2008-11-03T17:14:00.986-08:00</updated><title type='text'>Saatnya sistem ekonomi islam diterapkan</title><content type='html'>Paket penyelamatan krisis ekonomi oleh para pemimpin dunia telah disiapkan dengan total dana yang tidak tanggung-tanggung, yakni : 3.4 triliun dolar AS (AS: 700 miliar dolar; Inggris: 691 miliar dolar; Jerman: 680 miliar dolar; Irlandia: 544 miliar dolar; Prancis: 492 miliar dolar; Rusia: 200 miliar dolar dan negara-negara Asia: 80 miliar dolar! (Kompas 26/10). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada kenyataannya, sampai saat ini kondisi ekonomi masih terus memburuk. Indeks harga saham di bursa dunia terus terpuruk. Nilai mata uang di pasar uang terus bergejolak. Saluran dana untuk kredit ke sektor industri, infrastruktur dan perdagangan mulai macet. Proses produksi mandek. Dua puluh juta pekerja di seluruh dunia terancam di-PHK.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyebab utama krisis ekonomi bisa dilacak dari begitu berkuasanya sektor moneter/keuangan (sistem uang kertas [fiat money], perbankan ribawi, pasar modal, bursa saham, valas [pasar uang], dll) atas sektor riil (perdagangan dan jasa yang bersifat nyata). Besaran transaksi yang terjadi di pasar uang dunia berjumlah 1,5 triliun dolar AS dalam sehari. Sebaliknya, besaran transaksi pada perdagangan dunia di sektor riil hanya 6 triliun dolar AS setiap tahunnya. Jadi, perbandingannya adalah 500:6. Dengan kata lain, transaksi di sektor riil hanya sekitar 1%-an dari sektor keuangan (Agustianto, 2007).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Krisis ekonomi dunia saat ini bukanlah yang pertama maupun yang terakhir. Roy Davies dan Glyn Davies (1996), dalam buku The History of Money From Ancient time to Present Day, menguraikan sejarah kronologi krisis ekonomi dunia secara menyeluruh. Menurut keduanya, sepanjang Abad 20 telah terjadi lebih 20 kali krisis besar yang melanda banyak negara. Ini berarti, rata-rata setiap 5 tahun terjadi krisis keuangan hebat yang mengakibatkan penderitaan bagi ratusan juta umat manusia. Hal ini membuktikan bahwa sejarah ekonomi Kapitalisme adalah sejarah krisis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam ekonomi Islam, sektor finansial mengikuti—atau terikat dengan—sektor riil. Dalam pandangan Islam, uang bukan komoditas (barang dagangan), melainkan alat pembayaran. Islam menolak keras segala jenis transaksi semu seperti yang terjadi di pasar uang atau pasar modal saat ini. Sebaliknya, Islam mendorong perdagangan internasional. Sepanjang keberadaan Daulah Islamiyah pada zaman Nabi Muhammad saw. jarang sekali terjadi krisis ekonomi. Pada zaman Kekhilafahan Islam, khususnya masa Khulafaur Rasyidin juga begitu. Pada zaman Khalifah Umar bin al-Khaththab dan khalifah Utsman bin Affan APBN malah sering mengalami surplus. Hal Ini dikarenakan kebijakan moneter Daulah Islamiyah masa Rasulullah saw. dan Kekhilafahan Islam pada masa para khalifah selalu terkait dengan sektor riil, terutama perdagangan. Dalam sistem ekonomi Islam, kesejahteraan diukur berdasarkan prinsip terpenuhinya kebutuhan setiap individu masyarakat, bukan atas dasar penawaran dan permintaan, pertumbuhan ekonomi, cadangan devisa, nilai mata uang ataupun indeks harga-harga di pasar non-riil. Oleh karena itu, sistem ekonomi Islam dilakukan dengan melaksanakan beberapa prinsip dasar di dalam mencapai tujuan terpenuhinya kebutuhan setiap individu masyarakat yakni diantaranya adalah Pengharaman sistem perdagangan di pasar non-riil. Yang termasuk ke dalam pasar non-riil (virtual market) saat ini adalah pasar sekuritas (surat-surat berharga); pasar berjangka (komoditas emas, CPO, tambang dan energi, dll) dan pasar uang. Sistem ekonomi Islam melarang penjualan komoditi sebelum barang menjadi milik dan dikuasai oleh penjualnya, haram hukumnya menjual barang yang tidak menjadi milik seseorang. Haram memindahtangankan kertas berharga, obligasi dan saham yang dihasilkan dari akad-akad yang batil. Islam juga mengharamkan semua sarana penipuan dan manipulasi yang dibolehkan oleh Kapitalisme, dengan klaim kebebasan kepemilikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah sistem ekonomi Islam yang benar-benar akan menjamin kesejahteraan masyarakat dan bebas dari guncangan krisis ekonomi. Sistem ini terbukti telah mampu menciptakan kesejahteraan umat manusia—Muslim dan non-Muslim—tanpa harus selalu berhadapan dengan krisis ekonomi yang secara berkala menimpa, sebagaimana dialami sistem ekonomi Kapitalisme. Pada masa Khalifah Umar bin Abdul Aziz (99-102 H/818-820 M), meskipun masa Kekhilafahannya cukup singkat (hanya 3 tahun), umat Islam terus mengenangnya sebagai khalifah yang berhasil menyejahterakan rakyat. Yahya bin Said, seorang petugas zakat masa itu, berkata, “Ketika hendak membagikan zakat, saya tidak menjumpai seorang miskin pun. Umar bin Abdul Aziz telah menjadikan setiap individu rakyat pada waktu itu berkecukupan.” (Ibnu Abdil Hakam, Sîrah ‘Umar bin Abdul ‘Azîz, hlm. 59).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah sejarah emas kaum Muslim pada masa lalu. Dengan melaksanakan semua syariah Allah dalam seluruh aspek kehidupan—termasuk dalam ekonomi—sebagai wujud ketakwaan kepada-Nya, Allah telah menurunkan keberkahan-Nya dari langit dan bumi kepada kaum Muslim saat itu. Dan jika system ekonomi islam diterapkan saat ini sudah dipastikan tidak akan terjadi krisis ekonomi yang melanda dunia saat ini, hendaklah sekiranya umat manusia di dunia menyadari bahwa kinilah saatnya system islam-ekonomi islam-diterapkan kembali, oleh karena itu marilah kita bersama-sama mewujudkan sistem ekonomi islam dalam naungan daulah khilafah islamiyah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5361459808659244331-7015730297696218442?l=goresanpena-goresanpena.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/feeds/7015730297696218442/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5361459808659244331&amp;postID=7015730297696218442' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/7015730297696218442'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/7015730297696218442'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/2008/11/saatnya-sistem-ekonomi-islam-diterapkan.html' title='Saatnya sistem ekonomi islam diterapkan'/><author><name>Anna Fatiha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16198819774008475658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='21' src='http://bp1.blogger.com/_CaYN05jpTTw/SHhOaW4e4RI/AAAAAAAAAFA/y9F2gqF9m6Q/S220/fotoku+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5361459808659244331.post-3410061731753142102</id><published>2008-11-02T01:49:00.000-07:00</published><updated>2008-11-02T02:06:53.141-08:00</updated><title type='text'>...ku pamit</title><content type='html'>rintihan hati yang menipuku terkuak ketika ku sampaikan pesan dari sang pengabdi.&lt;br /&gt;hari terakhirku terasa begitu dekat dengan keindahan masa-masa kepiluanku. ku tapaki satu-demi satu ujung-ujung dermaga kehidupan. ku telusuri bebatuan tajam dan debu pegunungan yang ada di kota ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;duhai sang pengabdi, esok aku akan menuju sebuah kota di sebelah timur kota ini. aku akan menjajaki sebuah pulau yang sedari dulu ku ingin menapakinya. sebuah pulau dimana mujahidahku terlahir untuk memperjuangkan kehadiranku di bumi Allah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jilbab dan kerudung yang sering aku gunakan kini terlipat rapi di dalam koper kecilku. ku pilih satu demi satu pakaian kebesaranku untuk memenuhi panggilan nurani. esok tepat pukul 22:00 WIB aku akan menaiki sebuah kereta menuju tempat itu. dengan harapan ketika aku sampai di sana tak ada seorangpun yang tahu bahwa aku adalah seorang pengabdi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lelahku hari ini kujalani dengan senyum khasku...&lt;br /&gt;ketika ku bertemu dan menyapa teman-teman, ku berikan sapaan terbaikku untuk mereka. ku eratkan genggaman tanganku lewat salam perpisahan yang tak mereka sadari. ku pandangi lekat-lekat satu demi satu mereka hingga ku menundukkan pandanganku tuk biaskan sedihku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ada seorang temanku yang hingga saat ini belum aku berjumpa dengannya terakhir sebelum hari bahagianya. aku ingin berpamit darinya sebagai penghormatan dan kepedulianku padanya, namun hingga saat ini aku tak kuasa untuk menyapanya. ia dekat namun jarak kelam kehidupan membuatku jauh darinya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hari ini aku yakin ia manjadi semakin lebih baik, karena ku tahu ia mempunyai cita-cita yang amat agung menjadi seorang pengabdi. kuharap kabaikan dan kebahagiaan selalu menyertainya, doaku dan doa orang-orang mukmin selalubersama meskipun jarak ada diantaranya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku pamit untuk pergi, siapapun ia yang merindukan kehadiranku ku harap melantunkan sebuah syair indah dari surat cinta Allah, yang amat aku nantikan...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5361459808659244331-3410061731753142102?l=goresanpena-goresanpena.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/feeds/3410061731753142102/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5361459808659244331&amp;postID=3410061731753142102' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/3410061731753142102'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/3410061731753142102'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/2008/11/ku-pamit.html' title='...ku pamit'/><author><name>Anna Fatiha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16198819774008475658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='21' src='http://bp1.blogger.com/_CaYN05jpTTw/SHhOaW4e4RI/AAAAAAAAAFA/y9F2gqF9m6Q/S220/fotoku+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5361459808659244331.post-6601238162694606180</id><published>2008-11-01T03:09:00.000-07:00</published><updated>2008-11-01T03:29:12.277-07:00</updated><title type='text'>"buah hatiku dan suamiku..."</title><content type='html'>"lelah.." keluhku ketika kurebahkan tubuhku ke pembaringan. beberapa detik setelah itu ku tak sadar ternyata aku terbangun, ternyata aku tertidur sepulang dari kuliah. ku palingkan pandanganku ke arah dimana sebuah gelas berisi susu putih yang tidak ku senangi. tetapi untuk menghargai dan menyenangkan suamiku tercinta akhirnya susu itu aku minum. dengan sapaan khasnya, suamiku membisikkan ke telingaku seraya mengatakan..."ummi sayang...dd...udah ga betah mencium bau ummi yang ga enak...hehe...". &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bahagianya aku, memiliki suami yang sebaik dan se shaleh ia. tidak pernah aku temukan darinya keluh kesah selama bersama diriku menemaninya. tiap kali ku merasakan lelah ketika melakukan suatu pekerjaan, ia selalu mengingatkanku.."ummi...sungguh ruginya seorang hamba melakukan ibadah kemudian ia berkeluh kesah". Hhmmm...detik itu juga aku tersenyum seraya berucap.."Astaughfirullah...".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"ummi" adalah panggilan baruku saat ini, karena sekarang aku sedang mengandung anak pertama kami. kandunganku kini berusia 2 bulan, dan sedang manja-manjanya si dd...hehe. suamiku bilang "yang manja dd apa umminya?". "dua-duanya..." jawabku.&lt;br /&gt;bahagianya kami saat ini, diberikan Allah rizki yang amat berharga, Allah memberikan amanah kepada kami untuk menjaganya. setelah sekian lama perjalananku bersama suami tercinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam yang dingin..., membuat suasana semakin terasa indah. di sebuah tempat dimana aku, suami dan calon buah hatiku bersama. dengan lembut suamiku membelai buah hati kami...iapun (buah hati) seakan membalas usapan Abinya dengan penuh kegembiraan dan kebahagiaan. meskipun ia tidak bisa mengungkapkannya dengan perkataan, tapi hal itu ku rasakan pada kondisi hatiku yang amat nyaman. "pabiayyi alaa i robbikuma tukadzibaan..." kata-kata terakhir yang aku dengar dari suara suamiku sebelum aku terlelap...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Allahu Akbar-Allahu Akbar...". terdengar suara adzan berkumandang dari sebuah surau yang berada dekat di depan kamar kosku. aku benar-benar terlelap. ku cari-cari jejak suamiku...kiri dan kanan....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata aku bermimpi... (?_?) ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gerlong Girang, 29 November 2008&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5361459808659244331-6601238162694606180?l=goresanpena-goresanpena.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/feeds/6601238162694606180/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5361459808659244331&amp;postID=6601238162694606180' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/6601238162694606180'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/6601238162694606180'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/2008/11/buah-hatiku-dan-suamiku.html' title='&quot;buah hatiku dan suamiku...&quot;'/><author><name>Anna Fatiha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16198819774008475658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='21' src='http://bp1.blogger.com/_CaYN05jpTTw/SHhOaW4e4RI/AAAAAAAAAFA/y9F2gqF9m6Q/S220/fotoku+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5361459808659244331.post-3584710061370794150</id><published>2008-10-23T03:00:00.000-07:00</published><updated>2008-10-23T03:14:54.723-07:00</updated><title type='text'>Penomena Golput</title><content type='html'>Tingkat pasrtisipasi warga Kalimantan Timur yang ikut melakukan pencoblosan pada pemilihan kepala daerah Kaltim, Kamis (23/10) ternyata hanya mencapai 57,93 persen. Ini artinya, warga Kaltim yang tidak mencoblos atau golongan putih (golput) mencapai 42 persen (&lt;span style="font-style:italic;"&gt;kompas,23/10/2008&lt;/span&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penomena golput merupakan salah satu indikasi bahwa tidak adanya kepercayaan masyarakat kepada wakil rakyat yang ada di kancah perpolitikan saat ini. masyarakat telah dilelahkan dengan janji-janji semu para balon-balon yang akan naik pentas. pada saat kampanye, berbagai warna-warni disuguhkan yang katanya "untuk rakyat". pendidikan gratis, obat gratis, dan lain-lain yang semuanya seakan-akan peduli akan rakyat. tapi itu semua hanyalah omong kosong belaka. buktinya pendidikan yang ada malah semakin mahal, harga obat bahkan akan naik 10% untuk jenis obat generik dan paten (&lt;span style="font-style:italic;"&gt;kompas,22/10/2008&lt;/span&gt;). rakyat miskin seakan dilarang sekolah dan dilarang sakit. sangat menyedihkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;semua ini tidak akan terjadi seandainya partai politik yang sesungguhya  (terutama parpol islam) menyadari apa sebenarnya fungsi mereka. yakni mengurusi urusan rakyat. tetapi yang ada sekarang mereka hanya disibukkan untuk memperoleh kursi di parlemen dan lain-lain sehingga mereka lupa akan amanah yang mereka emban. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saatnya kini kembali kepada sistem islam yang akan senantiasa membawa kesejahteraan rakyat yang sebenarnya, bukan sejahtera yang sesaat...&lt;br /&gt;Allahu Akbar...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5361459808659244331-3584710061370794150?l=goresanpena-goresanpena.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/feeds/3584710061370794150/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5361459808659244331&amp;postID=3584710061370794150' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/3584710061370794150'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/3584710061370794150'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/2008/10/penomena-golput.html' title='Penomena Golput'/><author><name>Anna Fatiha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16198819774008475658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='21' src='http://bp1.blogger.com/_CaYN05jpTTw/SHhOaW4e4RI/AAAAAAAAAFA/y9F2gqF9m6Q/S220/fotoku+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5361459808659244331.post-4756216008922639015</id><published>2008-10-22T02:05:00.000-07:00</published><updated>2008-10-22T02:27:19.138-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_CaYN05jpTTw/SP7xvyD1ukI/AAAAAAAAALE/AVgWooma4mY/s1600-h/muslimah-palestine.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_CaYN05jpTTw/SP7xvyD1ukI/AAAAAAAAALE/AVgWooma4mY/s320/muslimah-palestine.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5259907218009340482" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;inginku merentas jalan hidup ini dengan sebuah senyuman panjang yang membuat semua orang merasa senang, ketika melihatku. namun saat yang ada tidak pernah berpihak padaku. ketika ku bercita-cita menjadi seorang pengabdi tetapi tak kunjung diakui.&lt;br /&gt;pagi yang penuh hikmah tak terasa telah terlewati. tanpa ada yang menghantarkan ku kepada cita-citaku sebagai pengabdi. tempat yang dahulu pernah menjadi sejarah terburuk kini tetap lekat di penglihatanku. ku ingin pergi darinya, untuk melupakan sedetik ingatan yang amat sulit ku lupakan.&lt;br /&gt;tempat itu berhari-hari berada di dekatku, ketika ku melihatnya semua kembali kepada masa terburukku itu. ku ingin pergi meninggalkannya meskipun sesaat..sekejap...&lt;br /&gt;lari dari kisah kelamku itu. &lt;br /&gt;sungguh aku ingin bersamanya walau hanya sesaat di bumi nyata ini. namun, masa kelamku membuatku berat untuk menapaki hari-hari esokku.&lt;br /&gt;karena ku takut suatu saat nanti ada masa dimana kekecewaan terjadi kembali. ku tak mau membuat kekecewaan yang sama terulang kembali. &lt;br /&gt;hidupku ada tetapi perasaanku tiada. sejak tiada tabir penutup sehelaipu. ku telah pasrahkan semua. kuperlihatkan satu demi satu kesempurnaan itu, hingga masa kelampun terjadi. hari-haripun terlewati terasa angin yang berhembus sesaat. huuussss...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tahukah...&lt;br /&gt;aku menangis hingga tak ada airmata yang mengalir, hari-hari terakhirku ku jalani dengan langkah rapuh. ku jejaki jalan-jalan penuh duri-duri tajam hingga kakiku terluka parah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saat ku torehkan kalimat ini di rumah mayaku...aku mengukir sebuah kata-kata yang belum pernah aku buat sebelumnya. semoga torehan pertamaku itu menjadi torehan awalku menjadi seorang pengabdi. &lt;br /&gt;meski tak bisa ku hapus masa kelam yang telah aku ukir, tapi ku ingin sisa masaku menorehkan makna meski hanya sebuah torehan kata-kata. semoga berhikmah...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5361459808659244331-4756216008922639015?l=goresanpena-goresanpena.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/feeds/4756216008922639015/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5361459808659244331&amp;postID=4756216008922639015' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/4756216008922639015'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/4756216008922639015'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/2008/10/inginku-merentas-jalan-hidup-ini-dengan.html' title=''/><author><name>Anna Fatiha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16198819774008475658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='21' src='http://bp1.blogger.com/_CaYN05jpTTw/SHhOaW4e4RI/AAAAAAAAAFA/y9F2gqF9m6Q/S220/fotoku+2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_CaYN05jpTTw/SP7xvyD1ukI/AAAAAAAAALE/AVgWooma4mY/s72-c/muslimah-palestine.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5361459808659244331.post-2442992886967594011</id><published>2008-10-19T01:44:00.000-07:00</published><updated>2008-10-19T01:46:38.661-07:00</updated><title type='text'>Menghapus Budaya Porno Dengan Syari'ah Islam</title><content type='html'>Pertama: &lt;em&gt;Pornografi dan pornoaksi adalah kemungkaran yang harus dilenyapkan; bukan diatur, apalagi dilegalisasi.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua: &lt;em&gt;Islam memang tidak secara khusus memberikan pengertian tentang pornografi. Namun, Islam memiliki konsep tentang aurat yang jelas dan baku. Aurat laki-laki, baik terhadap sesama laki-laki maupun terhadap wanita adalah antara pusar dan lutut.&lt;/em&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hal ini, Rasulullah saw. bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;«لاَ يَنْظُرُ الرَّجُلُ إِلَى عَوْرَةِ الرَّجُلِ وَلاَ الْمَرْأَةُ إِلَى عَوْرَةِ الْمَرْأَةِ»&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Janganlah laki-laki melihat aurat laki-laki lain dan jangan pula wanita melihat aurat wanita lain (HR Muslim).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun aurat wanita terhadap laki-laki asing (bukan suami dan mahram-nya) adalah seluruh tubuh kecuali wajah dan dua telapak tangannya. Ini didasarkan pada firman Allah SWT:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Janganlah para wanita menampakkan perhiasan (aurat)-nya kecuali yang biasa tampak padanya (QS an-Nur [24: 31).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibn Abbas menafsirkan frasa ’yang biasa tampak padanya’ adalah wajah dan kedua telapak tangan. Ini sesuai dengan sabda Rasulullah saw.:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;إِنَّ الْجَارِيَةَ إَذَا حَاضَتْ لَمْ يَصْلُحْ أَنْ يُرَى مِنْهَا إِلاَّ وَجْهُهَا وَ يَدَاهَا إَلَى الْمَفْصَلِ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya seorang anak gadis itu, jika telah haid (balig), tidak boleh tampak darinya kecuali wajah dan kedua telapak tangan hingga pergelangannya (HR Abu Dawud).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aurat tersebut wajib ditutup dan tidak boleh dilihat kecuali orang yang berhak, terlepas terlihatnya aurat itu dapat membangkitkan birahi atau tidak. Di samping itu, pakaian yang dikenakan para wanita di tempat umum sudah ditentukan yakni: jilbab (QS al-Ahzab [33]; 59) dan kerudung (QS an-Nur [24]: 31). Konsep ini jauh bermartabat daripada konsep mengenai pornografi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga: &lt;em&gt;Islam juga melarang beberapa perilaku yang berkaitan dengan tata pergaulan pria dan wanita. Di antaranya Islam melarang tabarruj (berhias berlebihan di ruang publik), ber-kh­alwat (berdua-duaan) dengan wanita bukan mahram (apalagi berpelukan dan berciuman), ber-ikhtilât (bercampur-baur antara pria-wanita), dan segala perbuatan yang dapat mengantarkan pada perzinaan&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketentuan itu berlaku umum. Seni budaya, adat istiadat, dan ritual tradisional tidak termasuk dalam alasan yang dibenarkan syar’i untuk membolehkan pornografi dan pornoaksi dilakukan di tengah kehidupan masyarakat. Perkecualian hanya disandarkan pada ketentuan syariah, seperti dalam kesaksian dalam pengadilan dan pengobatan. Konsep ini jauh bermartabat daripada konsep mengenai pornoaksi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5361459808659244331-2442992886967594011?l=goresanpena-goresanpena.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/feeds/2442992886967594011/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5361459808659244331&amp;postID=2442992886967594011' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/2442992886967594011'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/2442992886967594011'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/2008/10/menghapus-budaya-porno-dengan-syariah.html' title='Menghapus Budaya Porno Dengan Syari&apos;ah Islam'/><author><name>Anna Fatiha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16198819774008475658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='21' src='http://bp1.blogger.com/_CaYN05jpTTw/SHhOaW4e4RI/AAAAAAAAAFA/y9F2gqF9m6Q/S220/fotoku+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5361459808659244331.post-1005205850914575416</id><published>2008-10-19T01:27:00.000-07:00</published><updated>2008-10-19T01:41:57.968-07:00</updated><title type='text'>Kapitalisme pasti hancur, dunia kini berharap pada islam</title><content type='html'>Krisis kredit properti telah bereaksi, kubangan hutangnya semakin melebar, para penghutangnya pun tidak mampu bayar. Akibatnya, bank dan institusi keuangan terbesar di Amerika, bangkrut atau nyaris bangkrut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejumlah institusi keuangan telah memperkirakan kerugian akibat kredit properti tersebut, di Amerika saja mencapai 300 miliar dolar AS, dan di negara-negara lain diperkirakan 550 miliar dolar AS. Sejumlah negara, khususnya negara kaya, mulai menggelontorkan dana miliaran dolar ke pasar modal untuk menopang pasar dan mem-backup likuiditas agar bisa menggerakkan aktivitas ekonomi. Bahkan sebagian ada yang melakukan intervensi langsung sampai pada level menasionalisasi sebagian bank, sebagaimana yang terjadi di Inggris.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah, prinsip sistem ekonomi kapitalis terpenting—yaitu pasar bebas dan tidak adanya intervensi negara—telah runtuh. Bahkan kampiun Kapitalisme, yaitu Amerika Serikat, mengumumkan intervensi negara di pasar modal atas persetujuan Kongres saat ini dengan kedua unsurnya, yaitu Senat dan DPR (House of Representatives), dalam rencana penyelamatan yang dibuat oleh Menteri Keuangan Amerika, Henry Poulson, dengan suntikan 700 miliar dolar AS guna membeli hutang beracun (toxic debt) bank-bank dan institusi keuangan yang ambruk karena kredit properti. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbagai langkah juga telah dilakukan secara global. Empat negara besar Eropa—Prancis, Jerman, Inggris dan Italia—segera mengadakan pertemuan, dan mengundang pertemuan lebih luas untuk mengkaji sistem moneter mereka. Para menteri keuangan dan para pimpinan bank sentral yang tergabung dalam G-7 atau G-8 ditambah Rusia mengadakan pertemuan dalam waktu dekat di Washington.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah upaya-upaya ini akan bisa menyelamatkan ekonomi kapitalis?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya, semua rencana penyelamatan itu hanya akan menjadi obat bius yang meringankan rasa sakit untuk sementara waktu. Itu karena sebab-sebab kehancurannya membutuhkan penyelesaian hingga ke akarnya, bukan hanya menyentuh dahan-dahannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akar masalahnya sebenarnya ada empat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama: disingkirkannya emas sebagai cadangan mata uang dan dimasukkannya dolar Amerika sebagai pendamping mata uang dalam Perjanjian Bretton Woods, setelah berakhirnya Perang Dunia II, kemudian sebagai substitusi mata uang pada awal dekade 70-an, telah mengakibatkan dolar Amerika mendominasi perekonomian global. Akibatnya, goncangan ekonomi sekecil apapun yang terjadi di Amerika pasti akan menjadi pukulan telak bagi perekonomian negara-negara lain. Sebabnya, sebagian besar—jika tidak keseluruhannya—cadangan devisa mereka ditopang dengan dolar yang nilai intrinsiknya tidak sebanding dengan kertas dan tulisan yang tertera di dalamnya. Setelah mata uang Euro memasuki arena pertarungan, baru negara-negara tersebut menyimpan cadangan devisanya dalam bentuk mata uang non-dolar. Meski demikian, dolar tetap memiliki prosentase terbesar dalam cadangan devisa negara-negara tersebut secara umum. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, selama emas tidak menjadi cadangan mata uang, krisis ekonomi seperti ini akan terus terulang. Sekecil apapun krisis yang menimpa dolar dengan segera akan menjalar ke perekonomian negara-negara lain. Bahkan dampak krisis politik yang dirancang Amerika juga akan berakibat terhadap dolar, yang berarti juga berdampak pada dunia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua: hutang-hutang riba juga menciptakan masalah perekomian yang besar hingga kadar hutang pokoknya menggelembung seiring dengan waktu, sesuai dengan prosentase riba yang diberlakukan padanya. Terjadinya krisis pengembalian pinjaman dan lambannya roda perekonomian adalah karena ketidakmampuan sebagian besar kelas menengah dan atas untuk mengembalikan pinjaman dan melanjutkan produksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga: sistem yang digunakan di bursa dan pasar modal, yaitu jual-beli saham, obligasi dan komoditi tanpa adanya syarat serah-terima komoditi yang bersangkutan—bahkan bisa diperjualbelikan berkali-kali, tanpa harus mengalihkan komoditi tersebut dari tangan pemiliknya yang asli—adalah sistem yang batil dan menimbulkan masalah, bukan menyelesaikan masalah. Pasalnya, naik-turunnya transaksi terjadi tanpa proses serah-terima, bahkan tanpa adanya komoditi yang bersangkutan. Semua itu memicu terjadinya spekulasi dan goncangan di pasar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat: ketidaktahuan akan fakta kepemilikan. Kepemilikan di mata para pemikir Timur dan Barat ada dua: kepemilikan umum yang dikuasai oleh negara, sebagaimana teori Sosialisme-Komunisme, dan kepemilikan pribadi yang dikuasai oleh kelompok tertentu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketidaktahuan akan fakta kepemilikan ini memang telah dan akan menyebabkan goncangan dan masalah ekonomi. Itu karena kepemilikan tersebut bukanlah sesuatu yang dikuasai oleh negara atau kelompok tertentu, melainkan ada tiga macam:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepemilikan umum: meliputi semua sumberdaya alam, baik yang padat, cair maupun gas; seperti minyak, besi, tembaga, emas dan gas; termasuk semua yang tersimpan di perut bumi dan semua bentuk energi; juga industri berat yang menjadikan energi sebagai komponen utamanya. Negara harus mengekplorasi dan mendistribusikannya kepada rakyat, baik dalam bentuk barang maupun jasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepemilikan negara: meliputi semua kekayaan yang diambil negara, seperti pajak dengan segala bentuknya serta perdagangan, industri dan pertanian yang diupayakan oleh negara, di luar kepemilikan umum. Semuanya ini dibiayai oleh negara sesuai dengan kepentingan negara. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepemilikan pribadi. Kepemilikan ini bisa dikelola oleh individu sesuai dengan hukum syariah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sosialisme gagal dalam bidang ekonomi karena telah menjadikan semua kepemilikan dikuasai oleh negara. Kondisi inilah yang mengantarkan pada kehancuran. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapitalisme juga gagal dan kini sampai pada kehancuran. Itu karena Kapitalisme telah menjadikan individu, perusahaan dan institusi berhak memiliki apa yang menjadi milik umum, seperti minyak, gas, semua bentuk energi dan industri senjata berat sampai radar. Pada saat yang sama, negara tetap berada di luar pasar dari semua kepemilikan tersebut. Hasilnya adalah goncangan secara beruntun dan kehancuran dengan cepat, dimulai dari pasar modal, lalu menjalar ke sektor lain, dan dari institusi keuangan menjalar ke yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah, Sosialisme-Komunisme telah runtuh, dan kini Kapitalisme sedang atau nyaris runtuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya sistem ekonomi Islamlah satu-satunya solusi yang ampuh dan steril dari semua krisis ekonomi. Karena sistem ekonomi Islam benar-benar telah mencegah semua faktor yang menyebabkan krisis ekonomi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama: Sistem ekonomi Islam telah menetapkan bahwa emas dan perak merupakan mata uang, bukan yang lain. Mengeluarkan kertas substitusi harus ditopang dengan emas dan perak, dengan nilai yang sama dan dapat ditukar, saat ada permintaan. Dengan begitu, uang kertas negara manapun tidak akan bisa didominasi oleh uang negara lain. Sebaliknya, uang tersebut mempunyai nilai intrinsik yang tetap, dan tidak berubah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua: Sistem ekonomi Islam melarang riba, baik nâsi’ah maupun fadhal, juga menetapkan pinjaman untuk membantu orang-orang yang membutuhkan tanpa tambahan (bunga) dari uang pokoknya. Di Baitul Mal kaum Muslim juga terdapat bagian khusus untuk pinjaman bagi mereka yang membutuhkan, termasuk para petani, sebagai bentuk bantuan untuk mereka, tanpa ada unsur riba sedikit pun di dalamnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga: Sistem ekonomi Islam melarang penjualan komoditi sebelum dikuasai oleh penjualnya. Karena itu, haram menjual barang yang tidak menjadi milik seseorang. Haram memindahtangankan kertas berharga, obligasi dan saham yang dihasilkan dari akad-akad yang batil. Islam juga mengharamkan semua sarana penipuan dan manipulasi yang dibolehkan oleh Kapitalisme, dengan klaim kebebasan kepemilikan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Empat: Sistem ekonomi Islam juga melarang individu, institusi dan perusahaan untuk memiliki apa yang menjadi kepemilikan umum, seperti minyak, tambang, energi dan listrik yang digunakan sebagai bahan bakar. Islam menjadikan negara sebagai penguasanya sesuai dengan ketentuan hukum syariah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah, sistem ekonomi Islam benar-benar telah menyelesaikan semua kegoncangan dan krisis ekonomi yang mengakibatkan derita manusia. Ia merupakan sistem yang difardhukan oleh Tuhan semesta alam, yang Mahatahu atas apa yang baik untuk seluruh makhluk-Nya. Allah SWT berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;﴿أَلاَ يَعْلَمُ مَنْ خَلَقَ وَهُوَ اللَّطِيْفُ الْخَبِيْرُ﴾&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Allah Yang Maha menciptakan itu tidak mengetahui (yang kalian lahirkan maupun yang kalian rahasiakan), sementara Dia Mahahalus lagi Mahatahu? (QS al-Mulk [67]: 14).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5361459808659244331-1005205850914575416?l=goresanpena-goresanpena.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/feeds/1005205850914575416/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5361459808659244331&amp;postID=1005205850914575416' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/1005205850914575416'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/1005205850914575416'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/2008/10/kapitalisme-pasti-hancur-dunia-kini.html' title='Kapitalisme pasti hancur, dunia kini berharap pada islam'/><author><name>Anna Fatiha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16198819774008475658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='21' src='http://bp1.blogger.com/_CaYN05jpTTw/SHhOaW4e4RI/AAAAAAAAAFA/y9F2gqF9m6Q/S220/fotoku+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5361459808659244331.post-6233132069336121561</id><published>2008-09-27T23:36:00.000-07:00</published><updated>2008-09-27T23:49:59.364-07:00</updated><title type='text'>iDUL fITRI 1429 H</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1429 H&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;....Mohon maaf Lahir dan Batin....&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;......(?_?).......&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5361459808659244331-6233132069336121561?l=goresanpena-goresanpena.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/feeds/6233132069336121561/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5361459808659244331&amp;postID=6233132069336121561' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/6233132069336121561'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/6233132069336121561'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/2008/09/idul-fitri-1429-h.html' title='iDUL fITRI 1429 H'/><author><name>Anna Fatiha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16198819774008475658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='21' src='http://bp1.blogger.com/_CaYN05jpTTw/SHhOaW4e4RI/AAAAAAAAAFA/y9F2gqF9m6Q/S220/fotoku+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5361459808659244331.post-1931269212144528062</id><published>2008-09-21T18:58:00.000-07:00</published><updated>2008-09-21T18:59:18.920-07:00</updated><title type='text'>Kembali ke Fitrah</title><content type='html'>Idul Fitri sering diterjemahkan sebagai ‘kembali ke fitrah’. Secara bahasa, fithrah berarti al-khilqah (naluri, pembawaan) dan ath-thabî‘ah (tabiat, karakter) yang diciptakan Allah Swt. pada manusia. (Jamaluddin al-Jauzi, Zâd al-Masîr, VI/151; az-Zamakhsyari, al-Kasysyâf, III/463).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, secara bahasa Idul Fitri bisa diterjemahkan sebagai ‘kembali ke naluri/pembawaan yang asli’. Di antara naluri/pembawaan manusia yang asli adalah adanya naluri beragama (gharîzah at-tadayyun) pada dirinya. Dengan naluri ini, setiap manusia pasti merasakan dirinya serba lemah, serba kurang dan serba tidak berdaya sehingga ia membutuhkan Zat Yang Maha agung, yang berhak untuk disembah dan dimintai pertolongan. Karena itulah, secara fitrah, manusia akan selalu membutuhkan agama yang menuntun dirinya melakukan penyembahan (‘ibâdah) terhadap Tuhannya dengan benar. Itulah Islam sebagai satu-satunya agama dari Allah, Tuhan yang sebenarnya. Konsekuensinya, sesuai dengan fitrahnya pula, manusia sejatinya senantiasa mendudukkan dirinya sebagai hamba di hadapan Tuhannya, Allah SWT, Pencipta manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian, bisa disimpulkan bahwa kembali ke fitrah—sebagai esensi dari Idul Fitri—adalah kembalinya manusia ke jatidirinya yang asli sebagai seorang hamba di hadapan Allah sebagai Tuhannya. Menurut Imam Ja’far ash-Shadiq, seorang Muslim yang mengklaim sebagai hamba Allah mesti menyadari bahwa: (1) apa yang ada pada dirinya bukanlah miliknya, tetapi milik Allah; (2) tunduk, patuh dan tidak pernah membantah setiap perintah Allah; (3) tidak membuat aturan sendiri kecuali aturan yang telah Allah tetapkan untuk dirinya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5361459808659244331-1931269212144528062?l=goresanpena-goresanpena.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/feeds/1931269212144528062/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5361459808659244331&amp;postID=1931269212144528062' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/1931269212144528062'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/1931269212144528062'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/2008/09/kembali-ke-fitrah.html' title='Kembali ke Fitrah'/><author><name>Anna Fatiha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16198819774008475658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='21' src='http://bp1.blogger.com/_CaYN05jpTTw/SHhOaW4e4RI/AAAAAAAAAFA/y9F2gqF9m6Q/S220/fotoku+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5361459808659244331.post-4516138666337107563</id><published>2008-09-21T18:33:00.000-07:00</published><updated>2008-09-21T18:46:59.604-07:00</updated><title type='text'>Maafkan sahabat...</title><content type='html'>bulan yang penuh barokah, penuh maghfiroh...penuh ampunan..., akan segera meninggalkan kita..&lt;br /&gt;tamu agung yang kita asyik bermesraan denganNya akan meninggalkan kita, untuk sementara bagi yang memiliki usia untuk tahun yang akan datang, dan untuk selamanya bagi yang memiliki sisa usia hanya hari ini.&lt;br /&gt;termasuk kategori manakah kita? apakah seorang yang memiliki usia setahun kedepan atau hanya sehari ini?&lt;br /&gt;hanya Allah yangmaha mengetahui, sedangkan kita hanya bisa ikhtiyar dengan sempurna, ketentuan akhirnya Ia yang menentukan.&lt;br /&gt;kesempatan di usia ana yang bisa jadi hanya sehari ini, untuk memohon maaf.. lahir dan batin, kepada orang-orang yang pernah tersakiti oleh perkataan ana, baik melalui lisan maupun lewat jari-jemari yang senantiasa bertasbih melalui handphone. kepada orang-orang-orang yang pernah baik sengaja atau tidak sengaja telah terdzalimi dengan ketidak hadiran dan kehadiran ana, kepda saudara ana yang tidak ana penuhi janji, yang tidak amanah ana menjalankan yang telah dipercayakan kepada ana. kepada teman-teman seperjuangan yang telah kecewa akan langkah  dan pilihan yang ana ambil, kepada sahabat yang sempat ana tidak peduli, kepada sahabat yang pernah ana berpaling muka,kepada saudara yang tidak pernah ana sentuh dengan senyum dan sapaan terbaik ana.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5361459808659244331-4516138666337107563?l=goresanpena-goresanpena.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/feeds/4516138666337107563/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5361459808659244331&amp;postID=4516138666337107563' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/4516138666337107563'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/4516138666337107563'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/2008/09/maafkan-sahabat.html' title='Maafkan sahabat...'/><author><name>Anna Fatiha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16198819774008475658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='21' src='http://bp1.blogger.com/_CaYN05jpTTw/SHhOaW4e4RI/AAAAAAAAAFA/y9F2gqF9m6Q/S220/fotoku+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5361459808659244331.post-9161619967862206154</id><published>2008-09-21T18:28:00.001-07:00</published><updated>2008-09-21T18:32:36.733-07:00</updated><title type='text'>Ikhlas dan Urgensi Niat</title><content type='html'>Ikhlas dan Urgensi Niat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikhlas dan urgensi niat dalam setiap perbuatan dan perkataan, baik yang terang-terangan maupun yang tersembunyi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Firman-firman Allah swt. dalam Al-Quran:&lt;br /&gt;1.”Padahal mereka tidak diperintahkan kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama yang lurus, dan supaya mereka mendirikan shalat dan menunaikan zakat. Yang demikian itulah agama yang lurus.” (Al-Bayyinah: 5)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.“Katakanlah: “Sesungguhnya aku diperintahkan Allah supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) dinNya.” (Az Zumar: 11)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.“Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah. Akan tetapi, ketakwaan kamulah yang dapat mencapainya…” (Al-Hajj: 37)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.“Katakanlah, ‘jika kamu menyembunyikan apa yang ada dalam hatimu atau kamu memperlihatkannya, pasti Allah mengetahui’…” (Ali Imran: 29)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadist-hadist :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.Amirul Mukminin, Abu Hafsh, Umar bin Khaththab ra. berkata, “Aku mendengar Rasulullah saw. bersabda, ‘Segala perbuatan tergantung pada niatnya. Setiap orang akan mendapatkan (pahala) apa yang diniatkannya. Barangsiapa berhijrah (ke Madinah) untuk mencari ridha Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya untuk Allah dan Rasul-Nya . Barang siapa berhijrah untuk mencari dunia atau untuk seorang perempuan yang hendak dinikahi, maka hijrahnya hanya untuk itu (tidak mendapatkan pahala di sisi Allah).” (Muttafaq’alaih)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.Abu Hurairah ra. berkata bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Seorang laki-laki yang melakukan shalat berjamaah (di masjid) lebih baik dua puluh derajat dibandingkan dengan shalat yang dilakukan dipasar atau dirumah. Sebab, jika seseorang melakukan wudhu dengan baik, kemudian mendatangi masjid hanya untuk shalat, maka derajatnya akan ditinggikan satu tingkatan, dan keburukannya diampuni setiap kali ia melangkahkan kakinya hingga ia masuk masjid. Bila ia telah masuk masjid, ia diberi pahala sebagaimana orang yang melakukan shalat (walaupun hanya duduk), selama ia menanti shalat (berjamaah). Para malaikat pun mendoakan seseorang, selama ia di tempat shalatnya (ia belum meninggalkan masjid). Para malaikat itu berdoa, ‘Ya Allah, berikan rahmat kepadanya. Ya Allah, ampunilah dia. Ya Allah terimalah tobatnya.’ (Doa tersebut dibaca oleh para malaikat), selama ia tidak menyakiti (orang) dan tidak berhadats.” (Muttafaq’alaih)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.Abul Abbas, Abdillah bin Abbas bin Abdul Muthalib ra. berkata bahwa Rasulullah saw meriwayatkan dari Tuhanya swt.,”Sesungguhnya, Allah mencatat kebaikan dan keburukan.”Kemudian Allah menjelaskan, “Barangsiapa yang bermaksud mengerjakan kebaikan, lalu dia tidak melakukannya, maka Allah Yang Mahasuci dan Mahatinggi mencatatnya sebagai satu kebaikan penuh di sis-Nya. Jika ia bermaksud untuk melakukan kebaikan lalu dilakukannya, Allah mencatat baginya sepuluh kebaikan sampai tujuh ratus lipat, bahkan berlipat-lipat. Namun, jika ia bermaksud untuk melakukan kejelekan, lalu tidak dikerjakannya, Allah mencatatnya sebagai satu kebaikan penuh di sisi-Nya. Jika ia bermaksud untuk mengerjakan keburukan lalu dikerjakan, Allah mencatatnya sebagai satu keburukan.” (Muttafaq’alaih)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5361459808659244331-9161619967862206154?l=goresanpena-goresanpena.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/feeds/9161619967862206154/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5361459808659244331&amp;postID=9161619967862206154' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/9161619967862206154'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/9161619967862206154'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/2008/09/ikhlas-dan-urgensi-niat.html' title='Ikhlas dan Urgensi Niat'/><author><name>Anna Fatiha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16198819774008475658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='21' src='http://bp1.blogger.com/_CaYN05jpTTw/SHhOaW4e4RI/AAAAAAAAAFA/y9F2gqF9m6Q/S220/fotoku+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5361459808659244331.post-5239076601903839944</id><published>2008-09-21T01:52:00.000-07:00</published><updated>2008-09-21T01:55:28.857-07:00</updated><title type='text'>Hari-hari terakhir...</title><content type='html'>9 hari terakhir menjelang hari kemenangan, akankah mencapai kemenangan yang sesungguhnya?&lt;br /&gt;apakah makna kemenangan yang sesungguhnya itu?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5361459808659244331-5239076601903839944?l=goresanpena-goresanpena.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/feeds/5239076601903839944/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5361459808659244331&amp;postID=5239076601903839944' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/5239076601903839944'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/5239076601903839944'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/2008/09/hari-hari-terakhir.html' title='Hari-hari terakhir...'/><author><name>Anna Fatiha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16198819774008475658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='21' src='http://bp1.blogger.com/_CaYN05jpTTw/SHhOaW4e4RI/AAAAAAAAAFA/y9F2gqF9m6Q/S220/fotoku+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5361459808659244331.post-7570064567788890013</id><published>2008-09-17T01:56:00.000-07:00</published><updated>2008-09-17T01:59:58.848-07:00</updated><title type='text'>PRODUK ANNA</title><content type='html'>Assalamu'alaikum wr wb&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maha suci Allah yang telah memberikan kemampuan kepada hamba-hambanya yang senantiasa mencari dan berusaha mencapai rizkinya yang amat banyak dan melewati berbagai penjuru pintu.&lt;br /&gt;tulisan ini teruntuk sobat Anna khususnya yang berada di Kalimantan...&lt;br /&gt;afwan baru bisa di posting, sempat bingung sih...he..he...&lt;br /&gt;buat ka emma, Ekana pasha...(lagi siaran ya?!!!), mo request nie...lagunya vagetoz "saat kau pergi...", ternyata anna seneng juga yah... :), Adhi afwan kayaknya kurang lengkap promosinya.&lt;br /&gt;buat sobat-sobat anna yang lain juga boleh ko bacanya...&lt;br /&gt;...MONGGO...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bahagia sekali rasanya karena silaturrahim karena Allah semata.&lt;br /&gt;semoga Anna Fatiha menjadi pengusaha sukses dunia dan akhirat...&lt;br /&gt;amin...&lt;br /&gt;syukron katsiron "aminnya" he..he...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ini dia sedikit dari Anna, moga berlanjut...&lt;br /&gt;1.Gamis dan Krudung&lt;br /&gt;a.merk Albayyinah&lt;br /&gt;b.merk Arti (Tersedia catalog gambar dan harga (merk Al-bayyinah) dan catalog harga ( merk Arti)Diskon 15-22,5% min- pembelian Rp.500.000)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Manset/engkel Rp.3500-7000 Harga Sesuai ukuran, min- 20 pasang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Accessories&lt;br /&gt;a. bross&lt;br /&gt;b. gantungan kunci&lt;br /&gt;c. gantungan Hp&lt;br /&gt;a. Rp.2000-Rp.3000&lt;br /&gt;b. Rp.2500-5000&lt;br /&gt;c. Rp.2000-Rp.4000 (Min- pembelian 100 buah dari 3 jenis Accessories)&lt;br /&gt;Gambar atau desain bisa dari pemesan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Pin Rp.2000 (Gambar atau desain bisa dari pemesan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. kaos kaki (Rp.7000-10.000 Sesuai model dan ukuran, minimal 12 pasang (1 lusin)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Ciput/alas krudung, (Rp.3000-7500, Min- pembelian 20 buah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Jaket&lt;br /&gt;a. 1 muka&lt;br /&gt;b. 2 muka&lt;br /&gt;a. Rp.90.000 -110.000&lt;br /&gt;b. Rp.110.000 -125.000 (Harga disesuaikan dengan jumlah, bahan dan desain)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Aneka Kaos (T-shirt)&lt;br /&gt;a. kaos akhwat&lt;br /&gt;b. kaos olah raga&lt;br /&gt;c. kaos sekolah(SD-SMA)&lt;br /&gt;(Harga disesuaikan dengan jumlah, desain dan bahan. Min- 20 pcs).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Gamis/ jilbab (seragam pengajian ibu2, organisasi dan sejenisnya)&lt;br /&gt;Mulai Rp.90.000(+ krudung mulai Rp.150.000)Harga disesuaikan dengan bahan, desain,dan jumlah pesanan. Harga bisa disesuaikan dengan permintaan pemesan.&lt;br /&gt;Min- pembelian 20 pasang untuk seragam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan :&lt;br /&gt;1. Produk bisa di Retur (tukar) maksimal 1 bulan dari waktu pemesanan.&lt;br /&gt;2. Bea kirim di tanggung oleh pemesan, via TIKI, JNE atau Pos&lt;br /&gt;3. Pemesanan via sms ke 085245912261 atau email ke 02_muslimah@plasa.com&lt;br /&gt;4. barang akan di kirim setelah pembayaran telah di transfer.&lt;br /&gt;5. pembayaran bisa langsung atau via transfer Bank Syari'ah Mandiri (BSM)&lt;br /&gt;6. tersedia Produk sample mulai harga Rp.50.000-Rp.200.000&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5361459808659244331-7570064567788890013?l=goresanpena-goresanpena.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/feeds/7570064567788890013/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5361459808659244331&amp;postID=7570064567788890013' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/7570064567788890013'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/7570064567788890013'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/2008/09/produk-anna.html' title='PRODUK ANNA'/><author><name>Anna Fatiha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16198819774008475658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='21' src='http://bp1.blogger.com/_CaYN05jpTTw/SHhOaW4e4RI/AAAAAAAAAFA/y9F2gqF9m6Q/S220/fotoku+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5361459808659244331.post-5696989880506020476</id><published>2008-09-15T16:51:00.000-07:00</published><updated>2008-09-15T16:55:27.122-07:00</updated><title type='text'>dimana ENGKAU cintaku...</title><content type='html'>Ramadhanku...&lt;br /&gt;tak berapa lama lagi engkau akan pergi...&lt;br /&gt;sedangkan Aku belum menemui cinta yang kucari selama ini...&lt;br /&gt;kemana akn akan mencarimu...cintaku...&lt;br /&gt;di mana engkau bersembunyi...&lt;br /&gt;tampakkan dirimu...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5361459808659244331-5696989880506020476?l=goresanpena-goresanpena.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/feeds/5696989880506020476/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5361459808659244331&amp;postID=5696989880506020476' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/5696989880506020476'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/5696989880506020476'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/2008/09/dimana-engkau-cintaku.html' title='dimana ENGKAU cintaku...'/><author><name>Anna Fatiha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16198819774008475658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='21' src='http://bp1.blogger.com/_CaYN05jpTTw/SHhOaW4e4RI/AAAAAAAAAFA/y9F2gqF9m6Q/S220/fotoku+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5361459808659244331.post-3785604317219915356</id><published>2008-09-15T16:45:00.000-07:00</published><updated>2008-09-15T16:50:27.243-07:00</updated><title type='text'>Planet Baru di luar Angkasa</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_CaYN05jpTTw/SM70ULGK5wI/AAAAAAAAAKE/YX84kSn3Lz4/s1600-h/023051p.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_CaYN05jpTTw/SM70ULGK5wI/AAAAAAAAAKE/YX84kSn3Lz4/s320/023051p.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5246399243346437890" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selasa, 16 September 2008 | 02:31 WIB&lt;br /&gt;JAKARTA, SELASA - Untuk pertama kalinya para astronom mengklaim telah merekam bentuk planet asing di luar tata surya (ekstrasolar) secara langsung menggunakan teleskop. Biasanya mereka hanya mendeteksi planet-planet yang sangat jauh tersebut dari tanda-tandanya saja atau hasil simulasi dan pengukuran. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ini kali pertama kami melihat langsung objek planet bermassa yang sepertinya mengorbit bintang yang mirip Matahari," ujar Davis Lafreniere, astronom dari Universitas Toronto, Kanada yang melaporkannya dalam Astrophysical Journal Letters edisi teranyar. Planet tersebut berukuran raksasa, sekitar delapan kali massa Planet Jupiter dan bersuhu 1500 derajat Celcius. Sementara bintangnya memiliki kepadatan 85 persen massa Matahari meskipun usianya diperkirakan lebih muda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Planet yang belum diberi identitas tersebut terlihat saat para astronom mengamati bintang 1RXS J160929.1-210524 yang berada 500 tahun cahaya dari Bumi. Saat itu, mereka tengah melakukan survei terhadap 85 bintang baru yang berumur 5 juta tahun dalam konstelasi bintang di Upper Scorpius.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para astronom menggunakan teleskop Gemini North yang ada di Mauna Kea, Hawaii untuk mengamati objek tersebut. Mereka juga memanfaatkan teknologi optik adaptif yang menggunakan cermin feksibel untuk mengurangi distorsi cahaya bintang saat menembus atmosfer Bumi sehingga dapat melihat bentuk bintang dan planet dengan lebih jelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tim astronom yang dipimpin Lafreniere kini tengah mempelajari apakah terdapat gaya gravitasi antara bintang dan planet tersebut sehingga merupakan suatu sistem tata surya. Sebab, jarak bintang terdekat dengan planet tersebut berada pada jarak 330 kali jarak Matahari-Bumi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tentu saja masih terlalu prematur untuk mengatakan bahwa objek ini mengorbit bintang tersebut, namun bukti-bukti yang ada tetap memungkinkan," ujar Lafreniere. Sebab, sebagai perbandingan, Planet Neptunus saja memiliki jarak orbit 30 kali jarak Matahari-Bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teori formasi bintang dan planet-planet tidak akan menjawab keganjilan tersebut. Namun, jika fakta tersebut benar, bukan tidak mungkin teori mengenai tata surya yang harsu direvisi. Masih banyak misteri alam semesta yang belum terpecahkan sampai saat ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ini tanda yang kuat bahwa alam mungkin memiliki mekanisme lebih dari satu untuk menghasilkan pasangan planet terhadap bintang yang normal," ujar Ray Jayawardhana, astronom terkemuka dari Universitas Toronto.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5361459808659244331-3785604317219915356?l=goresanpena-goresanpena.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/feeds/3785604317219915356/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5361459808659244331&amp;postID=3785604317219915356' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/3785604317219915356'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/3785604317219915356'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/2008/09/selasa-16-september-2008-0231-wib.html' title='Planet Baru di luar Angkasa'/><author><name>Anna Fatiha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16198819774008475658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='21' src='http://bp1.blogger.com/_CaYN05jpTTw/SHhOaW4e4RI/AAAAAAAAAFA/y9F2gqF9m6Q/S220/fotoku+2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_CaYN05jpTTw/SM70ULGK5wI/AAAAAAAAAKE/YX84kSn3Lz4/s72-c/023051p.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5361459808659244331.post-2723323231095203642</id><published>2008-09-07T21:37:00.000-07:00</published><updated>2008-09-07T21:49:28.065-07:00</updated><title type='text'>30 hari mencari cinta</title><content type='html'>ahad pagi yang penuh hikmah,&lt;br /&gt;perjalanan anna mencari cinta belum berakhir, hari ke delapan di perjalanan terasa amat melelahkan. belum juga anna temui jejak cinta anna yang hilang.&lt;br /&gt;anna semakin merasakan kesepian tanpa cinta yang anna rasakan. &lt;br /&gt;sejauh mata memandang tak ada berkas cahaya yang membuat anna tersenyum. anna masih larut dengan kenangan kelam yang telah lalu. yang membuat cintaNya menjauhi anna. &lt;br /&gt;ternyata masih ada Tuhan-tuhan lain yang anna dambakan, hal itu semakin membuat cintaNya sulit anna temukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;anna takut lebih jauh kehilangan CintaNya, anna takut dibenciNya, karena cinta anna kepada tuhan-tuhan selainNya. bagaimana caranya anna untuk membuang cinta Kepada Tuhan-tuhan selainNya? kenapa anna belum bisa membuangnya? kenapa anna masih mendamba cinta selain kepada Nya? kenapa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sungguh anna takut akan murkaNya, sungguh anna takut kehilangan Cinta yang sesungguhnya.&lt;br /&gt;bisakah anna temuai cinta di 22 hari terakhir pencarian cinta ini?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5361459808659244331-2723323231095203642?l=goresanpena-goresanpena.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/feeds/2723323231095203642/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5361459808659244331&amp;postID=2723323231095203642' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/2723323231095203642'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/2723323231095203642'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/2008/09/ahad-pagi-yang-penuh-hikmah-perjalanan.html' title='30 hari mencari cinta'/><author><name>Anna Fatiha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16198819774008475658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='21' src='http://bp1.blogger.com/_CaYN05jpTTw/SHhOaW4e4RI/AAAAAAAAAFA/y9F2gqF9m6Q/S220/fotoku+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5361459808659244331.post-7698059442292103831</id><published>2008-09-06T19:25:00.000-07:00</published><updated>2008-09-06T19:41:55.476-07:00</updated><title type='text'>30 Hari mencari Cinta Allah</title><content type='html'>sepekan terakhir sudah Anna mencari sebuah cinta. namun belum Anna dapatkan, karena selalu saja terjadi sesuatu yang membuat cinta itu pergi. dilarut malam yang sunyi, dikesendirian tanpa seorangpun yang thu akan kesendirian Anna, Anna berselimut kan angin tebal yang menggulung sekujur tubuh Anna. Anna bangun dari nikmatnya tidur malam untuk mengadukan kegelisahan Anna kepadanya yang anna cinta. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;larut dalam lantunan tasbih, tahmid dan takbir, butir-butir mutiara mata berjatuhan membasahi wajah Anna yang mendamba cinta Nya. setelah kembali anna jatuh ke dalam ingatan masa kelam yang terjadi beberapa saat yang lalu. yang membuat anna kehilangan cinta suciNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang anna cinta meninggalkan anna pergi jauh, ia cemburu akan cinta dunia yang anna pilih. kini setelah anna larut akan dunia yang penuh dengan keindahan yang semu...anna mulai kehilangan akan sosok gagahMu, anna kehilangan kenikmatan sujud  bersamaMu, anna kedinginan karena tidak ada yang memeluk Anna ketika malamMu menyelimuti Anna. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anna merindukanMu cinta suci...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;30 hari yang Engkau yang anna cari belum anna temui...&lt;br /&gt;kemanakah engkau cinta anna...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5361459808659244331-7698059442292103831?l=goresanpena-goresanpena.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/feeds/7698059442292103831/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5361459808659244331&amp;postID=7698059442292103831' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/7698059442292103831'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/7698059442292103831'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/2008/09/30-hari-mencari-cinta-allah.html' title='30 Hari mencari Cinta Allah'/><author><name>Anna Fatiha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16198819774008475658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='21' src='http://bp1.blogger.com/_CaYN05jpTTw/SHhOaW4e4RI/AAAAAAAAAFA/y9F2gqF9m6Q/S220/fotoku+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5361459808659244331.post-2553519049622658829</id><published>2008-08-29T20:06:00.000-07:00</published><updated>2008-08-29T20:11:48.021-07:00</updated><title type='text'>Ilmu Hadist</title><content type='html'>Definisi Musthola'ah Hadits&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;HADITS&lt;/span&gt; ialah sesuatu yang disandarkan kepada Nabi Muhammad SAW baik berupa perkataan, perbuatan, pernyataan, taqrir, dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;ATSAR&lt;/span&gt; ialah sesuatu yang disandarkan kepada para sahabat Nabi Muhammad SAW.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;TAQRIR&lt;/span&gt; ialah keadaan Nabi Muhammad SAW yang mendiamkan, tidak mengadakan sanggahan atau menyetujui apa yang telah dilakukan atau diperkatakan oleh para sahabat di hadapan beliau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;SAHABAT&lt;/span&gt; ialah orang yang bertemu Rosulullah SAW dengan pertemuan yang wajar sewaktu beliau masih hidup, dalam keadaan islam lagi beriman dan mati dalam keadaan islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;TABI'IN&lt;/span&gt; ialah orang yang menjumpai sahabat, baik perjumpaan itu lama atau sebentar, dan dalam keadaan beriman dan islam, dan mati dalam keadaan islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;MATAN&lt;/span&gt; ialah lafadz hadits yang diucapkan oleh Nabi Muhammad SAW, atau disebut juga isi hadits.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Unsur-Unsur Yang Harus Ada Dalam Menerima Hadits&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Rawi, yaitu orang yang menyampaikan atau menuliskan hadits dalam suatu kitab apa-apa yang pernah didengar dan diterimanya dari seseorang atau gurunya. Perbuatannya menyampaikan hadits tersebut dinamakan merawi atau meriwayatkan hadits dan orangnya disebut perawi hadits.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Sistem Penyusun Hadits Dalam Menyebutkan Nama Rawi&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;As Sab'ah berarti diriwayatkan oleh tujuh perawi, yaitu :&lt;br /&gt;1. Ahmad&lt;br /&gt;2. Bukhari&lt;br /&gt;3. Turmudzi&lt;br /&gt;4. Nasa'i&lt;br /&gt;5. Muslim&lt;br /&gt;6. Abu Dawud&lt;br /&gt;7. Ibnu Majah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;As Sittah berarti diriwayatkan oleh enam perawi yaitu : Semua nama yang tersebut diatas (As Sab'ah) selain Ahmad&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al Khomsah berarti diriwayatkan oleh lima perawi yaitu : Semua nama yang tersebut diatas (As Sab'ah) selain Bukhari dan Muslim&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al Arba'ah berarti diriwayatkan oleh empat perawi yaitu : Semua nama yang tersebut diatas (As Sab'a) selain Ahmad, Bukhari dan Muslim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ats Tsalasah berarti diriwayatkan oleh tiga perawi yaitu : Semua nama yang tersebut diatas (As Sab'ah) selain Ahmad, Bukhari, Muslim dan Ibnu Majah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asy Syaikhon berarti diriwayatkan oleh dua orang perawi yaitu : Bukhari dan Muslim&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al Jama'ah berarti diriwayatkan oleh para perawi yang banyak sekali jumlahnya (lebih dari tujuh perawi / As Sab'ah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Matnu'l Hadits adalah pembicaraan (kalam) atau materi berita yang berakhir pada sanad yang terakhir. Baik pembicaraan itu sabda Rosulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam, sahabat ataupun tabi'in. Baik isi pembicaraan itu tentang perbuatan Nabi, maupun perbuatan sahabat yang tidak disanggah oleh Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sanad atau Thariq adalah jalan yang dapat menghubungkan matnu'l hadits kepada Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam .&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Gambaran Sanad&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Untuk memahami pengertian sanad, dapat digambarkan sebagai berikut: Sabda Rosulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam  didengar oleh sahabat (seorang atau lebih). Sahabat ini (seorang atau lebih) menyampaikan kepada tabi'in (seorang atau lebih), kemudian tabi'in menyampaikan pula kepada orang-orang dibawah generasi mereka. Demikian seterusnya hingga dicatat oleh imam-imam ahli hadits seperti Muslim, Bukhari, Abu Dawud, dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh:&lt;br /&gt;Waktu meriwayatkan hadits Nabi Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam, Bukhari berkata hadits ini diucapkan kepada saya oleh A, dan A berkata diucapkan kepada saya oleh B, dan B berkata diucapkan kepada saya oleh C, dan C berkata diucapkan kepada saya oleh D, dan D berkata diucapkan kepada saya oleh Nabi Muhammad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awal Sanad dan akhir Sanad&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut istilah ahli hadits, sanad itu ada permulaannya (awal) dan ada kesudahannya (akhir). Seperti contoh diatas yang disebut awal sanad adalah A dan akhir sanad adalah D.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Klasifikasi Hadits&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Klasifikasi hadits menurut dapat (diterima) atau ditolaknya hadits sebagai hujjah (dasar hukum) adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadits Shohih, adalah hadits yang  diriwayatkan oleh rawi yang adil, sempurna ingatan, sanadnya bersambung, tidak ber illat dan tidak janggal. Illat hadits yang dimaksud adalah suatu penyakit yang samar-samar yang dapat menodai keshohihan suatu hadits.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadits Makbul adalah hadits-hadits yang mempunyai sifat-sifat yang dapat diterima sebagai Hujjah. Yang termasuk hadits makbul adalah Hadits Shohih dan Hadits Hasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadits Hasan adalah hadits yang diriwayatkan oleh Rawi yang adil, tapi tidak begitu kuat ingatannya (hafalan), bersambung sanadnya, dan tidak terdapat illat serta kejanggalan pada matannya. Hadits Hasan termasuk hadits yang Makbul, biasanya dibuat hujjah buat sesuatu hal yang tidak terlalu berat atau terlalu penting.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadits Dhoif adalah hadits yang kehilangan satu syarat atau lebih dari syarat-syarat hadits shohih atau hadits hasan. Hadits Dhoif banyak macam ragamnya dan mempunyai perbedaan derajat satu sama lain, disebabkan banyak atau sedikitnya syarat-syarat hadits shohih atau hasan yang tidak dipenuhinya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Syarat-syarat Hadits Shohih&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hadits dapat dinilai shohih apabila telah memenuhi 5 Syarat :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Rawinya bersifat Adil&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Sempurna ingatan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Sanadnya tidak terputus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Hadits itu tidak berillat dan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Hadits itu tidak janggal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arti Adil dalam periwayatan, seorang rawi harus memenuhi 4 syarat untuk dinilai adil, yaitu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Selalu memelihara perbuatan taat dan menjahui perbuatan maksiat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Menjauhi dosa-dosa kecil yang dapat menodai agama dan sopan santun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Tidak melakukan perkara-perkara Mubah yang dapat menggugurkan iman kepada kadar dan mengakibatkan penyesalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Tidak mengikuti pendapat salah satu madzhab yang bertentangan dengan dasar Syara'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Klasifikasi Hadits Dhoif berdasarkan kecacatan perawinya&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;a. Hadits Maudhu': adalah hadits yang diciptakan oleh seorang pendusta yang ciptaan itu mereka katakan bahwa itu adalah sabda Nabi SAW, baik hal itu disengaja maupun tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Hadits Matruk: adalah hadits yang menyendiri dalam periwayatan, yang diriwayatkan oleh orang yang dituduh dusta dalam perhaditsan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Hadits Munkar: adalah hadits yang menyendiri dalam periwayatan, yang diriwayatkan oleh orang yang banyak kesalahannya, banyak kelengahannya atau jelas kefasiqkannya yang bukan karena dusta. Di dalam satu jurusan jika ada hadits yang diriwayatkan oleh dua hadits lemah yang berlawanan, misal yang satu lemah sanadnya, sedang yang satunya lagi lebih lemah sanadnya, maka yang lemah sanadnya dinamakan hadits Ma'ruf dan yang lebih lemah dinamakan hadits Munkar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Hadits Mu'allal (Ma'lul, Mu'all): adalah hadits yang tampaknya baik, namun setelah diadakan suatu penelitian dan penyelidikan ternyata ada cacatnya. Hal ini terjadi karena salah sangka dari rawinya dengan menganggap bahwa sanadnya bersambung, padahal tidak. Hal ini hanya bisa diketahui oleh orang-orang yang ahli hadits.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. Hadits Mudraj (saduran): adalah hadits yang disadur dengan sesuatu yang bukan hadits atas perkiraan bahwa saduran itu termasuk hadits.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;f. Hadits Maqlub: adalah hadits yang terjadi mukhalafah (menyalahi hadits lain), disebabkan mendahului atau mengakhirkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;g. Hadits Mudltharrib: adalah hadits yang menyalahi dengan hadits lain terjadi dengan pergantian pada satu segi yang saling dapat bertahan, dengan tidak ada yang dapat ditarjihkan (dikumpulkan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;h. Hadits Muharraf: adalah hadits yang menyalahi hadits lain terjadi disebabkan karena perubahan Syakal kata, dengan masih tetapnya bentuk tulisannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;i. Hadits Mushahhaf: adalah hadits yang mukhalafahnya karena perubahan titik kata, sedang bentuk tulisannya tidak berubah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;j. Hadits Mubham: adalah hadits yang didalam matan atau sanadnya terdapat seorang rawi yang tidak dijelaskan apakah ia laki-laki atau perempuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;k. Hadits Syadz (kejanggalan): adalah hadits yang diriwayatkan oleh seorang yang makbul (tsiqah) menyalahi riwayat yang lebih rajih, lantaran mempunyai kelebihan kedlabithan atau banyaknya sanad atau lain sebagainya, dari segi pentarjihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;l. Hadits Mukhtalith: adalah hadits yang rawinya buruk hafalannya, disebabkan sudah lanjut usia, tertimpa bahaya, terbakar atau hilang kitab-kitabnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Klasifikasi hadits Dhoif berdasarkan gugurnya rawi&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;1. Hadits Muallaq: adalah hadits yang gugur (inqitha') rawinya seorang atau lebih dari awal sanad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Hadits Mursal: adalah hadits yang gugur dari akhir sanadnya, seseorang setelah tabi'in.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Hadits Mudallas: adalah hadits yang diriwayatkan menurut cara yang diperkirakan, bahwa hadits itu tiada bernoda. Rawi yang berbuat demikian disebut Mudallis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Hadits Munqathi': adalah hadits yang gugur rawinya sebelum sahabat, disatu tempat, atau gugur dua orang pada dua tempat dalam keadaan tidak berturut-turut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Hadits Mu'dlal: adalah hadits yang gugur rawi-rawinya, dua orang atau lebih berturut turut, baik sahabat bersama tabi'in, tabi'in bersama tabi'it tabi'in, maupun dua orang sebelum sahabat dan tabi'in.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Klasifikasi hadits Dhoif berdasarkan sifat matannya&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;1. Hadits Mauquf: adalah hadits yang hanya disandarkan kepada sahabat saja, baik yang disandarkan itu perkataan atau perbuatan dan baik sanadnya bersambung atau terputus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Hadits Maqthu': adalah perkataan atau perbuatan yang berasal dari seorang tabi'in serta di mauqufkan padanya, baik sanadnya bersambung atau tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Apakah Boleh Berhujjah dengan hadits Dhoif ?&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Para ulama sepakat melarang meriwayatkan hadits dhoif yang maudhu' tanpa menyebutkan kemaudhu'annya. Adapun kalau hadits dhoif itu bukan hadits maudhu' maka diperselisihkan tentang boleh atau tidaknya diriwayatkan untuk berhujjah. Berikut ini pendapat yang ada yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendapat Pertama Melarang secara mutlak meriwayatkan segala macam hadits dhoif, baik untuk menetapkan hukum, maupun untuk memberi sugesti amalan utama. Pendapat ini dipertahankan oleh Abu Bakar Ibnul 'Araby.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendapat Kedua Membolehkan, kendatipun dengan melepas sanadnya dan tanpa menerangkan sebab-sebab kelemahannya, untuk memberi sugesti, menerangkan keutamaan amal (fadla'ilul a'mal  dan cerita-cerita, bukan untuk menetapkan hukum-hukum syariat, seperti halal dan haram, dan bukan untuk menetapkan aqidah-aqidah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para imam seperti Ahmad bin hambal, Abdullah bin al Mubarak berkata: "Apabila kami meriwayatkan hadits tentang halal, haram dan hukum-hukum, kami perkeras sanadnya dan kami kritik rawi-rawinya. Tetapi bila kami meriwayatkan tentang keutamaan, pahala dan siksa kami permudah dan kami perlunak rawi-rawinya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, Ibnu Hajar Al Asqalany termasuk ahli hadits yang membolehkan berhujjah dengan hadits dhoif untuk fadla'ilul amal. Ia memberikan 3 syarat dalam hal meriwayatkan hadits dhoif, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadits dhoif itu tidak keterlaluan. Oleh karena itu, untuk hadits-hadits dhoif yang disebabkan rawinya pendusta, tertuduh dusta, dan banyak salah, tidak dapat dibuat hujjah kendatipun untuk fadla'ilul amal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dasar amal yang ditunjuk oleh hadits dhoif tersebut, masih dibawah satu dasar yang dibenarkan oleh hadits yang dapat diamalkan (shahih dan hasan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam mengamalkannya tidak mengitikadkan atau menekankan bahwa hadits tersebut benar-benar bersumber kepada nabi, tetapi tujuan mengamalkannya hanya semata mata untuk ikhtiyath (hati-hati) belaka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Klasifikasi hadits dari segi sedikit atau banyaknya rawi :&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;[1] Hadits Mutawatir: adalah suatu hadits hasil tanggapan dari panca indra, yang diriwayatkan oleh sejumlah besar rawi, yang menurut adat kebiasaan mustahil mereka berkumpul dan bersepakat dusta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syarat syarat hadits mutawatir&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pewartaan yang disampaikan oleh rawi-rawi tersebut harus berdasarkan tanggapan panca indra. Yakni warta yang mereka sampaikan itu harus benar benar hasil pendengaran atau penglihatan mereka sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jumlah rawi-rawinya harus mencapai satu ketentuan yang tidak memungkinkan mereka bersepakat bohong/dusta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adanya keseimbangan jumlah antara rawi-rawi dalam lapisan pertama dengan jumlah rawi-rawi pada lapisan berikutnya. Kalau suatu hadits diriwayatkan oleh 5 sahabat maka harus pula diriwayatkan oleh 5 tabi'in demikian seterusnya, bila tidak maka tidak bisa dinamakan hadits mutawatir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[2] Hadits Ahad: adalah hadits yang tidak memenuhi syarat syarat hadits mutawatir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Klasifikasi hadits Ahad&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadits Masyhur: adalah hadits yang diriwayatkan oleh 3 orang rawi atau lebih, serta belum mencapai derajat mutawatir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadits Aziz: adalah hadits yang diriwayatkan oleh 2 orang rawi, walaupun 2 orang rawi tersebut pada satu thabaqah (lapisan) saja, kemudian setelah itu orang-orang meriwayatkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadits Gharib: adalah hadits yang dalam sanadnya terdapat seorang yang menyendiri dalam meriwayatkan, dimana saja penyendirian dalam sanad itu terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Hadits Qudsi atau Hadits Rabbani atau Hadits Ilahi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adalah sesuatu yang dikabarkan oleh Allah kepada nabiNya dengan melalui ilham atau impian, yang kemudian nabi menyampaikan makna dari ilham atau impian tersebut dengan ungkapan kata beliau sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perbedaan Hadits Qudsi dengan hadits Nabawi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada hadits qudsi biasanya diberi ciri ciri dengan dibubuhi kalimat-kalimat :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.Qala ( yaqalu ) Allahu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Fima yarwihi 'anillahi Tabaraka wa Ta'ala&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Lafadz lafadz lain yang semakna dengan apa yang tersebut diatas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Perbedaan Hadits Qudsi dengan Al-Qur'an:&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;1. Semua lafadz-lafadz Al-Qur'an adalah mukjizat dan mutawatir, sedang hadits qudsi tidak demikian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Ketentuan hukum yang berlaku bagi Al-Qur'an, tidak berlaku pada hadits qudsi. Seperti larangan menyentuh, membaca pada orang yang berhadats, dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Setiap huruf yang dibaca dari Al-Qur'an memberikan hak pahala kepada pembacanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Meriwayatkan Al-Qur'an tidak boleh dengan maknanya saja atau mengganti lafadz sinonimnya, sedang hadits qudsi tidak demikian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Bid'ah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan bid'ah ialah sesuatu bentuk ibadah yang dikategorikan dalam menyembah Allah yang Allah sendiri tidak memerintahkannya, Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam  tidak menyontohkannya, serta para sahabat-sahabat Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam  tidak menyontohkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kewajiban sebagai seorang muslim adalah mengingatkan amar ma'ruf nahi munkar kepada saudara-saudara seiman yang masih sering mengamalkan amalan-amalan ataupun cara-cara bid'ah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alloh berfirman, dalam QS Al-Maidah ayat 3, "Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridai Islam itu jadi agama bagimu." Jadi tidak ada satu halpun yang luput dari penyampaian risalah oleh Nabi. Sehingga jika terdapat hal-hal baru yang berhubungan dengan ibadah, maka itu adalah bid'ah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kulu bid'ah dholalah..." semua bid'ah adalah sesat (dalam masalah ibadah). "Wa dholalatin fin Naar..." dan setiap kesesatan itu adanya dalam neraka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hal seperti speaker, naik pesawat, naik mobil, pakai pasta gigi, tidak dapat dikategorikan sebagai bid'ah. Semua hal ini tidak dapat dikategorikan sebagai bentuk ibadah yang menyembah Allah. Ada tata cara dalam beribadah yang wajib dipenuhi, misalnya dalam hal sembahyang ada ruku, sujud, pembacaan al-Fatihah, tahiyat, dst. Ini semua adalah wajib dan siapa pun yang menciptakan cara baru dalam sembahyang, maka itu adalah bid'ah. Ada tata cara dalam ibadah yang dapat kita ambil hikmahnya. Seperti pada zaman Rasul Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam menggunakan siwak, maka sekarang menggunakan sikat gigi dan pasta gigi, terkecuali beberapa muslim di Arab, India, dst.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menemukan hal baru dalam ilmu pengetahuan bukanlah bid'ah, bahkan dapat menjadi ladang amal bagi umat muslim. Banyak muncul hadits-hadits yang bermuara (matannya) kepada hal bid'ah. Dan ini sangat sulit sekali untuk diingatkan kepada para pengamal bid'ah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Apakah yang menyebabkan timbulnya Hadits-Hadits Palsu?&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Didalam Kitab Khulaashah Ilmil Hadits dijelaskan bahwa kabar yang datang pada Hadits ada tiga macam:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang wajib dibenarkan (diterima).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang wajib ditolak (didustakan, tidak boleh diterima) yaitu Hadits yang diadakan orang mengatasnamakan Rasululloh Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang wajib ditangguhkan (tidak boleh diamalkan) dulu sampai jelas penelitian tentang kebenarannya, karena ada dua kemungkinan. Boleh jadi itu adalah ucapan Nabi dan boleh jadi pula itu bukan ucapan Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam (dipalsukan atas nama Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengetahui apakah Hadits itu palsu atau tidak, ada beberapa cara, diantaranya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atas pengakuan orang yang memalsukannya. Misalnya Imam Bukhari pernah meriwayatkan dalam Kitab Taarikhut Ausath dari 'Umar bin Shub-bin bin 'Imran At-Tamiimy sesungguhnya dia pernah berkata, artinya: Aku pernah palsukan khutbah Rosululloh Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam. Maisaroh bin Abdir Rabbik Al-Farisy pernah mengakui bahwa dia sendiri telah memalsukan Hadits hadits yang berhubung-an dengan Fadhilah Qur'an (Keutamaan Al-Qur'an) lebih dari 70 hadits, yang sekarang banyak diamalkan oleh ahli-ahli Bid'ah. Menurut pengakuan Abu 'Ishmah Nuh bin Abi Maryam bahwa dia pernah memalsukan dari Ibnu Abbas beberapa Hadits yang hubungannya dengan Fadhilah Qur'an satu Surah demi Surah. (Kitab Al-Baa'itsul Hatsiits).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan memperhatikan dan mempelajari tanda-tanda/qorinah yang lain yang dapat menunjukkan bahwa Hadits itu adalah Palsu. Misalnya dengan melihat dan memperhatikan keadaan dan sifat perawi yang meriwayatkan Hadits itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terdapat ketidaksesuaian makna dari matan (isi cerita) hadits tersebut dengan Al-Qur'an. Hadits tidak pernah bertentangan dengan apa yang ada dalam ayat-ayat Qur'an.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terdapat kekacauan atau terasa berat didalam susunannya, baik lafadznya ataupun ditinjau dari susunan bahasa dan Nahwunya (grammarnya).&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Sebab-sebab terjadi atas timbulnya Hadits-hadits Palsu&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Adanya kesengajaan dari pihak lain untuk merusak ajaran Islam. Misalnya dari kaum Orientalis Barat yang sengaja mempelajari Islam untuk tujuan menghancurkan Islam (seperti Snouck Hurgronje).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menguatkan pendirian atau madzhab suatu golongan tertentu. Umumnya dari golongan Syi'ah, golongan Tareqat, golongan Sufi, para Ahli Bid'ah, orang-orang Zindiq, orang yang menamakan diri mereka Zuhud, golongan Karaamiyah, para Ahli Cerita, dan lain-lain. Semua yang tersebut ini membolehkan untuk meriwayatkan atau mengadakan Hadits-hadits Palsu yang ada hubungannya dengan semua amalan-amalan yang mereka kerjakan. Yang disebut 'Targhiib' atau sebagai suatu ancaman yang yang terkenal dengan nama 'At-Tarhiib'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mendekatkan diri kepada Sultan, Raja, Penguasa, Presiden, dan lain-lainnya dengan tujuan mencari kedudukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mencari penghidupan dunia (menjadi mata pencaharian dengan menjual hadits-hadits Palsu).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menarik perhatian orang sebagaimana yang telah dilakukan oleh para ahli dongeng dan tukang cerita, juru khutbah, dan lain-lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Hukum meriwayatkan Hadits-hadits Palsu&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Secara Muthlaq, meriwayatkan hadits-hadits palsu itu hukumnya haram bagi mereka yang sudah jelas mengetahui bahwa hadits itu palsu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi mereka yang meriwayatkan dengan tujuan memberi tahu kepada orang bahwa hadits ini adalah palsu (menerangkan kepada mereka sesudah meriwayatkan atau mebacakannya) maka tidak ada dosa atasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka yang tidak tahu sama sekali kemudian meriwayatkannya atau mereka mengamalkan makna hadits tersebut karena tidak tahu, maka tidak ada dosa atasnya. Akan tetapi sesudah mendapatkan penjelasan bahwa riwayat atau hadits yang dia ceritakan atau amalkan itu adalah hadits palsu, maka hendaklah segera dia tinggalkannya, kalau tetap dia amalkan sedang dari jalan atau sanad lain tidak ada sama sekali, maka hukumnya tidak boleh (berdosa - dari Kitab Minhatul Mughiits).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Sumber Rujukan: Kitab Hadits Dhaif dan Maudhlu - Muhammad Nashruddin Al-Albany;  Kitab Hadits Maudhlu -  Ibnu Qoyyim Al-Jauziyah; Kitab Mengenal Hadits Maudhlu - Muhammad bin Ali Asy-Syaukaaniy; Kitab Kalimat-kalimat Thoyiib - Ibnu Taimiyah (tahqiq oleh Muhammad Nashruddin Al-Albany);&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5361459808659244331-2553519049622658829?l=goresanpena-goresanpena.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/feeds/2553519049622658829/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5361459808659244331&amp;postID=2553519049622658829' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/2553519049622658829'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/2553519049622658829'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/2008/08/ilmu-hadist.html' title='Ilmu Hadist'/><author><name>Anna Fatiha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16198819774008475658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='21' src='http://bp1.blogger.com/_CaYN05jpTTw/SHhOaW4e4RI/AAAAAAAAAFA/y9F2gqF9m6Q/S220/fotoku+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5361459808659244331.post-6044941964699418916</id><published>2008-08-29T19:53:00.000-07:00</published><updated>2008-08-29T19:54:45.223-07:00</updated><title type='text'>Israel Cetak Gambar Rasulullah SAW Pada pakaian dalam wanita</title><content type='html'>Nazaret-Infopalestina : Gerakan Islam di wilayah Palestina jajahan 48 mengecam salah satu perusahaan Israel milik salah satu gerakan radikal Zionis yang mencetak gambar Rasualallah SAW pada kaos dan pakaian dalam wanita dengan maksud menghina Rasulallah SAW dan agama Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Anggota Legislatif dari Gerakan Islam di Palestina Jajahan 48, Ra’fat Uwaidhah menyebutkan, salah satu perusahaan produksi pakaian dalam mencetak gambar Rasulallah SAW pada kaos dan pakaian dalam wanita yang menggambarkan Rasulallah sedang membawa senjata. Seolah mau membunuh. Sementara di sampingnya ada sekumpulan kambing-kambing dan beberapa kitab. Kemudian di bawahnya tertulis “Jika Muhammad tidak datang ke gunung maka pertanda baik”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Uwaidhah menegaskan, barang siapa yang mengambar Rasulallah SAW. Dialah pembunuh sebenarnya. Kemudian ia sandarkan sifat tersebut pada pribadi Rasulallah SAW dan agama Islam. Aleg Palestina ini menambahkan, bukan pertama kalinya Israel melakukan pelecehan seperti ini pada pribadi Rasulallah SAW. Israel telah menyakiti 1,5 milyar kaum muslimina di dunia. Semua kaum muslimin akan melakukan tindakan apapun untuk menghadapi pelecehan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Sebelumnya, Gerakan Islam menyerukan semua pihak untuk bersatu membela pribadi Rasulallah SAW dengan segala apa yang dimiliki. Berupa kekuatan dan tekad, iman dan kecintaan pada Rasulallah SAW. Kaum muslimin diserukan melakukan pembelaan atas Rasulallah dari kejahatan Israel tersebut sebagai kelanjutan dari Koran Denmark.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Menghadapi kejahatan Israel terhadap Rasulallah kita dan juga tempat-tempat suci kita, tidak bisa hanya dihadapi dengan diam-diam saja. Masalah ini bukanlah masalah kecemburuan terhadap Rasulallah dan mempertahankan agama dan kesucian kita yang secara politis dan informasi harus diketahui. Namun masalah ini lebih penting dari semua itu. Yang memiliki urgensi dan strategis. Maka diamnya kita terhadap masalah ini akan membuat zionis radikal melakukan yang lebih dakhsyat lagi terhadap agama dan kehormatan kaum muslimin di masa yang akan datang. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;infopalestina.com&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5361459808659244331-6044941964699418916?l=goresanpena-goresanpena.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/feeds/6044941964699418916/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5361459808659244331&amp;postID=6044941964699418916' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/6044941964699418916'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/6044941964699418916'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/2008/08/israel-cetak-gambar-rasulullah-saw-pada.html' title='Israel Cetak Gambar Rasulullah SAW Pada pakaian dalam wanita'/><author><name>Anna Fatiha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16198819774008475658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='21' src='http://bp1.blogger.com/_CaYN05jpTTw/SHhOaW4e4RI/AAAAAAAAAFA/y9F2gqF9m6Q/S220/fotoku+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5361459808659244331.post-6241468892990760156</id><published>2008-08-29T19:43:00.001-07:00</published><updated>2008-08-29T19:47:45.092-07:00</updated><title type='text'>Penetapan Awal dan Akhir Ramadhan</title><content type='html'>Sebagai bulan yang penuh berkah, rahmat, dan ampunan, bulan Ramadhan selalu dinantikan kehadirannya oleh umat Islam. Namun sayangnya, momentum penting itu hampir selalu diwarnai perbedaan di antara umat Islam dalam mengawali dan mengakhirinya. Patut dicatat, problem tersebut itu tidak hanya terjadi di tingkat nasional, namun juga dunia Islam pada umumnya. Bagaimana kita menyikapi perbedaan tersebut?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sabab Pelaksanaan Puasa: Ru’yah Hilal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Telah maklum bahwa puasa Ramadhan merupakan ibadah yang wajib ditunaikan setiap mukallaf. Allah Swt berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآَنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang batil). Karena itu, barang siapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu (QS al-Baqarah [2]: 183-185).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah saw bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;بُنِيَ الْإِسْلَامُ عَلَى خَمْسٍ شَهَادَةِ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ وَإِقَامِ الصَّلَاةِ وَإِيتَاءِ الزَّكَاةِ وَالْحَجِّ وَصَوْمِ رَمَضَانَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam dibangun atas lima perkara: kesaksian bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan Allah, mendirikan shalat, membayar zakat, haji, dan berpuasa Ramadhan (HR al-Bukhari no. 7; Muslim no. 21; al-Nasa’i no. 4915; Ahmad no. 4567, dari Ibnu Umar ra ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan ayat dan Hadits ini, serta dalil-dalil lainnya, puasa Ramadhan merupakan suatu ibadah yang wajib ditunaikan. Sebagai layaknya ibadah, syara’ tidak hanya menjelaskan status hukumnya –bahwa puasa Ramadhan adalah fardhu ‘ain–, tetapi juga secara gamblang dan rinci menjelaskan tentang tata cara pelaksanaannya, baik berkenaan dengan al-sabab, al-syarth, al-mâni’, al-shihah wa al-buthlân, dan al-‘azhîmah wa al-rukhshah-nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkenaan dengan sabab (sebab dilaksanakannya suatu hukum) puasa Ramadhan, syara’ menjelaskan bahwa ru’yah al-hilâl merupakan sabab dimulai dan diakhirinya puasa Ramadhan. Apabila bulan tidak bisa diru’yah, maka puasa dilakukan setelah istikmâl bulan Sya’ban. Ketetapan ini didasarkan banyak dalil. Beberapa di antaranya adalah Hadits-hadits berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;صُومُوا لِرُؤْيَتِهِ وَأَفْطِرُوا لِرُؤْيَتِهِ فَإِنْ غُبِّيَ عَلَيْكُمْ فَأَكْمِلُوا عِدَّةَ شَعْبَانَ ثَلاَثِينَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berpuasalah kalian karena melihatnya (hilal) dan berbukalah kalian karena melihatnya (hilal). Apabila pandangan kalian tersamar (terhalang), maka sempurnakanlah hitungan bulan Sya’ban menjadi 30 hari (HR. Bukhari no. 1776 dari Abu Hurairah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;إِذَا رَأَيْتُمُوهُ فَصُومُوا وَإِذَا رَأَيْتُمُوهُ فَأَفْطِرُوا فَإِنْ غُمَّ عَلَيْكُمْ فَاقْدُرُوا لَهُ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila kamu melihatnya (hila)l, maka berpuasalah; dan apabila kamu melihatnya, maka berbukalah. Jika ada mendung menutupi kalian, maka hitunglah (HR al-Bukhari no. 1767 dari Abu Hurairah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;صُومُوا لِرُؤْيَتِهِ وَأَفْطِرُوا لِرُؤْيَتِهِ فَإِنْ غُمِّيَ عَلَيْكُمْ الشَّهْرُ فَعُدُّوا ثَلَاثِينَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berpuasalah kalian karena melihatnya (hilal) dan berbukalah kalian karena melihatnya (hilal). Apabila pandangan kalian terhalang mendung, maka hitunglah tiga puluh bulan hari (HR Muslim no.1810, dari Abu Hurairah ra.)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;لاَ تَصُومُوا حَتَّى تَرَوْا الْهِلَالَ وَلَا تُفْطِرُوا حَتَّى تَرَوْهُ فَإِنْ غُمَّ عَلَيْكُمْ فَاقْدُرُوا لَهُ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Janganlah kalian puasa hingga melihat hilal, jangan pula kalian berbuka hingga melihatnya, jika kalian terhalangi awan, maka sempurnakanlah hitungannya menjadi tiga puluh hari (HR. Bukhari no. 1773, Muslim no. 1795, al-Nasai no. 2093; dari Abdullah bin Umar ra.).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;لاَ تُقَدِّمُوا الشَّهْرَ بِصِيَامِ يَوْمٍ وَلاَ يَوْمَيْنِ إِلاَّ أَنْ يَكُونَ شَيْءٌ يَصُومُهُ أَحَدُكُمْ وَلاَ تَصُومُوا حَتَّى تَرَوْهُ ثُمَّ صُومُوا حَتَّى تَرَوْهُ فَإِنْ حَالَ دُونَهُ غَمَامَةٌ فَأَتِمُّوا الْعِدَّةَ ثَلاَثِينَ ثُمَّ أَفْطِرُوا وَالشَّهْرُ تِسْعٌ وَعِشْرُونَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Janganlah kalian mendahului bulan Ramadhan dengan puasa satu atau dua hari kecuali seseorang di antara kalian yang biasa berpuasa padanya. Dan janganlah kalian berpuasa sampai melihatnya (hilal Syawal). Jika ia (hilal) terhalang awan, maka sempurnakanlah bilangan tiga puluh hari kemudian berbukalah (Iedul Fithri) dan satu bulan itu 29 hari (HR. Abu Dawud no. 1982, al-Nasa’i 1/302, al-Tirmidzi 1/133, al-Hakim 1/425, dari Ibnu Abbas dan di shahih kan sanadnya oleh al-Hakim dan disetujui oleh al-Dzahabi.)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;إِنَّمَا الشَّهْرُ تِسْعٌ وَعِشْرُونَ فَلَا تَصُومُوا حَتَّى تَرَوْهُ وَلَا تُفْطِرُوا حَتَّى تَرَوْهُ فَإِنْ غُمَّ عَلَيْكُمْ فَاقْدِرُوا لَهُ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya bulan itu ada dua puluh sembilah hari, maka janganlah kalian berpuasa hingga melihatnya. Dan janganlah kalian berbuka hingga melihatnya. Apabila mendung menutupi kalian, maka perkirakanlah.” (HR. Muslim 1797, HR Ahmad no. 4258, al-Darimi no. 1743, al-Daruquthni no. 2192, dari Ibnu Umar ra).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan Hadits-hadits tersebut, para fuqaha berkesimpulan bahwa penetapan awal dan akhir Ramadhan didasarkan kepada ru’yah al-hilâl. Imam al-Nawawi menyatakan, “Tidak wajib berpuasa Ramadhan kecuali dengan melihat hilal. Apabila mereka tertutup mendung, maka mereka wajib menyempurnakan Sya’ban (menjadi tiga puluh hari), kemudian mereka berpuasa.[1]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ali al-Shabuni berkata, “Bulan Ramadhan ditetapkan dengan ru’yah hilal, meskipun berasal dari seroang yang adil atau dengan menyempurnakan hitungan Sya’ban menjadi tiga puluh hari; dan tidak dianggap dengan hisab dan astronomi; berdasarkan sabda Rasulullah saw. ‘Shumû li ru’yatihi wa afthirû li ru’yatihi…”.[2]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut pendapat Jumhur, kesaksian ru’yah hilal Ramadhan dapat diterima dari seorang saksi Muslim yang adil.[3] Ketetapan itu didasarkan oleh beberapa Hadits Nabi saw. Dari Ibnu Umar ra:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;تَرَاءَى النَّاسُ الْهِلَالَ فَأَخْبَرْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنِّي رَأَيْتُهُ فَصَامَهُ وَأَمَرَ النَّاسَ بِصِيَامِهِ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang melihat hilal, kemudian saya sampaikan Rasulullah saw, “Sesungguhnya saya melihatnya (hilal). Kemudian beliau berpuasa dan memrintahkan orang-orang untuk berpuasa (HR Abu Dawud no. 1995; al-Darimi no, 1744; dan al-Daruquthni no. 2170).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Hadits ini, Rasulullah saw berpuasa dan memerintahkan umat Islam untuk berpuasa berdasarkan kesaksian Ibnu Umar ra. Itu artinya, kesaksian seorang Muslim dalam ru’yah hilah dapat diterima.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Ibnu Abbas bahwa:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;جَاءَ أَعْرَابِيٌّ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ إِنِّي رَأَيْتُ الْهِلَالَ قَالَ أَتَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ أَتَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ قَالَ نَعَمْ قَالَ يَا بِلَالُ أَذِّنْ فِي النَّاسِ أَنْ يَصُومُوا غَدًا&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Telah datang seorang Arab Badui kepada Nabi Muhammad saw kemudian berkata, “Sungguh saya telah melihat hilal¤. Rasulullah bertanya, “Apakah anda bersaksi bahwa tidak ada ilah selain Allah dan bersaksi bahwa sesungguhnya Muhammad adalah Rasulullah?” Orang tersebut menjawab, “Ya”. Lalu Rasulullah bersabda, “Wahai Bilal, umumkan kepada manusia (khalayak) agar mereka berpuasa besok.” (HR Imam yang lima, disahihkan oleh Khuzaimah &amp; Ibnu Hiban).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Hadits tersebut dikisahkan, Rasulullah saw tidak langsung menerima kesaksian seseorang tentang ru’yah. Beliau baru mau menerima kesaksian ru’yah orang itu setelah diketahui bahwa dia adalah seorang Muslim. Andaikan status Muslim tidak menjadi syarat diterimanya kesaksian ru’yah Ramadhan, maka Rasulullah saw tidak perlu melontarkan pertanyaan yang mempertanyakan keislamannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak Terikat dengan Mathla’&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persoalan berikutnya adalah mathla’ (tempat lahirnya bulan). Sebagian ulama Syafi’iyyah berpendapat, jika satu kawasan melihat bulan, maka daerah dengan radius 24 farsakh dari pusat ru’yah bisa mengikuti hasil ru’yat daerah tersebut. Sedangkan daerah di luar radius itu boleh melakukan ru’yah sendiri, dan tidak harus mengikuti hasil ru’yat daerah lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendapat tersebut disandarkan kepada Hadits yang diriwayatkan dari Kuraib:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;أَنَّ أُمَّ الْفَضْلِ بَعَثَتْهُ إلَى مُعَاوِيَةَ بِالشَّامِ فَقَالَ : فَقَدِمْتُ الشَّامَ فَقَضَيْتُ حَاجَتَهَا وَاسْتُهِلَّ عَلَيَّ رَمَضَانُ وَأَنَا بِالشَّامِ فَرَأَيْتُ الْهِلَالَ لَيْلَةَ الْجُمُعَةِ ثُمَّ قَدِمْتُ الْمَدِينَةَ فِي آخِرِ الشَّهْرِ فَسَأَلَنِي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عَبَّاسٍ ، ثُمَّ ذَكَرَ الْهِلَالَ فَقَالَ : مَتَى رَأَيْتُمْ الْهِلَالَ ؟ فَقُلْتُ : رَأَيْنَاهُ لَيْلَةَ الْجُمُعَةِ ، فَقَالَ : أَنْتَ رَأَيْتَهُ ؟ فَقُلْتُ : نَعَمْ ، وَرَآهُ النَّاسُ وَصَامُوا وَصَامَ مُعَاوِيَةُ ، فَقَالَ : لَكِنَّا رَأَيْنَاهُ لَيْلَةَ السَّبْتِ فَلَا نَزَالُ نَصُومُ حَتَّى نُكْمِلَ ثَلَاثِينَ أَوْ نَرَاهُ ، فَقُلْتُ : أَلَا تَكْتَفِي بِرُؤْيَةِ مُعَاوِيَةَ وَصِيَامِهِ ؟ فَقَالَ : لَا ، هَكَذَا أَمَرَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahwa Ummul Fadl telah mengutusnya untuk menemui Muawiyyah di Syam. Kuraib berkata, “Aku memasuki Syam lalu menyelesaikan urusan Ummul Fadhl. Ternyata bulan Ramadhan tiba sedangkan aku masih berada di Syam. Aku melihat hilal pada malam Jumat. Setelah itu aku memasuki kota Madinah pada akhir bulan Ramadhan. Ibnu ‘Abbas lalu bertanya kepadaku dan menyebut persoalan hilal’. Dia bertanya, ‘Kapan kalian melihat hilal?’ Aku menjawab, ‘Kami melihatnya pada malam Jum’at.’ Dia bertanya lagi, ‘Apakah kamu sendiri melihatnya?’ Aku jawab lagi, ‘Ya, dan orang-orang juga melihatnya. Lalu mereka berpuasa, begitu pula Muawiyyah.’ Dia berkata lagi, ‘Tapi kami (di Madinah) melihatnya pada malam Sabtu. Maka kami terus berpuasa hingga kami menyempurnakan bilangan tiga puluh hari atau hingga kami melihatnya.’ Aku lalu bertanya, ‘Tidak cukupkah kita berpedoman pada ru’yat dan puasa Muawiyyah?’ Dia menjawab, ‘Tidak, (sebab) demikianlah Rasulullah Saw telah memerintahkan kepada kami’. ( HR. Muslim no. 1819; Abu Dawud no. 1985; al-Tirmidzi 629; al-Nasa’i no. 2084; Ahmad no. 2653).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadits yang diriwayatkan Kuraib ini dijadikan sebagai dalil bagi absahnya perbedaan awal dan akhir Ramadhan karena perbedaan mathla’. Apabila dikaji lebih teliti, sesungguhnya pendapat ini mengandung sejumlah kelemahan. Di antaranya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, dalam Hadits ini terdapat syubhat, apakah Hadits ini tergolong Hadits marfû’ atau mawqûf. Ditilik dari segi lafazhnya, perkataan Ibnu ‘Abbas, “Hakadzâ amaranâ Rasûlullâh saw” (demikianlah Rasulullah saw memerintahkan kepada kami), seolah-olah menunjukkan sebagai Hadits marfû’. Namun jika dikaitkan dengan munculnya perkataan itu, kesimpulan sebagai Hadits marfu’ perlu dipertanyakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika dicermati, perkataan “Lâ, hakadzâ amaranâ Rasûlullâh saw” merupakan jawaban Ibnu Abbas atas pertanyaan Kuraib dalam merespon suatu peristiwa yang terjadi pada masa beliau. Yakni terjadinya perbedaan antara penduduk Madinah dan penduduk Syam dalam mengawali puasa. Penduduk Syam melihat hilal pada malam Jumat, sementara penduduk Madinah melihatnya pada malam Sabtu. Ketika kejadian itu ditanyakan kepada Ibnu Abbas, mengapa penduduk Madinah tidak mengikuti ru’yah penduduk Syam saja, kemudian keluarlah jawaban Ibnu Abbas tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bertolak dari kisah tersebut, maka ke-marfu-an Hadits ini perlu dipertanyakan: “Apakah peristiwa serupa memang pernah terjadi pada masa Rasulullah saw dan demikianlah keputusan beliau saw dalam menyikapi perbedaan itu?” “Ataukah itu merupakan kesimpulan Ibnu Abbas atas sabda Rasulullah saw mengenai penentuan awal dan akhir Ramadhan, sehingga perkataan Ibnu Abbas itu adalah penerapan hasil ijtihad beliau terhadap kasus ini?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sinilah letak syubhat Hadits ini, apakah tergoloh marfû’ atau mawqûf. Agar lebih jelas, kita bisa membandingkan Hadits ini dengan Hadits lain yang tidak mengandung syubhat, yang sama-sama menggunakan ungkapan “amaranâ Rasûlullâh saw”. Hadits dari Ibnu Umar yang berkata:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;أَمَرَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِزَكَاةِ الْفِطْرِ أَنْ تُؤَدَّى قَبْلَ خُرُوجِ النَّاسِ إِلَى الصَّلَاةِ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah saw memerintahkan kami dalam zakat fithri agar ditunaikan sebelum keluarnya orang-orang untuk shalat (HR Abu Dawud).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadits ini tidak diragukan sebagai Hadits marfû’. Sebab, Hadits ini berisi sebuah ketentuan hukum atas suatu perbuatan. Berbeda halnya dengan Hadits Ibnu Abbas di atas, yang berisi jawaban beliau mengenai suatu kasus yang terjadi masa beliau. Tampak bahwa perkataan Ibnu Abbas tersebut merupakan ijtihad beliau dalam menyikapi kejadian yang terjadi pada saat itu. Kesimpulan demikian juga disampaikan oleh sebagian ulama, seperti al-Syaukani yang menggolongkan Hadist ini sebagai ijtihad Ibnu Abbas.[4]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai sebuah ijtihad, kaum Muslim diperbolehkan untuk taklid kepada ijtihad Ibnu Abbas. Namun jika untuk dijadikan sebagai dalil syara’, yang darinya digali hukum-hukum syara’, jelas tidak diperbolehkan. Sebab, sahabat bukanlah orang yang ma’shum. Ijtihadnya tidak termasuk dalam dalil syara’.[5]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, jika dalam Hadits ini kaum Muslim diizinkan untuk mengikuti ru’yah di masing-masing daerahnya, pertanyaan yang muncul adalah: “Berapa jarak minimal antara satu daerah dengan daerah lainnya yang mereka diperbolehkan berbeda?” “Jika dalam Hadits ini jarak antara Madinah dengan Syam diperbolehkan bagi penduduknya untuk berbeda mengawali dan mengakhiri puasa, bagaimana jika jaraknya lebih dekat?” Hadits ini juga tidak memberikan jawabannya. Oleh karena itu, para ulama yang mengamalkan Hadits Kuraib ini pun berbeda pendapat mengenai jarak minimalnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada yang menyatakan, jarak yang diperbolehkan berbeda puasa itu adalah perbedaan mathla’. Ini ditegaskan oleh ulama Iraq dan dibenarkan oleh al-Nawawi dalam al-Rawdhah dan Syarh al-Muhadzdzab. Ada pula yang menggunakan ukuran jarak mengqashar shalat. Hal ini ditegaskan Imam al-Baghawi dan dibenarkan oleh al-Rafi’i dalam al-Shaghîr dan al-Nawawi dalam Syarh al-Muslim. Lainnya mendasarkan pada perbedaan iklim. Dan sebagainya. Patut dicatat, semua batasan jarak itu tidak ada yang didasarkan pada nash yang sharih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bertolak dari dua alasan itu, maka Hadits Kuraib tidak bisa dijadikan sebagai dalil bagi absahnya perbedaan penetapan awal dan akhir puasa berdasarkan perbedaan mathla’. Dalam penetapan awal dan akhir puasa akan lebih tepat jika menggunakan dalil-dalil Hadits yang jelas marfu’ kepada Nabi saw. Imam al-Amidi mengatakan, “Hadits yang telah disepakati ke-marfu’-annya lebih dikuatkan daripada hadits yang masih diperselisihkan ke-marfu’-annya. Hadits yang dituturkan dengan lafadz asli dari Rasulullah Saw lebih dikuatkan daripada hadits yang diriwayatkan bil makna.”[6]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkait dengan Hadits dari Ibnu Abbas, terdapat Hadits yang diriwayatkan oleh beliau sendiri yang tidak diragukan ke-marfu’-annya, seperti Hadits:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا تَصُومُوا قَبْلَ رَمَضَانَ صُومُوا لِرُؤْيَتِهِ وَأَفْطِرُوا لِرُؤْيَتِهِ فَإِنْ حَالَتْ دُونَهُ غَيَايَةٌ فَأَكْمِلُوا ثَلَاثِينَ يَوْمًا&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Ibnu ‘Abbas ra yang berkata, bahwa Rasulullah saw bersabda, “Janganlah kalian berpuasa sebelum Ramadhan. Berpuasalah karena melihatnya dan berkulah karena melihatnya. Jika ia (hilal) terhalang awan, maka sempurnakanlah bilangan tiga puluh hari.” (HR al-Tirmidzi no. 624; Ibnu Hibban no. 2301)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juga Hadits-hadits lainnya yang tidak diragukan ke-marfu’-annya. Dalam Hadits-Hadits itu kaum Muslim diperintahkan untuk berpuasa dan berbuka karena adanya ru’yah hilal. Semua perintah dalam Hadits tersebut berbentuk umum. Hal itu terlihat seruan Hadits-Hadits itu yang menggunakan kata shûmû dan afthirû (dhamîr jamâ’ah, berupa wâwu al-jamâ’ah). Pihak yang diseru oleh Hadits tersebut adalah seluruh kaum Muslim. Karena berbentuk umum, maka seruan hadits ini berlaku umum untuk seluruh kaum Muslim, tanpa ada perbedaan antara orang Syam dengan orang Hijaz, antara orang Indonesia dengan orang Irak, orang Mesir dengan Pakistan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian juga, kata li ru’yatihi (karena melihatnya). Kata ru’yah adalah ism al-jins. Ketika ism al-jins itu di-mudhaf-kan, termasuk kepada dhamîr (kata ganti), maka kata itu termasuk dalam shighah umum, [7] yang memberikan makna ru’yah siapa saja. Itu berarti, apabila sudah ada yang melihat hilal, siapa pun dia asalkan Muslim yang adil, maka kesaksian itu mewajibkan kepada yang lain untuk berpuasa dan berbuka. Terlihatnya hilal Ramadhan atau hilal Syawal oleh seorang Muslim di mana pun ia berada, maka ru’yah itu mewajibkan kepada seluruh kaum Muslim untuk berpuasa dan berbuka, tanpa terkecuali. Tidak peduli apakah ia tinggal di negeri yang dekat atau negeri yang jauh dari tempat terjadinya ru’yah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam al-Syaukani menyatakan, “Sabda beliau ini tidaklah dikhususkan untuk penduduk satu daerah tertentu tanpa menyertakan daerah yang lain. Bahkan sabda beliau ini merupakan khitâb (seruan) yang ditujukan kepada siapa saja di antara kaum Muslim yang khitab itu telah sampai kepadanya. ‘Apabila penduduk suatu negeri telah melihat hilal, maka (dianggap) seluruh kaum Muslim telah melihatnya. Ru’yah penduduk negeri itu berlaku pula bagi kaum Muslim lainnya’.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam al-Syaukani menyimpulkan, “Pendapat yang layak dijadikan pegangan adalah, apabila penduduk suatu negeri telah melihat bulan sabit (ru’yatul hilal), maka ru’yat ini berlaku pula untuk seluruh negeri-negeri yang lain.”[8]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam al-Shan’ani berkata, “Makna dari ucapan ‘karena melihatnya’ adalah “apabila ru’yah didapati di antara kalian”. Hal ini menunjukkan bahwa ru’yah pada suatu negeri adalah ru’yah bagi semua penduduk negeri dan hukumnya wajib.”[9]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemahaman tersebut juga dikuatkan oleh beberapa Hadits yang menunjukkan tidak berlakunya perbedaan mathla’. Diriwayatkan dari sekelompok sahabat Anshor:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;غُمَّ عَلَيْنَا هِلَالُ شَوَّالٍ فَأَصْبَحْنَا صِيَامًا فَجَاءَ رَكْبٌ مِنْ آخِرِ النَّهَارِ فَشَهِدُوا عِنْدَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُمْ رَأَوْا الْهِلَالَ بِالْأَمْسِ فَأَمَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ يُفْطِرُوا مِنْ يَوْمِهِمْ وَأَنْ يَخْرُجُوا لِعِيدِهِمْ مِنْ الْغَدِ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hilal bulan Syawal tertutup oleh mendung bagi kami sehingga kami tetap berpuasa pada keesokan harinya. Menjelang sore hari datanglah beberapa musafir dari Mekkah ke Madinah. Mereka memberikan kesaksian di hadapan Nabi saw bahwa mereka telah melihat hilal kemarin (sore). Maka Rasulullah saw memerintahkan mereka (kaum Muslim) untuk segera berbuka dan melaksanakan sholat ‘Ied pada keesokan harinya (HR. Ahmad dishahihkan oleh Ibnu Mundir dan Ibnu Hazm).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadits ini menunjukkan bahwa Rasulullah saw memerintahkan kaum Muslim untuk membatalkan puasa setelah mendengar informasi ru’yah hilal bulan Syawal dari beberapa orang yang berada di luar Madinah al-Munawarah. Peristiwa itu terjadi ketika ada serombongan orang dari luar Madinah yang memberitakan bahwa mereka telah melihat hilal Syawal di suatu tempat di luar Madinah al-Munawarah sehari sebelum mereka sampai di Madinah. Dari Ibnu ‘Abbas:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;جَاءَ أَعْرَابِيٌّ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ إِنِّي رَأَيْتُ الْهِلَالَ قَالَ الْحَسَنُ فِي حَدِيثِهِ يَعْنِي رَمَضَانَ فَقَالَ أَتَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ قَالَ نَعَمْ قَالَ أَتَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ قَالَ نَعَمْ قَالَ يَا بِلَالُ أَذِّنْ فِي النَّاسِ فَلْيَصُومُوا غَدًا&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Datang seorang Badui ke Rasulullah SAW seraya berkata: Sesungguhnya aku telah melihat hilal. (Hasan, perawi hadits menjelaskan bahwa hilal yang dimaksud orang Badui itu adalah hilal Ramadhan). Rasulullah SAW bersabda, “Apakah kamu bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah?” Dia berkata, “Benar.” Beliau meneruskan pertanyaannya seraya berkata, “Apakah kau bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah?” Dia berkata, “Ya benar.” Kemudian Rasulullah bersabda, “Wahai Bilal umumkan kepada orang-orang untuk berpuasa besok.” (HR Abu Daud and al-Tirmidzi, disahihkan oleh Ibnu Khuzaimah dan Ibnu Hibban).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Hadits tersebut, Rasulullah saw tidak menanyakan asal si saksi, apakah dia melihatnya di daerah mathla’ yang sama dengan beliau atau berjauhan. Akan tetapi beliau langsung memerintahkan kaum Muslim untuk berpuasa ketika orang yang melakukan ru’yah itu adalah seorang Muslim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bertolak dari beberapa argumentasi tersebut, maka pendapat yang rajih adalah pendapat yang tidak mengakui absahnya perbedaan mathla’. Pendapat ini pula yang dipilih oleh jumhur ulama, yakni dari kalangan Hanafiyyah, Malikiyyah, dan Hanabilah. Mereka tidak menganggap adanya perbedaan penentuan awal dan akhir puasa karena perbedaam mathla’.[10] Ketiga madzhab (Abu Hanifah, Maliki, Ahmad) itu berpendapat bahwa awal Ramadhan ditetapkan berdasarkan ru’yah, tanpa mempertimbangkan perbedaan mathla’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayyid Sabiq menyatakan, “Menurut jumhur, tidak dianggap adanya perbedaan mathla’ (ikhtilâf al-mathâli’). Oleh karena itu kapan saja penduduk suatu negeri melihat hilal, maka wajib atas seluruh negeri berpuasa karena sabda Rasulullah saw, ”Puasalah kalian karena melihat hilal dan berbukalah karena melihatnya.” Seruan ini bersifat umum mencakup seluruh ummat. Jadi siapa saja di antara mereka yang melihat hilal; di tempat mana pun, maka ru’yah itu berlaku bagi mereka semuanya.”[11]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abdurahman al-Jaziri menuturkan, “Apabila ru’yah hilal telah terbukti di salah satu negeri, maka negeri-negeri yang lain juga wajib berpuasa. Dari segi pembuktiannya tidak ada perbedaan lagi antara negeri yang dekat dengan yang jauh apabila (berita) ru’yah hilal itu memang telah sampai kepada mereka dengan cara (terpercaya) yang mewajibkan puasa. Tidak diperhatikan lagi di sini adanya perbedaan mathla’ hilal secara mutlak. Demikianlah pendapat tiga imam madzhab (Abu Hanifah, Malik, Ahmad). Para pengikut madzhab Syafi’i berpendapat lain. Mereka mengatakan, ‘Apabila ru’yah hilal di suatu daerah telah terbukti, maka atas dasar pembuktian ini, penduduk yang terdekat di sekitar daerah tersebut wajib berpuasa. Ukuran kedekatan di antara dua daerah dihitung menurut kesamaan mathla’, yaitu jarak keduanya kurang dari 24 farsakh. Adapun penduduk daerah yang jauh, maka mereka tidak wajib berpuasa dengan ru’yah ini, kerana terdapat perbedaan mathla’.”[12].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Qurthubi menyatakan, “Menurut madzhab Malik rahimahullah –diriwayatkan oleh Ibnu Wahab dan Ibnu al-Qasim– apabila penduduk kota Basrah (Irak) melihat hilal Ramadhan, lalu berita itu sampai ke Kufah, Madinah, dan Yaman, maka wajib atas kaum Muslimin, berpuasa berdasarkan ru’yah tersebut. Atau melakukan qadha puasa jika berita itu datangnya terlambat.”[13]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentang pendapat madzhab Hanafi, Imam Hashfaky menyatakan, “Bahwasanya perbedaan mathla’ tidak dapat dijadikan pegangan. Begitu juga melihat bulan sabit di siang hari, sebelum dhuhur, atau menjelang dhuhur. Dalam soal ini, penduduk di wilayah Timur (benua Asia) harus mengikuti (ru’yat kaum Muslimin) yang ada di Barat (Timur Tengah), jika ru’yat mereka dapat diterima (syah) menurut Syara’ “.[14]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak jauh berbeda, menurut Madzhab Hanbali, apabila ru’yat telah terbukti, di suatu tempat yang jauh atau dekat, maka seluruh kaum Muslimin harus ikut melakukan puasa Ramadhan.[15]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian pengikut Madzhab Maliki, seperti Ibnu al Majisyun, menambahkan syarat, ru’yat itu harus diterima oleh seorang khalifah. “Tidak wajib atas penduduk suatu negeri mengikuti rakyat negeri lain, kecuali hal itu telah terbukti diterima oleh al-imâm al-a’dham (khalifah). Setelah itu, seluruh kaum Muslimin wajib berpuasa. Sebab, seluruh negeri bagaikan satu negeri. Dan keputusan khalifah berlaku bagi seluruh kaum Muslim” [16]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Taimiyah dalam Majmû’ al-Fatawa berkata, “Orang-orang yang menyatakan bahwa ru’yah tidak digunakan bagi semuanya (negeri-negeri yang lain) seperti kebanyakan pengikut-pengikut madzhab Syafi’i; dan di antara mereka ada yang membatasi dengan jarak qashar shalat, ada yang membatasi dengan perbedaan mathla’ seperti Hijaz dengan Syam, Iraq dengan Khurasan”, sesungguhnya kedua-duanya lemah (dha’if) karena jarak qashar shalat tidak berkaitan dengan hilal…Apabila seseorang menyaksikan pada malam ke 30 bulan Sya’ban di suatu tempat, dekat maupun jauh, maka ia wajib berpuasa. Demikian juga kalau ia menyaksikan hilal pada waktu siang menjelang maghrib maka ia harus imsak (berpuasa) untuk waktu yang tersisa, sama saja baik satu iklim atau banyak iklim.”[17]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jelaslah, menurut pendapat yang rajih dan dipilih jumhur, jika penduduk negeri-negeri Timur (benua Asia) jauh melihat bulan sabit Ramadhan, maka ru’yah wajib diikuti oleh kaum Muslimin yang berada di negeri-negeri belahan Barat (Timur Tengah), tanpa kecuali. Siapapun dari kalangan kaum muslimin yang berhasil melakukan ru’yatuh hilal maka ru’yah tersebut merupakan hujjah bagi orang yang tidak melihatnya. Kesaksian seorang muslim di suatu negeri tidak lebih utama dari kesaksian seorang muslim di negeri yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akibat Nasionalisme dan Garis Batas Nation State&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Patut digarisbawahi, perbedaan awal dan akhir puasa yang terjadi di negeri-negeri Islam sekarang ini bukan disebabkan oleh perbedaan mathla’ sebagaimana dibahas oleh para ulama dahulu. Pasalnya, pembahasan ikhtilâf al-mathâli’ (perbedaan mathla’) oleh fuqaha’ dahulu berkaitan dengan tempat terbit bulan. Sehingga yang diperhatikan adalah jarak satu daerah dengan daerah lainnya. Apabila suatu daerah itu berada pada jarak tertentu dengan daerah lainnya, maka penduduk dua daerah itu tidak harus berpuasa dan berbuka puasa. Sama sekali tidak dikaitkan dengan batas begara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbeda halnya dengan saat ini. Perbedaan mengawali dan mengakhiri Ramadhan diakibatkan oleh pembagian dan batas-batas wilayah negeri-negeri Islam. Di setiap negeri Islam terdapat institusi pemerintah yang memiliki otoritas untuk menentukan itsbât (penetapan) awal dan akhir Ramadhan. Biasanya, sidang itsbât tersebut hanya mendengarkan kesaksian ru’yah hilal orang-orang yang berada dalam wilayah negeri tersebut. Apabila di negeri itu tidak ada seorang pun yang memberikan kesaksiannya tentang ru’yah hilal, maka langsung digenapkan, tanpa menunggu terlebih dahulu apakah di negeri-negeri lainnya –bahkan yang berada di sebelahnya sekalipun– terdapat kesaksian dari warganya yang telah melihat hilal atau belum. Hasil keputusan tersebut lalu diumumkan di seluruh negeri masing-masing. Akibatnya, terjadilah perbedaan dalam mengawali dan mengakhiri puasa Ramadhan antara negeri-negeri muslim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kaum Muslim di Riau tidak berpuasa bersama dengan kaum Muslim di Kuala Lumpur. Padahal perbedaan waktu antara kedua kota itu tidak sampai satu jam. Padahal, pada saat yang sama kaum Muslim di Acah bisa berpuasa bersama dengan kaum Muslim di Papua. Tentu saja ini sesuatu yang amat janggal. Penentuan awal dan akhir Ramadhan berkait erat dengan peredaran dan perputaran bumi, bulan, dan matahari. Sama sekali tidak ada kaitannya dengan batas negara yang dibuat manusia dan bisa berubah-ubah. Jelaslah, perbedaan awal dan akhir puasa yang saat ini terjadi lebih disebabkan oleh batas khayal yang dibuat oleh negara-negara kafir setelah runtuhnya Daulah Khilafah Islamiyyah. Garis batas negara bangsa itu pula yang mengoyak-oyak kesatuan Muslim dalam naungan satu khilafah menjadi lebih dari lima puluh negara-negara kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khatimah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perbedaan awal dan akhir puasa di negeri-negeri Islam hanya merupakan salah satu potret keadaan kaum Muslim. Kendati mereka satu ummat, namun secara kongkrit umat Islam terpecah-pecah. Di samping masih mengeramnya paham nasionalisme yang direalisasikan dalam bentuk nation state di negeri-negeri Islam, keberadaan khilafah sebagai pemersatu ummat Islam hingga sekarang belum berdiri (setelah khilafah Islamiyyah terakhir di Turki diruntuhkan oleh kaum kuffar). Ketiadaan khilafah inilah menjadikan kaum muslimin berpecah-pecah menjadi lebih dari lima puluh negara kecil-kecil, yang masing-masing sibuk dengan urusannya sendiri-sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, solusi mendasar yang benar untuk menyelesaikan semua prob­lematika kaum muslimin tersebut sesungguhnya ada di tangan mere­ka. Yaitu, melakukan upaya dengan sungguh-sungguh bersama dengan para pejuang yang mukhlish untuk melangsungkan kembali kehidupan Islam dengan mengembalikan keberadaan Daulah Khilafah, mengangkat seorang khalifah untuk menyatukan negeri-negeri mereka dan mener­apkan syariْat Allah atas mereka. Sehingga kaum muslimin bersama khalifah, dapat mengemban risalah Islam dengan jihad kepada seluruh ummat manusia. Dengan demikian kalimat-kalimat orang kafir menjadi rendah dan hina. Dan sebaliknya, kalimat-kalimat Allah Swt menjadi tinggi dan mulia. Kaum muslim­in hidup dengan terhormat dan mulia di dunia, mendapatkan ridha Allah Swt dan mendapatkan pahalanya di akhirat nanti. Allah Swt berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَقُلِ اعْمَلُوا فَسَيَرَى اللَّهُ عَمَلَكُمْ وَرَسُولُهُ وَالْمُؤْمِنُونَ وَسَتُرَدُّونَ إِلَى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan katakanlah bekerjalah kamu, maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang yang beriman akan melihat pekerjaanmu itu dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah Swt) yang mengetahui yang ghaib dan yang nyata lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan (QS al-Taubah [9]: 105).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;WaLlâh a’lam bi al-shawâb (Lajnah Tsaqafiyyah DPP HTI)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5361459808659244331-6241468892990760156?l=goresanpena-goresanpena.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/feeds/6241468892990760156/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5361459808659244331&amp;postID=6241468892990760156' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/6241468892990760156'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/6241468892990760156'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/2008/08/penetapan-awal-dan-akhir-ramadhan.html' title='Penetapan Awal dan Akhir Ramadhan'/><author><name>Anna Fatiha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16198819774008475658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='21' src='http://bp1.blogger.com/_CaYN05jpTTw/SHhOaW4e4RI/AAAAAAAAAFA/y9F2gqF9m6Q/S220/fotoku+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5361459808659244331.post-4212575971391444609</id><published>2008-08-27T20:26:00.000-07:00</published><updated>2008-08-27T20:47:44.666-07:00</updated><title type='text'>Mawar Anna</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_CaYN05jpTTw/SLYbm4eJ7LI/AAAAAAAAAJM/xNcjYSOHlPg/s1600-h/rose+2.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_CaYN05jpTTw/SLYbm4eJ7LI/AAAAAAAAAJM/xNcjYSOHlPg/s320/rose+2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5239405571299994802" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;menjelang Ramadhan tahun ini Anna kembali tersentak oleh kejadian lalu yang amat menyakitkan. peristiwa itu masih saja tertanam di relung hati yang paling dalam di hati Anna. secercah kata-kata yang serupa terlontar dari seorang yang dulu pernah kecewa akan indahnya Cinta.&lt;br /&gt;idealisme' terbaca di sebuah pesan singkat Anna malam kemarin. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabat Anna...&lt;br /&gt;Anna punya satu ceita lagi nie..&lt;br /&gt;diambil dari sebuah kisah nyata yang baru saja terjadi.&lt;br /&gt;begini ceritanya, &lt;br /&gt;"seorang aktivis ikhwan yang sedang jatuh cinta, cintanya kepada seorang pujaan hati yang juga sama sebagai aktivis kampus (akhwat). ternyata kedua aktivis ini sama-sama memiliki kecenderungan. hingga terjalinnya cinta yang berlandaskan sebuah idealisme.&lt;br /&gt;demi cita-cita mulia mereka itu  akhirnya memutuskan untuk menjalin hubungan yang di ridhoi Allah, menikah. cinta suci yang berlandaskan idealisme itu ternyata tidak mudah terwujud, bahtera yang mereka turunkan gagal berlayar mencapai dermaga. mereka tidak berdaya untuk memperjuangkannya. hingga akhirnya mereka memutuskan untuk berpisah...karena idealisme yang mereka miliki.&lt;br /&gt;beberapa bulan setelah perpisahan mereka, ternyata salah satu dari mereka menikah dengan yang lain yang mungkin lebih menjanjikan. akhirnya ada kekecewaan yang mendalam...hingga akhirnya kekecewaan itu berhujung kepada kenyataan yang terjadi sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;waktu berganti terus berjalan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"bersambung...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5361459808659244331-4212575971391444609?l=goresanpena-goresanpena.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/feeds/4212575971391444609/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5361459808659244331&amp;postID=4212575971391444609' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/4212575971391444609'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/4212575971391444609'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/2008/08/mawar-anna.html' title='Mawar Anna'/><author><name>Anna Fatiha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16198819774008475658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='21' src='http://bp1.blogger.com/_CaYN05jpTTw/SHhOaW4e4RI/AAAAAAAAAFA/y9F2gqF9m6Q/S220/fotoku+2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_CaYN05jpTTw/SLYbm4eJ7LI/AAAAAAAAAJM/xNcjYSOHlPg/s72-c/rose+2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5361459808659244331.post-6877919685203247902</id><published>2008-08-27T01:54:00.000-07:00</published><updated>2008-08-27T01:58:16.668-07:00</updated><title type='text'>Koleksi Aggrek</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_CaYN05jpTTw/SLUXIQXPj9I/AAAAAAAAAJE/fdxvAPV3OrM/s1600-h/dendrobium1.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_CaYN05jpTTw/SLUXIQXPj9I/AAAAAAAAAJE/fdxvAPV3OrM/s320/dendrobium1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5239119172114288594" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_CaYN05jpTTw/SLUWwKFyPlI/AAAAAAAAAI8/HfDpzofF0EE/s1600-h/angrek.gif"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_CaYN05jpTTw/SLUWwKFyPlI/AAAAAAAAAI8/HfDpzofF0EE/s320/angrek.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5239118758113590866" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_CaYN05jpTTw/SLUWnH7HpCI/AAAAAAAAAI0/pkrnEC6rx_w/s1600-h/angrek2.gif"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_CaYN05jpTTw/SLUWnH7HpCI/AAAAAAAAAI0/pkrnEC6rx_w/s320/angrek2.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5239118602913162274" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_CaYN05jpTTw/SLUWbEgzGjI/AAAAAAAAAIs/bJCo-JLbhXk/s1600-h/angrek1.gif"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_CaYN05jpTTw/SLUWbEgzGjI/AAAAAAAAAIs/bJCo-JLbhXk/s320/angrek1.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5239118395839027762" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5361459808659244331-6877919685203247902?l=goresanpena-goresanpena.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/feeds/6877919685203247902/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5361459808659244331&amp;postID=6877919685203247902' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/6877919685203247902'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/6877919685203247902'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/2008/08/koleksi-aggrek.html' title='Koleksi Aggrek'/><author><name>Anna Fatiha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16198819774008475658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='21' src='http://bp1.blogger.com/_CaYN05jpTTw/SHhOaW4e4RI/AAAAAAAAAFA/y9F2gqF9m6Q/S220/fotoku+2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_CaYN05jpTTw/SLUXIQXPj9I/AAAAAAAAAJE/fdxvAPV3OrM/s72-c/dendrobium1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5361459808659244331.post-7126463153150728454</id><published>2008-08-27T01:35:00.000-07:00</published><updated>2008-08-27T01:44:31.417-07:00</updated><title type='text'>Marhaban Ya Ramadhan 1429 H</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_CaYN05jpTTw/SLUSBaEOm-I/AAAAAAAAAIc/yYvxpVceQtg/s1600-h/ramadhan.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_CaYN05jpTTw/SLUSBaEOm-I/AAAAAAAAAIc/yYvxpVceQtg/s320/ramadhan.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5239113556901665762" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teruntuk kedua orang tua Anna tercinta, Adik-adik Anna, Suli, Rian dan Ida...&lt;br /&gt;Anna sangat merindukan kalian semua. &lt;br /&gt;maafin Anna belum nisa memberikan yang terbaik untuk kalian semua. &lt;br /&gt;Anna rindu ketika saur bersama...berbuka...(?_?)...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mamak, bapak, maafin Anna telah mengecewakan kalian...&lt;br /&gt;mohon maaf lahir dan Batin, &lt;br /&gt;Syahid Al-Hafidz Anna...&lt;br /&gt;Anna rindu akan ibadah yang sempurna...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;buat saudara Anna di negeri seberang...Kalimantan Barat..&lt;br /&gt;Pontianak, Ketapang...&lt;br /&gt;kalian pasti merindukan Anna khan?!&lt;br /&gt;Anak-anak P16...kapan lagi ya kita bisa saur bareng, tilawah bareng, jama'ahan...&lt;br /&gt;tenang deh...ga bakalan lagi ada yang gedor-gedor pintu buat bangun saur...&lt;br /&gt;kalian kan uda dewasa...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh Anna kesepian...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5361459808659244331-7126463153150728454?l=goresanpena-goresanpena.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/feeds/7126463153150728454/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5361459808659244331&amp;postID=7126463153150728454' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/7126463153150728454'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/7126463153150728454'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/2008/08/marhaban-ya-ramadhan-1429-h.html' title='Marhaban Ya Ramadhan 1429 H'/><author><name>Anna Fatiha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16198819774008475658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='21' src='http://bp1.blogger.com/_CaYN05jpTTw/SHhOaW4e4RI/AAAAAAAAAFA/y9F2gqF9m6Q/S220/fotoku+2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_CaYN05jpTTw/SLUSBaEOm-I/AAAAAAAAAIc/yYvxpVceQtg/s72-c/ramadhan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5361459808659244331.post-466015487030240812</id><published>2008-08-27T00:21:00.000-07:00</published><updated>2008-08-27T01:09:01.049-07:00</updated><title type='text'>Teruntuk Syahid Al Hafidz Anna</title><content type='html'>Syahid Al-Hafidz Anna yang baik, ketika pertama pertemuan kita betapa semangatnya engkau, seringkali pesan singkat engkau kirimkan pada Anna. ketika pertama kali Anna sampai ke kota ini engkau menyapa Anna dengan indahnya. &lt;br /&gt;ketika pertemuan kita pertama kali itu, engkau tampak amat mengesankan, engkau juga demikian menyampaikan ungkapanmu pada Anna. bahkan ketika engkau bawa Anna ketempat kelahiranmu dan memperkenalkan Anna kepada orang-orang terdekatmu engkau tampak amat bersemangat. apalagi ketika engkau meminta Anna menjadi bidadarimu...sungguh aura wajahmu memancar bak mentari pagi yang memancarkan sinarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syahid Anna...ternyata Anna belum banyak mengerti akan sifatmu yang tersembunyi di balik tirai pribadimu, sulit Anna menjangkaunya. terkadang Aneh, apakah itu memang sifat kaummu?&lt;br /&gt;ketika Anna ingin dekat padamu, engkau membisu...&lt;br /&gt;kebisuanmu sangat sering membuat Anna tertekan, namun ketika engkau ceria kembali dan hadir di hadapan Anna, apa yang Anna rasakan hilang seketika. &lt;br /&gt;Syahid Anna...&lt;br /&gt;Anna telah membawa dirimu ke jurang curam yang amat jauh..&lt;br /&gt;kita telah berada di tepian jurang itu. sungguh Anna takut akan ketinggian, meskipun begitu tak rela Anna membiarkanmu terjun ke dalam jurang itu, biarkan selangkan lagi Anna yang ke sana...&lt;br /&gt;syahid Al hafidz Anna...&lt;br /&gt;ana belum mengertimu seluruhnya, karena tabir itu selalu engkau pakai ketika Anna hendak melihatmu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5361459808659244331-466015487030240812?l=goresanpena-goresanpena.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/feeds/466015487030240812/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5361459808659244331&amp;postID=466015487030240812' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/466015487030240812'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/466015487030240812'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/2008/08/ekonomi-dan-bisnis.html' title='Teruntuk Syahid Al Hafidz Anna'/><author><name>Anna Fatiha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16198819774008475658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='21' src='http://bp1.blogger.com/_CaYN05jpTTw/SHhOaW4e4RI/AAAAAAAAAFA/y9F2gqF9m6Q/S220/fotoku+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5361459808659244331.post-5201974897021309290</id><published>2008-08-25T02:26:00.000-07:00</published><updated>2008-08-25T03:14:06.927-07:00</updated><title type='text'>Rindu Anna</title><content type='html'>&lt;em&gt;...Rindunya Anna akan malam yang membuka semua tabir keindahan bersama sang gelap yang hitam.&lt;br /&gt;rindunya Anna akan takbir, tasbih dan tahmid bersama angin yang menghembus.&lt;br /&gt;rindunya Anna akan desah nafas sang gelap ketika ia memeluk Anna...&lt;br /&gt;rindunya Anna akan kebersamaan dalam naungan ridho sang maha pencipta..&lt;br /&gt;ibadah sempurna sebagai penebus segala kelalaian lalu...&lt;br /&gt;ibadah sempurna ketika tak ada satupun yang berani menipu "ku"&lt;br /&gt;semua untuknya...semuanya untuk Anna...bukan yang lain..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rindunya Anna akan genapnya agama ini,&lt;br /&gt;rindunya Anna akan kelelahan akan nikmatnya yang Allah berikan bersama Anna dan dia.&lt;br /&gt;rindunya Anna akan jeritan, rintihan dan belaian "dia" mujhid syahid al hafidz Anna..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cemburunya Anna ketika melihat sepasang merpati yang terbang, &lt;br /&gt;cemburunya Anna ketika melihat kedua pasang tangan merangkul, berpegangan erat...&lt;br /&gt;keduanya saling menguatkan, keduanya saling menyempurnakan... tak seperti Anna yag hanya memiliki "dia" sesaat...karena "dia belum" sempurna untuk Anna, demikian Anna belum sempurna untuk "dia"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ketika suatu malam menjelang..&lt;br /&gt;terbuka pintu dan tabir semua ketika itu...&lt;br /&gt;indah...namun hanya sedetik...&lt;br /&gt;Anna lepaskan semua yang terikat pada "dia"&lt;br /&gt;Anna berikan dari tanah lapang yang menjulang hingga samudera indah yang mengalir...&lt;br /&gt;Anna nikmati keindahan ciptaanNya...namun setelah  "dia" berlalu...Anna gugur berderaian air mata...(?_?)...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;rindunya Anna ya Allah...&lt;br /&gt;akan kesempurnaan ibadah ini...&lt;br /&gt;dimalam penuh ampunan, di bulan penuh barokah, di bulan penuh maqhfiroh, di bulan penuh keindahan,di malam bulan dimana lebih baik dari seribu bulan...Anna beribadah sempurna bersama "dia"...&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5361459808659244331-5201974897021309290?l=goresanpena-goresanpena.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/feeds/5201974897021309290/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5361459808659244331&amp;postID=5201974897021309290' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/5201974897021309290'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/5201974897021309290'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/2008/08/blog-post.html' title='Rindu Anna'/><author><name>Anna Fatiha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16198819774008475658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='21' src='http://bp1.blogger.com/_CaYN05jpTTw/SHhOaW4e4RI/AAAAAAAAAFA/y9F2gqF9m6Q/S220/fotoku+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5361459808659244331.post-1110779353829153842</id><published>2008-08-20T21:29:00.000-07:00</published><updated>2008-08-20T22:06:49.652-07:00</updated><title type='text'>Sahabatku Raisya</title><content type='html'>Anna punya kisah seorang sahabat, Anna harap siapapun yang membacanya agar mendoakan sahabat Anna tersebut. ia butuh kekuatan untuk bangkit.&lt;br /&gt;sahabat Anna itu namanya Raisya (bukan nama sebenarnya). &lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;hampir 3 bulan terahir ini Raisya hijrah ke sebuah kota yang cukup jauh dari kampung halamannya. Raisya bertemu dengan seorang teman mayanya yang telah lama dikenalnya bahkan telah menjadi pujaan hatinya. setelah pertemuan yang pertama kali, Raisya dan teman mayanya itu memutuskan untuk melanjutkan ke hubungan yang serius yakni menikah. hubungan itu berlanjut hingga akhirnya terjadi pelanggaran "diluar batas". seiring berjalannya waktu, 2 pekan terakhir ini terjadilah berbagai ujian, sesuatu yang telah ia rencanakan bersama teman mayanya itu tertimpa kegoncangan. badai satu demi satu menghampiri Raisya, ia kalut akan keadaan dirinya yang telah terlanjur terpuruk,ia merasa bersalah dan berdosa serta ketakutan akan keadaan dirinya. dikesendirian Raisya berjalan seperti meniti sebuah titian yang amat tajam, yang mesti ia lewati. sedikit demi sedikit ada kekaburan yang akhirnya membuat Raisya tak berarah. seperti burung yang patah sayapnya, ia tidak sempurna dan tidak kuat untuk terbang. terlebih lagi saat ini ayahnya tercinta mendapat musibah.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;dari Anna : untuk Raisya Sahabatku,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Raisya sahabat terbaik anna...&lt;br /&gt;sesungguhnya Allah senantiasa menegur hamba yang ia sayangi. Allah menegurmu dengan kejadian tersebut. karena selama ini apa yang telah Raisya lakukan adalah suatu perbuatan yang amat dibenci Allah. Raisya mengerti ilmunya,diluar batas keasadaranmu telah melakukan perbuatan yang membuatmu terjerumus. tetapi berbahagialah sahabatku, Allah masih menegurmu di dunia. betapa sayangnya Allah kepadamu, Ia hendak membuatmu bersih kembali. ia tidak rela membuatmu dan ia terjerumus lebih jauh. apa jadinya jika Allah tidak menegurmu. bukankah engkau akan terus menikmati apa yang Allah benci tersebutjika saja ia tidak menegurmu dengan kejadian ini? &lt;br /&gt;sahabatku Raisya, semua pasti ada hikmahnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mohon do'a agar Anna tidak kaburo maktan....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5361459808659244331-1110779353829153842?l=goresanpena-goresanpena.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/feeds/1110779353829153842/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5361459808659244331&amp;postID=1110779353829153842' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/1110779353829153842'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/1110779353829153842'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/2008/08/anna-punya-kisah-seorang-sahabat-anna.html' title='Sahabatku Raisya'/><author><name>Anna Fatiha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16198819774008475658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='21' src='http://bp1.blogger.com/_CaYN05jpTTw/SHhOaW4e4RI/AAAAAAAAAFA/y9F2gqF9m6Q/S220/fotoku+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5361459808659244331.post-6362726808818694550</id><published>2008-08-20T20:53:00.000-07:00</published><updated>2008-08-20T21:22:37.167-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Ternyata tempat yang paling jauh adalah masa lalu, sedangkan yang terdekat adalah kematian. semakin jauh melangkah, ternyata semakin dekat menuju kematian. waktu yang tersedia ternyata lebih sedikit dibanding aktifitas yang ada. itulah pernyataan seorang yang umur/usianya pendek. &lt;br /&gt;menarik jika membahas masalah usia. karena disini ternyata salah besar jika usia atau umur pendek itu diidentikkan dengan masa hidup seseorang. padahal yang namanya usia pendek itu adalah jika seseorang hidup di dunia ini tidak tahu tujuan hidupnya, dari mana, mau apa, dan akan kemana?. seorang yang kesehariannya hanya dihabiskan untuk tidur, makan, jalan-jalan dan lain2 yang tidak jelas aturan dan tujuannya. ia memulai hari-harinya hanya dengan mengikuti hawa nafsu, untuk menghabiskan waktu yang ada. ia banyak dihabiskan waktu, tidak bisa mengendalikan dan memanfaatkan waktu, itulah orang-orang yang merugi.&lt;br /&gt;Lain halnya dengan seorang muslim, untuk menjawab pertanyaan yang dapat menjawab kemana tujuan hidup manusia, yakni dari mana, mau apa dan akan kemana?. seorang muslim akan dengan mudah menjawab semua itu, karena islam mempunyai jawabannya. &lt;br /&gt;manusia diciptakan oleh Allah, untuk beribadah kepadaNya. menjalankan apa yang di perintahkan Allah dan menjauhi laranganNya melalui Firman dan yang dibawa RasulNya Muhammad SAW. islam sudah sangat jelas menyatakan bahwa tujuan hidup manusia  hanyalah beribadah dan mendapat ridhoNya. segala yang dilakukan didunia hanyalah sebuah jalan dimana manusia menuju akhirat yang kekal abadi. kehidupan dunia hanya sedetik, ia hanya sebuah ladang tempat manusia bercocok tanam untuk dipanen di akhirat kelak. dengan aturan-aturan yang telah disyari'atkan oleh Allah. tidak bisa manusia dengan seenaknya begitu saja, tetapi dengan aturan-aturan yang telah disyari'atkan. sedangkan waktu adalah prasarana manusia untuk mencapai tujuan hidupnya yang sesungguhnya. manusia menggunakan waktu dengan sebaik-baiknya hanya untuk mencapai tujuan akhir akan kemana manusia?. jawabannya kembali kepada Allah SWT.&lt;br /&gt;wallahua'lam bisshowab&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5361459808659244331-6362726808818694550?l=goresanpena-goresanpena.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/feeds/6362726808818694550/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5361459808659244331&amp;postID=6362726808818694550' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/6362726808818694550'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/6362726808818694550'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/2008/08/ternyata-tempat-yang-paling-jauh-adalah.html' title=''/><author><name>Anna Fatiha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16198819774008475658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='21' src='http://bp1.blogger.com/_CaYN05jpTTw/SHhOaW4e4RI/AAAAAAAAAFA/y9F2gqF9m6Q/S220/fotoku+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5361459808659244331.post-1016808207480013007</id><published>2008-08-18T20:28:00.000-07:00</published><updated>2008-08-18T20:30:52.292-07:00</updated><title type='text'>Partai Politik Islam</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Makna dan Fungsi Partai Politik Kini&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Partai politik dalam era modern dimaknai sebagai suatu kelompok yang terorganisir yang anggota-anggotanya mempunyai orientasi, nilai-nilai, dan cita-cita yang sama. Tujuannya adalah untuk memperoleh kekuasaan politik dan merebut kedudukan politik untuk melaksanakan kebijakan-kebijakan mereka (Miriam Budiardjo, 1998, Dasar-Dasar Ilmu Politik, Gramedia). Dilihat dari pengertian tersebut, ada beberapa unsur penting yang ada dalam partai politik, yaitu: orang-orang, ikatan antara mereka hingga terorganisir menjadi satu kesatuan, serta orientasi, nilai, cita-cita, tujuan dan kebijaksanaan yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam praktek kekinian, setidaknya ada empat fungsi partai politik, yaitu: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, partai sebagai sarana komunikasi politik. Partai menyalurkan aneka ragam pendapat dan aspirasi masyarakat. Partai melakukan penggabungan kepentingan masyarakat (interest aggregation) dan merumuskan kepentingan tersebut dalam bentuk yang teratur (interest articulation). Rumusan ini dibuat sebagai koreksi terhadap kebijakan penguasa atau usulan kebijakan yang disampaikan kepada penguasa untuk dijadikan kebijakan umum yang diterapkan pada masyarakat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, partai sebagai sarana sosialisasi politik. Partai memberikan sikap, pandangan, pendapat, dan orientasi terhadap fenomena (kejadian, peristiwa dan kebijakan) politik yang terjadi di tengah masyarakat. Sosialisi politik mencakup juga proses menyampaikan norma-norma dan nilai-nilai dari satu generasi ke generasi berikutnya. Bahkan, partai politik berusaha menciptakan image (citra) bahwa ia memperjuangkan kepentingan umum. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, partai politik sebagai sarana rekrutmen politik. Partai politik berfungsi mencari dan mengajak orang untuk turut aktif dalam kegiatan politik sebagai anggota partai. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat, partai politik sebagai sarana pengatur konflik. Di tengah masyarakat terjadi berbagai perbedaan pendapat, partai politik berupaya untuk mengatasinya. Namun, semestinya hal ini dilakukan bukan untuk kepentingan pribadi atau partai itu sendiri melainkan untuk kepentingan umum. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belajar dari Realitas Partai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indonesia adalah negeri Muslim terbesar di dunia. Tapi, sungguh ironis, Islam malah dipinggirkan. Mengapa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, partai-partai yang berkuasa lebih bercorak sekular dan kebangsaan. Konsekuensinya, aturan-aturan yang diterapkan adalah aturan-aturan sisa peninggalan penjajah Belanda. Sistem ekonomi yang dipraktekkan pun ekonomi Kapitalistik yang secara intrinsik meniscayakan kesenjangan yang hebat antara kaya dengan miskin. Kekayaan alam milik rakyat pun dibiarkan dikuasai asing dan para saudagar dalam negeri. Semuanya legal karena ditopang oleh perundang-undangan yang dibuat oleh wakil-wakil partai-partai tersebut yang duduk di parlemen. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, partai-partai Islam yang ada tidak memiliki konsepsi (fikrah) yang jelas dan tegas. Sebagai contoh, ketika mensikapi fenomena kepala negara perempuan hanya berkomentar, “Ini masalah fikih. Semua terserah rakyat.” Pada waktu didesak pendapatnya tentang syariah Islam, menjawab, “Syariah Islam itu kan keadilan, kebebasan, dan kesetaraan.” Kalau begitu, tidak ada bedanya dengan partai-partai umumnya. Ketika ramai membincangkan amandemen UUD 1945 tentang dasar negara, sebagian menyatakan, “Partai kami tidak akan mendirikan Negara Islam”, “Kembali kepada Piagam Jakarta”, dan partai Islam lainnya menyatakan ‘Indonesia ini plural harus kembali ke Piagam Madinah di mana tiap agama menjalankan hukum masing-masing’. Sikap demikian membuat umat menyimpulkan tidak ada bedanya antara partai yang menamakan partai Islam dengan partai lainnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, partai-partai secara umum hanya diperuntukkan bagi pemenangan Pemilu. Kegiatannya terkait persoalan rakyat hanya digiatkan menjelang Pemilu. Dalam kurun waktu antara dua Pemilu, umumnya partai kurang aktif. Kalaupun aktif lebih disibukkan dengan aktivitas Pilkada untuk menggoalkan calonnya. Interpelasi masalah beras atau Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) hanya panas-panas tahi ayam. Ujungnya, tidak ada penyelesaian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat, tidak menjalankan metode yang jelas. Untuk melakukan perubahan di tengah masyarakat ditempuh dengan membuat undang-undang. Namun, jalannya dengan kompromi dan tambal sulam. Bahkan, berkoalisi antara partai Islam dengan partai nasionalis yang anti Islam, bahkan partai kristen yang jelas-jelas memproklamirkan dirinya ‘konsisten menentang syariah’. Kalaupun menyatakan ‘partai nasionalis relijius’ tidak jelas apa maksudnya. Dengan perilaku demikian rakyat tidak melihat ada bedanya antara partai Islam dengan partai nasionalis, misalnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelima, tidak adanya ikatan yang kuat di antara para anggotanya. Ikatan yang ada lebih pada kepentingan. Muncullah perpecahan di dalam tubuh partai-partai Islam atau berbasis massa umat Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keenam, perilaku sebagian anggota/pengurus tidak mencerminkan partai Islam sesungguhnya. Aliran dana untuk DPR termasuk yang ‘tidak jelas asalnya’, juga diterima oleh sebagian partai Islam. Alasannya, nanti akan dikembalikan kepada rakyat yang menjadi konstituennya. Hal ini menambah pemahaman masyarakat tentang sulitnya membedakan antara partai Islam dengan partai bukan Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah beberapa penyebab kegagalan partai, khususnya partai Islam. Karenanya, siapapun harus belajar dari kesalahan-kesalahan tersebut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memaknai Partai Politik Islam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengertian dan fungsi partai politik yang disampaikan di muka sangatlah umum. Visi dan misinya amat terbuka, bisa berdasarkan Sekular-Kapitalis, Sosialis/Komunis, atau Islam. Lalu, bagaimana cara untuk mewujudkan partai yang benar?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terlebih dahulu, penting untuk didudukkan apa hakikat partai politik (hizbun siyasiy) dalam sudut pandang Islam. Secara bahasa, kata hizb dipakai dalam beberapa ayat al-Quran. Di antaranya, Imam Jalalain dalam memaknai kata ’hizb (hizbullah)’ dalam surat al-Maidah ayat 56 dan Mujadilah ayat 22 sebagai atba’uhu (pengikutnya) serta orang-orang yang mengikuti perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Imam al-Qurthubiy dalam tafsirnya memaknai kata hizb dalam surat al-Maidah ayat 56, Al-Mukminun ayat, 53 dan Mujadilah ayat 19 sebagai penolong, sahabat, kelompok (fariq), millah, kumpulan orang (rohth). Sementara itu, dalam kamus Al-Muhit, disebutkan: “Sesungguhnya partai adalah sekelompok orang. Partai adalah seorang dengan pengikut dan pendukungnya yang punya satu pandangan dan satu nilai’’. Imam Ar-Razi dalam tafsirnya Mafatih Al-Ghaib berkata, “Partai adalah kumpulan orang yang satu tujuan, mereka bersama-sama bersatu dalam kewajiban partai untuk mewujudkan tujuannya”. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun terkait makna politik (siyasah) disebutkan dalam kamus Al-Muhit bahwa As-Siyasah (politik) berasal dari kata: Sasa –Yasusu – Siyasatan bi ma’na ra’iyatan (pengurusan). Al-Jauhari berkata: sustu ar-raiyata siyasatan artinya aku memerintah dan melarang kepadanya atas sesuatu dengan sejumlah perintah dan larangan). Wa as-siyasah maksudnya: al-qiyamu ‘ala syaiin bima yashluhuhu (siyasah/politik adalah melakukan sesuatu yang memberi mashlahat padanya) (Lisanul Arab, Ibn Mandzur). Dengan demikian, politik/siyasah bermakna mengurusi urusan berdasarkan suatu aturan tertentu yang tentu berupa perintah dan larangan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah SAW menggunakan kata siyasah (politik) dalam sabdanya: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;»كَانَتْ بَنُو إِسْرَائِيلَ تَسُوسُهُمْ الأَنْبِيَاءُ كُلَّمَا هَلَكَ &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;نَبِيٌّ خَلَفَهُ نَبِيٌّ وَإِنَّهُ لاَ نَبِيَّ بَعْدِي وَسَيَكُونُ خُلَفَاءُ &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;فَيَكْثُرُونَ«&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adalah Bani Israil, urusan mereka diatur (tasusuhum) oleh para Nabi. Setiap seorang Nabi wafat, digantikan oleh Nabi yang lain. Sesungguhnya tidak ada Nabi sesudahku, dan akan ada para khalifah yang banyak (HR. Bukhari).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam kitab Fath al-Bariy, pada syarah hadits ini , dijelaskan makna siyasah (politik):&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;( تسوسهم الأنبياء) أي أنهم كانوا إذا ظهر فيهم &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;فساد بعث الله لهم نبيا لهم يقيم أمرهم ويزيل ما &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;غيروا من أحكام التوراة , وفيه إشارة إلى أنه لا بد &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;للرعية من قائم بأمورها يحملها على الطريق &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;الحسنة وينصف المظلوم من الظالم &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“(Mereka diurus oleh para Nabi), maksudnya, tatkala tampak kerusakan di tengah-tengah mereka, Allah pasti mengutus kepada mereka seorang Nabi yang menegakkan urusan mereka dan menghilangkan hukum-hukum Taurat yang mereka rubah. Di dalamnya juga terdapat isyarat, bahwa harus ada orang yang menjalankan urusan di tengah-tengah rakyat yang membawa rakyat melewati jalan kebaikan, dan membebaskan orang yang terzalimi dari pihak yang zhalim”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan makna hizbun (partai) dan siyasah (politik) tadi, maka dapat disebutkan bahwa partai politik (hizbun siyasiy) merupakan suatu kelompok yang terorganisir yang anggota-anggotanya mempunyai orientasi, nilai-nilai, cita-cita dan tujuan yang sama dalam rangka mengurusi urusan rakyat. Dengan kata lain, partai politik adalah kelompok yang berdiri di atas sebuah landasan ideologi yang diyakini oleh anggota-anggotanya, yang ingin mewujudkannya di tengah masyarakat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karakteristik Partai Politik Islam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah SWT mengisyaratkan hal ini didalam firman-Nya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma`ruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung (TQS. Ali ’Imran[3]: 104).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Al-Qurthubi mendefinisikan kata (أمة) dalam tafsir al-Jami’ li Ahkam Al-Quran, sebagai sekumpulan orang yang terikat dalam satu akidah. Tetapi, menurutnya, umat dalam surat Ali ‘Imran ayat 104 ini juga bermakna kelompok karena adanya lafadz “minkum” (di antara kalian). Imam Ath-Thabari, seorang faqih dalam tafsir dan fiqh, berkata dalam kitabnya Jami’ Al-bayan tentang arti ayat ini yakni: ‘’(Wal takun minkum) Ayuhal mu’minun (ummatun) jama’atun‘’, artinya: “Hendaknya ada di antaramu (wahai orang-orang beriman) umat )jama’ah yang mengajak pada hukum-hukum Islam(”. Al-Qadhi Al-Baydhawi dalam kitabnya, Tafsir al-Baidhawi tentang arti ayat ini menyatakan: Lafadz Min —dalam ayat tersebut— mempunyai konotasi li at-tab’idh (menujukkan makna sebagian). Karena amar makruf dan nahi munkar merupakan fardhu kifayah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disamping karena aktivitas tersebut tidak bisa dilakukan oleh setiap orang, ketika orang yang diperintah oleh nash tersebut harus mempunyai sejumlah syarat, yang tidak bisa dipenuhi oleh semua orang. Seperti pengetahuan tentang hukum, tingkat kecakapan, tatacara menunaikannya dan kemampuan melaksanakannya. Perintah tersebut memang menyerukan kepada seluruhnya (umat Islam), namun yang diminta mengerjakannya hanya sebagian dari mereka. Itu membuktikan, bahwa perintah tersebut wajib untuk seluruhnya, sehingga ketika mereka meninggalkan pokok kewajiban tersebut, semuanya berdosa. Namun, kewajiban tersebut dinyatakan gugur dengan dikerjakan oleh sebagian di antara mereka. (Al-Baidhawi, Tafsir al-Baidhawi, juz I, hal. 374).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada titik terakhir ini, Imam as-Syathibi memberikan penegasan, “Pada dasarnya mereka (kaum Muslim) dituntut untuk menunaikannya secara keseluruhan. Namun, mereka ada yang mampu melaksanakannya secara langsung. Mereka inilah orang-orang berkompeten untuk melaksanakannya. Sedangkan yang lain, meski mereka tidak mampu, tetapi tetap mampu menghadirkan orang-orang yang berkemampuan. Jadi, siapa saja yang mampu menjalankan pemerintahan (wilayah), dia dituntut untuk melaksanakannya. Bagi yang tidak mampu, dituntut untuk melakukan perkara lain, yaitu menghadirkan orang yang mampu dan memaksanya untuk melaksanakannya. Kesimpulannya, yang mampu dituntut untuk menjalankan kewajiban tersebut, sementara yang tidak mampu dituntut untuk menghadirkan orang yang mampu. Alasannya, karena orang yang mampu tersebut tidak akan ada, kecuali dengan dihadirkan. Ini merupakan bagian dari Ma la yatimmu al-wajib illa bihi, yaitu kewajiban yang hanya bisa dijalankan dengan sempurna dengan adanya perkara tadi.” (as-Syathibi, al-Muwafaqat fi Ushul al-Syari’ah, juz I, hal. 128-129)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ringkasnya, di dalam ayat itu disebutkan ‘Hendaknya ada di antara kamu segolongan umat …’, artinya, hendaknya ada sekelompok/segolongan orang dari kaum Muslim (ummatan minal muslimin atau jama’atan minal muslimin). Ayat ini menegaskan perintah kepada kaum Muslim tentang keharusan adanya kelompok/jama’ah. Kelompok untuk apa? Untuk menjalankan dua fungsi: pertama, da’wah ilal khair (menyeru kepada al-khoir) dan kedua, amar ma’ruf nahi munkar (memerintahkan yang ma’ruf dan mencegah dari perkara munkar). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata al-khair dalam frase da’wah ilal khair menurut tafsir Jalalain berarti al-Islam (Tafsir al-Quran al-’Azhim li al-imamain Jalalain, hal. 58), sehingga makna da’wah ilal khair adalah mendakwahkan/menyeru manusia kepada Islam. Sementara itu, Imam Ibnu Katsir menyebutkan bahwa al-khair adalah mengikuti al-Quran dan as-Sunnah. Maksud ayat tersebut, lanjutnya adalah hendaknya ada dari umat ini suatu kelompok yang solid dalam menjalankan tugas tersebut sekalipun hal itu juga merupakan kewajiban atas setiap individu umat ini (Ibn Katsir, Tafsir al-Quran al-’Azhim, Juz I, hal. 478). Berdasarkan hal ini, jelaslah kelompok yang dikehendaki Allah adalah kelompok yang secara penuh berjuang untuk menyerukan Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada sisi lain, kelompok tersebut berbentuk partai politik. Hal ini dipahami dari fungsi kedua dari kelompok itu, yaitu amar ma’ruf nahi munkar. Cakupan amar ma’ruf nahi munkar amat luas, termasuk di dalamnya menyeru para penguasa agar mereka berbuat ma’ruf (melaksanakan syariah Islam) dan melarangnya berbuat munkar (menjalankan sesuatu yang bertentangan dengan syariah Islam). Bahkan, mengawasi para penguasa dan menyampaikan nasihat kepadanya merupakan bagian terpenting dari aktivitas amar ma’ruf nahi munkar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal, aktivitas demikian merupakan aktivitas politik sekaligus termasuk kegiatan politik yang amat penting, yang menjadi ciri utama kegiatan sebuah partai politik. Jadi, ayat tersebut mengisyaratkan tentang kewajiban mendirikan partai-partai politik yang berdasarkan Islam. Dengan kata lain, partai politik yang harus ada adalah partai politik yang tegak di atas ideologi (mabda) Islam atau partai Islam ideologis. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan hal tersebut, partai politik Islam adalah partai yang berideologi Islam, mengambil dan menetapkan ide-ide, hukum-hukum dan pemecahan problematika dari syariah Islam, serta metode operasionalnya mencontoh metode (thariqah) Rasulullah SAW. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Partai politik Islam adalah partai yang berupaya menyadarkan masyarakat dan berjuang bersamanya untuk melanjutkan kehidupan Islam. Partai politik Islam tidak ditujukan untuk meraih suara dalam Pemilu atau berjuang meraih kepentingan sesaat, melainkan partai yang berjuang untuk merubah sistem Sekular menjadi sistem yang diatur oleh syariah Islam. Orang-orang, ikatan antara mereka hingga terorganisir menjadi satu kesatuan, serta orientasi, nilai, cita-cita, tujuan dan kebijaksanaan yang sama semuanya haruslah didasarkan dan bersumber dari Islam. Karenanya, partai Islam yang ideologis memiliki beberapa karakter, di antaranya: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;1. &lt;!--[endif]--&gt;Dasarnya adalah Islam. Hidup matinya adalah untuk Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;2. &lt;!--[endif]--&gt;Orang-orangnya adalah orang-orang yang berkepribadian Islam. Mereka berpikir berdasarkan Islam dan berbuat berdasarkan Islam. Partai politik Islam terus menerus melakukan pembinaan kepada para anggotanya hingga mereka memiliki kepribadian Islam sekaligus memiliki pemikiran, perasaan, pendapat dan keyakinan yang sama, sehingga orientasi, nilai, cita-cita dan tujuannya pun sama. Merekapun menjadi sumberdaya manusia (SDM) yang siap untuk menerapkan syariah Islam. Pada saat yang sama, ikatan yang menyatukan mereka bukan kepentingan atau uang melainkan akidah Islamiyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;3. &lt;!--[endif]--&gt;Memiliki amir/pemimpin partai yang menyatu dengan pemikiran Islam dan dipatuhi selama sesuai dengan Al-Quran dan Sunnah. Nabi SAW bersabda, “Jika kalian bertiga dalam satu safar, tunjuklah amir satu di antaramu” (HR Muslim).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;4. &lt;!--[endif]--&gt;Memiliki konsepsi (fikrah) yang jelas terkait berbagai hal. Partai Islam haruslah memiliki konsepsi (fikrah) yang jelas tentang sistem ekonomi, sistem politik, sistem pemerintahan, sistem sosial, sistem pendidikan, politik luar negeri, dll. Semuanya harus tersedia dan siap untuk disampaikan. Konsepsi inilah yang disosialisasikan kepada masyarakat hingga mereka menjadikan penerapan semua sistem Islam tersebut sebagai kebutuhan bersama. Syariah Islam inilah yang diperjuangkan untuk ditegakkan. Pada sisi lain, konsepsi tidak akan dapat dilakukan kecuali adanya metode pelaksanaan (thariqah). Dan metode pelaksanaan hukum Islam tersebut adalah melalui pemerintah yang menerapkan Islam. Upaya mewujudkan pemerintahan yang menerapkan hukum Islam (khilafah) tersebut merupakan arah yang dituju partai Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;5. &lt;!--[endif]--&gt;Mengikuti metode yang jelas dalam perjuangannya sebagaimana yang dilakukan oleh Rasulullah SAW. Pertama, melakukan pembinaan dan pengkaderan. Kedua, bergerak dan bergaul bersama dengan masyarakat. Ketiga, menegakkan syariah secara total dengan dukungan dan bersama dengan rakyat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;6. &lt;!--[endif]--&gt;Melakukan aktivitas:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;a. &lt;!--[endif]--&gt;Membangun tubuh partai dengan melakukan pembinaan secara intensif sehingga menyakini ide-ide yang diadopsi oleh partai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;b. &lt;!--[endif]--&gt;Membina umat dengan Islam dan pemikiran, ide serta hukum syara’ yang diadopsi oleh partai, sehingga tercipta opini tentang syari’at Islam sebagai solusi untuk menyelesaikan masalah umat dan keharusan menerapkan syariah Islam dalam wadah Khilafah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;c. &lt;!--[endif]--&gt;Melakukan perang pemikiran dengan semua ide, pemikiran, aturan yang bertentangan dengan Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;d. &lt;!--[endif]--&gt;Melakukan koreksi terhadap penguasa yang tidak menerapkan Islam atau menzhalimi rakyat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;e. &lt;!--[endif]--&gt;Perjuangan politik melawan negara kafir penjajah dan para penguasa yang zhalim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arah Jalan &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara umum ada dua jalan yang ditempuh dalam perjuangan merubah sistem Sekular menjadi Islam. Pertama, jalan parlemen. Jalan ini menggunakan logika linier, yaitu partai politik ikut dalam parlemen untuk merumuskan perundang-undangan yang sesuai dengan syariah. Dengan demikian, sistem akan berubah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fakta menunjukkan perubahan total tidak pernah terjadi melalui jalan parlemen. Kalaupun bisa terjadi bersifat parsial. Karenanya, perjuangan melalui parlemen bukanlah metode untuk melakukan perubahan total. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Parlemen tidak dapat dijadikan sebagai metode perubahan. Sebab, metode perubahan melalui parlemen hanya bersifat teoritis belaka bukan praktis. Selain itu, pemilu bukanlah metode perubahan yang telah ditempuh oleh Rasul saw. ketika mendirikan pemerintahan Islam. Selain itu, fakta di Indonesia juga menunjukkan bahwa partai-partai politik dan anggota parlemen sejak awal telah melihat keharusan mereka untuk terikat dengan Sekularisme Kapitalisme beserta produk perundangan-undangannya. Ini artinya, pemilu di Indonesia tidak diadakan dalam rangka melakukan perubahan mendasar apapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada sisi lain dilihat dari faktanya, parlemen itu memiliki tiga fungsi, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;1. &lt;!--[endif]--&gt;Membuat undang-undang dasar dan undang-undang serta mengesahkan berbagai kesepakatan, rancangan undang-undang, dan berbagai perjanjian yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;2. &lt;!--[endif]--&gt;Mengangkat kepala negara –di beberapa negara, dia dipilih secara langsung oleh rakyat– dan memberikan mandat kepadanya untuk menjalankan pemerintahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;3. &lt;!--[endif]--&gt;Melakukan pengawasan, koreksi, dan kontrol kepada pemerintah dan lembaga-lembaga pemerintahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Partai Islam ditujukan untuk menerapkan Islam secara kaffah, karenanya partai yang membuat undang-undang sekular, melalui wakilnya yang duduk di parlemen, bertentangan dengan fakta partai Islam itu sendiri. Lebih dari itu, dalam pandangan Islam, manusia tidak berhak membuat hukum dan undang-undang. Yang berhak membuat hukum perundang-undangan itu hanyalah Allah SWT. Allah berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;إِنِ الْحُكْمُ إِلاَّ ِللهِ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuputusan (hukum) itu hanyalah kepunyaan Allah. (TQS. Yûsuf [12]: 40)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu juga pemberian mandat kepada pemerintah yang tidak berhukum dengan hukum Allah, jelas hukumnya haram, tidak boleh dilakukan oleh partai Islam. Allah SWT menegaskan hal ini dalam firmanNya: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَمَنْ لَمْ يَحْكُمْ بِمَا أَنْزَلَ اللَّهُ فَأُولَئِكَ هُمُ الْكَافِرُونَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barang siapa tidak berhukum kepada apa yang diturunkan Allah (syariah Islam), maka mereka termasuk orang-orang kafir. (TQS. al-Mâidah [5]: 44)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَمَنْ لَمْ يَحْكُمْ بِمَا أَنْزَلَ اللَّهُ فَأُولَئِكَ هُمُ الظَّالِمُوْنَ &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barang siapa yang tidak berhukum dengan hukum yang diturunkan Allah, maka mereka adalah orang zalim. (TQS. al-Mâ’idah [5]: 45)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَمَنْ لَمْ يَحْكُمْ بِمَا أَنْزَلَ اللهُ فَأُولَئِكَ هُمُ الْفَاسِقُونَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barang siapa tidak berhukum kepada apa yang diturunkan Allah (syariah Islam), maka mereka termasuk orang-orang fasiq” (TQS. al-Mâidah [5]: 47)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun aktivitas pengawasan, koreksi, dan kontrol kepada pemerintah dan lembaga-lembaga pemerintahan merupakan kewajiban yang harus dilakukan, termasuk oleh partai politik. Caranya, bisa dari luar parlemen, bisa juga dari dalam parlemen. Karena itu, siapapun yang ada di dalam parlemen harus menjadikannya sebagai mimbar dakwah dalam rangka melakukan koreksi (muhasabah) bagi penguasa. Satu hal yang penting dicatat adalah parlemen sebagai mimbar dakwah hanyalah salah satu teknik (uslub) saja dalam melakukan koreksi pada penguasa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalan kedua adalah jalan yang merupakan metode perubahan. Metode ini adalah metode yang ditempuh oleh Rasulullah SAW. Metode tersebut berupa pembinaan umat Islam dan berinteraksi dengan mereka hingga terbentuk kesadaran umum pada diri mereka. Bukan sembarang kesadaran melainkan kesadaran bahwa mereka adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk seluruh umat manusia, dan kesadaran bahwa agama Islam yang telah diturunkan oleh Allah kepada Muhammad adalah risalah paripurna yang mengatur seluruh aspek kehidupan. Umat pun menjadi sadar bahwa Allah akan memenangkannya atas semua agama dan ideologi, termasuk atas demokrasi Barat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agama inilah satu-satunya yang akan membebaskan manusia dari kegelapan menuju cahaya Islam. Tidak berhenti sampai di situ, muncul pula kesadaran bahwa masalah utama umat Islam saat ini adalah mengembalikan Khilafah Islam yang akan menerapkan syariah Allah di dalam negeri, mengemban risalah ke seluruh dunia, serta menyatukan kaum Muslim di bawah panji La ilaha illallah. Umat juga sadar bahwa mengembalikan Khilafah itu harus dilakukan melalui thalab an-nushrah (aktivitas mencari pertolongan) dari para pemilik kekuatan (ahlul quwwah), bukan melalui pemilihan umum. Partai politik Islam melakukan proses penyadaran pada semua lini masyarakat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam prakteknya, partai Islam tidak lepas dari langkah-langkah berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;1. &lt;!--[endif]--&gt;Dimulai dengan pembentukan kader yang berkepribadian Islam (Syakhshiyyah Islamiyyah), melalui pembinaan intensif (halqah murakkazah) dengan materi dan metode tertentu. Proses ini akan menjadikan rekrutmen kader politik tidak pernah surut. Bukan kader yang berambisi untuk mendapatkan kursi melainkan kader perjuangan dalam menegakkan Islam demi kemaslahatan manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;2. &lt;!--[endif]--&gt;Pembinaan umat (tatsqif jamaiy) untuk terbentuknya kesadaran masyarakat (al-wa’yu al-am) tentang Islam. Pembinaan ini harus menghubungkan realitas yang terjadi dengan pandangan dan sikap Islam terhadap realitas tersebut. Misalnya, memperbincangkan dengan masyarakat persoalan kenaikan harga listrik, BBM, penjualan kekayaan rakyat kepada asing, tekanan Dana Moneter Internasional (IMF), penghinaan terhadap Nabi/al-Quran/Islam, dll, disertai penjelasan hukum Islam tentang masalah tersebut. Partai membuat komentar, analisis, dan sikap politik terkait hal-hal tersebut lalu disampaikan kepada rakyat. Juga, dilakukan koreksi terhadap kebijakan penguasa serta membongkar rencana jahat negara asing. Dengan cara seperti ini rakyat akan memiliki sikap politik sesuai dengan pandangan Islam terhadap berbagai peristiwa yang terjadi. Dengan pembinaan ini pula terjadi transfer nilai-nilai dan hukum Islam dari generasi ke generasi. Partai Islam sehari-hari berada di tengah rakyat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;3. &lt;!--[endif]--&gt;Pembentukan kekuatan politik melalui pembesaran tubuh partai (tanmiyatu jismi al-hizb) agar kegiatan pengkaderan dan pembinaan umum dapat dilakukan dengan lebih intensif, hingga terbentuk kekuatan politik (al-quwwatu al-siyasiya). Kekuatan politik adalah kekuatan umat yang memilliki kesadaran politik Islam (al-wa’yu al-siyasiy al-islamy), yakni kesadaran bahwa kehidupan bermasyarakat dan bernegara harus diatur dengan syariah Islam. Maka harus ada upaya terus menerus penyadaran politik Islam kepada masyarakat, yang dilakukan oleh kader. Makin banyak kader, makin cepat kesadaran terbentuk sehingga kekuatan politik juga makin cepat terwujud. Di sinilah agregasi dan artikulasi kepentingan rakyat terjadi. Apa yang menjadi kepentingan rakyat tersebut tidak lepas dari tuntutan dan tuntunan aturan Islam. Dengan cara seperti ini terjadi komunikasi politik dan sosialisi politik antara partai dengan rakyat hingga massa umat memiliki kesadaran politik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemikiran partai Islam tentu berbeda dengan partai Sekular-Kapitalis-Liberal maupun Sosialis-Komunis. Sebagai contoh, dalam masalah ekonomi, partai sekular menjadikan seluruh aset produksi, termasuk sumber daya alam (SDA) dibiarkan dikuasai oleh individu atau swasta berdasarkan mekanisme pasar. Sementara partai Sosialis menjadikan negara sebagai aktor tunggal aktivitas ekonomi, sehingga semua aset produksi, termasuk sumber daya alam (SDA) dimonopoli oleh negara. Rakyat pun tidak boleh memiliki aset produksi apapun. Adapun partai Islam, menjadikan aset produksi, termasuk sumber daya alam (SDA), sesuai dengan mekanisme hukum syara’, yang terbagi dalam tiga jenis kepemilikan, yaitu kepemilikan individu, umum dan negara. Ada juga partai yang tidak memiliki konsep apapun tentang masalah tersebut, maka senyatanya ia bukanlah partai, atau sekadar partai papan nama. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;4. &lt;!--[endif]--&gt;Massa umat yang memiliki kesadaran politik menuntut perubahan ke arah Islam. Di sinilah penggabungan kepentingan (interest aggregation) dan perumusan kepentingan (interest articulation) dilandaskan pada Islam dan diperjuangkan bersama antara partai dengan rakyat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;5. &lt;!--[endif]--&gt;Penyampaian Islam pun ditujukan kepada ahl-quwwah dan pihak-pihak yang berpengaruh seperti politisi, orang kaya, tokoh masyarakat, media massa dan sebagainya. Melalui pendekatan intensif ahl-quwwah setuju dan mendukung perjuangan partai bersama rakyat. Kekuatan politik yang didukung oleh berbagai pihak semacam ini tidak akan terbendung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;6. &lt;!--[endif]--&gt;Sistem (syariah) dan kekuasaan (khilafah atau penyatuan ke dalam khilafah) Islam tegak melalui jalan umat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalan tersebut merupakan jalan yang didasarkan pada kesadaran masyarakat dan perjuangan bersama antara partai dengan umat sehingga dikenal dengan jalan ‘an thariq al-ummah (melalui jalan umat). Tampak, jalan tersebut merupakan jalan damai dan alami. Tidak ada sesuatu yang perlu ditakutkan atau dikhawatirkan. Sebab, inti dari metode itu adalah kesadaran umat dan tuntutan umat demi kemaslahatan umat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemasalahatan umat itu bukanlah sekadar persoalan moralitas dan sentimen keagamaan. Namun, Partai politik Islam juga memiliki solusi syariah yang cerdas, dan bisa diterapkan oleh negara, seperti menjamin kebutuhan pokok (sandang, pangan, dan papan) tiap individu masyarakat. Mekanisme ini dilakukan setelah secara individu, seseorang tidak mampu memenuhinya, dan keluarga dekatnya tidak mampu memenuhinya. Selain itu, Islam juga menjamin kebutuhan kolektif, seperti pendidikan, kesehatan dan keamanan gratis sebagaimana yang banyak dinyatakan dalam al-Quran dan hadits Nabi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah seharusnya partai politik Islam. Kehadirannya didambakan oleh rakyat yang menginginkan hidup sejahtera di dunia dan akhirat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;sumber : www.hti.or.id&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5361459808659244331-1016808207480013007?l=goresanpena-goresanpena.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/feeds/1016808207480013007/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5361459808659244331&amp;postID=1016808207480013007' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/1016808207480013007'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/1016808207480013007'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/2008/08/partai-politik-islam.html' title='Partai Politik Islam'/><author><name>Anna Fatiha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16198819774008475658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='21' src='http://bp1.blogger.com/_CaYN05jpTTw/SHhOaW4e4RI/AAAAAAAAAFA/y9F2gqF9m6Q/S220/fotoku+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5361459808659244331.post-8741993749483400524</id><published>2008-08-06T19:13:00.000-07:00</published><updated>2008-08-06T19:17:20.813-07:00</updated><title type='text'>MTQ Mahasiswa Nasional Di UNTAN Pontianak 19-24 September 2005</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_CaYN05jpTTw/SJpaqg2sUcI/AAAAAAAAAH0/1c6hL6KhaoA/s1600-h/dscn27712rn%5B1%5D.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_CaYN05jpTTw/SJpaqg2sUcI/AAAAAAAAAH0/1c6hL6KhaoA/s320/dscn27712rn%5B1%5D.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5231593603564589506" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5361459808659244331-8741993749483400524?l=goresanpena-goresanpena.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/feeds/8741993749483400524/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5361459808659244331&amp;postID=8741993749483400524' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/8741993749483400524'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/8741993749483400524'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/2008/08/mtq-mahasiswa-nasional-di-untan.html' title='MTQ Mahasiswa Nasional Di UNTAN Pontianak 19-24 September 2005'/><author><name>Anna Fatiha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16198819774008475658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='21' src='http://bp1.blogger.com/_CaYN05jpTTw/SHhOaW4e4RI/AAAAAAAAAFA/y9F2gqF9m6Q/S220/fotoku+2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_CaYN05jpTTw/SJpaqg2sUcI/AAAAAAAAAH0/1c6hL6KhaoA/s72-c/dscn27712rn%5B1%5D.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5361459808659244331.post-5784418854513028966</id><published>2008-08-01T19:47:00.000-07:00</published><updated>2008-08-01T20:55:02.942-07:00</updated><title type='text'>Produk Anna Fatiha</title><content type='html'>Assalamu'alaikum wr wb&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maha suci Allah yang telah memberikan kemampuan kepada hamba-hambanya yang senantiasa mencari dan berusaha mencapai rizkinya yang amat banyak dan melewati berbagai penjuru pintu. &lt;br /&gt;tulisan ini teruntuk sobat Anna khususnya yang berada di Kalimantan...&lt;br /&gt;afwan baru bisa di posting, sempat bingung sih...he..he...&lt;br /&gt;buat ka emma, Ekana pasha...(lagi siaran ya?!!!), mo request nie...lagunya vagetoz "saat kau pergi...", ternyata anna seneng juga yah... :), Adhi afwan kayaknya kurang lengkap promosinya.&lt;br /&gt;buat sobat-sobat anna yang lain juga boleh ko bacanya...&lt;br /&gt;...MONGGO...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bahagia sekali rasanya karena silaturrahim karena Allah semata.&lt;br /&gt;semoga Anna Fatiha menjadi pengusaha sukses dunia dan akhirat...&lt;br /&gt;amin...&lt;br /&gt;syukron katsiron "aminnya" he..he...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ini dia sedikit dari Anna, moga berlanjut...&lt;br /&gt;1.Gamis dan Krudung&lt;br /&gt;a.merk Albayyinah&lt;br /&gt;b.merk Arti (Tersedia catalog gambar dan harga (merk Al-bayyinah) dan catalog harga ( merk Arti)Diskon 15-20% min- pembelian Rp.500.000)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Manset/engkel Rp.3500-7000 Harga Sesuai ukuran, min- 20 pasang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Accessories&lt;br /&gt;    a. bross&lt;br /&gt;    b. gantungan kunci&lt;br /&gt;    c. gantungan Hp &lt;br /&gt;       a. Rp.2000-Rp.3000&lt;br /&gt;       b. Rp.2500-5000&lt;br /&gt;       c. Rp.2000-Rp.4000 (Min- pembelian 100 buah dari 3 jenis Accessories)&lt;br /&gt;          Gambar atau desain bisa dari pemesan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Pin Rp.2500-5000 (Gambar atau desain bisa dari pemesan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. kaos kaki (Rp.7000-10.000 Sesuai model dan ukuran, minimal 12 pasang (1 lusin)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Ciput/alas krudung, (Rp.3000-7500, Min- pembelian 20 buah)&lt;br /&gt;7. Jaket&lt;br /&gt;   a. 1 muka &lt;br /&gt;   b. 2 muka &lt;br /&gt;      a. Rp.90.000 -110.000&lt;br /&gt;      b. Rp.110.000 -125.000 (Harga disesuaikan dengan jumlah, bahan dan desain)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Aneka Kaos (T-shirt)&lt;br /&gt;    a. kaos akhwat&lt;br /&gt;    b. kaos olah raga&lt;br /&gt;    c. kaos sekolah(SD-SMA) &lt;br /&gt;    (Harga disesuaikan dengan jumlah, desain dan bahan. Min- 20 pcs).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Gamis/ jilbab (seragam pengajian ibu2, organisasi dan sejenisnya)&lt;br /&gt;Mulai Rp.80.000(+ krudung mulai Rp.110.000)Harga disesuaikan dengan bahan, desain,dan jumlah pesanan. Harga bisa disesuaikan dengan permintaan pemesan.&lt;br /&gt;Min- pembelian 20 pasang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan :&lt;br /&gt;1. Produk bisa di Retur (tukar) maksimal 1 bulan dari waktu pemesanan.&lt;br /&gt;2. Bea kirim di tanggung oleh pemesan, via TIKI, JNE atau Pos&lt;br /&gt;3. Pemesanan via sms ke 085245912261 atau email ke 02_muslimah@plasa.com&lt;br /&gt;4. barang akan di kirim setelah pembayaran telah di transfer.&lt;br /&gt;5. pembayaran bisa langsung atau via transfer Bank Syari'ah Mandiri (BSM)&lt;br /&gt;6. tersedia Produk sample mulai harga Rp.50.000-Rp.200.000&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5361459808659244331-5784418854513028966?l=goresanpena-goresanpena.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/feeds/5784418854513028966/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5361459808659244331&amp;postID=5784418854513028966' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/5784418854513028966'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/5784418854513028966'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/2008/08/ketentuan-produk-1.html' title='Produk Anna Fatiha'/><author><name>Anna Fatiha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16198819774008475658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='21' src='http://bp1.blogger.com/_CaYN05jpTTw/SHhOaW4e4RI/AAAAAAAAAFA/y9F2gqF9m6Q/S220/fotoku+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5361459808659244331.post-7686738049262204818</id><published>2008-08-01T19:25:00.000-07:00</published><updated>2008-08-01T19:40:23.607-07:00</updated><title type='text'>Kisah Hikmah</title><content type='html'>&lt;em&gt;"suatu hari saat matahari dan angin saling menentang untuk melepaskan jaket seseorang. angin berkata, "saya akan melepaskan jaketnya". matahari menerima tantangan itu, lalu dia bersembunyi di balik awan. angin bertiup kencang, setiap angin mengencangkan tiupannya, semakin erat pula laki-laki itu memegang jaketnya. bahkan ia mengikatkan tali kedua ujung jaketnya. ketika sudah putus asa, angin mengaku kegagalannya lalu melemparkan senjatanya. saat itu muncullah matahari, dia tersenyum dengan ramah dan lemah lembut kepada laki-laki tadi. maka tak berapa lama laki-laki itu pun membuka jaketnya. dan pada saat itu matahari berkata, "sesungguhnya lemah lembut dan kasih sayang memiliki kekuatan yang mengungguli marah dan kekerasan".&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SubhanAllah...&lt;br /&gt;cerita tadi menggambarkan betapa sikap lemah lembut dan kasih sayang sangat berpengaruh terhadap diri seseorang. namun jangan menggunakan kedua sikap ini tidak sesuai koridornya. adakalanya kita harus tegas bahkan tampak keras. terhadap sikap orang-orang yang nyata-nyata menghina Allah dan Rasulnya, kita tidak boleh berdiam diri saja. ketika harga diri islam diinjak-injak. sikap lemah lembut tidak bisa diterapkan disini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5361459808659244331-7686738049262204818?l=goresanpena-goresanpena.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/feeds/7686738049262204818/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5361459808659244331&amp;postID=7686738049262204818' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/7686738049262204818'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/7686738049262204818'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/2008/08/kisah-hikmah.html' title='Kisah Hikmah'/><author><name>Anna Fatiha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16198819774008475658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='21' src='http://bp1.blogger.com/_CaYN05jpTTw/SHhOaW4e4RI/AAAAAAAAAFA/y9F2gqF9m6Q/S220/fotoku+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5361459808659244331.post-4365265673695917236</id><published>2008-07-24T03:00:00.000-07:00</published><updated>2008-07-24T03:03:14.028-07:00</updated><title type='text'>BKMI Universitas Tanjungpura</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp2.blogger.com/_CaYN05jpTTw/SIhS-3BJaXI/AAAAAAAAAHs/-S3s9zfJOkw/s1600-h/logo%2520BKMI.png"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://bp2.blogger.com/_CaYN05jpTTw/SIhS-3BJaXI/AAAAAAAAAHs/-S3s9zfJOkw/s320/logo%2520BKMI.png" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5226518607437588850" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5361459808659244331-4365265673695917236?l=goresanpena-goresanpena.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/feeds/4365265673695917236/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5361459808659244331&amp;postID=4365265673695917236' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/4365265673695917236'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/4365265673695917236'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/2008/07/bkmi-universitas-tanjungpura.html' title='BKMI Universitas Tanjungpura'/><author><name>Anna Fatiha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16198819774008475658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='21' src='http://bp1.blogger.com/_CaYN05jpTTw/SHhOaW4e4RI/AAAAAAAAAFA/y9F2gqF9m6Q/S220/fotoku+2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_CaYN05jpTTw/SIhS-3BJaXI/AAAAAAAAAHs/-S3s9zfJOkw/s72-c/logo%2520BKMI.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5361459808659244331.post-3711367077021623241</id><published>2008-07-24T02:53:00.001-07:00</published><updated>2008-07-24T02:53:44.585-07:00</updated><title type='text'>Hati Yang Baik</title><content type='html'>Suatu hari pada musim haji, Abdullah bin Mubarak yang sedang&lt;br /&gt;melaksanakan ibadah haji di tanah suci tertidur di Masjidil Haram. Dalam&lt;br /&gt;tidurnya beliau bermimpi bertemu dengan seorang malaikat yang&lt;br /&gt;memberitahunya bahwa ibadah haji umat Islam tahun itu diterima Allah&lt;br /&gt;hanya karena kebaikan seorang tukang sepatu. Sehabis itu Mubarak&lt;br /&gt;terbangun. Betapa penasarannya beliau dengan mimpi itu dan betapa&lt;br /&gt;penasarannya beliau dengan tukang sepatu yang diceritakan malaikat dalam&lt;br /&gt;mimpinya itu. Apa gerangan yang dilakukan tukang sepatu itu sehingga&lt;br /&gt;menyebabkan ibadah haji seluruh umat Islam tahun itu diterima Allah?&lt;br /&gt;Beliau lalu mencari tahu siapa gerangan tukang sepatu itu dan dimana&lt;br /&gt;tempatnya. Hingga akhirnya beliau berhasil menemui tukang sepatu dan&lt;br /&gt;meminta cerita apa amalan yang dilakukannya sehingga mengantarkan&lt;br /&gt;diterimanya ibadah haji seluurh umat Islam tahun itu? Lalu tukang sepatu&lt;br /&gt;itu pun menceritakan ihwalnya, bahwa dia bersama isterinya selama 30&lt;br /&gt;tahun berencana untuk naik haji. Selama itu tiap hari, minggu dan bulan&lt;br /&gt;dia menabung dan mengumpulkan uang untuk biaya naik haji dari jasa&lt;br /&gt;membuat dan memperbaiki sepatu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun ini tabungan hajinya bersama isteri sudah cukup dan dia berencana&lt;br /&gt;untuk naik haji. Namun apa yang terjadi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari isterinya mencium bau harum masakan dari tetangganya. Karena&lt;br /&gt;penasaran dengan harum masakan itu isteri tukang sepatu itu memberanikan&lt;br /&gt;diri menghampiri tetangga dengan maksud ingin meminta sedikit masakan&lt;br /&gt;sekedar ignin mencicipinya .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Wahai tetangga yang baik, hari ini saya mencium harumnya masakanmu,&lt;br /&gt;bolehkah saya mencicipi barang sedikit?" pinta isteri tukang sepatu itu&lt;br /&gt;kepada tetangganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tuan puteri yang baik, masakan ini tidak halal bagimu", jawab tetangga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mengapa tidak halal?" tanya isteri tukang sepatu itu dengan penasaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Daging yang kami masak adalah bangkai yang kami temukan di jalan. Kami&lt;br /&gt;tidak tega melihat anak-anak kami kelaparan. Kami sudah banting tulang&lt;br /&gt;mencari makanan yang lebih baik, tapi kami tidak menemukannya. Akhirnya&lt;br /&gt;hanya bangkai ini yang kami temukan, lalu kami masak biar anak-anak dan&lt;br /&gt;keluarga kami tidak semakin menderita"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar cerita itu, isteri tukang sepatu itu sepontan pulang dan&lt;br /&gt;menceritakannya kepada suaminya. Si tukang sepatu tanpa banyak bicara&lt;br /&gt;segera membuka tabungan haji yang dikumpulkannya selama 30 tahun dan&lt;br /&gt;dibawanya ke rumah tetangga. "Wahai tetangga yang baik, ambillah semua&lt;br /&gt;uang ini untuk keperluan makan kamu dan keluargamu, ini lah haji kami",&lt;br /&gt;kata tukang sepatu itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perbuatan mulia tukang sepatu itulah yang dijadikan Allah sebagai&lt;br /&gt;penyebab diterimanya amalan ibadah haji seluruh jamaah haji tahun itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;****&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah di atas, menceritakan betapa hati yang mulia dan baik selalu&lt;br /&gt;mendapatkan tempat yang mulia di mata Allah. Hati yang baik mengantarkan&lt;br /&gt;kepada pemiliknya kepada perbuatan yang baik dan terpuji. Hati yang baik&lt;br /&gt;mendatangkan pahala dan karunia Allah tidak hanya untuk si pemiliknya,&lt;br /&gt;namun juga untuk seluruh umat manusia. Benarlah kata Rasulullah&lt;br /&gt;"Sesungguhnya dalam jasad ada segumpal darah, kalau itu baik, maka&lt;br /&gt;baiklah seluruh anggota tubuh".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hati yang baik bukanlah sekedar karunia dari Allah yang diberikan kepada&lt;br /&gt;orang-orang tertentu saja, namun hati yang baik juga bisa didapatkan&lt;br /&gt;dengan latihan dan pendidikan. Salah satu cara untuk mendapatkan hati&lt;br /&gt;yang baik adalah dengan senantiasa membuka komunikasi hati dan Allah.&lt;br /&gt;Allah adalah Dzat Yang Maha Baik, maka siapapun yang selalu&lt;br /&gt;berkomunikasi kepdaNya akan mendapatkan pancaran kebaikan. Semoga kita&lt;br /&gt;diberi karunia hati yang baik.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5361459808659244331-3711367077021623241?l=goresanpena-goresanpena.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/feeds/3711367077021623241/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5361459808659244331&amp;postID=3711367077021623241' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/3711367077021623241'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/3711367077021623241'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/2008/07/hati-yang-baik.html' title='Hati Yang Baik'/><author><name>Anna Fatiha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16198819774008475658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='21' src='http://bp1.blogger.com/_CaYN05jpTTw/SHhOaW4e4RI/AAAAAAAAAFA/y9F2gqF9m6Q/S220/fotoku+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5361459808659244331.post-2699560885940838118</id><published>2008-07-24T02:25:00.000-07:00</published><updated>2008-08-01T21:10:39.917-07:00</updated><title type='text'>kosongg!!!!!</title><content type='html'>kamis, 24 juli 2008 berguguran yang telah tertanam selama ini.&lt;br /&gt;semenjak anna melihatnya, setelah ia melihatnya.&lt;br /&gt;gugur satu demi satu...&lt;br /&gt;larut demi larut anna alami.&lt;br /&gt;kosongg!!!!!!!!&lt;br /&gt;....(?_?).....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kamis, 31 juli 2008... terulang kembali...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5361459808659244331-2699560885940838118?l=goresanpena-goresanpena.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/feeds/2699560885940838118/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5361459808659244331&amp;postID=2699560885940838118' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/2699560885940838118'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/2699560885940838118'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/2008/07/kosongg.html' title='kosongg!!!!!'/><author><name>Anna Fatiha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16198819774008475658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='21' src='http://bp1.blogger.com/_CaYN05jpTTw/SHhOaW4e4RI/AAAAAAAAAFA/y9F2gqF9m6Q/S220/fotoku+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5361459808659244331.post-1775652696678620774</id><published>2008-07-21T18:58:00.000-07:00</published><updated>2008-07-21T19:07:01.490-07:00</updated><title type='text'>kehidupan Dunia Hanyalah Permainan</title><content type='html'>Aturan main di dunia adalah &lt;span style="color:#009900;"&gt;Al-Qur'an&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Permainannya adalah &lt;span style="color:#6600cc;"&gt;Fastabiqul khairat&lt;/span&gt;,&lt;br /&gt;Pelakunya adalah &lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Jin &lt;/span&gt;dan &lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;&lt;span style="color:#663300;"&gt;MAnusia&lt;/span&gt;,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pemeran utamanya adalah Manusia,&lt;br /&gt;Stadionnya adalah &lt;span style="color:#009900;"&gt;&lt;span style="color:#33cc00;"&gt;Bumi&lt;/span&gt;,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Wasitnya adalah &lt;span style="color:#666666;"&gt;ulama,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Waktunya adalah &lt;span style="color:#ff6666;"&gt;baliq&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Penentuannya adalah &lt;span style="color:#666600;"&gt;akhirat,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Hadiah&gt;&lt;hukumannya color="#66ffff"&gt;syurga&gt;&lt; neraka&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5361459808659244331-1775652696678620774?l=goresanpena-goresanpena.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/feeds/1775652696678620774/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5361459808659244331&amp;postID=1775652696678620774' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/1775652696678620774'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/1775652696678620774'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/2008/07/kehidupan-dunia-hanyalah-permainan.html' title='kehidupan Dunia Hanyalah Permainan'/><author><name>Anna Fatiha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16198819774008475658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='21' src='http://bp1.blogger.com/_CaYN05jpTTw/SHhOaW4e4RI/AAAAAAAAAFA/y9F2gqF9m6Q/S220/fotoku+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5361459808659244331.post-6940998150559975754</id><published>2008-07-15T21:34:00.000-07:00</published><updated>2008-07-15T21:45:14.689-07:00</updated><title type='text'>Keep Istiqomah Syahid Al-Hafidzku...</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#cc33cc;"&gt;Syahidku...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#cc33cc;"&gt;hausmu sebentar lagi akan terobati, saum mu akan segera berbuka...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#cc33cc;"&gt;tiket untuk menggenapkan agama mu akan segera engkau dapatkan...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#cc33cc;"&gt;insyaAllah ikhtiyarmu akan segera Allah berikan balasan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#cc33cc;"&gt;Do'amu istiqomahkanlah, ikhtiyarmu sempurnakanlah, selalu bersabar menunggu adzan magribmu...karena Allah menjanjikan kepada setiap yang berpuasa pasti akan berbuka...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#cc33cc;"&gt;namun janganlah engkau lupa bahwa semuanya Kehendak Nya.. tawakkal adalah akhir semuanya..&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#cc33cc;"&gt;semoga engkau selalu bahagia meskipun bukan kurma yang engkau dapatkan...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#cc33cc;"&gt;keep istiqomah...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5361459808659244331-6940998150559975754?l=goresanpena-goresanpena.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/feeds/6940998150559975754/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5361459808659244331&amp;postID=6940998150559975754' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/6940998150559975754'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/6940998150559975754'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/2008/07/keep-istiqomah-syahid-al-hafidzku.html' title='Keep Istiqomah Syahid Al-Hafidzku...'/><author><name>Anna Fatiha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16198819774008475658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='21' src='http://bp1.blogger.com/_CaYN05jpTTw/SHhOaW4e4RI/AAAAAAAAAFA/y9F2gqF9m6Q/S220/fotoku+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5361459808659244331.post-838210196650907466</id><published>2008-07-15T21:11:00.000-07:00</published><updated>2008-07-15T21:17:25.871-07:00</updated><title type='text'>malu Aku..</title><content type='html'>&lt;a href="http://bp2.blogger.com/_CaYN05jpTTw/SH11aYTmZMI/AAAAAAAAAHk/E9IzgPJ6ns4/s1600-h/agenda_ummat[2].jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5223460238881350850" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp2.blogger.com/_CaYN05jpTTw/SH11aYTmZMI/AAAAAAAAAHk/E9IzgPJ6ns4/s320/agenda_ummat%5B2%5D.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#009900;"&gt;&lt;em&gt;malu aku ketika ku lihat mereka.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;terdiam sejenak aku melihatnya, meskipun hanya sekedar diam..tapi hati berkecamuk. sungguh aku malu melihat mereka&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5361459808659244331-838210196650907466?l=goresanpena-goresanpena.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/feeds/838210196650907466/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5361459808659244331&amp;postID=838210196650907466' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/838210196650907466'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/838210196650907466'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/2008/07/malu-aku.html' title='malu Aku..'/><author><name>Anna Fatiha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16198819774008475658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='21' src='http://bp1.blogger.com/_CaYN05jpTTw/SHhOaW4e4RI/AAAAAAAAAFA/y9F2gqF9m6Q/S220/fotoku+2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_CaYN05jpTTw/SH11aYTmZMI/AAAAAAAAAHk/E9IzgPJ6ns4/s72-c/agenda_ummat%5B2%5D.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5361459808659244331.post-7755022215386410993</id><published>2008-07-13T02:07:00.000-07:00</published><updated>2008-07-13T02:22:16.588-07:00</updated><title type='text'>Jawab Anna</title><content type='html'>&lt;div align="left"&gt;&lt;a href="http://bp0.blogger.com/_CaYN05jpTTw/SHnG9hBP6sI/AAAAAAAAAHc/vZit0I2GfDQ/s1600-h/hamas[2].jpg"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#663366;"&gt;&lt;em&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5222424003050728130" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 179px; CURSOR: hand; HEIGHT: 212px" height="150" alt="" src="http://bp0.blogger.com/_CaYN05jpTTw/SHnG9hBP6sI/AAAAAAAAAHc/vZit0I2GfDQ/s320/hamas%5B2%5D.jpg" width="210" border="0" /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#663366;"&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#663366;"&gt;&lt;em&gt;Anna..., tahukah engkau bahwa di belahan bumi yang lain ada saudaramu yang sedang menangis. mereka tak seperti dirimu yang sekarang sedang asyik duduk dengan manisnya menikmati kedamaian..&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#663366;"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#663366;"&gt;&lt;em&gt;tahukah engkau Anna...bahwa anak sekecil ia sudah dengan sigap untuk menghadapi musuh yang sewaktu-waktu menembuskan peluru di dada nya...&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#663366;"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#663366;"&gt;&lt;em&gt;sedangkan engkau...apa yang sedang engkau persiapkan?!&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#663366;"&gt;&lt;em&gt;tangisan? atau senyuman? untuk menjemput hari akhirmu yang semakin dekat?!&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#663366;"&gt;&lt;em&gt;Anna jawab...!!!&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#663366;"&gt;&lt;em&gt;apa yang engkau miliki? apa yang bisa engkau berikan? apa yang bisa engkau lakukan seandainya esok bahkan malam ini adalah detik-detik terakhirmu. apa yang telah engkau berikan padaNya, sudahkah engkau menyampaikan "jangan" ketika engkau lihat kemungkaran????&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#663366;"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#663366;"&gt;&lt;em&gt;Anna...jawablah!!!&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5361459808659244331-7755022215386410993?l=goresanpena-goresanpena.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/feeds/7755022215386410993/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5361459808659244331&amp;postID=7755022215386410993' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/7755022215386410993'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/7755022215386410993'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/2008/07/jawab-anna.html' title='Jawab Anna'/><author><name>Anna Fatiha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16198819774008475658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='21' src='http://bp1.blogger.com/_CaYN05jpTTw/SHhOaW4e4RI/AAAAAAAAAFA/y9F2gqF9m6Q/S220/fotoku+2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_CaYN05jpTTw/SHnG9hBP6sI/AAAAAAAAAHc/vZit0I2GfDQ/s72-c/hamas%5B2%5D.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5361459808659244331.post-6994382244103971540</id><published>2008-07-12T00:35:00.000-07:00</published><updated>2008-07-12T02:27:48.035-07:00</updated><title type='text'>Word of Death</title><content type='html'>&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Kematian, hal yang kita selalu lari darinya, namun ia pasti kan mendatangi kita* pada waktunya. Satu hal yang mengherankan diriku adalah Kita semua sadar dan yakin bahwa kita pasti akan mati. Kita semua sadar dan yakin bahwa dunia ini hanya sementara, semua hal yang kita raih disini akan binasa, dan kita semua paham bahwa waktu yang kita miliki disini merupakan peluang yang kan menentukan akhir peristirahatan kita kelak (surga/neraka)Kita semua pun sadar dan yakin bahwa hanya ada dua tempat di alam setelah dunia ini, yaitu surga atau neraka, yang masa periode waktu di sana berkekalan, yang hal-hal di dalamnya juga berkekalan, serta tiada lagi pilihan tempat lain selain dua itu sajaMaka, mengapa kita sering terlena dengan dunia dan lalai dari mempersiapkan kehidupan akhir kita..?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#cc33cc;"&gt;&lt;em&gt;Tiada hari yang tidak kita lalui tanpa mendengar berita mengenai kematian, lalu mengapakah kita tidak bisa mengambil pelajaran darinya..? bahwa suatu saat nanti kita pun akan mengalaminyaKematian adalah pintu satu arahSiapa yang telah melewatinya tiada bisa kembali lagiImam Ali kw pernah berkata,“Sungguh kita berada pada hari dimana hanya ada amal perbuatan tanpa perhitungan, dan sungguh kita akan menuju hari dimana hanya ada perhitungan tanpa ada amal perbuatan”Yuk, sama-sama menyadari hakikat keberadaan kita di dunia. Untuk beribadah kepadanya, dalam konteks ibadah yang sangat luas sekali (segala perbuatan yang bisa mendekat diri kita kepadaNya) Sama-sama memohon ampunan atas segala kesia-siaan yang telah kita perbuat Sama-sama memohon kebaikan untuk sisa usia yang kita milikiDan sama-sama mendoakan mereka yang telah mendahuluiPada dasarnya bukan mereka yang meninggal (meninggalkan kita), namun mereka telah terlebih dahulu kembali kepadaNya, dan kitapun akan segera menyusul merekaKita doakan mereka agar diampuni segala dosa-dosanya, diberi kenikmatan dalam alam kuburnya, dan diberi balasan atas amalan perbuatan mereka dengan sebaik-baiknyaYa Robbi, ampuni kami dan ampuni mereka, lapangkan kubur mereka, sambut dengan limpahan kebaikan, dan beri kami keistiqomahan dan kesabaran dalam menapaki kehidupan tanpa mereka di sisi kami (amin)&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5361459808659244331-6994382244103971540?l=goresanpena-goresanpena.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/feeds/6994382244103971540/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5361459808659244331&amp;postID=6994382244103971540' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/6994382244103971540'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/6994382244103971540'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/2008/07/kematian-hal-yang-kita-selalu-lari.html' title='Word of Death'/><author><name>Anna Fatiha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16198819774008475658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='21' src='http://bp1.blogger.com/_CaYN05jpTTw/SHhOaW4e4RI/AAAAAAAAAFA/y9F2gqF9m6Q/S220/fotoku+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5361459808659244331.post-1639533234034027789</id><published>2008-07-12T00:11:00.000-07:00</published><updated>2008-07-12T02:26:32.507-07:00</updated><title type='text'>wanita berhias di salon kecantikan</title><content type='html'>&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;&lt;em&gt;Apakah boleh wanita Muslimat menghias (mempercantik) dirinya di tempat-tempat tertentu, misalnya pada saat ini, yang dinamakan salon kecantikan, dengan alasan keadaan masa kini bagi wanita sangat penting untuk tampil dengan perlengkapan kecantikan.&lt;br /&gt;Agama Islam menentang kehidupan yang bersifat kesengsaraan dan menyiksa diri, sebagaimana yang telah dipraktekkan oleh sebagian dari pemeluk agama lain dan aliran tertentu. Agama Islam pun menganjurkan bagi ummatnya untuk selalu tampak indah dengan cara sederhana dan layak, yang tidak berlebih-lebihan. Bahkan Islam menganjurkan di saat hendak mengerjakan ibadat, supaya berhias diri disamping menjaga kebersihan dan kesucian tempat maupun pakaian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah swt. berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"... pakailah pakaianmu yang indah pada setiap (memasuki) masjid ..." (Q.s.Al-A'raaf: 31)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila Islam sudah menetapkan hal-hal yang indah, baik bagi laki-laki maupun wanita, maka terhadap wanita, Islam lebih memberi perhatian dan kelonggaran, karena fitrahnya, sebagaimana dibolehkannya memakai kain sutera dan perhiasan emas, dimana hal itu diharamkan bagi kaum laki-laki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun hal-hal yang dianggap oleh manusia baik, tetapi membawa kerusakan dan perubahan pada tubuhnya, dari yang telah diciptakan oleh Allah swt, dimana perubahan itu tidak layak bagi fitrah manusia, tentu hal itu pengaruh dari perbuatan setan yang hendak memperdayakan. Oleh karena itu, perbuatan tersebut dilarang. Sebagaimana sabda Nabi Muhammad saw:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Allah melaknati pembuatan tatto, yaitu menusukkan jarum ke kulit dengan warna yang berupa tulisan, gambar bunga, simbol-simbol dan sebagainya; mempertajam gigi, memendekkan atau menyambung rambut dengan rambut orang lain, (yang bersifat palsu, menipu dan sebagainya)." (Hadis shahih).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana riwayat Said bin Musayyab, salah seorang sahabat Nabi saw. ketika Muawiyah berada di Madinah setelah beliau berpidato, tiba-tiba mengeluarkan segenggam rambut dan mengatakan, "Inilah rambut yang dinamakan Nabi saw. azzur yang artinya atwashilah (penyambung), yang dipakai oleh wanita untuk menyambung rambutnya, hal itulah yang dilarang oleh Rasulullah saw. dan tentu hal itu adalah perbuatan orang-orang Yahudi. Bagaimana dengan Anda, wahai para ulama, apakah kalian tidak melarang hal itu? Padahal aku telah mendengar sabda Nabi saw. yang artinya, 'Sesungguhnya terbinasanya orang-orang Israel itu karena para wanitanya memakai itu (rambut palsu) terus-menerus'." (H.R. Bukhari).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi saw. menamakan perbuatan itu sebagai suatu bentuk kepalsuan, supaya tampak hikmah sebab dilarangnya hal itu bagi kaum wanita, dan karena hal itu juga merupakan sebagian dari tipu muslihat.&lt;br /&gt;Bagi wanita yang menghias rambut atau lainnya di salon-salon kecantikan, sedang yang menanganinya (karyawannya) adalah kaum laki-laki. Hal itu jelas dilarang, karena bukan saja bertemu dengan laki-laki yang bukan muhrimnya, tetapi lebih dari itu, sudah pasti itu haram, walaupun dilakukan di rumah sendiri.&lt;br /&gt;Bagi wanita Muslimat yang tujuannya taat kepada agama dan Tuhannya, sebaiknya berhias diri di rumahnya sendiri untuk suaminya, bukan di luar rumah atau di tengah jalan untuk orang lain. Yang demikian itu adalah tingkah laku kaum Yahudi yang menginginkan cara-cara moderen dan sebagainya.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5361459808659244331-1639533234034027789?l=goresanpena-goresanpena.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/feeds/1639533234034027789/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5361459808659244331&amp;postID=1639533234034027789' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/1639533234034027789'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/1639533234034027789'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/2008/07/wanita-berhias-di-salon-kecantikan.html' title='wanita berhias di salon kecantikan'/><author><name>Anna Fatiha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16198819774008475658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='21' src='http://bp1.blogger.com/_CaYN05jpTTw/SHhOaW4e4RI/AAAAAAAAAFA/y9F2gqF9m6Q/S220/fotoku+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5361459808659244331.post-3837895973138114376</id><published>2008-07-08T18:11:00.000-07:00</published><updated>2008-07-12T02:27:09.678-07:00</updated><title type='text'>Telah Anna Temukan</title><content type='html'>&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;em&gt;telah Anna temukan apa yang anna cari...&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;em&gt;telah Anna dapatkan apa yang menjadi kegelisahan Anna sedari dulu..&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;em&gt;telah Anna pahami apa yang Anna tidak ketahui sedari dulu..&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;em&gt;apa yang tidak Anna temukan di hari-hari Anna bersama dakwah dahulu...kini Anna temukan..&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;em&gt;apa yang menjadi kegelisahan Anna selama ini ternyata ada jawabannya di sini..&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;em&gt;apa yang menjadi keraguan ternyata ada sedikit kemantapan di sini...&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;em&gt;sungguh Anna terlalu jauh tertinggal...&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;em&gt;sungguh Anna terlampau jauh terbuai oleh cita-cita hampa...&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;em&gt;semoga Allah senantiasa membimbing Anna di sini...&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;em&gt;semoga Allah memberikan kemntapan untuk Anna melangkah lebih jauh di sini...&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5361459808659244331-3837895973138114376?l=goresanpena-goresanpena.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/feeds/3837895973138114376/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5361459808659244331&amp;postID=3837895973138114376' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/3837895973138114376'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/3837895973138114376'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/2008/07/telah-anna-temukan.html' title='Telah Anna Temukan'/><author><name>Anna Fatiha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16198819774008475658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='21' src='http://bp1.blogger.com/_CaYN05jpTTw/SHhOaW4e4RI/AAAAAAAAAFA/y9F2gqF9m6Q/S220/fotoku+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5361459808659244331.post-4714549157514030898</id><published>2008-06-29T03:11:00.000-07:00</published><updated>2008-06-29T03:14:00.044-07:00</updated><title type='text'>Perjalanan Hidup Manusia</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:arial;color:#cc33cc;"&gt;Manusia hidup dengan jalan hidupnya masing-masing. Ada yang kuliah, ada yang kerja, bahkan ada pula yang pengangguran. Ada yang kaya, ada yang sederhana, bahkan tidak sedikit pula mereka yang miskin. Jalan hidup memang merupakan kapasitas dan kadar kemampuan dari seorang hamba yang telah Allah berikan untuknya. Orang kaya di uji dengan kekayaannya, dan orang miskin di uji dengan kemiskinannya. Dengan segala perbedaan ujian itu, dapat dipastikan bahwa kapasitas dan kadar kemampuan seorang hamba pun juga berbeda-beda. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#cc33cc;"&gt;Banyak yang mengira bahwa menjadi kaya itu pasti menyenangkan. Tapi tak sedikit pula orang yang hartanya berlimpah justru kecemasannya berlebih dari orang yang kurang mampu. Cemas akan hartanya yang takut kehilangan, cemas akan kenikmatan duniawi yang dapat membuatnya lalai akan adanya Allah, dan cemas apabila dia mati nanti, dia akan meninggalkan hartanya yang tidak sedikit jumlahnya. Kecemasan-kecemasan seperti itulah yang akhirnya membuat banyak orang kaya menjadi stress. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#cc33cc;"&gt;Banyak, atau mungkin hampir semua orang yang kurang mampu, berharap bisa menjadi orang kaya. Bisa kerja, kuliah, mempunyai hand phone terbaru, memiliki banyak uang, selalu punya sepatu dan baju baru, dan segala kenikmatan-kenikmatan duniawi yang sebenarnya semua itu hanyalah teman sesaat kita di kala hidup di dunia ini. Setelah itu, tak dapat lagi mereka menemani kita di kehidupan selanjutnya. Hanyalah sebuah kain kafan berwarna putih, pakaian agung dari yang teragung, yang akan kita gunakan untuk menghadap Allah swt.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#cc33cc;"&gt;Jangan mengira memiliki semua kemewahan itu bisa membuat kita bahagia. Biasanya kemewahan itu hanyalah modal utama dari rasa keserakahan kita untuk memonopoli diri kita sendiri. SADARLAH! Mungkin semua itu bukan yang terbaik untuk kita. Bisa saja kemewahan itu akan membuat kita lupa akan adanya Allah, akan adanya alam akhirat, akan adanya surga dan neraka, sehingga kita lalai akan kewajiban-kewajiban kita sebagai umat Nabi Muhammad saw.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#cc33cc;"&gt;Jangan pernah mengutuk diri sendiri jika kita terlahir sebagai seorang yang tidak berada. Sebab bisa jadi, yang sedikit itu mungkin bisa membawa kita pada keberkahan, membawa kita pada kebaikan, dan membawa kita pada ketenangan. Bisa jadi yang sedikit itu adalah amal untuk kita sebagai hamba yang selalu berucap syukur pada Allah swt di setiap keadaan. Insya Allah.&lt;br /&gt;Dari Abu Abdurrahman Abdullah bin Mas'ud ra. berkata, Rasulullah bersabda kepada kami, sedang beliau adalah orang jujur dan terpercaya, "Sesungguhnya setiap kalian dikumpulkan penciptaannya dalam rahim ibunya selama empat puluh hari berupa nutfah (sperma) kemudian menjadi ‘alaqah (segumpal darah) selama waktu itu juga kemudian menjadi mudghah (segumpal daging) selama waktu itu pula, kemudian Allah mengutus malaikat untuk meniupkan roh kepadanya dan mencatat empat perkara yang telah ditentukan yaitu rizki, ajal, amal perbuatan, dan sengsara atau bahagianya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#cc33cc;"&gt;Maka demi Allah yang tiada Tuhan selainNya, sesungguhnya ada seseorang diantara kalian beramal dengan amalan penghuni surga, sehingga tidak ada jarak antara dirinya dengan surga kecuali sehasta saja, namun ketetapan (Allah) mendahuluinya, sehingga ia beramal dengan amalan ahli neraka, maka ia pun masuk neraka. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#cc33cc;"&gt;Ada seseorang diantara kalian beramal dengan amalan penghuni neraka, sehingga tidak ada jarak antara dirinya dengan neraka kecuali sehasta saja, namun ketetapan (Allah) mendahuluinya, sehingga ia beramal dengan amalan penghuni surga, maka ia pun masuk surga" (HR. Bukhari dan Muslim)  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#cc33cc;"&gt;Yakinlah pada diri sendiri. Rizki, jodoh, dan kematian sudah ditentukan oleh Allah. Kita sebagai hambaNya hanya tinggal menjalani tanpa terlepas dari ikhtiar, do'a, dan tawakkal padaNya, sesuai dengan jalan hidup kita masing-masing.  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="right"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#cc33cc;"&gt;oleh : Nurlaila Zahra&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5361459808659244331-4714549157514030898?l=goresanpena-goresanpena.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/feeds/4714549157514030898/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5361459808659244331&amp;postID=4714549157514030898' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/4714549157514030898'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/4714549157514030898'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/2008/06/perjalanan-hidup-manusia.html' title='Perjalanan Hidup Manusia'/><author><name>Anna Fatiha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16198819774008475658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='21' src='http://bp1.blogger.com/_CaYN05jpTTw/SHhOaW4e4RI/AAAAAAAAAFA/y9F2gqF9m6Q/S220/fotoku+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5361459808659244331.post-5974987111502764694</id><published>2008-06-29T02:56:00.000-07:00</published><updated>2008-06-29T03:06:11.872-07:00</updated><title type='text'>Maafin Anna....</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:arial;color:#339999;"&gt;&lt;em&gt;Allahu Robbi...&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#339999;"&gt;&lt;em&gt;Anna meminta padamu hari ini kepadaMu keistiqomahan. kemantapan hati yang benar-benar engkau Ridhoi.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#339999;"&gt;&lt;em&gt;Anna mohon maaf kepada saudara Anna yang telah banyak menunjukkan Anna ke arah yang lebih baik sebelumnya. Anna amat merasakan kegelisahan yang tak seorangpun tahu. termasuk orang terdekat Anna sekalipun. hanya Allah yang maha Tahu apa yang Anna rasakan saat ini. &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#339999;"&gt;&lt;em&gt;beberapa hari ini kalian menghbngi Anna, tapi maafkan Anna...&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#339999;"&gt;&lt;em&gt;untuk saat ini Anna belum bisa memberikan kabar kapada kalian di sana.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#339999;"&gt;&lt;em&gt;Anna amat merindukan kalian, tapi Anna tidak bisa berbuat banyak saat ini.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#339999;"&gt;&lt;em&gt;Hanya Allah yang tahu apa yang Anna rasakan dan Anna gelisahkan. maafkan Anna saudariku.....&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#339999;"&gt;&lt;em&gt;sungguh Anna merindukan kalian.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#339999;"&gt;&lt;em&gt;maafin Anna belum bisa menjelaskan kenapa Anna Hilang jejak...&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#339999;"&gt;&lt;em&gt;semoga Allah senantiasa memberikan kepada kita semua keridhoanNya...&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#339999;"&gt;&lt;em&gt;Saudariku di seberang sana.... afwan jiddan... (?_?)...&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5361459808659244331-5974987111502764694?l=goresanpena-goresanpena.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/feeds/5974987111502764694/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5361459808659244331&amp;postID=5974987111502764694' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/5974987111502764694'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/5974987111502764694'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/2008/06/maafin-anna.html' title='Maafin Anna....'/><author><name>Anna Fatiha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16198819774008475658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='21' src='http://bp1.blogger.com/_CaYN05jpTTw/SHhOaW4e4RI/AAAAAAAAAFA/y9F2gqF9m6Q/S220/fotoku+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5361459808659244331.post-1082937998376320589</id><published>2008-06-21T19:38:00.000-07:00</published><updated>2008-06-21T19:46:06.048-07:00</updated><title type='text'>kuliah lagi....</title><content type='html'>&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;subhanAllah..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;hari Jum'at 20 juni 2008 anna kuliah lagi eui...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;Unisba, kampus baru anna teh.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;hari pertama berta'aruf dengan suasana Unisba yang berbeda dengan Untan, jika dilihat dari segi bangunan dan suasananya. tapi yang namanya kampus ya...ga jauh beda lah. ada dosen, ada mahasiswa, administrasi dan lain sebagainya...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;mau tahu tidak?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;temen-temen baru anna teh uda sarjana semua lho...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;ya iyalah...wong akta 4..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;piye toh...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;heterogen banget eui...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;dari berbagai disiplin ilmu, tapi yang paling jauh itu anna..hehe..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;beda banget suasana belajar seorang mantan mahasiswa teh...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;kenapa tidak? ya karena kan kul nya pascasarjana gitu..meskipun bukan S2 dan S berapa gitu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;tapi bener juga lho...kuliahnya emang pasca sarjana alias setelah S1. hahahaha....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;oia, pembaca anna yang setia...khususnya buat buda' (bukan budak lho!) pontianak...kumaha', damang? :)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5361459808659244331-1082937998376320589?l=goresanpena-goresanpena.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/feeds/1082937998376320589/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5361459808659244331&amp;postID=1082937998376320589' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/1082937998376320589'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/1082937998376320589'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/2008/06/kuliah-lagi.html' title='kuliah lagi....'/><author><name>Anna Fatiha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16198819774008475658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='21' src='http://bp1.blogger.com/_CaYN05jpTTw/SHhOaW4e4RI/AAAAAAAAAFA/y9F2gqF9m6Q/S220/fotoku+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5361459808659244331.post-3944941528130867095</id><published>2008-06-21T18:52:00.000-07:00</published><updated>2008-06-21T18:52:43.608-07:00</updated><title type='text'>Ibu Hamil, Bayi dan Balita - Situs Indonesia</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.infobunda.com/pages/fasekehamilan/index.php"&gt;Ibu Hamil, Bayi dan Balita - Situs Indonesia&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5361459808659244331-3944941528130867095?l=goresanpena-goresanpena.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.infobunda.com/pages/fasekehamilan/index.php' title='Ibu Hamil, Bayi dan Balita - Situs Indonesia'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/feeds/3944941528130867095/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5361459808659244331&amp;postID=3944941528130867095' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/3944941528130867095'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/3944941528130867095'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/2008/06/ibu-hamil-bayi-dan-balita-situs.html' title='Ibu Hamil, Bayi dan Balita - Situs Indonesia'/><author><name>Anna Fatiha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16198819774008475658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='21' src='http://bp1.blogger.com/_CaYN05jpTTw/SHhOaW4e4RI/AAAAAAAAAFA/y9F2gqF9m6Q/S220/fotoku+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5361459808659244331.post-1325726782438771871</id><published>2008-06-15T21:52:00.000-07:00</published><updated>2008-06-15T21:58:26.765-07:00</updated><title type='text'>Milad Syahid Al-Hafidz Anna...</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;color:#ffccff;"&gt;Syahid Al Hafidz Anna yang shaleh... met milad yang ke 1/4 abad...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#ffccff;"&gt;semoga sisa usiamu barokah..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#ffccff;"&gt;semoga Allah SWT senantiasa memberimu nikmat iman, islam, Kesehatan dan ber amal shalih...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#ffccff;"&gt;semoga Allah memantapkan imanmu, membukakan dan mempermudah jalanNya untukmu menggenapkan Agamamu...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#ffccff;"&gt;semoga hadiah yang Anna berikan pagi ini membuatmu bahagia...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#ffccff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#ffccff;"&gt;berikan yang terbaik pada Allah...InsyaAllah ia akan memberikan yang terbaik untukmu..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#ffccff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#ffccff;"&gt;Bidadarimu..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#ffccff;"&gt;Ora' Mudeng yang manis :)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#ffccff;"&gt;Anna..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#ffccff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5361459808659244331-1325726782438771871?l=goresanpena-goresanpena.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/feeds/1325726782438771871/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5361459808659244331&amp;postID=1325726782438771871' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/1325726782438771871'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/1325726782438771871'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/2008/06/milad-syahid-al-hafidz-anna.html' title='Milad Syahid Al-Hafidz Anna...'/><author><name>Anna Fatiha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16198819774008475658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='21' src='http://bp1.blogger.com/_CaYN05jpTTw/SHhOaW4e4RI/AAAAAAAAAFA/y9F2gqF9m6Q/S220/fotoku+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5361459808659244331.post-4647204690284405253</id><published>2008-06-15T21:15:00.000-07:00</published><updated>2008-06-15T21:15:40.799-07:00</updated><title type='text'>Internasional</title><content type='html'>&lt;a href="http://galeri.myquran.org/main.php?g2_itemId=800"&gt;Internasional&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5361459808659244331-4647204690284405253?l=goresanpena-goresanpena.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://galeri.myquran.org/main.php?g2_itemId=800' title='Internasional'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/feeds/4647204690284405253/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5361459808659244331&amp;postID=4647204690284405253' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/4647204690284405253'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/4647204690284405253'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/2008/06/internasional.html' title='Internasional'/><author><name>Anna Fatiha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16198819774008475658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='21' src='http://bp1.blogger.com/_CaYN05jpTTw/SHhOaW4e4RI/AAAAAAAAAFA/y9F2gqF9m6Q/S220/fotoku+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5361459808659244331.post-3142475873447636905</id><published>2008-06-15T20:28:00.000-07:00</published><updated>2008-06-15T21:00:22.036-07:00</updated><title type='text'>Cara Islami Berkepribadian Menyenangkan</title><content type='html'>&lt;span style="color:#009900;"&gt;Untuk memiliki kepribadian yang menyenangkan bukanlah sesuatu yang sulit, yang pasti ada banyak cara untuk memperolehnya. Namun yang terpenting adalah adanya kemauan dalam diri kita untuk memiliki kepribadian yang menyenangkan. Sebab dengan memiliki kepribadian ini bukan hanya dapat mempengaruhi kesehatan jasmani dan ruhani orang yang memilikinya, akan tetapi ia juga akan mendapatkan orang lain merasa nyaman berada di sisinya. Maka dari itu, memiliki kepribadian yang menyenangkan bukan saja harus dimiliki oleh seorang dai yang setiap hari tugasnya adalah menyampaikan risalah dakwah kepada masyarakat, namun juga oleh siapapun, dan pada profesi apapun. Sebab hakekatnya manusia di manapun sama, ia akan tertarik kepada sesuatu yang ia lihat menyenangkan, dan akan lari dari sesuatu yang terlihat menjengkelkan. Betapa senangnya hati kita, ketika kita mendapatkan banyak orang yang menghargai kita, menghormati kita, memperdulikan kita, namun bukan karena ada apa-apanya, tetapi semata-mata karena memang kita memiliki kepribadian yang menyenangkan. Sungguh sangat sengsara seseorang yang selalu mendapatkan pujian orang banyak, sanjungan, perhatian, penghargaan, dan lain-lain, hanya karena orang-orang tersebut takut akan ketidakstabilan emosinya yang kemungkinan bakal mengancam masa depan hidupnya. Percayalah bahwa semua hal yang ia dapatkan berupa sanjungan itu hanyalah semu belaka dan tidak akan bertahan lama. Hal ini karena pujian itu tidak keluar dari dalam hati yang paling dalam, karena ia muncul bersamaan dengan adanya kepribadian yang tidak menyenangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kesempatan ini, akan saya sampaikan bagaimana cara islami memiliki kepribadian yang menyenangkan, semoga dapat merubah hidup kita menjadi lebih dicintai oleh manusia semata-mata karena mereka merasa nyaman berada di sisi kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;1. Memperhatikan apa yang menjadi kebutuhan orang lain&lt;/em&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;&lt;br /&gt;Salah satu sifat seorang muslim yang berjiwa besar adalah, dalam dirinya selalu tersimpan rasa ingin selalu berkhidmat kepada orang lain dan bukan meminta dikhidmati oleh orang lain. Karena ia merasa yakin bahwa sebanyak itu ia memberikan perhatian kepada orang, sebanyak itu pula ia akan mendapatkan perhatian dari orang lain. Orang lain tak ubahnya sebagai refleksi dari pada diri kita sendiri. Pepatah melayu mengatakan, "jika buruk wajah jangan lalu cermin yang dipecah" tetapi perbaikilah bentuk dan raut wajah, niscaya cermin itu dengan sendirinya akan mengeluarkan pantulan yang indah. Nah, salah satu yang dapat memantulkan bayangan indah dari cermin orang lain itu adalah prilaku kita yang senantiasa ingin memperhatikan apa yang menjadi kebutuhan orang lain. Tidak ada yang dapat membahagiakan hati kita, kecuali jika kita telah benar-benar membantu dan meringankan beban orang lain, tentu dengan satu keyakinan bahwa Allah Swt. akan senantiasa meridoi segala apa yang kita perbuat. Ada satu hadist Nabi yang diriwayatkan oleh Tirmidzi dan Abu Dawud, di mana Nabi Saw bersabda, "Barangsiapa yang diserahi amanat untuk mengurus kebutuhan umat, namun ia lalai atau tidak memperdulikan kebutuhan, kepentingan dan keterdesakan mereka, maka Allah swt. akan memperlakukannya sama dengan tidak akan memperdulikan kebutuhan, kepentingan dan keterdesakannya di akherat kelak".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;2. Lemah lembut dan dapat mengontrol emosi&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hidup ini, terkadang dalam hati kita sudah tertanam untuk tidak melakukan perbuatan buruk yang bakal merugikan orang lain, namun perbuatan buruk itu bisa jadi muncul dari orang lain. Ada saja perbuatan orang lain yang membuat kita merasa jengkel dan panas hati, boleh jadi perbuatan tersebut disengaja atau tanpa disadarinya. Seseorang yang memiliki kepribadian yang menyenangkan, ia tidak lantas main hantam dan menyalahkan secara kasar. Namun yang ia lakukan adalah memberikan masukan secara bijak dan penuh kearifan. Boleh jadi dengan kearifannya ini akan membekas di hati orang yang berbuat salah kepadanya, sehingga di hari kemudian orang tadi menjadi orang yang selalu merasa takut berbuat kesalahan sekecil apapun berkat nasehat dan masukan yang arif tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh besar pahala kita jika kita mampu merubah jalan hidup orang lain hanya semata-mata sikap lemah lembut dan kemampuan kita mengontrol emosi itu. Ketimbang, jika yang kita lakukan adalah memaki dan memarahinya seolah-oleh tidak ada kata maaf dan introspeksi dalam kamus diri kita. Rosulullah Saw. adalah tauladan yang paling baik, bagaimana beliau bersikap terhadap orang 'ndeso' yang pernah menjambak selendang beliau di tengah orang banyak secara kasar, sampai-sampai akibat jambakan tersebut leher Rosulullah merah memar. Lalu orang itu dengan keras berkata, “Wahai Muhammad beriakanlah sebagian harta yang kau miliki...” Para Sahabat yang ada di sekitar nabi ingin marah, tapi sikap rasulullah ketika itu malah memberikan senyumannya kepada orang itu, lalu dengan penuh kasih sayang beliau berikan seledang yang beliau punya kepada orang tadi.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;3. Mampu memberikan reward dan empatik kepada orang lain&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu ciri orang yang memiliki kepribadian yang menyenangkan adalah ia mudah memberikan reward atau penghargaan berupa pujian tulus kepada orang yang telah berbuat baik sekecil apapun. Kata-kata seperti, "oh, memang betul-betul hebat kamu yah, atau, "wah, coba kalau tidak ada kamu tadi, bisa lain urusannya", dan lain-lain yang menggambarkan bahwa kita benar-benar dapat menghargai karyacipta orang lain. Coba kita bandingkan dengan ungkapan berikut, "ah, kalau  itu sih siapa juga bisa", atau "yah, lumayan lah nggak jelek-jelek banget sih" dan yang semisalnya. Betapa kata-kata ini menampakkan kita belum dapat menghargai apa yang dilakukan orang lain. Coba kita lihat bagaimana Rosulullah ketika ada sesorang yang sedang bicara dengannya, maka dengan penuh khusuk beliau hadapkan badan, telinga, dan matanya untuk memperhatikan lawan bicaranya, dan tidak pernah beliau memotong pembicaraan orang tersebut, sampai ia benar-benara telah selesai dari pembicaraannya. Hal ini betapa beliau mengajarkan kepada kita untuk selalu menghargai orang lain, dan inilah caranya agar kita dapat memiliki kepribadian yang menyenangkan sehingga orang lain merasa nyaman berada di sisi kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;4. Tidak membuang muka kepada orang yang suka maksiat&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam lingkungan kita terkadang ada orang yang dianggap sampah masyarakat. Kegemarannya adalah mencari keonaran dan membuat kerusuhan dalam masyarakat. Banyak orang yang dalam menghadapi orang semcam ini, malah mengucilkannya. Sampai-sampai ada kesepakatan untuk tidak melakukan hubungan dengan orang tersebut. Sebagai seorang muslim yang kuat, yang tentunya memiliki keyakinan akan adanya kebaikan dalam diri orang tersebut, kita tidak boleh lekas-lekas memutuskan hubungan dengannya. Akan tetapi kita berusaha untuk selalu mencari celah mengajaknya kembali kepada jalan yang benar. Bahkan harus kita ciptakan strategi yang membuatnya dapat luluh untuk menjauhi perbuatan-perbuatan yang tercela itu. Terkadang untuk mewujudkan hasil ini, perlu sesekali kita mengikuti dunia hitam yang orang itu geluti seperti dunia malam, hiburan, perjudian, dll…namun ada satu misi yang kita tuju, yaitu kita akan merubah jalan hidup orang tersebut sekiranya kita telah berhasil meraih hati orang tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada satu contoh yang menarik dari cara dakwah seorang wali songo yang ikut menggunakan wasilah musik dan kesenian daerah untuk dijadikan sarana dakwah, ia gunakan wasilah yang sama namun isi dari pertunjukan itu ia rubah menjadi nada-nada dakwah kepada jalan Allah. Berapa banyak orang yang awalnya tidak tau agama lalu menjadi tertarik dengan ajaran agama dengan cara seperti itu. Kuncinya adalah, agar kita tidak lekas memandang sebelah mata terhadap orang-orang yang kadung dianggap sebagai sampah masyarakat.    &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;5. Tidak bersikap angkuh&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak orang mengira bahwa dengan bersikap angkuh akan menjadikan diri kita disegani oleh orang lain, yang betul justru sebaliknya orang akan enggan bergaul dengan kita. Dalam realitas hidup bisa jadi ada orang yang merasa minder melihat kesuksesan hidup yang diraih oleh kita misalnya, rasa minder ini lalu akan melahirkan rasa rendah diri dan kurang bersahabat dengan kita. Pada saat inilah kita perlu menunjukkan sikap rendah hati kita untuk memulai mencairkan kondisi dengan bersikap ramah dan tawadu kepada mereka. Hal ini pula yang pernah dicontohkan oleh Nabi Muhammad Saw, ketika ada seseorang yang hendak menghadap kepada beliau untuk suatu keperluan, namun karena besarnya wibawa rasulullah maka orang tersebut menjadi gugup dan tidak percaya diri, dengan santun kanjeng Nabi berkata, "santai saja, Aku bukanlah Malaikat, aku hanyalah seorang anak ibu dari suku Quraisy yang juga sama-sama makan bubur nasi". Sikap tawadu inilah yang membuat suasana menjadi cair dan berjalan normal, sehingga orang lain merasa senang berada disisi kita. Lalu coba kita bedakan dengan sikap syetan yang berkata, "sesungguhnya Aku lebih mulia dari Adam, karena aku diciptakan dari api, sedang Adam dari tanah," (Q.S. Shad:76).&lt;br /&gt;     &lt;br /&gt;Demikianlah di antara cara bagaimana memiliki kepribadian yang menyenangkan, semoga dengan bekal cara ini kita dapat memperoleh target dari sebuah pergaulan hidup yaitu menyebarkan keindahan-keindahan ajaran Allah Swt, baik dengan cara lisan maupun dengan amal perbuatan. Siapa tau, banyak orang yang tertarik kepada Islam bukan hanya disebabkan keindahan ajarannya saja, namun karena ketertarikan mereka kepada perangai yang menyenangkan dari yang kita miliki itu. Amin ya Rabbal ‘Alamin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Oleh : Ust Muladi mughni, LC&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5361459808659244331-3142475873447636905?l=goresanpena-goresanpena.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/feeds/3142475873447636905/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5361459808659244331&amp;postID=3142475873447636905' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/3142475873447636905'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/3142475873447636905'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/2008/06/cara-islami-berkepribadian-menyenangkan.html' title='Cara Islami Berkepribadian Menyenangkan'/><author><name>Anna Fatiha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16198819774008475658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='21' src='http://bp1.blogger.com/_CaYN05jpTTw/SHhOaW4e4RI/AAAAAAAAAFA/y9F2gqF9m6Q/S220/fotoku+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5361459808659244331.post-6384944404868879967</id><published>2008-06-15T20:08:00.000-07:00</published><updated>2008-06-15T20:26:42.339-07:00</updated><title type='text'>Kisah perjalanan Anna</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#cc33cc;"&gt;Minggu pertama di negeri orang amat terasa kesepian. tidak ada orang-orang terdekat di sekitar. semua terasa asing. Anna kesepian di keramaian kota...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#cc33cc;"&gt;lima hari pertama Anna nginap di Wisma Annisa. di sana berpenghuni 13 orang, semuanya akhwat. kerjanya di kamar dan di kamar. bersua dengan penghuni wisma hanya ketika waktu shalat, ya...memang di sana kebiasaan untuk shalat berjama'ah. Anna amat asing di tengah-tengah ramenya akhwat itu. pasti bertanya-tanya khan!? kenapa Anna terasa asing di tengah-tengah mereka, padahal mereka sama-sama akhwat....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#cc33cc;"&gt;hmmm...ya pasti teramat asing, karena Anna yang nota bene bukan dari kelompok mereka... sebut saja mereka dari "X"... :) subhanAllah... diem-diem ternyata anna kagum lho ma mereka..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#cc33cc;"&gt;tapi jangan blang-bilang ke mereka ya... ntar Anna "isin"..hehe..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#cc33cc;"&gt;jika Anna boleh membandingkan, ada sesuatu yang belum Anna dapatkan dari temen-temen Anna dulu di kampuang nan jauh di mato...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#cc33cc;"&gt;apa itu? ya... hanya Anna yang tahu... :)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#cc33cc;"&gt;karena Anna tidak maha sempurna jadi Anna kurang layak untuk membandingkan. Hanya Allah yang maha Sempurna. Betul tidak?????&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#cc33cc;"&gt;buat temen-temen Anna nun jauh di sana, Anna kangen dengan kalian semua..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#cc33cc;"&gt;Adik-adik di P16 tercinta...Kakak rindu masakan pontianak...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#cc33cc;"&gt;sayur asem pedas...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#cc33cc;"&gt;di sini teh ga ada... hiks...hiks...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#cc33cc;"&gt;nitip dung... kalo ada yang mau keluar...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#cc33cc;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5361459808659244331-6384944404868879967?l=goresanpena-goresanpena.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/feeds/6384944404868879967/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5361459808659244331&amp;postID=6384944404868879967' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/6384944404868879967'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/6384944404868879967'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/2008/06/kisah-perjalanan-anna.html' title='Kisah perjalanan Anna'/><author><name>Anna Fatiha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16198819774008475658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='21' src='http://bp1.blogger.com/_CaYN05jpTTw/SHhOaW4e4RI/AAAAAAAAAFA/y9F2gqF9m6Q/S220/fotoku+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5361459808659244331.post-8844011522547085590</id><published>2008-06-10T19:36:00.000-07:00</published><updated>2008-06-10T21:38:06.014-07:00</updated><title type='text'>PERJALANAN Anna...</title><content type='html'>&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;Bandara soekarno-hatta... ituLah tempat pertamakali Anna injakkan kaki di pulau jawa.&lt;br /&gt;subhanAllah...Allah maha rahman dan rahim. di awal penerbangan Anna telah melihat kekuasaan Allah yang maha besar. mudah bagi Allah untuk menjatuhkan pesawat kala itu, tapi karena rahman dan rahimNya ia mebiarkan pesawat melaju dengan baiknya.&lt;br /&gt;waktu itu cuaca sedikit kurang baik, pesawat terasa berbenturan dengan awan hitam dan tebal...Anna sebagai manusia biasa pasti merasakan ketakutan, bagaimana tidak..dengan ketinggian yang beribu kaki...dari permukaan bumi...jika tiba-tiba pesawat itu terjatuh????&lt;br /&gt;dag dig dug...bercampur cemas Anna rasakan. tapi Anna kembalikan semua pada Allah, jika memang waktu itu telah tiba tidak ada yang bisa menghalanginya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AHAD...1 juni 2008&lt;br /&gt;sampailah Anna ke bumi siliwangi...Bandung.&lt;br /&gt;perjalanan yang amat melelahkan. sendiri...tak ada yang menemani. Dari jakarta menempuh perjalanan sekitar 3 jam.&lt;br /&gt;Di sepanjang perjalanan Anna melihat hiruk pikuk kota jakarta yang amat padat..panas dan semrawut..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam bis Anna duduk bersebelahan dengan akhwat yang bernama iin. ia asli Bandung. di sana kami bercerita-cerita tapi tidak lama bercerita taunya tertidur.&lt;br /&gt;ketika terbangun ternyata perjalanan sudah sampai di cikarang. Anna taunya dari tulisan yang tertengger di jalan.. yang bertuliskan Tol cikarang..&lt;br /&gt;beberapa menit kemudian perjalanan semakin dekat ke arah Bandung. di sana sudah terlihat pegunungan yang semakin dekat arahnya. SubhanAllah...Anna melewati perkebunan teh yang amat luas. mata Anna yang sedikit berat karena ngantuk seketika terbelalak melihat pemandangan yang selama ini hanya Anna nikmati dari televisi aja.&lt;br /&gt;INDAH....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;....INILAH TEMPAT YANG SELAMA INI ANA INGIN CAPAI....kata hatiku saat itu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;to be continue...&lt;br /&gt;Anna&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5361459808659244331-8844011522547085590?l=goresanpena-goresanpena.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/feeds/8844011522547085590/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5361459808659244331&amp;postID=8844011522547085590' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/8844011522547085590'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/8844011522547085590'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/2008/06/perjalanan-anna.html' title='PERJALANAN Anna...'/><author><name>Anna Fatiha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16198819774008475658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='21' src='http://bp1.blogger.com/_CaYN05jpTTw/SHhOaW4e4RI/AAAAAAAAAFA/y9F2gqF9m6Q/S220/fotoku+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5361459808659244331.post-3673341962310554137</id><published>2008-05-18T06:16:00.001-07:00</published><updated>2008-06-10T21:39:56.396-07:00</updated><title type='text'>untuk ukhti diseberang sana</title><content type='html'>&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;strong&gt;semoga rahman dan RohimNya selalu tercurah pada orang-orang yang senantiasa istiqomah di jalanNya. semoga kita termasuk ke dalam golongan itu. amin.&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;strong&gt;ukhti..&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;strong&gt;sayang ya kedekatan kita hanya sebentar..&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;strong&gt;ana harus berhijrah dan meninggalkanmu disana. &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;strong&gt;kita kenal selama 5 bulan, namun merasa dekat hanya beberapa minggu sebelum keberangkatan ana.&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;strong&gt;ana sebagai anak tertua tidak pernah merasakan bagaimana indahnya memiliki seorang kakak, begitu pula engkau, sebagai anak bungsu engkau tidak pernah merasakan bagaimana indahnya memiliki seorang adik. &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;strong&gt;setelah beberapa pengalaman engkau sampaikan pada ana, ana merasa bahagia bisa ukhti percaya, walaupun hanya sesaat. keinginanmu untuk segera menikah terpancar dari kata-kata dan ekspresi wajahmu...&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;strong&gt;28 tahun bukan lah usia yang muda untuk ukuran wanita, ana mengerti itu...&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;strong&gt;jangankan ukhti...saudara terbaik ana dengan usia yang baru akan memasuki 25 sudah tidak kuat untuk menahan gejolak keinginannya untuk menikah, padahal ia adalah seorang laki-laki...apalagi ukhti..&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;strong&gt;desakan orang tua ukhti yang ukhti ceritakan semua pada ana...&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;strong&gt;ana mengerti itu semua.&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;strong&gt;tapi yakinlah ukhti... tidak selamanya ukhti akan berpuasa..&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;strong&gt;ukhti akan berbuka...&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;strong&gt;yakinlah itu.&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;strong&gt;Allah maha tahu akan kegelisahan HambaNYa..&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;strong&gt;apalagi ukhti adalah wanita shalihah.&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;strong&gt;terus berjuang memperbaiki diri...&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;strong&gt;ikhtiyar...berdoa...bersabar dan serahkan semua urusan padaNya...&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;(buat ukhti di El Taisiir cabang Pontianak)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5361459808659244331-3673341962310554137?l=goresanpena-goresanpena.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/feeds/3673341962310554137/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5361459808659244331&amp;postID=3673341962310554137' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/3673341962310554137'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/3673341962310554137'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/2008/05/untuk-ukhti-diseberang-sana.html' title='untuk ukhti diseberang sana'/><author><name>Anna Fatiha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16198819774008475658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='21' src='http://bp1.blogger.com/_CaYN05jpTTw/SHhOaW4e4RI/AAAAAAAAAFA/y9F2gqF9m6Q/S220/fotoku+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5361459808659244331.post-241432516792839753</id><published>2008-05-18T05:56:00.000-07:00</published><updated>2008-06-10T21:25:37.409-07:00</updated><title type='text'>Hijrah</title><content type='html'>&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;em&gt;hari ke 3 di negeri baru anna...&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;em&gt;Ya rabb...&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;em&gt;yang maha membolak balikkan hati... istiqomahkan anna di jalanMu.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;em&gt;luruskan niat anna hanya untuk mencapai ridhoMu..&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;em&gt;Sungguh anna ingin memperoleh cintaMu ya Rabb..&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;em&gt;bukan cinta dari orang-orang yang anna cintai...&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;em&gt;bukan dari orang-orang yang mencintai anna bukan karenaMu.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;em&gt;saat yang lalu anna mendapat pesan singkat yang penuh dengan taujih dariMu..&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;em&gt;melalui orang hamba yang Engkau Cintai, kata-kata itu terucap "jika anna belum bisa menjadi lebih baik darinya...amat sulit untuk membeli hatinya, meskipun suatu saat anna telah menjadi lebih baik darinya..bisa jadi ia telah menemukan wanita yang terbaik dan lebih baik darinya...&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;em&gt;subhanAllah...&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;em&gt;ada lagi taujihMu yang Engkau sampaikan lewat kata-kata orang yang Engkau Cintai..&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;em&gt;" ia lebih percaya kepada wanita dari golongan terbaiknya..."&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;em&gt;maha suci Engkau ya Rabb..&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;em&gt;hanya Engkau yang maha SEMPURNA...&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;em&gt;terimakasih ya Allah Engkau telah menasehati anna lewat hamba terkasihmu...&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;em&gt;semoga nasihat itu menjadi ladang amal baginya dan bahan perbaikan diri anna...&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;em&gt;Alhamdulillah...&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;em&gt;maha suci Engkau..&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;em&gt;maha sempurna Engkau &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;em&gt;ya Rabb...&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;em&gt;keep smile...&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5361459808659244331-241432516792839753?l=goresanpena-goresanpena.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/feeds/241432516792839753/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=5361459808659244331&amp;postID=241432516792839753' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/241432516792839753'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5361459808659244331/posts/default/241432516792839753'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://goresanpena-goresanpena.blogspot.com/2008/05/hijrah.html' title='Hijrah'/><author><name>Anna Fatiha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16198819774008475658</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='21' src='http://bp1.blogger.com/_CaYN05jpTTw/SHhOaW4e4RI/AAAAAAAAAFA/y9F2gqF9m6Q/S220/fotoku+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
